Psikopat Cinta

Psikopat Cinta
Flasback Taruhan Gerry


__ADS_3

Di kantin kampus pas jam istirahat. Gerry, Gantha, dan Joey sedang merencanakan cewek mana yang akan menjadi bahan taruhannya Gerry. Karena Gerry idola para cewek di kampus makanya banyak yang tidak menolak jika ditembak sama Gerry. Gerry terkenal playboy dan iseng iseng berhadiah dari pada hanya mempermainkan hati wanita tanpa ada keuntungan apa apa, lebih baik sekalian dia mempermainkan wanita untuk sebagai bahan taruhannya dengan teman teman gengnya.



"Heemmm......Gerr kali ini harus lain dari pada yang lain (mikir). Kalau cantik itu sudah biasa, seksi itu sudah terbiasa untuk sebagai bahan taruhan, tapi kalau cewek unik macam Emeli itu baru luar binasa, bagaimana kalau kali ini cewek yang kita jadikan korban taruhan itu adalah Emeli....." kata Gantha.


Gerry yang mendengar saran dari Gantha kaget waktu pas mau minum tersedak.


"What Emeli.....???" Sahut Gerry kaget.


"Wah....itu ide yang bagus Gan." sambar Joey.



"Ngaco kalian berdua, oh aku tidak mau, pokoknya aku tidak mau. Memangnya tidak ada apa, yang lebih cantik dari Emeli. Baru tiga minggu loh aku jadian sama Amanda yang lebih cantik dari Emeli, ya masa harus cari bahan taruhan lagi sih apa lagi ini ceweknya seperti Emeli. Masa sih aku harus turun level harus dekatin cewek cupu seperti Emeli, untuk lihat mukanya saja aku jijik (menggeleng kepala). Apa lagi harus dekat sama dia sampai jadi pacar dia, uwek mau muntah rasanya." kata Gerry.


"Ya iyalah harus cari bahan taruhan lagi, bukannya kamu sudah mendapatkan keperawanannya Amanda hahahahaha....." kata Joey tertawa.


"Ya iya sih, tapi jangan Emeli juga keles. Cewek jelek nan cupu ih......" kata Gerry menggedikkan bahunya jijik.


"Tapi kamu harus mau, karena kali ini taruhannya bukan uang tapi mobil sport kesayangan aku. Tapi bukan hanya sekedar jadian saja sama Emeli ya, kamu juga harus bisa mengambil keperawanan dia bagaimana." kata Gantha.


"Betul tuh Gerry, kalau aku akan kasih kamu motor moge aku gimana. Karena aku yakin kalau Emeli itu tidak mau disentuh, dia itu kan cuma gadis cupu yang kampungan, jadi pasti dia akan menjaga mahkotanya dia." sambar Joey.


"Benar itu Joey aku setujuh. Sepertinya Emeli bukan wanita gampangan yang mau disentuh laki laki. Makanya aku berani kasih mobil sport aku karena Emeli memang bukan wanita yang gampangan." kata Gantha.


"Heemmm.....benar ya, oke kalau itu hadiah taruhannya, aku mau. Siapa takut, aku yakin Emeli tidak akan menolak untuk aku sentuh. Cewek mana sih yang mau nolak pesonaku (sombong). Semua cewek pasti tergila gila sama aku seperti terhipnotis, mereka pasti mau memberikan apa yang aku mau termasuk kehormatannya." kata Gerry penuh keyakinan.



"Pede banget nih Joey (sambil mengerlingkan alisnya). Teman kita Gerry, kaya dia saja yang bakal memenangkan taruhan." kata Gantha tertawa.


"Heemmm....bolehlah kepedeannya, oke kalau gitu kita buktikan." kata Joey.


Flasback Setelah berhasil menembak Emeli di Taman Gerry mendekati Gantha dan Joey.


"Tuh kan aku bilang juga apa guys. Emeli langsung mau terima aku kan jadi pacarnya, tanpa mikir terlebih dahulu dengan modal bunga dan balon saja sama rayuan gombal dia. Ya meski sempat dilabrak sama Amanda sih, terus Amanda berkoar koar jambakkin Emeli untung saja Emeli tidak percaya sama dia, percayanya sama aku. Bodo amat ah dia jadi sasaran kemarahan Amanda yang telah aku rusak keperawanannya. Dasar cupu mau saja dikadalin sama aku, dikira aku sayang dan cinta beneran sama dia padahal demi mobil sport dan moge kalian saja hahahaha....." kata Gerry tertawa senang.


