
Elina masuk kedalam kamar ibunya Amir, Alina yang memang sudah dekat langsung duduk disamping ibunya Amir.
"Ada apa Bu"
"Apakah kamu benar-benar mencintai Amir, Elina "
Elina tentu saja langsung menganggukan kepalanya. Elina sudah sangat tertarik dengan Amir bukan karena jabatannya atau kekayaannya, Elina memang sudah benar-benar mencintainya dan menerima setiap kekurangan dan kelebihannya.
"Tentu saja Bu, harus dengan apa aku membuktikannya kalau aku memang mencintai Amir. Aku sudah beberapa kali menyatakan perasaan ku pada Amir, tapi apa jawabannya selalu sama. Dia selalu saja mencintai perempuan itu, Amir begitu tergila-gila padannya "
__ADS_1
"Kamu tak akan menyerahkan Elina "
Elina langsung membuang pandangannya. Elina langsung bangkit dan menatap foto Amir yang ada dikamar ibunya itu.
"Entahlah Bu, akan sampai kapan aku bertahan, karena aku juga ada batas kesabarannya Bu, tak mungkin aku terus mengejar Amir sedangkan Amir sendiri mengejar perempuan lain "
"Tolong bertahan Elina, ibu yakin Amir akan segera melupakan Alina asal kamu selalu ada disampingnya "
"Iya Ibu tahu tapi untuk sekarang tolong kamu diam di sini dan taklukan lah hati Amir dan yakin kamu bisa melakukan itu, kamu akan bisa membuat Amir melupakan semua masa lalunya dan menggantikannya dengan kamu dan juga ingatan yang baru juga, ibu ingin Amir bahagia dengan kamu, kalian menikah nantinya dan menghabiskan waktu bersama-sama"
__ADS_1
Elina sangat ragu, karena memang sudah selama 5 tahun dia mendekati Amir, tapi hasilnya kalian tahu sendirilah. Apakah Amir akan mencintainya. Elina mengalihkannya pandangannya, Elina memikirkan semuanya, tak ada yang tak difikirkan.
Elina takut setelah dia berjuang dengan mati-matian tapi Amir malah membalasnya dengan sia-sia saja, sekarang saja Elina rasanya ingin mundur tidak mau meneruskan cintanya ini pada Amir. Elina lebih baik menikah dengan teman anak ayahnya dari pada aepe ti ini kan.
"Aku_"
"Tetaplah diam Ibu yakin Amir akan bisa berubah, kamu pasti akan melihat perubahannya Elina, kamu bertahan ya Alina tak akan mungkin masuk kedalam keluarga ku karena aku juga tidak mau dia menjadikan menantuku, dia sudah menjadi menantu orang lain "
"Iya Bu akan aku coba untuk bertahan mencintai Amir, tapi jika suatu saat rasa lelahku rasa kecewaku itu datang kembali aku tidak akan segan-segan untuk melupakan Amir. Untuk melupakan segalanya.
__ADS_1
"Iya Ibu akan mendukung kamu, ibu akan terus menanyakan apa kamu sudah bosan atau tidak ibu akan terus memantau segalanya dan ibu yakin kamu tidak akan pernah bosan untuk menunggu Amir berubah untuk bisa mencintai kamu nantinya, Ibu yakin suatu saat kalian akan bersama, mungkin anggap saja semua ini semua yang terjadi adalah awal dari segalanya
Elina hanya bisa tersenyum , ibunya Amir begitu bersemangat dia begitu ingin melihat Amir anaknya melupakan Alina dan merubah hatinya untuk mencintai perempuan lain, semoga saja apa yang dirinya inginkan itu bisa tercapai Amir akan mencintai perempuan yang ada dihadapannya ini.