
ara dan Jessy sudah sepakat untuk membuat rencana agar Jessy dan dokter brian baikan.
saat itu Jessy menelpon dokter Brian dan mengatakan bahwa dia merasa ada seseorang yang mengikutinya.
di mana kamu sekarang, baiklah aku akan segera kesana" ucap dokter Brian lewat telepon ,panik"
Jessie yang menelepon dokter Brian dengan suara ketakutan Dan panik membuat dokter brian langsung segera menemui Jessie di alamat yang telah Jessy katakan.
Jessy" ucap dokter Brian langsung mendekati Jessy" kamu baik-baik saja kan" karna takut Jessy kenapa Napa ,dokter Brian langsung memeluk jessy" jangan takut ,ada aku di sini, sekarang kamu aman, di mana orang orang yang katanya mengikutimu tadi
apa ini,rupanya dokter Brian sangat kwatir padaku, padahal dia sedang kesal padaku, tapi ternyata dia masih peduli denganku, entah kenapa saat berada di dekatnya aku merasa sangat nyaman" ucap Jessy dalam hatinya" tidak ada orang yang mengikutiku" jawab Jessy"
apa...." seketika dokter Brian melepaskan Jessy yang tadi dia peluk" tadi kamu menelpon ku ada yang mengikutimu lalu kenapa sekarang kamu mengatakan tidak ada yang mengikutimu
aku hanya berpura pura, tapi ternyata dokter Brian masih peduli padaku" jawab Jessy sambil tersenyum"
"jadi kamu membohongiku, kamu pikir ini lucu, sudahlah kalo begitu aku pergi saja"
'eh dokter tunggu,jangan pergi dulu, aku melakukan ini agar dokter mau menemuiku, aku tidak ingin kita marahan, aku minta maaf, aku mengaku salah ,aku juga sudah mengatakan pada nesya dan dokter Veve bahwa aku tidak akan membantu mereka lagi untuk mendapatkan dokter Brian"
memangnya siapa juga yang betah marahan lama lama Jessy,aku juga tidak bisa marah denganmu walau hanya satu hari, tapi kenapa dia ikut sekali saat mengatakan maaf,uhhhh sial,apa apaan sih aku ini" ucap dokter Brian dalam hatinya" kamu pikir aku akan memaafkanmu begitu saja, enak saja, kamu harus berusaha lebih keras lagi agar aku tidak marah padamu" jawab dokter Brian"
katakan, katakan apa mau dokter ,aku akan melakukannya" ucap Jessy"
kalo begitu...
namun tiba tiba saja hujan turun sebelum dokter Brian selesai mengatakan apa yang dia inginkan, kemudian dokter Brian mengajak Jessy untuk mencari tempat teduh.
mereka pun berteduh di wartel ,Jessy dan Dokter Brian masuk ke wartel yang berukuran
kecil itu.
__ADS_1
uhh kenapa hujan harus turun sekarang sih,udaranya pun jadi dingin" ucap Jessy"
lain kali jangan keluar malam menggunakan baju yang tipis, nih pake ini saja" ucap dokter Brian memberikan jaketnya pada Jessy"
lalu bagaimana dengan dokter,dokter pasti Juga kedinginan" ucap Jessy"
aku laki laki,aku pasti lebih kuat" jawab dokter Brian"
aku dan dokter Brian selalu mengatakan bahwa kedekatan kita ini hanyalah sebagai saudara,tapi ini justru malah mengarah seperti orang yang sedang pacaran" ucap Jessy dalam hatinya" dokter,bukankah ini berlebihan jika kita hanya menganggap sebagai saudara" ucap Jessy"
apa maksud mu,menurutku ini tidak berlebihan,bukankah wajar jika seorang kaki memberikan jaket pada adiknya agar tidak kedinginan" jawabnya" kenapa juga Jessy harus bertanya ini,situasi ini memang agak seperti....orang yang sedang kasmaran" ucap dokter Brian dalam hatinya"
lalu kenapa wajah dokter memerah begitu" ucap Jessy"
"hah ,tidak,wajahku biasa saja kok,jangan menggodaku seperti itu"
ahahahah iya iya aku hanya becanda" ucap Jessy"
30 menit sudah Jessy dan dokter brian menunggu di wartel ,namun hujan tidak kunjung reda, hingga akhirnya Jessie tertidur di wartel tersebut.
