
wahhh ahirnya ketemu juga,tapi kenapa kotor sekali" ucap Jessy"
anu mom itu...emmm tadi jatoh" jawab zea"
"yasudah tidak apa apa,lalu dimana Zee, bukankah tadi kalian pergi bersama"
zea baru sadar bahwa Zee tertinggal di tempat pembuangan sampah karna mencari rumah makan.
kemudian setelah mendapatkan kembali hasil USG nya,Jessy sengaja datang ke rumah sakit untuk menemui dokter Brian.
namun tibanya di rumah sakit,Jessy tidak langsung masuk ruangan suaminya seperti biasanya karena Jessy melihat di dalam ada seseorang yang bicara dengan suaminya.
lebih baik aku tunggu saja mereka selesai,dia pasti pasien nya " fikir Jessy"
beberapa saat kemudian seseorang yang tadi bicara dengan dokter Brian itu keluar ruangan nya,Jessy dan seseorang itupun saling tersenyum.
maaf ,kamu pasti menunggu ku keluar karna ingin konsultasi dengan dokter Brian kan,maaf jika lama,aku yakin tidak hanya aku saja yang saat konsultasi lama,karna pastinya pasien wanita dokter Brian lainya juga begitu ,dan anda sebagai pasiennya juga ingin berlama lama di dalam bersama dokter tampan itu kan pastinya " ucapnya menyapa Jessy"
apa maksud wanita ini" fikir Jessy" apakah anda menyukai dokter itu" tanya Jessy"
"menurut mu siapa sih wanita yang tidak menyukai nya,hampir semua wanita pasti menyukai nya,tapi hanya wanita beruntung yang telah menjadi istrinya karena dia sudah menikah,kalo begitu cepat masuklah,aku permisi"
aku baru sadar bahwa di luar sana banyak wanita yang mengagumi suamiku,tapi aku tidak boleh cemburu,aku yakin dokter Brian bisa menjaga hatinya hanya untuk ku " fikir Jessy langsung masuk ke dalam" halo honey " sapa Jessy"
"sayang, kenapa tidak bilang dulu kalo mau kemari, lagipula bukankah ini masih jam kerjamu,apa yang membuatmu tiba tiba kemari"
"memangnya kenapa,apakah aku harus membuat jadwal untuk bertemu dengan suamiku sendiri,aku datang kemari karena ingin memberimu kejutan besar"
"wah apa itu, ayolah,jangan membuatku penasaran"
"aku..."
tok tok tok
"em tunggu sebentar sayang,masuk "
"dokter,maaf mengganggu waktu anda,tapi sekarang anda di minta untuk berkumpul di ruang rapat para dokter "
"begitu ya,baiklah,saya akan kesana sebentar lagi"
dokter brian tidak mungkin tidak menghadiri perkumpulan para dokter itu,tapi dia bimbang harus bagaimana dengan Jessy yang juga ada di sana.
"sayang aku....."
"tidak apa apa,pergilah,mungkin lain kali aku memang harus membuat jadwal seperti pasien wanita mu tadi dan lainya jika ingin bertemu denganmu,aku akan pergi,aku sadar bahwa ada banyak pekerjaan yang aku tinggalkan hanya untuk menemuimu"
"Jessy pun pergi sebelum memberitahu kejutan apa yang akan dia beritahukan pada dokter Brian, dokter Brian pun juga merasa bersalah pada Jessy"
hari itu dokter Brian yang pulang lebih awal untuk bicara dengan Jessy,namun justru Jessy yang belum pulang dari kantor dan harus lembur karena ada miting untuk besok pagi,Jessy pulang pukul 10 malam,dan sampainya di rumah dia langsung tidur tanpa berbicara dengan dokter Brian.
"Jessy,kamu yakin ingin tidur sekarang,kamu tidak jadi memberitahuku tentang kejutan itu"
Jessy hanya diam .
"Jessy, apakah kamu marah"
__ADS_1
Jessy tetap hanya diam.
esok harinya.
