
Gerry membawa Emeli ke suatu tempat yang sepi, tak ada orang yang berlalu lalang melewati tempat yang Emeli dan Gerry datangi.
"Gerry kamu mau ngapain bawa aku ke tempat ini." tanya Emeli bingung.
"Emeli (memandang Emeli), kamu sayang kan sama aku." tanya Gerry.
"Ya, tentu saja aku sayang sama kamu Gerry, kenapa kamu tanya seperti itu." kata Emeli.
"Kalau memang kamu sayang sama aku (membelai rambut Emeli), kamu mau dong turutin apa yang aku pinta." kata Gerry.
"Turutin permintaan kamu? (bingung), hem....Gerry, memangnya apa sih yang kamu pinta." tanya Emeli penasaran.
Gerry langsung menyandarkan Emeli ke tembok dan memeluk Emeli lalu ingin mencium Emeli. Gerry bermaksud untuk merenggut kehormatannya Emeli, tapi Emeli malah menampar Gerry sebelum Gerry berhasil mencium Emeli dan Gerry sangat marah pada Emeli.
"Aww.....sakit.....(memegang pipi), kamu apa apaan sih Emeli, main tampar aja." kata Gerry marah.
"Kamu tuh yang apa apaan Gerry. Kamu waras tidak sih, aku ini bukan wanita murahan yang bisa melakukan hubungan sebelum menikah Gerry." kata Emeli marah.
"Tapi aku ini pacar kamu Emeli (marah), kamu lupa ya. Sekali aja masa tidak boleh sih (merayu), hayolah Emeli.....ini hal yang wajar kali, dalam berpacaran zaman now." Kata Gerry mencoba membujuk Emeli.
"Masih pacar kan, belum suami (marah) Pokoknya sekali tidak ya tetap tidak, kamu jangan pernah paksa aku untuk melakukan hal yang tidak sepantasnya dilakukan sebelum menikah Gerry. Karena sampai kapan pun sebelum syah kita menikah aku tak akan pernah memberikan mahkotaku pada kamu, paham kamu Gerry....." Kata Emeli marah lalu pergi meninggalkan Gerry.
"Emeli, ahhhh......(kesal memukul tembok), awas saja kamu Emeli, dasar perempuan cupu." panggil Gerry.
Gerry kesal karena tidak dapat apa yang dia inginkan, melainkan dapat tamparan dari Emeli karena Emeli tidak suka dipaksa untuk melakukan hal yang tidak wajar sebelum menikah.
"Ya, Tuhan (sedih). Aku tidak menyangka Gerry, mau melakukan hal itu sama aku sebelum menikah. Aku benar benar kecewa sama Gerry, aku pikir Gerry laki laki yang sopan yang bisa menghargai pentingnya mahkota wanita. Ternyata dia bukan sebaik yang aku kira, padahal aku sangat mencintai Gerry." kata Emeli kecewa pergi dengan airmata.
Keesokan harinya, di pagi hari yang sangat sejuk membangkitkan semangat Emeli. Karena ada tujuan dalam hidup untuk membalas perlakuan keluarga Ronald Kertajasa. Teringat Emeli akan kejadian kemarin, sebenarnya Emeli masih merasa kecewa dengan sikap Gerry yang menganggap dirinya wanita murahan. Tapi di satu sisi hatinya masih sangat mencintai Gerry. Lalu Emeli mencari keberadaan Gerry untuk memberinya satu kesempatan lagi, karena selama ini Gerry lah yang selalu menssuport Emeli di saat Emeli sedang sedih selain Salsa sahabatnya. Meski kemarin dia habis bertengkar hebat dengan Gerry dan membuat Emeli kecewa tapi niat Emeli baik hanya untuk meminta maaf pada Gerry atas sikapnya kemarin.
"Aku merasa bersalah banget sama Gerry karena sudah menampar Gerry kemarin, hem.... mungkin kemarin dia khilaf. Sekarang aku harus nemuin dia, mungkin dia sudah sadar dan tidak akan marah lagi sama aku. Kalau dia memang benar benar sayang sama aku pasti dia bisa mengerti. Tak ada salahnya kalau aku memberi dia satu kesempatan lagi, karena jujur karena aku juga masih sangat menyayangi Gerry." kata Emeli matanya mencari keberadaan Gerry.
