Petualangan Gembira

Petualangan Gembira
9. Masyarakat Panik


__ADS_3

...MATA MERAH SILUMAN MENERKAM BUMI...


...... MASYARAKAT PANIK......


Panik kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan seluruh warga di pelosok Indonesia. Mereka kecewa, sedih, dan marah atas kondisi yang menimpa bangsa ini, banyak juga yang menangis histeris, sungguh sangat menyayat hati. Saat ini masyarakat takut untuk terbang naik pesawat dan naik kapal laut. Semenjak kejadian ledakan hebat itu selama tiga bulan berturut-turut hujan deras dan guntur mengiringi kesedihan mereka.

__ADS_1


Desas desus dari masyarakat luas kebanyakan mereka percaya jika ini ada sangkut pautnya dengan sabotase dari para ******* Internasional. Mereka saling curiga yang mengakibatkan kejiwaan masyarakat mulai sedikit terganggu. Mereka syok, stres dan depresi karena belum pernah merasakan kejadian seperti yang dialami oleh mereka dan bangsa Indonesia selama ini. Pemerintah sendiri di sibukkan dengan kondisi bencana ini. Pemerintah juga mulai kewalahan menghadapi situasi yang kacau balau ini. Para intelijen baik dari polisi maupun dari tentara baik memakai seragam sipil maupun seragam dinas, mereka bersiaga di sudut-sudut tempat keramaian dan juga tempat yang sepi sekalipun. Tidak luput di terminal, di pelabuhan, bahkan di bandara, maka di sana akan nampak penuh dengan para petugas keamanan. Penggeledahan sering terjadi di tempat umum baik kendaraan umum maupun pribadi. Barang-barang yang mencurigakan juga di geledah, rumah-rumah yang di curigai tidak luput dari penggeledahan. Mereka waspada tidak mau kecolongan.


Stasiun televisi, radio bahkan media cetak, selalu menayangkan kabar terbaru dari kasus yang fenomenal ini. Para wartawan yang memburu berita selalu berputar-putar mencari berita yang heboh dan fantastis ini. Mereka sering datang dan meminta penjelasan ke pihak yang berwenang, bahkan mereka berani mengekspos keadaan keluarga korban yang ditinggalkan menjadi korban keganasan hancurnya pesawat terbang untuk selamanya. Yang jelas para wartawan meminta izin dulu dari mereka yang berkepentingan dan juga keluarga korban jika nanti akan diliput di televisi, media cetak maupun radio-radio seluruh pelosok indonesia.


Keluarga korban sedih dan mengharapkan kepada  pemerintah untuk secepatnya mencari black box pesawat, apa yang sesungguhnya terjadi. Namun bagaimana bisa bertindak cepat, biasanya untuk satu pesawat saja membutuhkan waktu berbulan-bulan. Apalagi kejadian ini yang diperkirakan dari pihak pemerintah bahwasanya kapal yang hilang dan terkena musibah ini kira-kira mencapai enam puluh tiga pesawat terbang. Belum lagi kapal yang tenggelam kurang lebih mencapai tujuh puluhan. Bisa dibayangkan betapa pusing pihak yang berkepentingan. Bencana ini sudah tergolong musibah yang sangat besar sekali dan fenomenal. Jika pihak yang berwenang menghitung-korban korban yang hilang bahkan tewas mencapai sepuluh ribu jiwa, gabungan dari korban pesawat terbang yang meledak dan kapal laut yang tenggelam. 

__ADS_1


Saat ini bandara dan pelabuhan seluruh indonesia benar benar sepi. Perekonomian di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bali, dan sebagainya lumpuh secara total di sebabkan seluruh masyarakat panik. Saham-saham anjlok secara drastis, pada akhirnya bursa saham Indonesia ambruk. Bahkan masyarakat Indonesia enggan untuk pergi ke luar kota baik itu urusan bisnis, studi maupun liburan. Seluruh kapal laut di labuhkan karena cuaca sangat buruk, pantai-pantai rusak diterjang ombak besar. Laut mulai tidak ramah lagi yang mengakibatkan rumah penduduk dekat dengan pantai rusak parah. Banjir rob menggenangi kota-kota yang mempunyai pantai. 


Karena laut sedang ganas, nelayan takut melaut otomatis harga ikan naik, barang pokok naik, gas naik, bensin naik, listrik sering padam karena selama tiga bulan berturut-turut angin kencang dan hujan mengguyur Indonesia. Seluruh masyarakat sehari-harinya menghabiskan di dalam rumah. Itupun hanya masyarakat tertentu yang tidak terkena dampak banjir. Sedangkan masyarakat yang kebanjiran pada mengungsi dalam kondisi kedinginan dan kehujanan. Mereka sangat membutuhkan bantuan karena kekurangan makanan dan air minum begitu juga baju. Banyak dari mereka yang sakit-sakitan karena kurang tidur dan sanitasi yang sangat buruk.


Kasus pesawat belum selesai dilanjutkan dengan badai dan banjir. Begitu juga langkanya sembako, karena distribusi yang susah disebabkan cuaca buruk. Masyarakat pun memakluminya dan tidak menyalahkan pemerintah karena ini adalah fenomena alam yang begitu buruk sepanjang sejarah sejak kejadian tsunami di Aceh maupun Nias dan juga gempa Yogyakarta apalagi lumpur Porong di Sidoarjo. Namun, saat ini mereka membutuhkan bantuan secepatnya. Di seluruh kota-kota di Indonesia baik di kantor-kantor maupun rumah warga, presiden Indonesia menitahkan pengibaran bendera setengah tiang. Beliau juga menyebut bencana alam ini sebagai bencana nasional. Tim pencari korban dan KNKT sedang memetakan tempat kejadian, mereka juga dibantu para ahli dari luar negeri. 

__ADS_1


##T##


__ADS_2