"sayang...hari ini aku ada banyak waktu, mau jalan,atau kemana "
aku ada meeting" jawab Jessy singkat"
"kalo begitu setelah meeting"
"aku harus menemui klien"
"setelah menemui klien"
"aku ada banyak pekerjaan yang tidak bisa aku beritahu padamu satu persatu honey"
"tapi disana posisi mu direktur nya sayang,kamu bisa mengatur waktu dan jadwal sesuka kamu"
sudah berapa banyak dan sering waktu ku bekerja aku berikan untuk mu, untuk anak anak,tapi jarang sekali kamu meluangkan waktu seperti aku ,aku harus pergi" jawab Jessy dengan nada tinggi lalu pergi"
sepertinya mommy and Daddy sedang ada masalah" ucap Zee yang melihat sikap orang tuanya dari pintu kamar"
kalo di fikir fikir apa ya masalahnya,bukankah seharusnya mereka bermanja-manja karena di perut mommy ada debay nya" jawab zea"
"entahlah,memikirkannya membuat mumet,ayo sarapan dan berangkat sekolah, sebentar lagi UN untuk kelulusan"
"morning Daddy,sudah jangan di tekuk begitu mukanya,nanti Daddy tambah jelek,mungkin mommy sedang tidak mood"
"iya,mood cewe kan emang suka berubah ubah"
kemudian setelah menenangkan daddynya,Zee dan zea memiliki ide untuk datang ke JK group setelah pulang sekolah .
jk group.
owh kepalaku, sepertinya saat hamil Zee dan zea aku tidak selemah ini,ada apa dengan diriku" fikir Jessy"
halo mom" sapa zea" mommy baik baik saja kan
"hey...iya mom baik baik saja,apa yang membuat kalian kemari"
Zee dan zea datang dengan alasan meminta mommynya untuk mengisikan kartunya yang kemarin habis karna mereka gunakan untuk membayar para tukang sampah yang mencari usg yang hilang itu.
"dasar kalian ini,aneh aneh saja,kalian minta tolong saja pada Tante Luna untuk mengisinya, di kantor bisa kok"
kemudian Zee menemui Luna dan meminta tolong untuk mengisi kartunya.
sepertinya terahir aku mengisi kartu ini belum ada satu bulan,dan aku mengisinya dengan nominal yang cukup tinggi,tapi kenapa di isi lagi " ucap Luna heran"
Tante,kalo aku minta kartunya di isi ya berarti habis,Gimana sih,emang biasanya Tante ngisi kartunya gimana,ga mungkin donk masih penuh di isi" jawab Zee"
"maksudnya anak seusia kamu menghabiskan uang sebanyak itu untuk apa,kan ga ada keperluan kusus,paling jajan "
aku gunain untuk apa juga hak aku,kalo Tante kepo nih aku kasih tau, untuk boking kolam renang dalam satu jam, untuk boking timenzon satu jam, untuk bayar tukang tukang sampah tiga kali lipat" Zee menjawab hal hal semacamnya yang membuat Luna tercengang"
ya Tuhan....benar benar anak sultan,dan sejak kapan tukang tukang sampah kamu yang membayar,bukankah mereka sudah di bayar oleh negara" heran"
__ADS_1
karn...."
Zee cepat kemari,mommy pingsan..." teriak Zea dari dalam ruangan Jessy"
Luna ,Zee dan rekan kantor lainya langsung menuju ruangan Jessy ,melihat itu Luna langsung memanggil ambulan.
"Zee cepat hubungi Daddy"
"baiklah"
karna menunggu ambulan yang tidak segera datang,ahirnya ke dua putrinya itu membawa Jessy ke rumah sakit menggunakan mobil pribadi beserta supirnya.
sementara zee yang menelfon daddynya namun tidak ada jawaban,dan tibanya di rumah sakit Jessy langsung di tangani oleh dokter Veve .
dokter,kami mohon,apapun terjadi tolong mommy" pinta Zee"
jangan kwatir,Tante dan mommy berteman baik,mommy kalian pasti akan baik baik saja" jawab dokter Veve"
kemudian dokter Veve langsung membawa Jessy ke UGD,sementara zea yang mencari daddynya di ruangannya namun tidak ada,kemudian Zee bertanya pada suster yaperkumpulanng berjaga,dan suster menjawab bahwa dokter Brian sedang menghadiri seminar ,bahkan dirinya yang memberikan bahan seminar tersebut,tidak peduli Daddy nya sedang apa,zea langsung menemui daddynya di ruang seminar.