"Aduh di mana ya Gerry, oh....mungkin dia di taman. Kan itu tempat favorite aku sama Gerry kalau aku lagi berduaan sama dia. Ya sudah deh tidak ada salahnya aku mencari Gerry di sana." kata Emeli sambil berjalan ke arah taman kampus, tempat di mana Emeli dan Gerry selalu pacaran dalam keadaan batas normal.
Tapi apa yang dilihat Emeli sungguh tak menyangka, ternyata dia mengkhianati Emeli dengan Monik di taman kampus. Bercumbu mesra berdua bagai sepasang suami istri di depan mata Emeli. Emeli sangat kaget melihat kemesraan Gerry dengan Monik. Ternyata laki laki yang Emeli cintai sedang mengkhianati dirinya dengan wanita lain yang tidak lain adalah musuhnya sendiri.
__ADS_1
"Gerry....." teriak Emeli.
"Eh....kamu Emeli." kata Gerry sinis tanpa ada rasa bersalah.
"A....apa yang kamu lakukan Gerry, kamu mengkhianati aku dengan Monik." tanya Emeli sedih.
"Why not Emeli. Bukannya kemarin kamu sudah menampar aku, kamu nolak keinginan aku dan sekarang aku harus setia sama kamu. Oh....tidak bisa, jangan mimpi kamu Emeli." kata Gerry kesal.
"Padahal niat aku baik Gerry, a....aku ke sini bermaksud minta maaf sama kamu atas perlakuan aku kemarin. aku benar benar menyesal Gerry sudah menampar kamu. Aku sangat menyesal banget Gerry, dan jangan gara gara aku tidak mau melakukan hal itu kamu jadi khianati aku seperti ini, Gerry." ucap Emeli.
"Apa minta maaf, apa dengan minta maaf kamu bisa merubah sakit hati aku kemarin Emeli. Apa kamu akan melakukan hal yang aku inginkan kemarin hah.....Emeli aku ini laki laki normal jadi aku pengen mengikuti trend pacaran zaman now (membisikkan di kupingnya). Gimana Emeli, kamu mau tidak menuruti apa yang aku inginkan."
Emeli terdiam tak bisa menjawab pertanyaan Gerry yang menyudutkan dia untuk melakukan hal yang negative.
"Kenapa kamu diam saja Emeli, kamu tidak bisa menjawab kan karena kamu tidak mau melakukan apa yang aku pinta hah.... (membentak). Jadi kata maaf kamu itu tidak berlaku, karena semuanya sudah terlambat Emeli. Kamu pikir aku tidak sakit hati atas perlakuan kamu kemarin, gara gara kamu nolak permintaanku. Aku tidak jadi dapat mobil sport dan moge dari Gantha dan Joey." kata Gerry kesal.
"Ma....maksud kamu apa Gerr?" tanya Emeli.
"Emeli.....Emeli.....kamu pikir aku benar benar suka sama kamu. Kamu ngaca dulu dong Emeli pakai kaca bagus jangan pakai kaca pecah hahahahaha...... (tertawa). Mana mau aku sama gadis cupu nan kampungan macam kamu, pede banget sih jadi orang. Penampilan kamu saja bukan levelnya aku Emeli, aku ini kan cowok tenar, ganteng, cool di kampus ini. Idola para cewek, mana maulah aku sama kamu (membanggakan diri). Seleraku tinggi kali, ya seperti Monik inilah selera aku sebenarnya. Dia itu sudah cantik, sexy, primadona kampus ini lagi. Pokoknya perfect deh, jadi kalau aku pacaran sama Monik ya tidak malu maluin, justru aku bangga punya pacar sempurna seperti Monik." kata Gerry tersenyum, Emeli sedih mendengar kejujuran Gerry. Dan Monik tersenyum senang mendengar dirinya dipuji puji Gerry.
"Ya waktu itu aku nembak kamu, karena kamu cuma aku mau jadikan bahan taruhan dengan Gantha sama Joey." Kata Gerry.