"Iya, gila tuh cewek kalau marah nyeremin banget. Nyesal kita jadikan dia plening bahan taruhan kita ternyata kalau marah kaya orang kesetanan." kata Gantha.


"Iya benar seram banget masa playboy tampan kaya aku dilabrak kaya gitu sama cewek sayko. Memang sih wajahnya cantik tapi ternyata menyeramkan kalau lagi marah hahahaha..... (tertawa). Dan kalian berdua bersiaplah untuk kalah karena selangkah lagi aku pasti mendapatkan mobil sport kamu Gantha....dan moge kamu Joey tidak susah ternyata dekatin dan nembak cewek cupu macam Emeli.....aku sudah kira sebelumnya kalau dia sebenarnya sudah lama suka sama aku....pasti dengan mudah aku dapat merenggut keperawan dia." kata Gerry kepedean.


"Ets....jangan yakin dulu kamu Gerry, ya mungkin kalau ditembak dia mau, tapi belum tentu kalau disentuh." sambar Joey.


"Iya betul itu Joey." sambar Gantha.


"Aku mah yakin 100 persen. " kata Gerry tersenyum.


Flasback Setelah Emeli curhat pada Gerry.


"Emeli lagi terpuruk karena ibunya baru saja meninggal." kata Gerry.


"Kamu yakin mau melanjutkan taruhan ini. Kasihan loh Emeli Gerry, dia lagi masa berduka." kata Gantha.


"Ya yakinlah, masa bodo dengan penderitaan dia. Yang penting aku happy karena aku bisa mendapatkan mobil sport milik Gantha dan motor gede milik Joey, justru aku yakin dalam keterpurukannya dia. Dia pasti butuh aku dan dengan mudahnya aku dapat menyentuh dia hahahaha......" Kata Gerry tertawa.


"Ah....kamu raja tega dan egois Gerry." kata Joey.


"Memangnya aku pikirin, yang penting aku happy bisa mendapatkan mobil dan moge kalian hahahahaha...." kata Gerry tertawa.


"Ya sudahlah kalau begitu. Selamat beraksi kawan." kata Joey tersenyum sambil menepuk pundak Gerry.


Flasback setelah gagal merenggut kehormatan Emeli, Gerry sangat lemas sekali karena gagal taruhan pada teman temannya. Gantha dan Joey bingung melihat Gerry yang tak ada semangatnya seperti biasa.


"Kamu kenapa sih Gerr, lesu amat." tanya Joey.


"Hem aku gagal merenggut kehormatan Emeli, ternyata kalian berdua benar dia bukan wanita gampangan seperti yang aku kira malah aku kena tamparan Emeli." kata Gerry lemas sambil memegang pipinya.

__ADS_1


Gantha dan Joey tertawa puas dan lega.


"Nah....aku bilang juga apa, kamu sih kepedean yess, berarti kali ini taruhannya kita yang menang (tos sama Joey). Ya tidak jadi deh dapat mobil sport dari aku dan moge dari Joey hahahaha....." kata Gantha tertawa.


"Iya iya aku akuin aku kalah taruhan, puas kalian berdua" kata Gerry kesal.


Gantha Dan Joey mentertawakan kegagalan Gerry.


Lalu Monik, Aleta, dan Vero datang bertemu Gerry, Gantha, dan Joey.


"Oh....jadi kalian hanya buat Emeli bahan taruhan saja Gerr." kata Monik


"Eh.....Monik....." kata Gerry sambil berdiri malu malu tersenyum mendekati Monik.


"Jadi aku ada kesempatan dong Gerr." kata Monik.


"Kesempatan.....(bingung). Maksud kamu apa nih Mon." tanya Gerry.


"Hem.....sebenarnya a....aku sudah lama suka sama kamu Gerry tapi aku patah hati sama kamu di saat a...aku tahu kalau kamu udah jadian sama Emeli." kata Monik malu malu dan gugup.


