PUTRI CEO YANG CANTIK

PUTRI CEO YANG CANTIK
JATUH CINTA


__ADS_3

Heni Berjalan menemui mamanya, Dan langsung berdiri di samping mamanya.


" ehh anak mama udah pulang " Ucap Bu Maya sambil memeluk Heni.


" iya mama sayang, " membalas pelukan Bu Maya " aku mandi dulu ya mah " Sahut Heni lagi.


" iya sayang, habis mandi kesini ya nemenin mama.


" siap maa " Heni berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.


sesampainya di kamar mandi, heni langsung membersihkan makeup dan mengambil kimono mandinya, dan langsung mandi, setelah mandi Heni menggunakan skincare, menyisir rambutnya, Tiba² teringat wajah tampan Dimas, melamun sambil tersenyum sendiri.


" wahh tampan sekali dia, baik, care, dan ga Mandang fisik, suami idaman hihihi " Hani tertawa geli.


Namun tiba-tiba ketukan pintu, membuyarkan lamunannya.


TOK TOK TOK


" Non heni sudah di tunggu makan malam sama nyonya & tuan di bawah " Teriak seorang pelayan, dibalik pintu kamar heni.


" ehh iya bik, bilang ke mama 5menit lagi aku turun " Ucap Heni dari dalam kamar.


" bibik turun dulu ya non " Teriak pelayan masih diluar kamar.


" iya makasih bik " Ucap Heni dari dalam kamar.


" ohh ya ampun, apa yang aku pikirkan tadi, aku mikirin cowok, ini pertama kali nya aku kepikiran soal cowokk setelah Maxime, Heni cepat sadar heni " Heni terus bergumam sambil memukul kepalanya.


Memang benar setelah kejahatan yang dilakukan Maxime, Heni tidak pernah jatuh cinta lagi, Seperti ada rasa trauma di hatinya.


Heni menuruni anak tangga, senyum² sendiri membuat Bu Maya & pak Hendra kebingungan, Pak Hendra langsung menyenggol tangan bu Maya.


" ada apa dengan Heni ma?, Kenapa wajahnya seperti lagi kasmaran " Bisik pak Hendra ke kuping Bu Maya.


" sama pa, mama juga heran " jawab Bu Maya berbisik.


pak Hendra dan Bu Maya tertawa bersama.


" malam mama cantik, malam papa ganteng 🥰 " Sapa Heni dan langsung memeluk Bu Maya & pak Hendra bergantian .


" malam sayang, sini duduk disebelah mama " Bu Maya menepuk kursi di sebelahnya.


Hani pun duduk di sebelah Bu Maya,


Dan pak Hendra langsung memulai pembicaraan.


" sayang bagaimana universitas pilihan papa cocok enggak ? " Tanya pak Hendra sambil meminum air putih.


" Tampan " Tanpa sadar Hani mengucapkan kata itu seketika membuat pak Hendra tersedak.


" Uhuk uhukk uhukk "

__ADS_1


" pa makannya pelan² dong Pah " Bu Maya memberikan air putih ke pak hendra.


" maaf pa , tadi papa tanya apa ? Heni lagi ga fokus nih "


" siapa yang tampan sayang ? " Tanya Bu Maya dengan wajah heran.


" iya siapa sayang yang tampan " tanya pak Hendra yang merasa heran.


" Ahh lupakan saja pa " jawab Heni dengan wajah memerah.


" sepertinya anak mama lagi jatuh cinta, siapa nak orang beruntung itu " sambil mengusap rambut Hani.


" Emm itu itu ma tokoh cowok di drakor yang Heni tonton sangat tampan " Jawab Heni berbohong.


" jangan bohong sayang, jangan malu cerita sama orang tua sendiri, kita kan orang tua gaul " Tegas Bu Maya.


" hehehehe yaudah deh, nanti habis makan Heni cerita ke mama sama papa deh " Ucap Heni sambil tersenyum.


'' baiklah.. " jawab Bu Maya & pak Hendra bersamaan.


" Kompak banget sih " Cletuk heni.


membuat sepasang suami isteri itu tertawa, dan mulai menyantap makanan didepannya.


" papa ke ruang keluarga dulu ya ma, ayo sayang " menarik tangan Heni.


" tunggu tunggu, mama juga pengen tau ceritanya, mama ikut " ikut menyusul suaminya .


sesampainya di ruang keluarga, mereka duduk bersama.