Zea dengan tidak sopan langsung memasuki ruang seminar tanpa permisi yang di dalamnya di hadiri para dokter ahli maupun yang masih dalam proses magang,tentu hal itu membuat dokter Brian dan semua yang ada di dalam ruang seminar terkejut dengan adanya Zea yang tiba tiba masuk dan kemudian mengajak dokter Brian untuk keluar ruangan.
"zea,apa yang kamu lakukan disini,lepaskan Daddy,daddy sedang berperan penting disini, keluarlah sekarang zea, Daddy ak..."
"Daddy berhentilah bicara dan ayo ikut aku,mommy pingsan dan pendarahan"
seketika dokter Brian langsung mengakhiri seminarnya dan meminta maaf kepada seluruh dokter yang menghadiri seminar,kemudian dokter Brian segera menemui Jessy di UGD dan bertepatan dengan dokter Veve yang keluar UGD setelah mengobati Jessy.
dokter Veve,apa yang terjadi pada Jessy,dia baik baik saja kan" tanya dokter Brian"
sekarang Jessy sudah tidak apa apa ,tapi jika telat sedikit saja,itu akan berakibat fatal untuk kandunganya,oh iya,kenapa dokter Brian tidak bilang kalo Jessy sedang hamil,kalo begitu selamat ya atas kemailan istri dokter Brian yang ke dua" ucap dokter veve"
tentu saja jawaban dokter Veve itu membuat dokter Brian bingung,dia sebagai suaminya bahkan tidak tahu bahwa istrinya sedang hamil.
"A apa,Jessy hamil, dokter Veve anda bicara apa"
"apa maksud dokter Brian,dokter Brian tidak tau bahwa Jessy telah hamil usia enam belas Minggu lebih tiga hari"
dengan rasa bersalah dokter Brian yang sellau sibuk sampai tidak tau bahwa Jessy telah hamil empat bulan.
uhhkkkk aku di mana" ucap Jessy yang baru sadar"
Jessy,kamu sudah bangun,apa yang kamu rasakan,kamu baik baik saja kan" tanya dokter Brian yang kwatir terhadap Jessy"
"jam berapa sekarang,aku harus meeting"
"Jessy,istirahatlah dulu dan berhentilah memikirkan pekerjaan,fikirkan bayi yang ada dalam perutmu,kamu tidak boleh egois dengan marah padaku lalu mendiamkan aku dan mengalihkan topik ke pekerjaan"
"kamu tau aku hamil"
"kenapa kamu tidak memberitahuku,aku tau kamu kezal denganku,tapi aku perlu tau kamu hamil,semarah itukah kamu denganku sampai seperti ini"
tidak memberitahu katamu,apakah kamu ingat kemarin saat aku datang ke rumah sakit dan aku bilang ingin memberimu kejutan tapi kamu malah harus mendatangi perkumpulan para dokter sehingga aku harus pulang tanpa memberikan kejutan itu,apakah kamu tau kejutan apa yang aku maksud,apakah sekarang kamu mengerti bahwa aku berusaha memberitahumu tapi kamunya yang tidak pernah ada waktu,dan kamu masih bertanya kenapa aku tidak memberitahumu,dan apakah kamu tau kalo hari ini aku berencana membuat jadwal denganmu agar aku bisa bertemu suamiku seolah aku ini pasien bukan istri " ucap Jessy dengan lantang"
kemudian dokter Brian meminta maaf pada Jessy dengan mencium tanganya dan mengakui salahnya,bahkan dokter Brian menangis di hadapan Jessy karna rasa malu .
__ADS_1