"Betul itu Gerr, Monik sangat sedih sekali saat tahu kamu jadian sama Emeli." kata Vero.


"Ngapain sih kamu patah hati Monik, aku tuh sebenarnya juga suka sama kamu. Tapi aku kan pengen mendapatkan mobil sport Gerry dan motor gedenya Joey, ya jadi aku harus terima dulu taruhannya. Setelah berhasil baru deh aku deketin kamu Monik ngajak kamu naik mobil sport hasil taruhan eh ternyata aku kalah taruhan melayang deh mobil sport dan mogenya (lemas). Lagi pula siapa sih yang tidak suka sama kamu Monik, kamu itu sudah cantik, seksi, primadona di kampus ini juga lagi sama kaya aku idola kampus ini. Kita ini cocok. Bagaikan pangeran dan putri kalau aku sama Emeli sih bagaikan si tampan dan si buruk rupa hahahaha......" kata Gerry tertawa.


Lalu Monik, Aleta, Vero, Gantha, dan Joey ikut tertawa.


"Hahahaha.....kamu bisa aja Gerry, hem....berarti kita jadian nih." sahut Monik tersenyum senang.


"Iya dong kekasih tercantikku." kata Gerry merayu.


"Ciyee ciyeeee....." kata Aleta, Vero, Gantha, dan Joey.


"Berarti selama ini Emeli kegeeran banget ya. Dia bilang kalau kamu sama dia saling suka, padahal cuma sebagai bahan taruhan saja. Malu deh dia, pasti sekarang perasaannya sakit banget kalau tahu kejujuran yang sebenarnya. Nasib dia kasihan banget sih selalu dibuang oleh orang seperti sampah hahahaha....." sambar Aleta tertawa puas bareng Monik dan Vero juga Gerry, Gantha, dan Joey.


Flasback Off :


Emeli menangis dan sedih di bebatuan taman kampus kakinya dan tangannya terluka akibat jatuh, lalu Salsa datang menolong Emeli.



"Kalian benar benar keterlaluan. Salah Emeli apa sih sama kamu Gerry, sampai kamu tega memperlakukan Emeli seperti ini. Kamu memang tidak punya hati Gerry, Emeli lagi berduka tapi kamu malah menyakiti hati dia. Dan kamu Monik kamu kan sama sama perempuan, harusnya kamu tidak seperti ini menyakiti hati seorang perempuan dengan merebut pacar orang lain. Gimana kalau semua itu terjadi pada kamu, laki laki yang kamu cintai ternyata ninggalin kamu demi wanita lain." lanjut Salsa emosi karena sahabatnya dijahatin oleh Gerry dan Monik.


"Itu tidak mungkin terjadi Salsa, karena aku adalah wanita yang sempurna. Mana ada sih laki laki yang mau meninggalkan wanita cantik dan seksi seperti aku. Jadi kamu jangan ikut campur Salsa.....aku bisa aduin loh sama mama biar kamu dihukum." ancam Monik geram.


"Oh....kamu mau ngaduin aku ke mama. Silahkan Monik....silahkan saja kalau kamu mau mengadukan ke mama. Kamu memang beraninya pengaduan saja Monik dasar pengecut, kamu itu sebenarnya cuma wanita pengecut yang sembunyi di ketiak mama kamu saja karena kamu tidak berani melawan aku seorang diri. Dasar anak mama. Katanya ketua geng CDS, tapi masa ketua geng kok tukang ngadu ke mama nya hahahaha......(tertawa meledek Monik). Silahkan saja Monik kamu mau ngadu sama mama kamu, karena aku juga bisa bilang ke semua teman teman kampus kita. Kalau Monik itu sebenarnya hanya seorang pengecut, yang beraninya cuma ngadu saja ke mamanya. Aku pastikan Monik semua teman teman kita ini tidak akan takut lagi di bully sama kamu. Malah mereka pasti akan melawan kamu, karena ternyata seorang ketua geng CDS itu hanya seorang pengecut hahahahaha....." ancam Salsa geram sambil mentertawakan Monik.


"Apa kamu bilang Salsa, aku bukan cewek pengecut." kata Monik kesal.