beberapa saat kemudian hujan pun reda, namun dokter brian tidak enak untuk membangunkan Jessy yang tertidur nyenyak, hingga akhirnya dokter brian membopong Jessie masuk mobilnya dan mengantarkannya untuk .
eh tunggu, kemarin jessy bilang kalau dia tidak lagi tinggal di rumah ayahnya, dan sekarang Jessy tinggal di apartemen mamanya, tapi aku nggak tahu dimana apartemennya Tante Reina,terus sekarang aku harus nganter dia ke mana nih" bingung"
aku tidak mungkin membawanya ke rumahku kan,walau sudah seperti saudara tapi tetap saja tidak boleh
dokter brian berusaha menelpon Tante Reina, namun karena sudah malam dan takut mengganggu akhirnya dokter Brian menelpon nesya untuk memberitahu dimana tempat tinggalnya.
dokter Brian tanya tempat tinggal ku,kenapa tiba tiba, apakah dia ingin berkunjung,tapi kan aku sedang tidak di apartemen" ucap Nesya yang menginap di rumah sakit menemani adiknya"
kemudian Nesya membalas pesan dokter brian" aku tinggal di apartemen *#*# , tapi saat ini aku sedang di rumah sakit,ara ada di sana dengan adik ku yang satunya,jika dokter Brian ingin berkunjung lain kali saja"
__ADS_1
apa ini,duhhh sepertinya aku malah membuat Nesya salah faham, dia pasti mengira aku ingin berkunjung karna bertanya alamat tinggalnya,ah sudahlah biarkan saja,aku harus membawa Jessy ke tempat temanya dulu" ucap dokter Brian"
dokter Bryan segera menuju tempat yang tadi Nesya beritahukan padanya.
loh dokter,ada apa dengan Jessy" ucap Ara" taro sini aja dok
tidak ada apa-apa ,Jessy hanya tidur" jawab dokter Brian"
tidur, tidur macam apa yang kaya mayat begini,hey Jes bangun Lo,sengaja pura-pura tidur supaya digendong sama dokter Bryan kan" ucap Ara " gila ya nih anak kalo tidur kayak batang,yaudah dokter makasih ya
iya , kalau begitu saya permisi" pergi"
pagi harinya.
kok gue tidur di sini, bentar deh ,semalam gue ketiduran di wartel,terus....
terus lu digendong sama dokter Brian dan dibawa ke sini" jawab Ara" dan masalahnya sekarang ,Nesya salah berfikir tentang dokter Brian yang nanya alamat tinggalnya,
dia ngiranya dokter bakal berkunjung ke rumah dia, tapi nyatanya dokter Brian nanya alamat tinggalnya karena mau ngantar lo, dan yang Gue heran,Lo sama dokter Brian saling mengatakan kalau kalian bersaudara, tapi menurut gue itu lebih mengarah ke hubungan antara laki-laki dan perempuan
lupain soal itu, sekarang kita harus mikir Gimana caranya supaya Nesya nggak marah lagi sama aku" ucap Jessy"
kemudian Jessy dan Ara menemui Nesya di rumah sakit.
nes ,jes ,kalian jangan marahan donk,kita ini kan sepaket, kita lebih banyak melakukan hal yang baik bersama dibanding kesalahan satu hal saja, apa kalian tahu gue jauh-jauh dari solo ke Jakarta supaya bisa kumpul sama kalian, tapi kalau kalian marahan kayak gini buat apa gue masih bertahan di Jakarta sementara di solo sana banyak banget orang yang menawari gue untuk menjadi DJ" ucap Ara"
apa yang bisa aku lakuin supaya kamu nggak marah lagi sama aku" ucap Jessy"
tidak ada,ini semua salahku, kamu sudah terlalu banyak melakukan hal baik untuk ku dan adik adiku,tapi karena aku orang yang tidak tau berterima kasih,aku malah memarahimu karna hal sepele,aku yang seharusnya minta maaf" ucap Nesya"
nah ,gitu donk baikan,gini kan enak...." ucap Ara merangkul ke dua temanya"
__ADS_1
karna hari ini adalah hari pilangya adik Nesya dari rumah sakit sekaligus hari dimana Jessy dan nesya kembali baikan,Ara pun membuat rencana untuk mampir ke cave tempat Nesya bekerja.
yesss....karna aku bisa membawa orang untuk makan di cave itu, nanti aku bakal dapet bonus dari si bos" ucap Nesya"