Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 31


__ADS_3

sepulang sekolah citra dan Dila sengaja mengikuti Yuli karna menunggu Yuli berpisah dengan teman temannya.


"yaudah duluan ya "


"oke hati hati Lo"


"semangat ya kerjanya"


yuli yang bekerja paruh waktu itu langsung menuju tempat kerjanya.


"Hay pelayan cave"


Dila menyapa Yuli dengan mendorongnya hingga terjatuh di tanah,tentu saat itu Yuli ketakutan karna sendirian.


kamu tidak boleh takut,kamu harus membalas mereka" fikir Yuli" mau apa lagi kalian,belum puas mempermalukanku pada semua teman sekolah


"sebenarnya kita sudah puas,tapi karna temanmu yang kemarin menyiram ku dan mengunggah Vidio Dila,itu membuat kami belum puas mengerjaimu"


citra mengambil tas yuli dan mengeluarkan semua isi di dalamnya lalu menginjak injaknya,namun saat menginjak injaknya,Dila melihat sebuah obat lalu mengambilnya.


"efavirenz,obat apa ini,rupanya kau penyakitan sampai mengkonsumsi obat obatan ,dasar menjijikan"


kemudian citra mensearching obat tersebut .


apa..jadi kau...kau terkena penyakit HIV" ucapnya terkejut"


kemudian dila dan citra memanfaatkan apa yang dia ketahui itu untuk menindasnya.


citra meminta Yuli agar Zee dan Inez tidak ikut campur urusan mereka maka maka citra akan merahasiakan penyakitnya itu,namun saat itu Yuli yang terjatuh di tanah mengambil segenggam pasir di dekatnya lalu melemparkan pada citra dan Dila hingga mereka tidak bisa melihat,kemudian Yuli merebut obatnya lalu pergi menghindari mereka.


kemudian di sekolah.


Zee,Inez aku mohon pada kalian jangan ikut campur dengan dengan Dila ataupun citra" pinta Yuli"


"Yuli kau kenapa,apakah mereka menindasmu saat kamu tidak bersama kita"


"bagaimana bisa kita diam saja melihatmu di usik oleh mereka, Yuli sekarang kita teman,kita harus saling membantu"


tapi semakin kalian membantuku mereka semakin kejam membalas ku,aku bukan teman kalian lagi,aku tidak akan ikut bersama kalian,jadi ku mohon jangan ini UT campur urusanku dengan Dila dan citra,biarkan mereka menjadi urusanku,aku sudah berani,itu karna kalian yang mengajariku,jadi semuanya sudah cukup sampai sini,aku bukan lagi teman kalian" ucapnya lalu pergi"


hey ada apa,aku melihat yuli berlari sambil menangis" tanya Alvin yang baru datang"


Yuli di tindas lagi oleh mereka" jawab Inez"


menurut kalian apa yang harus kita lakukan,apakah kita harus menuruti permintaan Yuli untuk tidak membalas mereka" tanya Zee"


logikanya begini,jika kita diam tidak mencampuri urusan mereka,apakah citra dan Dila bisa di percaya bahwa mereka tidak akan menindas Yuli lagi" ucap Alvin"


Hay zee" sapa zova " Hay semuanya


namun karna suasana yang serius ,tidak ada yang menjawab zova.


"apakah ada masalah,kenapa dengan xpresi kalian"


pergilah,ini tidak ada urusanya denganmu" jawab Zee"


sekarang aku ini teman kalian, jika kalian ada yang mendapat masalah aku perlu tahu dan aku juga ingin membantunya" jawab zova"


kurasa tidak buruk ,aku punya ide,jadi begini" ucap Inez" yang perlu kita lakukan adalah bagaimana caranya mengeluarkan Citra dan Yuli dari sekolah, dengan begitu penindasan yang mereka lakukan terhadap Yuli akan selesai, untuk mengeluarkan mereka sepertinya tidak sulit,zova pasti bisa membantu kita karna dia dekat dengan fajar, seperti yang kita ketahui kalo fajar siswa yang diistimewakan para guru,orang tuanya bisa mengeluarkan mereka dari sekolah, bagaimana

__ADS_1


Dila adalah pacar dari salah satu temanya fajar,apakah fajar mau membantu kita,sementara dirinya sendiri seorang penindas" ucap Al"


kita pasti bisa,soal fajar biar aku yang bicara padanya,ayo kita tos untuk melakukan rencana ini" ucap zova".


setelah selesai TOS ,Zee pergi begitu saja dan zova menyusulnya.