"Ya kalau memang bukan cewek pengecut, buktikanlah jangan bisanya cuma mengadu saja sama mama. Terserah kamu mau apa Monik karena mulai sekarang aku sudah tidak peduli lagi sama kamu mau ngadu atau gimana, karena aku tidak suka lihat sahabat aku ditindas sama kalian. Jadi aku sebagai sahabat kecil Emeli harus ngebelain dia, karena dia sekarang hanya sebatang kara dan sudah tidak ada yang peduli sama dia lagi. Karena aku bukan orang yang tidak punya hati seperti kalian, ayo Emeli...." kata Salsa menuntun Emeli yang lagi menangis.



"Ah....sialan berani beraninya Salsa bicara seperti itu sama aku. Oke aku tidak akan aduin sama mama, tapi aku akan balas perlakuan dia terhadapku. Lihat saja Salsa kamu salah bilang aku pengecut, karena aku akan selalu membuat hidup kamu menderita." batin Monik setelah Salsa menjauh dari hadapannya.


Emeli menangis pilu, dia tidak menyangka musibah buruk datang secara bertubi tubi. Emeli tidak kuat sama semua ini, tapi untungnya ada Salsa yang selalu ada di saat suka maupun duka. Salsa menyuruh duduk Emeli di koridor kampus dan memberikan sebotol air mineral.


"Ini Emeli minum dulu, kamu yang tenang ya Emeli. Gerry itu tidak pantas untuk kamu tangisin, karena Gerry bukan laki laki yang baik. Dia cuma laki laki berengsek yang harusnya dibuang ke laut saja." kata Salsa kesal.


"Salah aku apa sih Salsa, sehingga Gerry memperlakukan aku seperti ini. Padahal aku cinta dan sayang sama Gerry, hanya kamu dan dia yang aku punya setelah kepergian ibuku." kata Emeli menangis tak menyangka.


"Kamu tidak salah apa apa Emeli, cuma Gerry nya saja yang bodoh karena dia lebih melihat fisik dari pada hati kamu. Sudahlah Emeli jangan kamu menangis lagi hanya karena laki laki busuk seperti Gerry. Kamu itu wanita baik, suatu saat nanti Gerry akan menyesal telah memperlakukan kamu seperti ini. Dan kamu pasti akan mendapatkan laki laki yang lebih baik dari pada Gerry. Sekarang kamu fokus saja Emeli untuk membuktikan pada ibu juga ayah kamu kalau kamu bisa menjadi orang yang sukses. Sudah jangan pikirkan laki laki tidak punya hati seperti Gerry lagi, laki laki seperti itu pantasnya dibuang saja ke kali jadi santapan buaya buas. Karena kan buaya pantas di makan buaya." kata Salsa tersenyum menyemangati Emeli.


"Iya kamu benar Salsa. Aku harus tetap semangat untuk membuktikan kepada ibu dan ayahku. Laki laki buaya seperti Gerry tidak pantas aku tangisi tapi lebih pantas untuk makanan buaya di kolamku. Kan aku punya kolam buaya.....hahahaha......" canda Emeli tertawa terpaksa dalam keadaan sedih, Salsa pun ikut tertawa.


"Ya sudah kamu jangan sedih lagi ya. Aku tidak mau melihat kamu sedih Emeli." kata Salsa. Emeli lalu memeluk Salsa penuh haru karena sahabatnya selalu mensupport dia di saat terpuruk.


Amanda tersenyum senang melihat Emeli bersedih karena di permainkan oleh Gerry juga dan Amanda menghampiri Emeli yang sedang terpuruk dengan perasaan sangat puas sekali.

__ADS_1


"Terima kasih Salsa kamu benar benar sahabatku yang paling baik. Aku beruntung punya sahabat seperti kamu, entah apa jadinya jika kamu tidak ada di sampingku saat aku terpuruk seperti sekarang mungkin aku sudah putus asa kali Salsa." kata Emeli tersenyum disambut hangat oleh Salsa senyumannya.


"Iya sama sama Emeli." kata Salsa mengelus punggung Emeli.


"Hahahaha.....(tertawa). Ternyata karma berlaku juga ya. Aku puas sekarang karena melihat kamu bersedih merasakan apa yang aku rasakan waktu itu." kata Amanda.


