
" Ting "
suara lift mansion Keluarga Bramasta terbuka, Dimas berjalan menuju ruang kerja om Briyan Bramasta, dan mengetuk pintunya.
" TOK tok tok "
" Ini Dimas om, apa Om ada didalam?? " tanya Dimas dari luar pintu.
" masuk nak, Om ada didalam " Jawab Briyan yg sedang membaca koran.
Dimas memasuki ruang kerja Briyan Bramasta.
" Om Dimas lelah " Ucap Dimas lirih, dan langsung memeluk tuan Briyan Bramasta.
" Husstttt jangan bilang begitu Dimas "
membalas pelukan Dimas, dan langsung mengunci pintu ruangannya.
Begitulah Dimas dia sangat dingin, namun sangat sayang kepada orang² terdekatnya, dan dia tidak pernah menceritakan semua tentang masalahnya kepada sembarang orang, bahkan Dimas tidak pernah bercerita kepada sang mama, karena Dimas merasa beban mamanya hadapi sudah terlalu berat, Hal itu yang membuat Dimas lebih memilih menceritakan masalahnya kepada Om Briyan ( adik dari sang mama ).
" Om, Dimas punya 2 Masalah om " lanjut Dimas to the point .
" Apa itu nak ?? Bukannya semua masalah perusahaan sudah selesai ??" tanya Briyan penasaran, setahu Briyan semua masalah perusahaan Dimas sudah selesai, berkat bantuannya.
" Mama dan Heni om " jawab Dimas sedikit malu.
" Kalau soal mamamu om sudah tahu, Barusan dia menelepon om, om juga menyetujui keputusannya, tapi kalau Heni, siapa dia ?? " tanya Briyan penasaran.
" Em em Heni ii itu om " jawab Dimas terbata² karena merasa malu.
" Ayolah sayang, jangan sungkan anggap saja om ini ayahmu " menepuk pundak Dimas.
" Dimas suka sama Heni om " jawab Dimas to the point.
Briyan yang mendengar pernyataan dimas langsung tertawa, dan menepuk pundak Dimas.
" hahahahaha, Wah Dimas ponakan om yg dingin ini sedang jatuh cinta ?? " om Briyan terus tertawa renyah.
" om, kenapa om malah tertawa, Emangnya ada yang lucu om ?? " Dimas langsung duduk di sofa ruangan itu.
" Rupanya Dimas kecilku sudah besar, dan sudah mulai mengenal cinta " Ucap Briyan duduk di sebelah Dimas.
" Om kenapa malah menggoda Dimas sih, Dimas kesini mau mencari solusi, bukan memberi bahan lelucon om " Ketus Dimas.
" Jika kamu sedang jatuh cinta, lalu apa masalahnya nak ?? " tanya Briyan lagi.
__ADS_1
" Ternyata dimas jatuh cinta dengan adik Dion wijaya om, om tahu kan pak Hendra Wijaya sangat membenci papa " jelas Dimas
" Jadi Heni itu juga anak Hendra Wijaya ?? "
tanya Briyan dengan nada sedikit berteriak.
Briyan Bramasta benar-benar merasa heran, kenapa anak dan keponakannya mencintai keluarga Wijaya, Briyan jelas tahu bahwa akan sangat sulit mendapatkan restu dari Hendra Wijaya.
" Iya om " Jawab dimas lirih.
" Oh ya Allah Dimas " Briyan mengelus dadanya.
" Sudah ku duga om pasti sangat kaget " Cicit Dimas.
" Kamu tahu kan, pasti sangat sulit mendapatkan restu dari Hendra nak " jawab Briyan Bramasta.
" Iya om, Sepertinya lebih sulit aku dan Heni om, Lalu bagaimana om, hati Dimas sudah diambil heni "
" Kamu tahu Dimas, Dion saja belom berani membawa Rani ke Mansion Keluarganya, karena Dion tahu Rani keponakan ayahmu " Sahut pak Briyan.
" Papa memang laki² brengsek om, Karena papa Dimas & Rani terkena getahnya " ucap Dimas saat mengingat kejahatan ayahnya.
" Sudahlah nak, bagaimanapun dia ayahmu nak " Briyan tidak mau melihat Dimas membenci ayahnya.
" Lalu apa yang harus aku lakukan om, Heni cinta pertama Dimas om " sambil menarik nafas dalam-dalam.
" Bagaimana caranya om ?? " Tanya Dimas hampir putus asa.
