
rumah.
mikir apa sih kamu, daritadi bengong aja,lagi ga ada ide buat nulis ya" ucap zea"
"menurut mu zova itu gimana"
"oh jadi kamu mikirin dia,kamu udah mulai suka sama dia beneran kan,udah deh ngaku aja, kalau zova sih enggak usah dipertanyakan lagi ya, Dia itu orangnya gila sumpah bodoh banget, gimana nggak bodoh coba,coba aja mikir siapa sih cowo yang tahan sama sikap kamu dan bertahan selama itu buat cewe kayak kamu,kalo di fikir fikir apa sih keistimewaan mu,ga ada,tapi dengan bodohnya si zova bisa jadi bucin karena kamu,selain bodoh dia itu cakep juga kok,dan ini yang paling penting,dia itu bisa setia,kalo ga nih ya,dia ga mungkin tetep milih kamu sementara dia itu di kelilingi cewe cewe kelas atas yang parasnya lebih cantik dan menarik dari kamu"
apa sih,gausah sok tau deh,kayak udah pernah pacaran aja, tapi bukan itu yang ingin aku tanyakan padamu, jadi gini..." menjelaskan"
tadi siang saat Zee bersama zova.
"Zee,tolong beri aku kepastian agar tidak bersikap bodoh terus menerus,aku butuh jawabanmu "
semua yang zova katakan benar,anak seusianya bisa bertahan selama ini untuk satu wanita ,lalu jawaban apa yang harus aku berikan untuk nya" fikir Zee"
kemudian Zee meminta waktu untuk menjawab pertanyaan zova tersebut,dan zova mengiyakannya sampai hari besok.
hari berikutnya.
Zee menepati janjinya untuk memberikan jawaban kepada zova.
"aku ga tau harus jawab apa meski kamu sudah memberiku waktu untuk berpikir,zova, aku tidak tau apakah aku juga menyukaimu atau tidak,yang jelas,aku tidak mau kamu kenapa Napa,aku care sama kamu,kamu berharga bagiku,aku ga mau kita jauh,aku tidak bisa memastikan bahwa itu sebuah rasa suka,karna jikapun aku juga menyukaimu,kita tidak bisa pacaran sekarang,aku tidak mau pacaran di usia dini,itu tidak berguna,aku menghargai perasaan mu,aku tidak bisa memaksamu untuk terus mendekati ku dan bertahan untuk ku,tapi jika kamu mau,bersabarlah sebentar lagi,maka aku akan memberikan jawaban pasti untuk mu saat kita sudah masuk universitas nanti"
baiklah,aku akan menunggu waktu itu tiba,aku tidak akan berhenti begitu saja setelah tiga tahun berusaha" jawab zova"
zova,aku akan memberikan jawaban yang pasti nya tidak akan membuatmu kecewa karna sudah bertahan untuk ku selama itu,tunggu waktu itu tiba,aku akan membayar pennatian mu nanti dengan jawaban yang tidak akan mengecewakan" fikir Zee" sudahlah lupakan soal perasaan,ayo kita ke kantin berkumpul dengan yang lain.
Zee dan zova yang datang ke kantin berdua itu tentu membuat yang lain menggoda mereka.
apasih kalian ini,apakah tidak ada topik yang lebih menarik untuk di bahas,kalian membuat mood ku buruk saja" ucap zee"
duduklah,aku akan membuat mood mu menjadi lebih baik" ucap zova"
tuh kan gimana kita ga baper coba,yang katanya ga pacaran tapi udah bikin nyaman" saut Inez"
udah lah Nez,nanti dia benar bener marah loh" ucap Alvin" kita sudah memutuskan untuk masuk di universitas yang sama agar kita tetap bisa berkumpul seperti ini, kalo boleh tau kalian ingin masuk jurusan apa
Zea yang hobi memasak itu masuk jurusan tata boga ,sama dengan Alvin yang juga berniat untuk masuk ke jurusan tata boga.
"wah baguslah ,aku jadi ada temanya Kalo gitu,yang lain gimana nih"
Inez menjawab bahwa dirinya ingin menjadi pemusik ,Zee menjawab bahwa dirinya ingin menjadi apapun asalkan bukan pengusaha.
__ADS_1
kalo Suho sih ga perlu di tanya ya,masa depannya udah cerah" ucap Alvin"
tapi aku tidak ingin menjadi model ,aku tidak ingin bekerja di bawah agensi, terlalu banyak aturan ,kehidupan terllau terbuka karna diliput oleh media,aku lebih berkeinginan menjadi bos ,entah bos apapun itu yang jelas aku tidak ingin bekerja di bawah aturan orang lain" jawab Suho"
tunggu,kalo zea ingin masuk ke jurusan tata boga,Zee tidak ingin menjadi pengusaha,lalu siapa yang akan menjadi penerus jk group"ucap Inez"
zeo,kini usianya udah hampir tiga tahun,sekarang dia tinggal di Australia untuk belajar bisnis secara kusus bersama chen,dia adalah satu satunya anak laki laki dari penerus jk group.
rumah.
malam itu Jessy dan dokter brian melakukan panggilan Vidio call dengan zeo yang sedang di Australia bersama Chen,anak yang baru berusia tiga tahun itu di sekolahkan di sekolah kusus untuk mempelajari tentang bisnis ,zeo tentu senang senang saja berada di manapun karna belum mengerti banyak hal.