"kenapa kamu terus saja mendekatiku sih,aku tidak suka padamu,jadi pergilah jauhi aku"


"jika aku hanya ingin menggodamu,mungkin aku sudah mundur sejak kamu menjauhiku,tapi semakin kamu menghindari ku justru aku semakin tertarik padamu,jadi maaf jika kamu merasa terganggu,aku hanya ingin dekat denganmu,itu saja"


kau benar benar keras kepala" ucapnya lalu pergi"


"Zee ,ayolah sekali saja bicara padaku,baiklah kalo begitu ayo kita berteman saja"


seketika Zee menghentikan langkahnya" berteman,kalo di fikir fikir,dia adalah orang pertama yang mengajaku berteman, Inez ,Al,kami berteman begitu saja dengan perlahan, Yuli,dia yang ingin berteman denganku,tapi zova ,dia yang mengajaku berteman" fikir Zee sambil tersenyum"


namun Zee melanjutkan langkahnya begitu saja dan pergi.


"hadehhh lagi lagi dia menghindari ku"


namun zova tetap kokoh dengan prinsipnya,dia tidak menyerah untuk mendekati Zee meski telah di acuhkan, dan di marahi,sikap Zee yang seperti itu justru membuatnya semakin mengejar Zee.


sepertinya aku harus berusaha keras untuk mendapatkan nomornya" fikir zova"


banyak gadis yang memberikan zova ini dan itu dengan tujuan untuk mendekati nya,namun tidak satupun zova pedulikan dan fokus terhadap usahanya yang mendekati Zee,hingga suatu ketika ,zee melihat dengan matanya sendiri saat zova menolak wanita yang lebih cantik darinya.


maaf, tapi sudah ada wanita yang aku sukai, permisi" ucapnya sambil mengembalikan bingkisan yang wanita itu berikan pada zova"


dia.... benar benar bodoh,dia menolak seniornya secantik itu,dan malah mendekatiku yang tidak jelas ini" fikir Zee tersenyum"


hey...ngapain Lo ngalamin" ucap Inez mengageti Zee" Lo ngelihatin zova,ah guebtau jangan jangan lo....


"eh apa kau tau ,aku pernah menawarkan nomor mu pada zova,tapi dia menolak dan ingin berusaha sendiri,dia benar benar keren"


zova berkali kali gagal untuk mendapatkan ponsel zee,namun dia tidak berhenti di situ saja.


"Zee ,kapan kau ada waktu,ayo kita jalan"


"waktu,banyak,tapi untukmu aku sibuk, sudahlah,apa kau ini tidak lelah mengejarmu,usahamu akan sia sia"


"aku percaya dengan pepatah yang mengatakan bahwa usaha tidak akan menghianati hasil"


"terserah kau saja lah"


"Zee,apakah aku jelek,kenapa kau tidak suka padaku, itu benar benar tanda tanya untuk ku,aku heran dimana kurangnya aku sampai kamu mencampakkan aku seperti ini"


lagi lagi Zee tersenyum dengan ucapan zova dan melihat zova dari ujung atas hingga ujung kakinya" dimana kurangnya,kalo di lihat lihat kembali,tidak ada yang kurang dari fisikmu,kau tampan,keren,menarik, tapi ada satu hal yang kurang,emmmmm...kau bodoh" ucapnya lalu pergi"


hari pertama,kedua hingga satu Minggu,zova masih belum mendapatkan nomor handphon zee ,hingga suatu ketika,Zee sedikit mendapat masalah sehingga zova berhasil mendapatkan nomor Zee.


"mom,apa yang akan mommy lakukan ketika teman mommy di ganggu orang lain"


"tergantung karakter masing masing,kalo mommy tentu akan membantunya,


memangnya kenapa,bukankah katamu kamu tidak punya teman,wah apakah jangan jangan kamu sudah memiliki teman sekarang,selamat ya Zee mommy ikut senang"


"ih mommy bukan itu yang ingin aku cerita kan,awalnya aku tidak pernah bermasalah dengan anak anak lain di sekolah,itu karna aku diam,aku tidak peduli dengan urusan mereka,ada teman yang di ganggu pun aku tidak membantu,tapi sekarang,ada beberapa orang yang dekat denganku untuk berteman,kini aku mulai membantu mereka agar tidak di ganggu ,namun karna aku ikut campur urusan ya,aku jadi terlibat masalah mereka,dan Ahir ahir ini banyak sekali orang-orang yang membuatku kesal, menurut mommy bagaimana, apakah aku tetap membantu mereka yang diganggu orang lain atau lebih baik aku diam saja tidak peduli dengan hal itu"


"Zee, kamu lebih tau mana yang harus kamu bantu dan mana yang harus kamu jauhi,mana menurut mu baik lakukanlah"

__ADS_1


"baiklah,oh iya mom,aku ingin mencari udara segar dengan keluar sebentar,tidak jauh kok,hanya jalan kaki di sekitar taman"


Jessy mengizinkan Zee untuk pergi menjernihkan pikiran nya,dan menemui zea di kamarnya.