" Ambil hati Heni & orang tuanya, Jangan beritahu orang tua Heni, kalau kamu anak dari Alex Nugraha " Om Briyan memberikan sarannya.
Dimas hanya menganggukkan kepalanya .
# FLASHBACK ONN #
Alasan ayah Heni ( Hendra Wijaya ) membenci ayah Dimas ( ALEX Nugraha )
Alex adalah orang yg merencanakan pembunuhan Hendro Wijaya ( Kakak kandung Hendra Wijaya ), Alex cemburu buta melihat kedekatan istrinya dengan Hendro Wijaya.
Alex juga menghilangkan jejak, sehingga keluarga Wijaya tidak bisa menemukan bukti yg cukup kuat untuk menjebloskan Alex ke penjara.
Dan karena hal itulah yang membuat perusahaan WIJAYAGROUP Kehilangan Presdir mereka.
Dan Hendra Wijaya kehilangan saudara kembarnya.
Setelah kejadian itu Hendra Wijaya sangat membenci seluruh Anggota keluarga Nugraha, bahkan kerabat Nugraha.
__ADS_1
Hendra juga melarang seluruh keluarganya berurusan dengan keluarga Nugraha, Namun berbeda dengan Dion, Dion tetap memperjuangkan cintanya dan Rani, meskipun di tentang keras oleh ayahnya.
Berbeda dengan Alex Nugraha, dia sangat bahagia setelah mendengar kabar kematian Hendro, Alex bahagia karena merasa pelindung Nana ( istrinya ) telah MATI, Jadi Alex bisa berbuat sesuka hati kepada istrinya.
Karena Hendro adalah sahabat masa kecil Nana, sekaligus mantan kekasih Nana waktu kuliah.
Cinta segitiga yang begitu rumit bukan, Hendro Wijaya & Nana saling mencintai, namun Nana di jodohkan dengan Alex Nugraha, Lebih tepatnya perjodohan karena bisnis, Karena saat itu perusahaan keluarga Nana sedang mengalami kebangkrutan.
# FLASBACK OFF #
Setalah menceritakan masalahnya Dimas merasa sedikit tenang, Dan membicarakan tentang bisnis dengan Briyan Bramasta.
Briyan merasa bangga karena Dimas mampu melebarkan sayap perusahaan yang dulu sangatlah kecil.
" Hebat kamu nak, om sangat bangga " Sahut Briyan saat Dimas menjelaskan tentang perkembangan perusahaannya.
" makasih om, ini semua juga berkat om, yang selalu mendukung Dimas " Dimas mulai memeluk om Briyan Bramasta.
" Anggap saja om ayahmu nak " Mengelus pundak Dimas.
Briyan Bramasta sangat menyayangi Dimas seperti anaknya sendiri.
" Oh iya om Tante bunga sama Rani belom pulang ? " Tanya Dimas penasaran.
" Belom nak, mereka masih shopping " Ucap Briyan sambil terkekeh.
" Memang benar kata pepatah om, suami ditakdirkan bekerja, dan perempuan ditakdirkan menghabiskan uang suami " Ucap Dimas sambil terkekeh.
" Benar sekali kamu nak " Briyan terkekeh sambil mengacak rambut Dimas.
" Ya sudah om, Dimas balik ke rumah dulu, kasihan mama di mansion sendirian " Pamit Dimas pada omnya.
" Tunggu dimas, apa kamu sudah membeli rumah untukmu dan mamamu " Tanya pak Briyan pada keponakannya.
" Sudah om, setelah perceraian mama dan papa selesai, aku akan mengajak mama pindah ke rumahku " Jawab dimas.
" Kamu memang anak yang bertanggung jawab nak " Briyan benar-benar bangga dengan pemikiran Dimas yang dewasa.
" Sudah kewajiban Dimas om, mama tanggung jawab Dimas om, Dimas pamit ya om " Jawab Dimas.
" Enggak nunggu Tante bunga datang ?"
" Nitip salam aja om, Assalamu'alaikum " Ucap Dimas beranjak dari duduknya dan mencium tangan Briyan Bramasta.
" Waalaikumsalam " Jawab Briyan Bramasta.
__ADS_1
" Dimas memang anak Alex, tapi sikap dan tanggung jawabnya sangat berbeda dengan Alex, Semoga Hendra memberikan restu untuk hubungan Dimas dan Heni " ~Batin pak Briyan sambil menatap punggung Dimas dari belakang.