Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 20


__ADS_3

"Hay kak Araf,ada apa kaka memanggilku"


kak Araf bingung harus menghukumnya atau tidak,kak Araf sudah mendapat pesan dari para guru dan kepsek untuk tidak memarahi apalagi menghukumnya,tapi jika kak Araf tidak menghukumnya,dia tidak bisa mengajari junior lainya untuk disiplin.


hey ayo ikut kami lari,karna kamu juga tidak mengikuti mos" ucap Inez"


apa,kak Araf ingin menghukum ku karna tidak mengikuti MOS,apakah benar begitu kak" ucap Alex"


aku harus bisa tegas terhadap siswa yang tidak patuh,aku tidak boleh membedakan kasta " fikir kak Araf" iya,kamu juga harus di hukum karna tidak ikut MOS, kelilingi lapangan sepuluh kali


apakah Kaka becanda,Kaka tidak takut di tegur kepala sekolah,guru bahkan tidak akan mungkin membiarkan Kaka menghukum ku" jawab Alex" lebih baik Kaka tarik ucapan kaka,maka aku tidak akan membawa hal ini ke kepala sekolah,dan kalian berdua,sana cepat lari


"kalo kamu bisa lolos dari hukuman kak Araf kenapa kita tidak".


istirahat makan siang.


Inez dan Zee tentu mudah akrab karna mereka sejalan,sama sama berani,tidak takut dengan mereka yang berjabatan tinggi selama mereka berada dalam kebenaran,berbeda dengan Yose anak Luna dan tuan sandy yang sangat lembut itu, perbedaan itu membuat Yose tidak akrab dengan Inez dan zea yang suka membantah.


"kasihan kak Araf,kayaknya dia di panggil kepala sekolah karna cowo itu deh,bisa bisanya para guru mengistimewakan dia karna dia anak dari keluarga terpandang"


eh Hay Al,sini duduk gabung bareng kita" zea yang melihat Al duduk sendirian"


"siapa dia,kamu kenal "


"iya,dia temen aku"


"kamu kenal cowo begitu di mana,zea,aku tau kamu pengen punya temen,tapi ga aku duga dapetnya cowo kayak sarang burung begini"


ga kaget sih denger ucapan Zee yang nyelekit itu,dia bilang gitu bukan karna penampilan aku culun begini ,saat aku berdandan seperti Alvin ,dia juga tetep cuek,tetap ga ngaruh" fikir Alvin"


"Zee,kalo kamu gitu terus, kamu ga bakal bisa berubah"


"emang siapa yang mau berubah,aku akan tetap seperti ini"


udahlah,menurut gue ga masalah juga temenan sama cowo begini" saut Inez"


udah,kalian jangan ribut,aku ga akan Deket Deket kalian kok" ucap Alvin pergi"


"woy minggir Lo,bos kita mau duduk disini"


mereka yang duduk lebih dulu itupun menyingkir dan membiarkan mereka yang mendudukinya.


kamu lihat itu,ini baru masa orientasi siswa,belum masuk masa pembelajaran,tapi hal semacam itu udah terjadi" ucap Inez"


mungkin sekolah tanpa kerusuhan kurang seru kali,tapi soal itu sih aku ga peduli ,bukan urusanku,aku ga mau ikut campur" jawab Zee"


"kalo aku sih paling ga bisa lihat yang tertindas,jadi kalo ada temen yang ke Billy,gue bakal jadi orang pertama yang bakal ngehajar si pembully"


Inez dan Zee berkebalikan ,Zee akan tidak akan ikut campur urusan sekitarnya berbeda dengan Inez yang akan memperhatikan sekitar.


kalian ini ya,malah jadi kompak gitu " saut zea" aku ga mau ikut ikutan.


kemudian saat di rumah ,Zee dan zea meminta untuk tidak di antar supir pribadi dan meminta untuk membawa mobil sendiri.


"no,Daddy salah besar jika mengizinkan kalian untuk mengendarai mobil saat belum memiliki SIM ,benar kan mom"


"iya Daddy benar, kalian belum saatnya menggunakan mobil sendiri"

__ADS_1


"tapi kita juga ga mau kemana mana pake supir ,kita udah gede,kita...."