" jadi siapa nak " tanya pak Hendra to the point.


" kalau Heni bicara jujur, papa & mama jangan marah ya " Heni memegang tangan orang tuanya.


" Papa ga akan marah kalau kamu ga buat kesalahan sayang, " Mengelus rambut Heni.


" Baiklah,,, Jadi tadi siang Heni berangkat ke kampus menyamar pa ma " Ucap Heni jujur .


" menyamar ?? maksudnya gimana hen ? " Bu Maya tampak kebingungan.


" Iya ma, Heni nyamar jadi orang Baisa, Heni juga mengganti baju heni, Mama mau lihat fotonya engga ? " Sambil membuka handphonenya.


Pak Hendra & Bu Maya melihat foto heni, pak Hendra hanya mengerutkan keningnya.


" kenapa kamu harus nyamar kayak gini sayang ? " Tanya Bu Maya dengan heran.


" ini hanya sementara kok ma, sampai Heni menemukan teman yang benar-benar tulus ma, mama tahukan cerita temen SMA Heni bernama Santi ? Heni hanya tidak mau bertemu dengan dia lagi ma " Jawab Heni dengan wajah sendu.


# FLASHBACK ON #


jadi waktu SMA Heni pernah di manfaatkan oleh temannya bernama Santi, karena Santi tahu kalau Heni anak orang kaya, akhirnya Santi selalu membuat alasan, supaya Hani memberinya uang.

__ADS_1


dan aalasannya yang ga masuk akal, mulai dari orang tua sakit, nenek sakit, saudara sakit dan masih banyak lagi alasan² yang Santi buat.


Dan setelah kejadian itu Hani lebih selektif dalam memilih teman, bahkan sampai sekarang dia hanya memiliki teman bernama Mita, tapi sayang mita tinggal di luar negri.


# FLASHBACK OFF #


" iya sayang mama tahu, jadi sekarang siapa laki² yg sudah bikin kamu jatuh hati sayang " Lanjut Bu Maya.


" Heni juga ga tau ma, ini perasaan apa, tapi yg jelas saat Heni dekat sama dia, Heni merasa nyaman, dan jantung Heni berdetak kencang ma " Sahut Heni.


" itu namanya jatuh cinta sayang " Ucap pak Hendra sambil menepuk pundak Hani.


" mungkin pa, dia laki-laki pertama yang Heni pikirkan, Setelah Maxime " Jawab Heni sambil nyengir.


" siapa namanya nakk " tanya Bu Maya penuh selidik.


" namanya Dimas ma " Jawab Heni sambil malu-malu.


" nama yg bagus nak " Sahut pak Hendra.


" Semoga dia laki² yang baik ya nak, papa ga rela kalau kamu disakiti lagi ~Batin pak Hendra.


" Semoga ini kebahagiaan kamu nakk " ~Batin Bu Maya.


" Sayang besok Minggu ada acara enggak ? " Bu Maya memegang tangan Heni.


" Enggak ma, Memangnya kenapa ? " Sahut Heni.


" ikut mama ke arisan ya nak, Semua teman-teman mama mengajak anak mereka " Bu Maya mulai membujuk Heni.


" arisan dimana ma ? "


" Di resto red Velvet sayang, Kamu mau ya ? " Bu Maya terus memohon.


" Baiklah Heni mau ma, mumpung mood Hani lagi baguss " Sahut heni.


Setelah bincang² Hani memutuskan kembali ke kamarnya, dan Bu Maya & pak Hendra masih di ruang keluarga,


" Ma Heni ke kamar duluan ya " Heni beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah kamarnya.


" Iya nak, papa masih mau mesra-mesraan sama mama " Ucap pak Hendra sambil mengedipkan mata ke arah Bu Maya.


" Hisssshh dasar papa " Ucap Bu Maya.


Heni langsung menaiki tangga menuju kamarnya.


" Kenapa Heni selalu dikelilingi orang-orang jahat ya pa " ucap Bu Maya menatap punggung Heni dari belakang.


" Tidak akan terjadi lagi ma, papa akan lebih hati-hati menjaga anak perempuan kita " Memeluk Istrinya.


" iya pa, mama percaya " membenamkan wajahnya ke dada bidang suaminya .

__ADS_1


__ADS_2