
masuk tahun ajaran baru di mulai.
"jadi senior itu memang menyenangkan,kau tau apa yang kemarin aku lakukan pada para junior,aku mengerjai mereka habis habisan bahkan lebih parah saat kita MOS kemarin"
"apakah mereka semua anak anak yang mudah di atur"
"tidak juga,ada beberapa yang kurang ajar, yang paling menyebalkan kebanyakan cewe,aku sampai kezal sendiri berurusan dengan mereka,namun ketika mereka melihat Suho untuk yang pertama kalinya, mereka langsung berubah jadi sok anggun meminta foto dan bergaya bebas "
Inez ,zee dan zea yang berkumpul di kantin itu tiba tiba melihat segerombolan siswa dari kelas 10 yang mengejar ngejar Suho untuk memberikan berbagai macam bingkisan.
"kau lihat itu,Suho sampai tidak terlihat "
hadehhhh... ahirnya bisa lolos,aku kapok berjalan dengan Suho, anak anak kelas 10 benar benar mengerikan" ucap Alvin yang tadinya bersama Suho dan berhasil lolos dari segerombolan para junior"
"kubilang hentikan,bisa tolong kalian semua menyingkir,jangan dekati Suho,kalian hanya membuat nya terganggu saja,bubar kalian semua"
Yose, ternyata kamu ini bisa galak ya,aku baru tau" ucap Suho"
aku memang lembut dan elegan,tapi akan akan menjadi licik ketika mereka membuatku terganggu dengan mendekati orang yang aku sukai" fikir Yose" aku seperti itu karna sepertinya kamu sangat tidak nyaman di kerumuni oleh mereka
"baiklah terimakasih,kamu sudah makan"
Suho bertanya apakah aku sudah makan,ahhhkkk dia membuatku jadi malu,dia pasti ingin mengajaku makan" Fikir Yose" belum ,ayo kita makan bersama
aku sudah kenyang,kalo begitu makanlah ini,dan ini semua untuk mu" ucap Suho memberikan aneka roti dan semua bingkisan bingkisan dari anak anak kelas 10 yang tadi mengejarnya" jangan lupa di makan,aku duluan ya
ahk menyebalkan,aku fikir dia akan mengajakku makan,kalo begitu buat apa bertanya aku sudah makan belum" fikir Yose"
di kelas 11 A.
salah satu siswa di kelas 11 A ada yang kehilangan ponsel ,saat itu guru meminta dua orang siswa untuk membantunya mencari ponsel tersebut,kemudian salah satu siswa yang mencari ponsel itu menemukannya di dalam tas milik Zee,Zee dan semua orang satu kelas pun terkejut.
"Zee,bagaimana bisa ada dua ponsel di dalam tas mu,apakah ke duanya milikmu"
"aku tidak tau yang itu milik siapa"
itu milik ku" saut pemilik ponsel"
"jadi Zee yang mengambilnya"
"wah tidak di duga ternyata zee seorang pencuri"
satu kelas langsung berfikir negatif tentang Zee.
itu akibat karna telah membuatku kezal" fikir Yose"
tidak mungkin Zee yang melakukannya" saut Alvin"
"bagaimana bisa tidak mungkin jelas-jelas ponsel itu ada di dalam tas milik zee"
"iya benar,dia pencuri"
"dia harus di keluarkan dari sekolah"
hentikan...." bentak Zee" sebodoh itukah kalian semua,aku tidak mengerti kenapa orang orang seperti kalian di terima di sekolah yang katanya memiliki kecerdasan di atas tata rata,tidak bisakah kalian berpikir, kalian lihat ini,ini ponselku" menunjukan ponselnya" dan ini ponsel yang kalian bilang aku mencuri, bagaimana bisa ponsel yang mencuri lebih bagus dan lebih mahal dari ponsel yang di curi, untuk apa aku mencuri ponsel yang tidak ada harganya ini" jawabnya dengan lantang" apakah menurut kalian ini masuk akal ,gunakan otak kalian kembali untuk berfikir
"wah benar juga ya,lihat lah ponsel milik Zee jelas lebih mahal dan bagus dari segi penjualan dan merk"
__ADS_1
"iya benar,lagipula bukankah Zee itu kaya,lalu Bagaimana bisa ponsel itu ada di tas Zee"
sudah pasti ada yang tidak suka padaku di kelas ini,lalu orang itu sengaja mengambil ponsel milik Vera dan memasukanya ke dalam tas ku agar seolah olah akulah yang melakukannya, mungkin saat ini aku tidak bisa membuktikanya,tapi lihat saja nanti,aku akan membuat orang itu mengakui kesalahannya " ucap Zee"
hiks Hua...." menangis"
loh Vera, kamu kenapa menangis ,yang penting kan sekarang ponselmu sudah kembali" ucap salah satu siswa menenangkan vera"
aku menangis karena zee mengatai ponsel ku tidak ada harganya, harga ponsel ini hampir 2 juta, orang tuaku membelikan ponsel ini susah payah Karena harganya yang mahal, tapi dengan mudahnya zee bilang ini tidak ada harganya hiks" jawab Vera"
seketika zee merasa bersalah.