"mommy yang akan anter kalian,setelah itu mommy kerja jadi ga ada yang mengawasi kalian"


mereka pun setuju .


"oh iya, bagaimana kesan pertama di sekolah, apa kalian mendapatkan banyak teman"


Zee dan zea menjawab secara bersamaan dengan jawaban yang berbeda.


"kesan pertama di sekolah sangat menjijikan,aku benci sekolah dimana para gurunya mengistimewakan murid hanya karna murid itu anak dari keluarga terpandang, apakah itu guru yang mommy sebut bijak,apakah dulunya mommy and Daddy juga begitu saat sekolah disana"


"Zee,ayolah rendahkan nada bicaramu"


"di tambah lagi ada murid bodoh yang rela merubah dirinya hanya karna ingin mendapatkan teman"


apa maksudmu zee " ucap Jessy"


aku lelah,aku ingin istirahat" ucap Zee langsung ke kamar"


hari berikutnya adalah hari pembelajaran, pertama kalinya Zee dan zea berbeda kelas ,Zee satu kelas dengan Yose dan Alvin di kelas 10A dan Inez satu kelas dengan Zea di kelas 10B.


aku akan segera ke kelas ,semoga di kelas mu menyenagkan" ucap Zee"


iya, kamu berbaiklah dengan teman sekelas mu" jawab zea" semoga kamu bisa akrab dengan mereka


aku bukan kamu yang membutuhkan teman,fikirkan dirimu sendiri,jangan jadi penurut apalagi bodoh karna keinginanmu yang ingin punya teman" zee yang langsung pergi ke kelasnya"


sudahlah,ayo kita juga ke kelas" ucap inez mengajak zea ke kelas".


Yose sudah sejak SMP berada di sekolah tersebut bersama fajar,hingga Yose hapal bagaimana kelakuan fajar yang semena mena itu karna para guru membiarkanya.


cih,kenapa bisa aku di kelas ini,melihatnya saja sudah membuatku ingin muntah" fikir zee yang melihat dirinya satu kelas dengan fajar" pak,bolehkah saya pindah kelas" ucap Zee"


"memangnya ada apa,kelas lain sudah penuh,ayo sekarang duduk"


tidak ada pilihan ,mau tidak mau Zee tetap di kelas tersebut.


hari pertama tentu belum pelajaran sungguhan,guru membiarkan semua kelas untuk bersosialai,memberikan pengumuman pengumuman penting mengenai wakil kelas,mata pelajaran dan sebagainya.


seperti biasa,Zee tidak berusaha mengakrabkan diri dengan teman satu kelasnya,dia justru lebih menyukai aktivitas aktivitas yang dia sukai seperti menggambar dan menulis cerita karangan miliknya,berbeda dengan zea yang sekarang mudah akrab dengan teman sekelasnya karna dirinya yang sekarang murah senyum,ramah,lebih sedikit lembut,tidak terlalu cuek, tidak tertutup dan peduli sekitar, banyak perubahan yang zea lakukan demi keinginanya mendapatkan teman .


di kelas Inez dan zea baik baik saja,mereka ramah dan saling menyapa dan tidak ada murid menyebalkan seperti di kelas zee.


para murid di kelas 10A pun juga saling mengakrapkan diri dan berteman baik,fajar dan ke tiga temanya itu pun juga tidak menggangu siswa lain dan memilih bermain basket di dalam kelas untuk mengisi ke kosongan ,namun tiba tiba saja bola basket yang mereka mainkan itu meleset ke arah Yose.


ahkk ...aduh " Yose yang mengeluh"


oh maaf,kita sengaja" ucap salah satu teman fajar" bisa tolong bawa kemari bolanya


Yose pun membawakan bola tersebut untuk nya karna jika Yose menolak,sudah pasti masalah akan terjadi.


dasar ****,udah tau di lempar dengan sengaja malah di ambilin bolanya" fikir Zee"


sepertinya kelas ini ga bakal tenang " fikir Alvin"


ini bolanya " menyodorkan bola tersebut"