"dimana Kaka mom,aku rindu bertengkar dengan mereka"
"kamu seperti tidak tau saja Kaka kakamu itu, sebentar ya mommy akan panggilkan".
empat bulan kemudian.
zee, zea,Suho,Alvin dan Inez di terima di universitas yang sama meski mengambil jurusan yang berbeda.
aku ,Zee zaquin,entah apa yang membuatku mengambil jurusan kedokteran,saat memilih jurusan apa yang ingin aku masuki,bagiku semua jurusan tidak ada yang menarik karna aku masih belum tau ingin menjadi apa kedepannya, sampai sampai aku berfikir untuk tidak kuliah saja dan fokus terhadap novel,tapi itu bukanlah pilihan untuk masa depan melainkan sampingan atau hobi untuk mengisi kekosongan,jika pun aku memilih untuk menulis setidaknya aku harus bisa menjadi novelis,namun menulis saja aku masih jarang jarang,karna bingung masuk ke jurusan apa ,ahirnya aku memilih profesi Daddy di banding profesi mommy.
mereka yang keterima di universitas Indonesia itu merayakan acara makan makan di sebuah resto.
umur berapa kau ini sudah bermain ke klub malam yang jelas jelas itu tempatnya orang orang dewasa yang nakal" jawab zea"
ternyata kau tidak ada bedanya dengan orang lain,kalo klub malam itu hanya di isi orang orang yang nakal,itu artinya ibuku bukan orang yang baik donk" jawab Inez"
eh bukan begitu,Tante Ara kan disana sebagai DJ" jawab zea"
begitu lah,orang akan menganggap ibuku baik ketika tau dia hanya sebagai DJ,tapi orang akan menganggap ibuku buruk ketika tau ibuku bekerja di klub malam,kita tidak bisa menilai baik buruknya orang yang ada di klub, seperti kita,kita akan datang ke klub bukan untuk hal yang kotor,disana kita hanya mencari suasana baru " jelas Inez"
Inez benar,aku tidak pernah datang ke klub malam,aku jadi penasaran seperti apa sih disana" saut Zee"
aku ikut saja lah" jawab alvin"
yasudah ayo kita berangkat sekarang" saut Suho"
mereka datang ke klub tempat Ara bekerja.
disini aku kenal banyak orang,tidak bisa aku sebutkan satu persatu karna hampir semua mengenalku anak dari seorang DJ" ucap inez"
Hay nez,udah jarang Lo kesini sekarang" sapa salah satu teman inez "
__ADS_1
iya, tergantung mood nih" jawab inez"
"yaudah duluan ya"
oke,dia Lexi,penari striptis di klub ini" jelas inez"
"pe penari striptis, kok mau ya nunjukin tubuhnya ke banyak orang"
siapa juga yang mau,ya itu kerjaanya biar dapet uang,uang itu mengalahkan rasa malu bagi mereka yang kekurangan" jelas Inez"
Nez toilet sebelah mana" ucap zea"
"dari sini lurus aja nanti belok sebelah kiri nah di pojok situ"
toilet di klub itu bersebalahan dengan sebuah ruangan ruangan kamar yang di dalamnya orang orang yang menjual diri kemudian di beli oleh laki laki yang membutuhkan,saat itu zea melewati kamar yang pintunya sedikit terbuka,karna rasa penasaran,zea sedikit melihat tempat apakah itu,namun zea justru melihat pemandangan buruk yang sangat tidak mengenakkan.
hah,ya tuhan...maafkan aku yang berdosa karna tidak sengaja melihat itu" fikir zea yang langsung mengalihkan pandangannya"
Hay, berapa usiamu,kau terlihat masih sangat muda,mau mencobanya denganku" sapa salah satu laki laki yang menggoda zea"
zea merasa di lecehkan oleh ucapan laki laki itu dan membuatnya kesal sehingga zea meludahi laki laki tersebut sambil berkata "tidak Sudi"
sialan kau beraninya meludahiku plak" laki laki itupun menampar zea"
ahhhhkkk awalnya aku ingin melupakan ucapanmu tadi setelah aku meludahimu,tapi pipi ku terasa panas,jadi maafkan aku jika akan membuatmu menyesal dengan apa yang sudah kamu lakukan padaku" ucap zea"
"memangnya apa yang bisa dilakukan anak kecil seperti mu hah,mau bilang ke ibu Lo,ayo telpon dia suruh datang kemari"
awalnya aku tidak ingin melakukan itu,tapi karna kamu sendiri yang memintaku untuk memberitahu ibu,baiklah,akan aku lakukan" jawab zea" dan setelah itu hidupmu akan tamat karna berurusan dengan orang yang salah" fikir nya"
saat itu juga,zea menelfon Jessy yang sedang ada miting,namun Jessy memprioritaskan panggilan telepon dari anaknya walau kadang anak anaknya menelfonya untuk hal yang tidak penting,di tengah tengah mitingnya,Jessy meluangkan waktu untuk menerima panggilan telepon dari zea.
apa, baiklah,tunggu mommy,mommy akan segera kesana" jawab Jessy lewat telepon"
kemudian Jessy meminta Luna untuk menggantikan nya memimpin miting dan Jessy segera datang menemui zea,zea menelpon Jessy dengan menangis dan berkata" mommy,ada seseorang yang berusaha melecehkan ku, aku tidak terima mom,mommy harus menuntutnya,selain itu dia juga menamparku,pipiku rasanya sangat perih mom, hiks" tentu kata kata zea itu membuat Jessy bertindak langsung membawa polisi.
zea kok lama banget sih,tuh anak pup atau ketiduran coba" ucap Zee"
seketika Inez baru sadar bahwa toilet nya bersebelahan dengan tempat permainan kotor .
aku susul zea ke toilet dulu" ucap Inez bergegas menuju toilet"
Suho,Alvin dan Zee tentu saja ikut panik dan mengikuti Inez"
__ADS_1