PUTRI CEO YANG CANTIK

PUTRI CEO YANG CANTIK
MATA-MATA


__ADS_3

Dimas terus melajukan mobilnya, tanpa Dimas sadari ada 2 mobil yang sedang mengikutinya dari belakang, Karena yang mengikutinya adalah firman Seorang mata-mata kepercayaan Hendra Wijaya, Firman juga seorang mantan polisi yang menyelidiki pembunuhan Hendro, Namun dia dikeluarkan dari kepolisian karena kekuasaan Alex Nugraha.


" Kenapa tiba-tiba perasaanku jadi enggak enak gini ya " ~Batin Dimas.


Dimas terus melajukan mobilnya hingga memasuki apartemen miliknya.


" Assalamu'alaikum ma " Ucap Dimas saat memasuki apartemen.


" Waalaikumsalam nak "


Dimas menghampiri mamanya yang sedang duduk di depan televisi.


" Ma maafin Dimas ya, Karena Dimas mama jadi ga bisa hadiri pertunangan Dion dan Rani ! " Ucap Dimas sambil memegang tangan Bu Nana.


" Husstttt ini bukan salah kamu nak, Mama yang minta maaf, karena kesalahan masa lalu, kamu dan Rani juga terkena getahnya " Bu Nana mengelus rambut Dimas.


" Semoga semua bisa diperbaiki ma " Ucap Dimas Sambil memeluk mamanya.


" Sudah sore, sana cepat mandi, para pelayan sudah menyiapkan makan malam untuk kita "


" Siap ma, kita jadi pindah rumah besok ya ma " Dimas mengingatkan mamanya.


" Iya sayang mama sudah menyuruh pelayan membereskan barang-barang kita " Ucap Bu Nana Sambil mengulas senyuman.


" Mama paling the best, Dimas mandi dulu ya ma " Dimas beranjak dari duduknya, dan menaiki tangga menuju kamarnya.


Saat Bu Nana akan berjalan menuju ruang makan, Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar.


TOK TOK TOK


" Sebentar " Ucap Bu Nana dari dalam.


CEKLEKK Bu Nana membuka pintunya.


Bu Nana sangat kaget saat melihat wajah salah satu sahabat kecilnya.


" Firman " Pekik Bu Nana saat melihat wajah orang yang ada didepannya.


" Nana, Sedang apa kamu disini, Boleh aku masuk ?? " Tanya firman.


" Harusnya aku yang tanya, sedang apa kamu disini ?? " Bu Nana mempersilahkan firman masuk ke dalam.


" Kenapa Nana ada di rumah ini, siapa Dimas sebenarnya " ~Batin firman.


" Woyy kok malah melamun sih " Bu Nana membuyarkan lamunan firman.


" Na kamu masih sama seperti dulu, Cantik & baik, pantas saja Hendro tidak bisa berpaling dari kamu " Mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


" Apaan sih, Bagaimana kamu bisa tau alamat baruku ?? " Lanjut Bu Nana.


" Apa maksudmu alamat baru, apa kamu sudah tidak tinggal di mansion Nugraha ?? " Tanya firman dengan heran.


" Tidak, aku dan Alex sudah bercerai "


Bu Nana juga menceritakan semuanya kepada firman, Karena Bu Nana yakin firman adalah sahabat masa kecilnya.


" Brengsek si Alex itu, dia sudah membunuh Hendro, dia juga menyakitimu, aku akan memberikan dia pelajaran " Firman benar-benar marah mendengar cerita Nana.


" Sudahlah, itu sudah masa lalu, Kamu sendiri bagaimana sudah nikah " Tanya Bu Nana lagi.


" Istriku meninggal na, Kamu tahu kehidupan sahabat-sahabat kita buruk semua, hanya Maya dan Hendra yang hidup bahagia " Tutur firman.


" Iya kamu benar , Semoga mereka selalu langgeng " Sahut Bu Nana.


Ditengah obrolan mereka Dimas datang menuruni tangga.


" Ada siapa ma ?!? " Tanya Dimas yang sontak membuat firman kaget, karena Dimas memanggil Nana dengan kata mama.


" Oh sayang, kenalin ini om firman, sahabat mama waktu kecil " Nana menghampiri Dimas.


" Halo om, saya Dimas " Dimas langsung menjabat tangan firman.


" Dia siapa na ? " Tanya firman pada Bu Nana.


" Apa Dimas anak Nana, berarti Dimas juga anak Alex Nugraha, Kejutan apalagi ini Tuhan " ~Batin firman.