emmm anu maaf, bukan begitu maksudku, ponselmu bagus kok ,harganya pun mahal, udah jangan menangis " ucap Zee dengan kaku" orang tuanya susah payah membelikan dia ponsel seharga dua juta bahkan masih kurang dari dua juta, itu sama dengan uang jajan ku sehari" fikir Zee"
Zee tidak pernah menenangkan orang sebelumnya,tapi kali ini dirinya mencoba untuk melakukan itu.
Sial,Zee memang cerdas, seharusnya aku membuat ide yang masuk akal" Fikir Yose"
jam istirahat.
"Alvin,menurutmu siapa yang membenciku di kelas"
"sulit untuk di tebak,tidak ada yang menunjukkan kebenciannya terhadapmu secara langsung, siapapun dia...kurasa itu tidak akan membuatmu terganggu kan, karna dia mencari lawan yang salah tidak , dan siapapun dia pasti orang yang bodoh"
"Bagaimana kamu tahu dia orang yang bodoh"
"buktinya... dia mengerjaimu menggunakan cara yang tidak masuk akal, dia ingin seolah-olah kamu dituduh mencuri ponsel, itu jelas lucu bukan"
"ahaha kau benar"
emmm permisi,bolehkah aku pinjam Zee sebentar" ucap zova"
apa maksud kalian ini,kau meminjamku seolah aku barang, dan kamu Alvin ,kamu menyerahkan aku seolah aku tidak berguna" jawab Zee"
"baiklah,kalo begitu aku akan mengganti ucapan ku,permisi,bisakah aku bicara dengan Zee sebentar"
engga bisa,aku sibuk" jawab Zee"
padahal sudah sepuluh bulan lebih dua hari empat puluh menit tiga detik kita aku mendekati mu, tapi kamu masih belum berubah ya" ucap yova dengan detail"
emmm daya ingatmu tinggi,kau sampai menghafal kapan kamu mulai mendekati Zee sampai detiknya pun kamu ingat,baiklah,aku akan pergi,kalian yang akur ya" ucap Alvin meninggalkan Zee dan zova"
"aku...."
jangan bertele-tele , langsung saja ke intinya" saut Zee"
apakah kamu sungguh masih belum suka dengan ku" ucap zova"
kurasa pertanyaanmu tidak penting ,waktuku terlalu berharga untuk membicarakan hal ini" ucap Zee yang kemudian bangkit untuk pergi"
eh tunggu" menahan Zee" baiklah kalau begitu kamu ingin aku bertanya apa" ucap zova"
menyebalkan sekali sih jika harus di tanya soal perasaan,tapi bicara tentang perasaan,kasian juga ya si zova,dia sampai segitunya banget,nih orang kenapa ga nyerah nyerah sih buat deketin aku" fikir Zee" emmmm nanti aku ada waktu,aku bingung ingin menggunakan waktu ku untuk apa" ucap Zee"
apakah Zee baru saja mengkode ku" fikir zova" Zee,apakah tadi itu sebuah kode
"tidak ,untuk apa aku mengkodemu,aku hanya bilang kalau aku bingung menggunakan waktuku untuk apa"
__ADS_1
"Bagaimana kalau nanti malam kita jalan"
"di rumahku ada sebuah taman seluas lapangan ,aku bisa berjalan di sana tanpa harus keluar rumah"
"kalau begitu bagaimana kalau kita nonton"
"di kamarku ada TV sebesar layar bioskop, jadi kalau aku ingin nonton ,aku tinggal menyalakan tv di rumah"
kemudian zova menawari Zee ke kafe untuk makan atau sekedar ngemil ,namun Zee menjawab bahwa di rumahnya ada lima bibi dan koki handal yang bisa membuatkan apapun yang Zee minta,zova di buat mati gaya dengan jawaban Zee dari ide yang dia berikan.