Emeli dan Salsa pun kaget melihat Amanda yang tiba tiba menghampiri Emeli dan Salsa, lalu Emeli melepaskan pelukannya ke Salsa. Emeli dan Salsa pun berdiri.


"Amanda." kata Emeli dan Salsa serentak.


"Ja....jadi kamu tidak bohong, kamu benar benar jadian sama Gerry. Maafkan aku ya Amanda. Aku memang benar benar bodoh percaya sama omongan Gerry begitu saja. Sekarang aku mengerti bagaimana perasaan kamu waktu itu di saat aku jadian sama Gerry padahal Gerry masih jadi pacar kamu." kata Emeli penuh penyesalan.


"Kalau sudah kejadian seperti ini saja baru percaya dan minta maaf. Kamu bilang maaf memangnya segampang itu Emeli hatiku sudah terlanjur sakit, karena kamu merebut Gerry dari aku. Kamu dengar ya sampai aku mati, aku tidak akan pernah bisa memaafkan kamu. Karena kamu sudah menyakiti hatiku dengan merebut Gerry dari aku. Jadi aku akan selalu dendam pada kamu Emeli." kata Amanda penuh kebencian di matanya.


"Amanda kamu benar benar tidak punya hati ya, Emeli itu sudah minta maaf sama kamu. Dia benar benar merasa bersalah sekali karena sudah percaya sama Gery dari pada kamu. Emeli juga korban dari Gerry sama seperti kamu Amanda." kata Salsa geram.


"Aku tidak punya hati (ke arah Salsa), Eh Salsa yang tidak punya hati itu siapa? aku atau dia hah.....(nunjuk Emeli). Pokoknya meski kamu sudah putus sama Gerry Emeli, jangan harap dendam aku sama kamu akan berakhir sampai di sini dan aku akan selalu membuat hidup kamu menderita karena kamu sudah berani buat masalah sama aku, camkan itu Emeli." kata Amanda yang kemudian pergi meninggalkan Emeli yang lagi menangis karena penyesalannya kepada Amanda padahal tadi Emeli sudah tersenyum karena support dari Salsa, tapi kedatangan Amanda buat Emeli kembali bersedih hati. Salsa pun sangat kesal akan sikap Amanda terhadap Emeli.


"Ini semua salah aku Salsa. Kalau saja waktu itu aku tidak merebut Gerry dari Amanda, mungkin Amanda tidak sebenci ini sama aku. Aku memang jahat Salsa, benar kata Amanda aku ini memang pelakor." kata Emeli yang tambah sedih langsung duduk kembali di bangku koridor sekolah, dan Salsa pun ikutan duduk dan mengelus pundak Emeli dengan menenangkan Emeli kembali dalam penyesalannya terhadap Amanda.


"Kamu tidak jahat Emeli, kamu bukan pelakor. Tapi kamu cuma korban dari pria brengsek seperti Gerry. Kamu dan Amanda itu sama sama korban, ya seharusnya dia mengerti kamu. Karena Gerry itu pintar bicara dan pintar merayu, kamu yang sabar ya Emeli. Semoga saja suatu saat nanti Amanda akan sadar dan bisa menghilangkan rasa dendamnya pada kamu." kata Salsa menghibur Emeli.


"Iya Salsa terima kasih." kata Emeli lemas.


Emeli berjalan menuju ke kelas tapi teman teman pada mencibir penampilannya Emeli dan membandingkannya dengan Monik.


"Terang saja Gerry berpaling sama cewek lain, lihat tuh guys penampilannya. Culun habis mana ada sih cowok yang mau sama cewek cupu seperti Emeli, ya beda jauhlah sama Monik. Lebih cantik Moniklah ke mana mana." kata Hellena.



"Hahahaha.....(tertawa), iya ya cantikkan Monik dibandingkan Emeli. Kita saja yang perempuan saja lihatnya ilfil, apa lagi cowok pasti pilah pilihlah dalam mencari kekasih." kata Nadhifa.



"Yups....aku setujuh banget sama kalian, tidak heranlah Gerry mutusin dia dan memilih Monik sang primadona kampus....Apa lagi Emeli kan juga pernah merebut Gerry dari Amanda. Mungkin itu karma untuk dia kali ya hahahaha....." kata Kesya tertawa.