" Boleh aku bertanya sesuatu pada kalian ? " Tanya firman menatap Dimas dan Bu Nana bergantian.


" Silahkan paman " Jawab Dimas.


" Nak kamu kekasih Heni kan, apakah Hendra sudah mengetahui semua tentang jati dirimu, Emm maksudku apa Hendra tahu kalau kamu anak Alex Nugraha ?? " Tanya firman dengan sangat hati-hati.


" Belum paman " Jawab Dimas lirih.


" Aku sudah ingin menceritakan semuanya, namun Heni melarangnya, Heni takut kalau ayahnya tidak merestui hubungan kita " Sahut Dimas lagi.


" Kamu tahu firman, Dimas memang anak Alex, tapi dia memiliki kepribadian yang sangat berbeda dengan Alex Nugraha " Bu Nana ikut menimpali perkataan Dimas.


" Iya aku tahu, Dimas pasti anak yang baik, Karena itulah Hendra menerima dia sebelum mengetahui jati dirinya, Namun saat Hendra tahu kalau Dimas anak Alex, aku tidak yakin dia akan tetap bersikap baik pada Dimas " Tutur firman dengan tegas.


" Apa kamu datang kesini membuntuti Dimas ?? Pantas saja kamu kaget saat melihat wajahku " Tanya Bu Nana penuh selidik .


" Iya na, aku juga sangat kaget saat kamu yang membuka pintu rumah ini " Jawab firman jujur.


" Aku mohon firman, jangan beritahu Hendra, biarkan dia mendengar semua ini langsung dari mulut Dimas dan Heni " ucap Bu Nana.

__ADS_1


" Baiklah aku rasa itu lebih baik, Dimas segera beritahu Hendra yang sebenarnya " Firman menepuk pundak Dimas.


" Iya om besok Dimas akan mengatakan yang sebenarnya kepada Om Hendra, Dimas menerima semua konsekuensinya "


" Berjuanglah nak " Ucap firman Sambil menepuk pundak Dimas.


" , Terima kasih om " Jawab Dimas.


" Baiklah kalau begitu, aku pamit dulu assalamualaikum " pamit firman dan langsung keluar dari apartemen Dimas .


" Waalaikumsalam " Jawab Bu Nana dan Dimas bersamaan.


" Yasudah, ayo kita makan nak " Ajak Bu Nana.


" Ayo ma " Dimas mengikuti Bu Nana dari belakang.


Setelah keluar dari apartemen firman menelfon pak Hendra .


" Halo Hendra, maaf aku kehilangan jejak Dimas " Ucap firman saat panggilan telfonnya tersambung.


" Tidak masalah, aku kasih kamu waktu 2hari, kamu harus membawa informasi yang aku minta " Ucap orang di sebrang telfon.


" Baiklah " Jawab firman dan langsung menutup sambungan teleponnya.


Setelah itu firman menyuruh anak buahnya untuk tidak memberitahu Hendra Wijaya, kalau firman berhasil mengikuti Dimas.


" Jangan ada yang berani mengatakan hal ini pada Hendra Wijaya " ancam firman pada anak buahnya.


" Baik bos " Ucap anak buah firman bersamaan.


" Semoga kehidupan Nana & Dimas tenang, dan si bajingan Alex, tunggu pembalasanku, berani sekali kau menyakiti wanita yang pernah aku cintai, bahkan aku merelakan dia bersama Hendro, tapi kau merebutnya dan juga membunuh sahabatku Hendro " ~Batin firman.


Ternyata firman pernah mencintai Bu Nana, namun dia melihat Bu Nana dan Hendro saling mencintai, akhirnya firman menikah dengan wanita pilihan orang tuanya, namun istrinya meninggal saat akan melahirkan anak pertamanya.


" Aku janji akan melindungi Nana dan Dimas, demi Hendro " Gumam firman.


" Ayo kita balik ke markas " Titah firman pada supir pribadinya.


" Baik tuan " Jawab sang supir.


Mobil firman melaju meninggalkan apartemen Dimas.


Sedangkan Dimas & Bu Nana sedang duduk di meja makan, dengan kegelisahan.


" Kenapa om Hendra menyuruh seseorang untuk membuntuti mobilku, apa om Hendra sudah mulai curiga denganku, Oh Dimas kau benar-benar sedang berhadapan dengan singa garang " ~Batin Dimas.


" Semoga Hendra Wijaya memberikan restunya untuk Dimas dan Heni " ~Batin Bu Nana.

__ADS_1


__ADS_2