ternyata repot ya suka sama orang yang terlahir dari keluarga serba ada, ngajak ini itu semua udah biasa dan sudah ada di rumahnya, kalau gini kan gue jadi bingung mau nawarin apa lagi" fikir zova"
"baiklah , aku akan menunggu ide selanjutnya darimu, jadi jangan berhenti untuk berfikir"
kelas 11 B.
"jadi menurutmu aku mencintai Excel"
begitu lah, kamu takut kehilangan dia ,kamu care dengan dia ,kamu tidak ingin jauh dengan dia memangnya apalagi namanya kalau bukan cinta" jawab Inez" lagi pula Excel terus mendekatimu ,dia juga care padamu, kurasa dia juga mencintaimu ,sudahlah kalian pacaran saja
"begitu ya, tapi sekarang dia sudah masuk universitas, dia pasti banyak bertemu wanita cantik"
"cinta itu tidak bisa beralih dengan mudah seperti apa katamu tadi,kecuali kalo dia hanya menyukai mu"
kamu tidak boleh menyukai Excel" saut Suho" dia tidak mencintaimu,dia hanya tertarik padamu
"darimana kamu tau itu"
"dia sendiri yang bilang,kalo dekat dengan zea itu ibarat mendekati harimau "
sudahlah jangan dengarkan Suho,dia itu tidak pernah pacaran,tau apa dia soal cinta" ucap Inez "
tring tring tring tring tring tring tring tring tring
bel masuk udah bunyi,kabari aku jika kamu sudah mendapatkan ide" ucap Zee lalu ke kelas"
kemudian zova bertanya kepada zea karena mengira bahwa zea adalah orang yang paling dekat dengan Zee tentang aktivitas apa yang Zee minati.
kau masih berusaha mendekatinya meski selama dianggap tidak ada olehnya,kau ini tampan tapi kenapa bodoh sekali sih" ucap zea"
"terserahlah apa katamu,tapi ayolah beritahu aku kira kira aku harus bagaimana"
"aku sendiri juga tidak tahu ,tapi mungkin saja kamu bisa mengajaknya ke tempat sederhana yang pada umumnya di datangi para pasangan dari kalangan bawah"
"ide macam apa itu,bukankah itu terlihat seperti kamu sedang menghina mereka yang berpacaran dengan orang kurang mampu"
aku hanya memberimu saran,setelah itu kembali lagi pada urusanmu,sudahlah,aku sibuk,bye...." langsung pergi"
tempat yang umum didatangi pasangan dari kalangan bawah" fikir zova bingung"
kemudian zova melihat salah satu teman sekelasnya dan meminta ide pada temanya itu.
eh ga ,emmm....maaf nih ya sebelumnya,jadi gini...." menjelaskan"
"aku pribadi juga termasuk dari keluarga yang kurang mampu ,aku ga bisa mengajak jalan pacarku ke Moll,nonton bioskop ,makan di tempat mewah dan sebagainya, biasanya sih aku ngajak dia ke pasar kekasih"
"apa itu,dan di mana tempatnya"
__ADS_1
"pasar kekasih adalah semacam pasar malam di daerahku,saat masuk ke sana semuanya tidak menggunakan uang,melainkan koin,kalo penasaran ,coba saja ke sana"
kemudian zova memint atemanya itu mensharlokasi tempat tersebut dan mengajak Zee kesana.