"zea, adakah yang ingin kamu ceritakan pada mom,mommy ingin mendengar masalah mu di sekolah"


aku sendiri tidak ada masalah mom,tapi Zee,dia sekarang kasar sekali,dia menyiram temanku dengan minuman,Inez juga mendorong temanku hingga jatuh,mereka jadi kompak sekali setelah berteman" jelas zea"


"Zea ,kamu itu cerdas,kamu pun bisa menilai kenapa Zee melakukan itu pada temanmu,apakah temanmu melakukan kesalahan padanya"


"Anu mom,temanku sedikit bermasalah dengan temanya Zee,dan Zee...."


"Zee membantu temanya agar tidak di ganggu orang lain,mommy sudah tau itu,Zee baru saja cerita,mommy rasa, yang di lakukan Zee tidak salah,Zee melakukan apa yang kamu lakukan,kamu pun juga tidak terima kan kalo temanmu di ganggu orang lain,kenapa kamu tidak melarang temanmu untuk jangan mengganggu teman Zee lagi,dengan begitu Zee juga tidak akan mengganggu teman mu dan masalah selesai".


"hah,aku sampai sini,huffff pantas saja aku berkeringat,ini cukup jauh,sekarang pukul 19:47,lebih baik aku pulang saja"


tanpa sadar Zee yang berniat berjalan di sekitar taman itu ,namun dirinya malah memasuki kota ,Zee pun mampir ke Alfamart di dekatnya.


Zee,Hay sudah lama ya kita tidak bertemu,sudah satu tahun lebih, bagaimana kabarmu" sapa teman Zee saat di SMP dulu"


kabarku baik" jawabnya yang langsung mengambil Aqua lalu ke kasir"


setelah membeli Aqua ,Zee langsung keluar Alfamart,namun temanya itu mengikuti nya.


kau masih sama ya ,tidak berubah,masih saja cuek denganku,coba lihat aku" menyentuh tangan Zee" lihat dimana kurangku


apaan sih,lepaskan" melepas tanganya" jangan sentuh aku,aku jijik denganmu" pergi"


saat SMP, teman laki laki zee menyatakan perasaan padanya,namun Zee menolaknya dengan ucapan yang sangat sadis,Zee menyebutkan semua yang tidak dia sukai dari temanya itu,dari Zee yang tidak menyukai rambutnya yang dia warnai,perokok,sok keren,gamers,dan sebagainya.


"sekarang aku sudah berubah,aku sudah mengembalikan warna rambutku,aku sudah berhenti merokok,berhenti nge-game,jadi tidak ada alasan lagi buat kamu menolaku"


tapi ada hal lain yang tidak aku sukai darimu" jawab Zee" jadi jangan harap aku bisa menyukaimu


Zee segera pergi setelah selesai menjawabnya ,namun temanya itu justru mengejarnya,Zee pun berlari ,namun tidak Zee duga laki laki itu lewat jalan pintas sehingga bisa muncul di hadapannya.


"untuk apa kau mengejarku, ini di perkotaan, jika aku teriak minta tolong mereka bisa saja mengahajarmu,jadi jangan ganggu aku"


"teriak saja,memangnya aku melakukan apa padamu sampai mereka menghajarku"


Zee mencoba kembali berlari namun temannya itu menarik tangan Zee.


"lepaskan "


"aku tidak mau"


"aku akan benar benar teriak jika kamu tidak melepaskanya,cepat lepaskan tanganku ,lepaskan,ini sakit..."


"lepaskan dia"


"siapa kau ,jangan ikut campur,dia pacarku"


"sejak kapan aku menerimamu,kita tidak pacaran"


"ayo ikut aku"


"aw sakit,lepaskan tanganku"


melihat laki laki itu menyakiti Zee,seketika zova langsung memukulnya dan melepaskan tangan Zee.

__ADS_1


__ADS_2