Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 22


__ADS_3

kamu ngapain malah masuk kamar ku duluan, aku risih ya kalau kamar aku dimasukin oleh kuman


hello... yang kuman itu kamu ,kemaren tuh kamu nggak ada di rumah, rumah ini tenang banget sekarang kamu kembali semuanya jadi berantakan


Jessy tidak menghiraukan dara dan langsung masuk ke kamarnya, kemudian Jessi emosi tingkat dewa ketika tahu bahwa barang-barang dara ada di kamarnya.


apa-apaan ini maksudnya, jawab*bentak*


karena aku pikir kamu nggak akan kembali lagi ke rumah ini jadi daripada kamar sebesar ini kosong ya aku tempatin*jawab dara*


disinilah perdebatan di mulai,Jessy yang sedang emosi dan dara yang tidak mengaku salah, keduanya sama-sama keras kepala hingga akhirnya mereka berkelahi di kamar Jessy, mereka saling mendorong ,saling menjaga rambut, hingga akhirnya keributan mereka pun didengar oleh tukang bersih-bersih di rumahnya.


ya Tuhan, Ada apa lagi ini... nona Jessy dan nona dara ini benar-benar ya, lebih baik aku tonton saja mereka dulu siapa ya kira-kira yang menang


bi Sur,kamu ngapain disini*tanya bi ita*


emm....


kemudian bi Ita melihat ke arah yang di lihat bi sur.


ya Tuhan nona jessy dan nona dara,kenapa cuma di lihatin aja bi,ayo kita lerai


eh jangan,nanti malah kita yang kena marah ,mending biarin aja


yaudah kalo gitu aku lapor tuan dulu


bi Ita langsung melaporkan pada Chen bahwa Jessy berkelahi dengan dara, kemudian Chen langsung naik ke lantai empat,kamar Jessy.


hentikan hentikan,kalian ini apa apaan sih,baru juga tadi kalian baik baik saja di bawah,kenapa jadi begini


dara,kami jangan gitu sama Jessy ,Jessy kan baru pulang*ucap Belinda*


dia dulu ma yang dorong aku*ucap dara*


Jessy apa benar kamu mendorong dara *ucap Chen*


iya,aku mendorongnya karna dia menempati kamarku,bukankah papa sudah memberikan dia kamar sendiri*ucap Jessy* dan lebih parahnya lagi kenapa papa mengizinkan kuman ini menempati kamarku


papa tidak tau sayang


bagaimana bisa papa tidak tau,papa kan di rumah,bukan di goa*ucap Jessy*


papa tidak memperhatikan ,Jes,papa ini sibuk dengan pekerjaan


sudah lah Jessy,maafkan dara,dia kan hanya menempati kamar mu bukan merusaknya*ucap Belinda*


yasudah kalo gitu kalian berdua bersihkan kamar ini ,agar tidak ada kuman yang menempel*ucap Jessy*

__ADS_1


apa, Kenapa kamu tidak menyuruh orang yang bertugas untuk membersihkan rumah *ucap dara*


karena kalian yang mengotori kamarku ,jadi kalian yang harus membersihkan kamar ku juga


dara, sebenernya kenapa kamu tidur di kamar Jessy*tanya Chen*


karena kamar jessy fasilitasnya lebih lengkap pa dan lebih besar dan luas jadi aku juga ingin tidur di kamarnya*jawab dara*


Jessy... tidak apa lah nak,toh dara hanya ingin menikmati kamarmu


ga bisa pa, pokoknya aku minta kamarku dibersihkan malam ini juga


ya sudah Papa panggilkan Bu Sur ya


nggak,bi Sur udah capek kerja seharian di rumah sebesar ini,kalo berani ngotori yang berani bersihin donk


yaudah yaudah mas,biar aku sama dara yang bersihkan ucap Belinda*


mama....*ucap dara kezal*


sudah dara ,ayo kita kerjakan ya.


hari berikutnya.


wah aku rasa wanita yang waktu itu di halte itu adalah orang gila yang kita cari,berambut panjang,berkulit bening


melacak apa,dia tidak meninggalkan jejak apapun


hei ,aku ini tidak bodoh ,kalau aku bodoh aku tidak mungkin menjadi seorang detektif


perusahaan jk group.