"Ja....jadi kamu hanya menjadikan aku sebagai bahan taruhan saja Gerry." kata Emeli kaget penuh kecewa tak percaya akan kejujuran Gerry terhadap Emeli.
"Ya iyalah apa lagi. Kalau bukan karena taruhan dih....aku tidak mau kali dekat sama kamu. Lihat wajah kamu saja aku sudah jijik Emeli, apa lagi sampai bersentuhan dengan kamu, Pokoknya punya pacar seperti kamu itu tidak banget deh, level aku kan tinggi. Apa lagi kamu ini kan dari keluarga yang broken home. Ayah kandung kamu saja membuang kamu apa lagi pacar, kamu tuh tidak lebih dari wanita yang banyak drama saja Emeli. Asal kamu tahu saja ya Emeli, semua kedekatan dan kebaikan aku terhadap kamu itu karena keterpaksaan saja. Semua itu murni dari rencana taruhan saja. Biar lebih meyakinkan kalau aku itu benar benar menembak kamu karena aku sayang pada kamu " kata Gerry jujur yang menyakitkan.
"Aku kira kamu benar benar tulus terhadap aku Gerry apa yang kamu lakukan waktu itu, tapi ternyata itu semua sebagaian besar rencana kamu untuk menjadikan aku bahan taruhan saja." kata Emeli emosi.
"Iya, makanya kamu sadar diri dong. Jangan sok kecantikan, mimpi pacaran sama pangeran tampan seperti aku hahahaha.....(tertawa). Amanda saja yang lebih cantik dari kamu aku bisa tinggalkan apa lagi kamu yang wajahnya hanya pas pasan saja hahahaha....." kata Gerry tertawa.
"Ja.....jadi semua itu benar kamu pernah pacaran sama Amanda." tanya Emeli.
"Ya iyalah aku pernah pacaran sama Amanda. seperti sama kamu, aku pacaran sama Amanda hanya karena menjadikan dia bahan taruhan saja. Sudah puas ya aku campakkin deh hahahaha.....(tertawa). Tapi kalau taruhannya Amanda tidak sebesar aku mentaruhkan kamu Emeli, karena Amanda itu wanita murahan dan bodoh yang termakan oleh rayuan aku. Hingga aku dengan mudahnya merenggut mahkotanya dia hahahahaha....." kata Gerry tertawa.
"Ya Tuhan, bodohnya aku percaya sama laki laki busuk dan bejat seperti kamu yang suka mempermainkan hati wanita Gerry. Dan bodohnya aku tidak percaya dengan omongan Amanda. Terang saja Amanda bisa semarah itu, setelah tahu kamu sudah jadian sama aku." kata Emeli.
"Hahahahaha.....(tertawa). Memang kamu wanita sangat bodoh Emeli, kamu percaya saja dengan semua rayuan aku. Padahal kan aku di sini sudah terkenal suka mempermainkan wanita hahahahaha......" kata Gerry tertawa.
__ADS_1
Monik hanya tersenyum senang dengan kemenangannya mendapatkan hati Gerry, dan dia menghampiri Emeli yang lagi bersedih bercucuran airmata dengan kejujuran Gerry yang menyakitkan.
"Kamu dengar sendiri kan Emeli, sudah aku bilang kalau akulah yang bakal mendapatkan hatinya Gerry. Bukan kamu jadi akulah pemenangnya, kamu hanya sebagai permainan saja Emeli. Bahan taruhannya Gerry, Gantha, dan Joey. Jadi kamu jangan pernah bermimpi lagi untuk bisa mendapatkan cinta Gerry, karena cinta Gerry hanya untuk aku Mo....nik....paham kamu princess cupu nan kampungan." kata Monik.
"Heheheheh......(tertawa sinis). Kamu yakin Monik kalau Gerry itu benar benar mencintai kamu bukan hanya untuk bahan taruhan. Karena laki laki playboy yang suka mempermainkan wanita dia tidak akan mungkin puas dengan satu wanita saja, mungkin kamu adalah korban taruhan berikutnya, dan setelah Gerry mendapatkan apa yang dia mau kepada kamu. Gerry akan mencari wanita lain lagi yang lebih cantik, lebih seksi dari kamu." tanya Emeli dengan nada kesal karena dihina.
