
"siapa itu Alvin, disini ga ada siapa siapa kok"
"oh engga kok,wajah kamu hampir mirip dengan seseorang yang aku kenal, lupakan soal itu,kamu gimana, gapapa kan"
"gapapa kok,cuma baju aja yang sedikit kotor"
oh yaudah kalo gitu aku ke kelas duluan ya" ucap Zee yang kemudian berbalik arah untuk keluar toilet "
ahk syukurlah , hampir aja aku ketahuan,Zee sampai bela belain masuk toilet cowo" fikir Alvin"
namun Zee tiba tiba kembali berbalik arah dan mendekati Al karna rasa penasarannya yang mengira bahwa wajah Al yang tanpa kacamata memang sangat mirip Alvin.
Alvin pun sedikit panik ketika Zee kembali ke toilet dan langsung mendekati nya.
tanpa ucapan apapun tiba tiba Zee melepas kaca mata Al dan mengacak acak rambutnya.
"eh Zee,mau ngapain ,ja jangan di lepas kacamata nya"
"udah deh diem bentar"
ckrek ckrek ckrek" suara seseorang yang mengambil foto Zee dan Al saat di toilet berdua"
apa yang kamu lakukan,
saat itupun,Zee tahu bahwa Al memang alvin, seketika Zee mengeluarkan banyak pertanyaan untuk Alvin,namun karna sudah saatnya masuk kelas untuk mengikuti pelajaran pertama,Alvin hanya menjawab" nanti saja aku jelaskan,kita harus kembali ke kelas sekarang" ucapnya sambil memakai kacamatanya kembali.
kemudian saat istirahat, Zee bertanya kembali kenapa Alvin menyembunyikan identitasnya,Alvin pun menjelaskan sesuai tujuanya.
"daya ingatmu kenapa tinggi sekali sih,aku fikir kamu lupa dan tidak akan bertanya,tapi baiklah aku akan menjelaskan,tapi sebelumnya janji untuk jangan memberitahu yang lain"
"baiklah"
kelas 10 B.
saat itu citra pura pura terjatuh di depan zea dan dengan sengaja menumpahkan jus di baju zea.
"aduh maaf ya,aku tidak sengaja"
sial,dia pasti sengaja ,tapi jika aku langsung membalasnya,aku takut kalo mereka yang ada di kelas ini akan menjauhiku, tenang zea tenang" fikir zea"
Hey jelas jelas apa yang kamu lakukan tadi sengaja" saut Inez mendekati citra"
Inez tidak apa apa,aku bisa membersihkan bajuku di toilet" ucap zea melarang Inez membalas citra"
"zea,aku tau kamu juga kezal denganya kan,kalo kamu tidak mau membalasnya biarkan aku yang membalas dia"
kamu ini sensitif banget sih,zea aja ga marah kenapa kamu yang sewot" saut citra"
kenapa kamu tidak membuat dia untuk berubah" ucap Suho"
__ADS_1
maksudmu" jawab zova"
"wanita itu kan menyukaimu,lagipula dia ga jelek kok,siapa tau setelah bersama mu dia akan berubah dan tidak menggangu orang orang lagi"
ga Sudi,gue udah fokus sama satu cewe,oh iya,Lo bilang dia ga jelek kan, kalo gitu Lo ambil aja" ucap zova yang kemudian langsung keluar kelas tanpa memperdulikan masalah cewe cewe yang ada di kelasnya"
rupanya dia masih berjuang buat Deket sama Zee" fikir Suho"
eh kalian semua ada yang tau dimana zea" tanya Excel yang datang ke kelas 10 B"
Inez memberitahu nya bahwa zea di toilet,dan Suho bertanya siapa dia,apakah laki laki itu pacarnya zea,aku sering melihat mereka berdua,dan Inez hanya menjawab tidak tau.
zea pun ke toilet untuk membersihkan bajunya yang terkena jus,dan saat itu Zee melihat nya berlari menuju toilet.
"ada apa dengan anak itu"
karna Zee penasaran,Zee pun ikut ke toilet.
uhhhh menyebalkan,dia jadi menggangguku setelah tahu kebusukannya,awas saja,aku benar benar akan membalas mu" ngomel "
"wao, jadi rupanya kamu sudah tahu kalau kau hanya dimanfaatkan, baguslah aku harap kejadian ini bisa membuatmu kembali menjadi dirimu sendiri"
"kamu benar,bahwa mereka hanya memanfaatkan aku,tapi tidak semua Temanku begitu,tidak mudah mengembalikan diriku ke sikap asliku,karna pastinya teman temanku akan merasa aneh jika tiba tiba aku berubah ,jadi jangan kwatirkan aku,aku akan lebih berhati hati memilih teman"
jadi kamu tidak membalasnya saat dia menumpahkan itu padamu,kapan kau mengahiri kebodohanmu itu,tanganku jadi gatal ingin membalasnya" ucap Zee lalu pergi"
hey Zee,mau kemana,apa yang akan kau lakukan,jangan balas dia,aku sudah punya rencana untuk membalasnya" teriak Zea,namun Zee tidak mendengarnya dan tetap ingin membalas citra"
ada hubungan apa kamu dengan zea" sapa Zee"
hah ,hu hubungan,aku dan zea anu...kita " jawabnya bingung"
apakah saat bingung bicaramu jadi gagap,tidak usah di jawab jika kau bingung, tapi perlu kamu tahu, apapun hubunganmu dengannya itu akan menjadi urusanku" ucap Zee lalu pergi sambil menepuk pundak Excel"
"Zee kemana sih,tumben banget ga ada di kelas,eh itu dia,Zee tunggu"
zova langsung mengejar Zee.
kau darimana saja,aku mencarimu daritadi,kamu membeli jus tomat,bukankah kamu tidak suka jus tomat" sapa zova"
"ya... aku memang membelinya,tapi tidak untuk aku minum,aku ingin memberikanya pada citra"
zova tersenyum" kau sakit,kamu membelikan jus tomat untuk nya"
"lihat saja nanti"
Zee masuk ke kelas 10 B dan langsung menyapa Inez dan Suho.