__ADS_1


terimakasih, kau terlihat cantik" jawabnya menyentuh tangan Yose"


ini benar benar membuatku tidak nyama, padahal dia yang di goda tapi kenapa aku yang kezal" fikir zee"


fajar dan teman temannya itu tidak sekali dua kali sengaja melemparkan bola ke temanya,namun berkali kali,melihat Zee yang diam dan tidak peduli itu membuat mereka tertarik untuk melemparkan bolanya ke Zee.


wah maafkan kami mengganggumu yang asyik menulis" ucap salah satu teman fajar"


namun dengan santay zee mengambil bola itu dan menusuknya dengan Carter hingga kempes dan mengatakan " uuuppsss maaf aku tidak sengaja"


"hey apa yang kau lakukan,fajar,lihat dia membuat bola kita kempes"


minta saja dia untuk membelikan tiga bola dan meminta maaf padaku" jawab fajar"


kemudian salah satu teman fajar itu mendekati Zee.


"Hey ,cepat minta maaf pada bos kami lalu belikan tiga bola "


kenapa tidak bos kalian saja yang membeli bolanya,dia kaya raya kan,harga bola pastinya sangat kecil untuk nya,aku tidak punya uang untuk membeli bola,aku ini hanya anak dari keluarga yang tidak mampu" jawab Zee"


aku tidak pernah melihatnya berkata dengan nada lembut seperti itu" fikir Alvin"


aku harap Zee tidak membantah dan menuruti keinginannya" fikir Yose"


baiklah,kamu cukup meminta maaf padaku,lalu kamu akan aman" jawab fajar"


kemudian Zee bertanya atas dasar apa dirinya harus meminta maaf padanya,fajar mengatakan karna Zee telah merusak bolanya.


"aku sudah minta maaf karna merusak bolamu,jika aku menuntut maaf darimu bukankah seharusnya kalian yang minta maaf lebih banyak atas kelakuan kalian, yang pertama,kalian harus minta maaf karna telah bermain bola di kelas,inget ini bukan lapangan ,yang ke dua kalian harus minta maaf karna sengaja melemparkan bola ke teman sekelas,yang ke tiga kalian harus minta maaf karna karna membuat pensilku jatuh karna bola yang kalian lemparkan,aku akan meminta maaf padamu atas satu kesalahan yang membuat bolamu tidak,dan kamu juga harus minta maaf untuk semua kesalahan mu, bagaimana"


"bicara apa sih kamu ini,kalo mau khotbah sana di gereja,pake mix biar lebih keras"


emm tolong maafkan temanku,dia memang sedikit aneh, Zee ayo kembali ke tempat duduk mu" ucap Yose yang berusaha menyudahinya"


"wah dia ini keras kepala ya"


"sudah di kasih tau jangan melawannya malah seperti itu"


"wah dia berani sekali, sepertinya dia tidak tau siapa fajar"


menyebalkan,aku benar benar kezal jika harus berurusan dengan anak anak seperti mereka" fikir Zee" aku tidak ingin terlibat banyak urusan denganmu,cukup sampai disini saja ,kau urusi dirimu dan aku urusi diriku,kamu tidak perlu meminta maaf atas kesalahan yang aku sebutkan tadi,dan aku akan mengganti bolamu


saat itu juga,Zee menelfon seseorang untuk mengirimkan tiga puluh bola ke sekolahnya.


"untuk apa bola sebanyak ini non"


untuk memberi pelajaran pada seseorang"


kemudian Zee masuk kelas membawa tiga puluh bola dan melemparkan bola itu ke fajar dan tiga temannya.


"hey,apa yang kau lakukan,hentikan"


"ahk ini sakit,hentikan melempar bolanya"


"dasar anak itu,hentikan sekarang"


masih ada beberapa bola,dan ini untuk kalian semua,tunggu sebentar dan terima ini,bug ,bug,bug" zee yang terus melemparkan bola bola itu hingga habis" sudah selesai,itukan yang kalian inginkan,aku mengganti tiga bola,aku rasa tiga terllau sedikit jadi aku membeli tiga puluh bola,silahkan bermain

__ADS_1


__ADS_2