Luna,segera kumpulkan semua karyawan yang ikut mensurvei lokasi di hari Jumat di ruang miting


baik nona.


Jessy yang sengaja mengumpulkan semua bawahannya untuk membahas soal hasil survei lokasi.


saya ingin meminta perwakilan dari salah satu kalian untuk maju kedepan menjelaskan hasil survei yang kalian lakukan kemarin,silahkan*ucap Jessy*


kau saja


tidak lah,kamu saja


ayo kamu saja yang maju


cepat kamu

__ADS_1


brak*menggeprak meja*


saya meminta alian untuk maju ke depan bukan saling menunjuk, hanya untuk menjelaskan apa susahnya tapi kenapa kalian malah saling menunjuk*tegas Jessy*


biar saya yang menjelaskan hasil survei nya *ucap Bima*


silahkan...


setelah Bima menjelaskan apa yang di minta Jessy,Jessy pun memintanya untuk kembali duduk .


pertanyaan saya ,apakah berkas tersebut memang benar-benar hasil survei tanpa ada rekayasa


tentu saja.


setelah miting di bubarkan,Jessy langsung mengecek semua data karyawan yang ikut tersangkut dalam urusan survei,yang pertama kali Jessy curigai adalah Bima.


Jessy,tumben sekali kamu datang ke ruangan ku,ada perlu apa*tanya Bima*


aku mau pinjam laptop mu sebentar, punyaku sedang eror*ucap Jessy*


apakah dia bisa di percaya, bukankah seharusnya barang milik seorang direktur itu tidak semudah itu untuk error*ucap Bima dalam hatinya* tapi Jessie aku sedang ada hal penting, jadi minjam saja pada yang lain*jawab Bima*


sepertinya dia tidak ingin data-datanya aku ketahui, hal ini membuatku semakin curiga kalo dia lah pelakunya*ucap Jessy dalam hatinya* aku ini atasan mu,aku berhak meminjam laptop siapapun yang aku mau, pekerjaan ku itu lebih penting dari pekerjaan mu,cepat minggir


ah baiklah nona Jessy yang terhormat*bangkit dari kursinya*


tidak ada yang mencurigakan, tunggu,kenapa yang ini tidak bisa di buka*ucap Jessy dalam hatinya* Bima ,Kenapa kau memberikan sandi pada berkas ini ,aku minta buka kan kincinya


itu berkas-berkas ku ,jadi kau gunakan saja laptopku untuk pekerjaanmu, kau tidak berhak membuka data miliki


oh jadi kau tidak mau membukanya, baiklah aku bisa membawanya ke seseorang yang pintar untuk membuka kunci


eh apa yang kau lakukan,duh Jessy kau ini ya, ya sudah sini aku bukakan


ternyata berkas yang Bima berikan kunci itu adalah diary miliknya.


hah apa ini,aku melihat wanita yang sangat cantik ,aku berusaha untuk mendekatinya tapi dia menganggapku kurang ajar hingga akhirnya aku mendapat sebuah tamparan,ahhaahhah apa-apaan kau ini


membaca buku diary Bima Jessie pun tertawa terpingkal-pingkal.


sebenarnya kau ini mau apa sih pada laptop ku ,kalau sudah tidak ada yang penting sana keluar, jangan menertawakan aku seperti itu


oh baiklah aku akan keluar dari ruangan mu, ahahahah dasar bucin*ucap Jessy*setidaknya aku merasa lega karena bukan Bima yang melakukannya*ucap Jessy dalam hatinya* oh iya aku lupa mengatakan sesuatu ,aku ingin mengajakmu bekerja sama


bekerja sama apa, bukankah selama ini kau selalu ingin bekerja sendiri tanpa sepengetahuanku, bahkan disaat Papa menyuruhku untuk ikut membantu bekerja kau tidak mau, lalu kenapa tiba-tiba kau mengajakku untuk bekerjasama ,sebenarnya kau punya rencana apa sih*tanya Bima*


Jessie menjelaskan pada bima bahwa terjadinya penggelapan dana sebesar dua miliar.

__ADS_1


karena saat itu kamu mengikuti survei nya jadi aku rasa kamu bisa membantuku ,kau tidak pintar sih tapi aku rasa kau juga tidak cukup bodoh.


__ADS_2