Salsa yang mendengar tiga wanita yang menggosipkan Emeli sangat kesal dan geram. Lalu Salsa menghampiri Hellena, Nadhifa, dan Kesya. Sementara Monik dan Gerry tersenyum senang mendengar cibiran teman kampusnya tentang Emeli.


"Eh.....kalian jangan suka mencampuri urusan orang lain ya. Koreksi saja diri sendiri, kalian tidak lebih baik dari pada Emeli. Mulut kalian kotor seperti sampah." kata Salsa Geram.


"Sudah Salsa jangan hiraukan mereka." kata Emeli melerai.


"Tidak bisa Emeli, aku tidak suka kalau sahabat aku dihina." kata Salsa kesal.


"Aduh, monyet nya Emeli marah hahahahaha....." ledek Hellena.


"Iya kamu mau saja sih bersahabat sama sih cupu itu Salsa, sampai belain sampai segitunya. Memangnya kamu dikasih apa sih sama Emeli. Apa bersahabat dengan dia menguntungkan kalau tidak ngapain bersahabat sama dia." kata Nadhifa.


"Dengar ya, aku tidak pernah mengharapkan apa apa dari Emeli. Karena dia adalah sahabat aku yang paling baik, dan sampai mati pun aku akan selalu belain Emeli paham kalian.....awas kalau kalian aku dengar mencibir Emeli lagi. Sudah bubar sana jangan kerjanya ngegosip saja tapi nilai pelajarannya dapat nilai jelek." ancam Salsa.


"Uh.....bolehnya sewod, ya sudah teman teman ayo kita pergi dari sini." kata Kesya yang mengajak Hellena, dan Nadhifa.


"Sudah Emeli, kamu jangan sedih lagi ya Emeli. Jangan dengarkan omongan mereka." hibur Salsa menepuk pundak Emeli yang tambah bersedih karena omongan Hellena, Nadhifa, dan Kesya.


"Tapi Salsa omongan mereka benar. Kalau aku ini memang gadis cupu, mana mau laki laki sama aku yang penampilannya culun seperti ini." kata Emeli sedih.


"Sudah Emeli terima saja kenyataannya kalau kamu memang gadis cupu." sambar Monik tambah membuat Emeli minder.


"Iya aku tidak menyesal, mutusin kamu Emeli. Karena aku malu punya pacar seperti kamu Emeli. Seperti kata teman teman tadi dan aku beruntung punya pacar seperti Monik sang primadona kampus hahahaha......" kata Gerry tertawa yang merangkul mesra Monik tanpa malu malu. Monik pun ikut tertawa.


"Cukup.....hentikan kalian menghina Emeli lagi. Meski penampilan Emeli seperti ini tapi hati Emeli itu baik, tidak seperti kalian yang tidak punya hati (marah). Lihat saja kalian berdua pasti akan menyesal telah bicara kasar pada Emeli. Ayo Emeli." kata Salsa yang memegang pundak Emeli yang lagi menangis.


"Uuhhh.....kita mah tidak mungkin menyesal Salsa hahahaha....." kata Monik tertawa.


"Iya kita tidak akan mungkin menyesal, malah aku senang bisa putus dari Emeli cewek jelek nan cupu itu hahahahaha....." kata Gerry tertawa.

__ADS_1


Emeli selalu bersedih karena dia benar benar kehilangan orang yang dia sayang. Hanya Salsa yang setia menemani dan mendukung Emeli di saat Emeli sedang dalam kesedihan dan masalah, karena Salsa sahabat kecil Emeli yang selalu berkorban untuk Emeli. Emeli sangat beruntung sekali memiliki sahabat sebaik Salsa yang selalu ada di saat susah maupun duka. Salsa tak bosan untuk selalu mengingatkan Emeli untuk fokus membuktikan kepada ibu dan ayahnya kalau Emeli itu bisa sukses, maka dari itu Emeli berusaha bangkit dari keterpurukan dan Emeli selalu berusaha bahagia dan ceria di depan semua orang. Meski masalah selalu melanda hidupnya.


* Untuk para Readers terima kasih udah mampir di novel Pertama aye yee guys....Jangan Lupa Vote, Cooment dan Likenya Yee...Semoga berkenan dihati yee guys * Maaf baru belajar berkarya nulis Novel 😘


__ADS_2