"Aku yakinlah sama Gerry, karena aku lebih segalanya dari kamu Emeli. Jadi Gerry tidak mungkin main main sama aku." jawab Monik bangga.
"Kita lihat saja nanti Monik, kalau aku sih tidak yakin ya sama Gerry. Karena dia cuma laki laki berengsek yang menganggap semua wanita itu murahan, setelah dia mendapatkan segalanya dia buang seperti sampah." kata Emeli sambil melirik Gerry.
"Emeli kamu jangan coba kompor komporin Monik ya (Gerry membentak Emeli). Asal kamu tahu ya Emeli, aku sungguh sungguh mencintai Monik. Dia itu primadona di kampus ini, dan dia juga pacar aku yang penurut. Dia mau melakukan apa pun yang aku mau, jadi aku lebih mencintai Monik dari pada kamu yang hanya aku jadikan bahan taruhan saja karena aku tak pernah sedikit pun ada rasa sayang, apa lagi cinta sama kamu." kata Gerry.
Amanda melihat kejadian Gerry selingkuh dengan Monik dan mencampakkan Emeli, Amanda tersenyum puas dengan kejadian itu. Tapi tetap saja masih ada rasa dendam dan kebencian di hati Amanda untuk Emeli.
"Hem.....ternyata Gerry, memang benar benar playboy baru jadian sama sih cupu. Eh....berapa hari sudah jadian lagi sama Monik, dasar Gerry laki laki tidak bisa di percaya. Dan untuk sih cupu biar tahu rasa diperlakukan seperti itu sama Gerry karena kamu waktu itu juga sudah merebut Gerry dan membuat aku malu di depan umum dengan jadi pacar Gerry." kata Amanda tersenyum sinis.
"Kamu memang benar benar jahat Gerry. Dasar cowok berengsek, lihat saja aku akan balas semua perbuatan kamu Gerry." kata Emeli kesal.
Gerry mendorong Emeli, hingga Emeli jatuh tersungkur di tanah taman sekolah hingga tangan kakinya terluka.
"Aaaawwww....." jerit Emeli kesakitan.
Gerry dan Monik tertawa bahagia melihat Emeli merintih kesakitan.
"Apa yang akan kamu lakukan Emeli hahahahaha (tertawa)......aku dorong saja kamu terjatuh." kata Gerry menyepelekan Emeli.
"Eh.....wanita cupu jangan sok ngancam Gerry deh. Kalau kamu sendiri saja hanya wanita lemah, hahaha.....(tertawa sini) mana ada kekuatan kamu untuk melawan Gerry, melawab aku saja kamu tidak bisa. Ala lagi melawan Gerry. Jangan mimpi Emeli....." kata Monik.
"Kita lihat saja nanti, gimana wanita lemah seperti aku. Akan membalas dendam kepada kalian semua yang telah membuat aku menderita." kata Emeli memancarkan api dendam yang membara di matanya.
"Hahahaha......(tertawa) Kamu itu hanya wanita cupu yang lemah Emeli, aku tidak takut sama ancaman kamu dasar gadis cupu. Aku akan lihat apa yang akan kamu lakukan terhadapku Emeli. Karena setahu aku kamu hanya bisa menangis dan menangis saja, saat hati kamu tersakiti. Tapi tidak bisa melakukan apa apa hahahahaha.....(tertawa). Baiklah Emeli pasang kuping kamu ya, aku akan menceritakan secara detail ya Emeli, tentang apa yang terjadi sebenarnya. Dengarkan baik ya Emeli." kata Gerry.
Emeli melihat tajam Gerry dan Monik yang tertawa penuh dendam dan kebencian. Lalu Gerry menceritakan awal Gerry, Gathan, dan Joey sewaktu ingin menjadikan Emeli bahan taruhannya Gerry.
* Untuk para Readers terima kasih udah mampir di novel Pertama aye yee guys....Jangan Lupa Vote, Cooment dan Likenya Yee...Semoga berkenan dihati yee guys * Maaf baru belajar berkarya nulis Novel 😘
__ADS_1