"Hay Zee tumben sekali kamu datang kemari"
__ADS_1
tanganku gatal ingin berbuat jahil,jadi aku datang kemari" Jawab Zee"
"Hay citra,apakah sekarang kamu. utuh uang karna tidak bisa memanfaatkan zea lagi, karna itu aku datang kemari untuk memberikan jus tomat ini padamu"
tidak perlu, aku tidak semiskin itu sampai harus menerima jus darimu,aku tidak butuh" jawab citra"
sepertinya aku mengerti apa yang Zee lakukan" ucap Inez"
memangnya apa yang akan dia lakukan" tanya Suho yang belum begitu mengenal Zee"
"Zee pasti ingin memberikan jus tomat itu dengan cara kasar sebagai pembalasan yang telah dia lakukan pada zea"
kalau kalian tahu itu Kenapa kalian tidak menghentikan dia, itu artinya kalian sama jahatnya dengan citra" jawab Suho"
"lebih baik kamu diam saja dan lihatlah, ini hanya serangan balik, seseorang yang awalnya tidak peduli dengan apapun dan sangat pendiam kini dia bangkit untuk melakukan serangan balik"
wah sayang sekali kamu tidak menerima jus tomat dariku, padahal aku sudah terlanjur membelinya,aku juga tidak suka jus tomat jadi maaf sepertinya aku terpaksa memberikannya padamu" ucap Zee menyiram jus tomat itu di baju citra"
kemudian citra berusaha membalas zee dengan mendorongnya namun zee berhasil menghindar hingga citra jatuh di lantai.
dasar sialan,kau tidak jauh beda dariku,kau sama sama psikopat" ucap citra"
ini tidak bisa dibiarkan" ucap Suho yang kemudian bangkit dan membantu citra yang jatuh itu berdiri" kamu tidak apa apa,mari ku bantu
woahhh....sang putri yang terjatuh itupun di tolong oleh pangeran yang tampan" ucap Zee"
Zee hentikan, Apakah ini caramu menyelesaikan masalah, kamu tidak lebih baik dari dia" ucap Suho"
iya kamu benar, aku memang tidak lebih baik dari dia ,karena selama ini aku sudah cukup menjadi anak yang baik, menjadi anak pendiam, menjadi anak yang sangat tidak tahu apa-apa dan tidak mau ikut campur dengan urusan orang lain ,aku bosan dengan sikapmu yang seperti itu, jadi sekarang aku ingin menjadi nakal" jawab Zee"
"kamu bosan menjadi orang baik dan berubah menjadi nakal ,apakah menurutmu itu benar"
Kenapa tiba-tiba kau jadi menceramahiku dan ikut campur urusanku ,memangnya kau ini siapa, enggak usah sok akrab denganku, Apakah kau bangga dengan berbuat baik,jika itu membuatmu senang lakukanlah dan jangan ikut campur urusanku" jawab Zee lalu pergi"
ada ya anak seperti itu" fikir Suho heran dengan sikap Zee"
Suho, terimakasih ,kamu memang sangat baik sekali" ucap citra dengan xpresi yang menyedihkan"
"iya , kalau begitu kamu perlu membersihkan bajumu "
Suho, penilaianmu terhadap si terlalu buruk, kau belum terlalu mengenalnya ,kau tidak tahu bagaimana dia dulunya, jadi jangan terlalu berpikir negatif tentangnya ,dia baik kok" ucap Inez"
baik dari mananya nez, yang seperti itu kamu anggap baik, aku tidak habis pikir Bagaimana bisa orang-orang seperti kalian berteman dengan dia, sekarang aku jadi mengerti kenapa dia tidak memiliki banyak teman" jawab Suho"
walau begitu zova masih tetap mengejar zee.
"aku benar-benar tidak mengerti denganmu, kau tahu keseluruhannya tentang diriku tapi kenapa kau ini masih tetap saja seperti magnet yang berada di dekatku,kau sungguh bodoh, berhentilah mendekatiku karena aku tidak akan bisa menjadi orang seperti apa yang kamu harapkan, tapi tetaplah berada di dekatku karena aku membutuhkan orang sepertimu, orang yang tidak menjauhiku meski tahu bagaimana buruknya diriku"
awalnya zova sedikit cemas ketika zee meminta dirinya menjauh untuk yang kesekian kalinya, namun akhirnya zova tersenyum kembali ketika Zee memintanya untuk tetap berada di dekatnya.
__ADS_1
tentu saja aku akan selalu ada didekatmu, sikapmu yang seperti itu justru membuatku semakin tertarik,jadi tolong jangan minta aku untuk menjauhimu karena aku tidak akan melakukannya" jawab zova"
oh iya, aku ingin tahu seberapa sabarnya dirimu menghadapi sikapku dan sampai kapan dirimu bertahan " jawab Zee" zova, aku beruntung mengenalmu, aku suka semangatmu yang mendekatiku tanpa mengeluh lelah dan tanpa memaksaku untuk menyukaimu juga" fikir Zee"