Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 57


__ADS_3

"oh hari ini ada seminar rupanya"


"benar dokter,ada dokter baru dari bidang syaraf yang memberikan seminar di hari pertama nya"


"oh begitu rupanya"


bahkan dokter Brian pun tidak tau bahwa dokter baru itu adalah putrinya.


kemudian saat dokter Brian menuju ruangan dan tidak sengaja bertemu dokter Veve yang memberinya ucapan selamat atas putrinya yang telah berhasil menjadi seperti dirinya,dokter Brian yang tidak mengerti apa apa itu pun bingung mendengar penjelasan dokter Veve.


Zee memberikan bahan seminar di hari pertamanya masuk kerja ,hal itu dia lakukan sebagai perkenalan dan penyambutan untuk para dokter baru sesama dokter ahli syaraf.


" sekian penjelasan yang bisa saya berikan pada seminar kali ini, saya Zee zaquin dokter baru di bidang syaraf mengucapkan terimakasih,saya mempersilahkan bagi semua para dokter yang ingin mengajukan pertanyaan "


Zee menyampaikan bahan seminar nya dengan sangat percaya diri bukan karna ingin dia tunjukan pada daddynya yang juga berada di rumah sakit yang sama, melainkan karena ingin membuktikan pada dokter Yogi ,bahwa semua ajarannya tidak sia sia.


"kurasa wajahnya tidak asing,apakah dia baru pertama datang ke rumah sakit ini"


"entahlah,aku juga tidak tau"


ada salah satu dokter yang mengajukan pertanyaan untuk zee,namun bukan tentang ilmu kedokteran,melainkan bertanya tentang berapa usia Zee.


"maaf,saya tidak bisa menjawab pertanyaan pribadi,jika tidak ada pertanyaan lain,permisi"


"tunggu, sepertinya sangat tidak sopan jika seorang dokter yang baru saja bergabung langsung meninggalkan tempat seminar sebelum di bubarkan"


kalo begitu saya membubarkan acara seminar nya sekarang, permisi" ucapnya lalu pergi"


namun saat itu dokter brian menunggu Zee selesai seminar untuk meminta penjelasan mengenai semuanya.


"Daddy bahkan tidak tau kalo aku sudah lulus magang untuk mengambil spesialis syaraf,Daddy tidak melihat bagaimana aku tumbuh dewasa, bagaimana aku berusaha belajar dari nol"


"bukan begitu Zee,kamu merahasiakan semuanya dengan baik,Daddy tau menjadi dokter bukanlah perkara yang mudah hingga se....."


permisi dokter,anda sudah di tunggu di ruang operasi dari tiga menit yang lalu" sapa salah satu dokter"


"iya,saya akan segera kesana"


lebih baik Daddy selesaikan dulu pekerjaan Daddy, baru setelah itu kita bicara" ucap Zee lalu pergi".


walau pun sudah menjadi dokter,Zee masih tetap belum bisa merubah sikapnya yang cuek,dingin,dan tidak mudah bersosialisasi,dokter yang seharusnya ramah dan menyapa orang di sekitarnya entah itu dokter lain, perawat,atau siapapun ,namun Zee berjalan biasa saja dengan kaku tanpa melihat ke arah lain.


hingga mereka para suster dan medis beranggapan buruk tentang Zee , mereka yang kerap disapa oleh para dokter yang melewatinya pasti tersenyum,kini berbeda dengan Zee.


"dokter baru itu kaku sekali,padahal senyum kan tidak mahal,tapi kenapa susah sekali melakukanya"


"entah kenapa wajahnya tidak asing,dia seperti sudah kerap datang ke rumah sakit tapi tidak sebagai Dokter"


"sudahlah jangan campuri urusan mereka,ayo kita kembali bekerja".


beberapa saat kemudian,Zee mendapat pesan dari zea bahwa dirinya harus datang di acara pembukaan cave baru milik suho nanti malam.


tepat,kalo begitu aku sekalian saja meresmikan acara pembukaan cave milik Suho sekaligus acara peresmian atas ku yang sudah menjadi Dokter" fikir Zee"


tok tok tok.


"masuk"


"Zee, mari kita bicara baik baik semua ini ,Daddy ga mau kesalahfahaman ini semakin ga karuan"

__ADS_1


"ayo saja,ayo kita bicara ke kantin,aku akan mentraktir daddy"


dokter Brian dan Zee menuju kantin secara bersamaan,banyak sekali yang menyapa dokter Brian karna dokter Brian sendiri terkenal sebagai dokter yang sangat ramah,murah senyum,intinya kebalikan Sifat dengan Zee.


sepertinya Daddy sudah terkenal ya di rumah sakit ini,hampir semuanya menyapa Daddy seolah Daddy ini pejabat penting" ucap Zee"


"bukan terkenal,lebih tepatnya Daddy itu lebih sering menyapa mereka terlebih dahulu,maka mereka juga akan menyapa kita,kamu juga harus begitu,kamu ga bo...."


"Daddy, berhentilah menceramahiku"


saat menuju kantin rumah sakit,dokter Brian di saka oleh salah satu dokter yang cukup akrab denganya,mereka pun saling menyapa.


wahhh sepertinya dokter brian masih mau dengan yang muda muda ya" ucapnya menatap Zee"


"ahaha dia ini putri saya pak,dia baru mulai bekerja hari ini ,jadi saya ingin mengajak nya keliling rumah sakit"


"wahhhh putri anda ini pasti sehebat anda "


dokter Brian mengkode Zee agar kembali menyapa dokter tersebut setidaknya melemparkan senyum,namun Zee tidak faham apa maksud kode tersebut ,kemudian rekan dokter Brian itu mengajak makan siang bersama untuk merayakan atas bergabungnya Zee di rumah sakit tersebut,namun dengan lantang Zee menolaknya.


"loh ,ad apa"


saya baru ingat kalo ada sesuatu yang harus saya selesaikan,maaf, permisi" ucapnya lalu pergi"


"wah lihat itu,ternyata dokter baru dari ahli syaraf yang jutek itu anaknya dokter Brian"


"seriusan,duhhh ga nyangka banget ya dokter Brian selain ganteng ,baik dan ramah itu kok anaknya berkebalikan sikap"


"hustttt sudah sudah ada orangnya lewat tuh,lebih baik kita kembali ke pekerjaan "


para perawat membicarakan tentang sikap Zee yang berbeda dengan dokter Brian itu jadi bahan obrolan mereka,Zee tidak sengaja mendengar semua yang mereka katakan dan langsung menegurnya.


"apakah kalian di bayar oleh pihak rumah sakit untuk menggosipkan orang lain"


jika kalian ingin membicarakan ku ,carilah tempat yang tidak bisa aku dengar,karna jika aku mendengar nya lagi,aku akan membuat gaji kalian di potong,apapun caranya" ucapnya lalu pergi"


siapa dia,berani sekali bicara begitu " fikir salah satu dokter yang melihat Zee"


kemudian dokter tersebut menghampiri para perawat dan bertanya tentang Zee.


oh, dokter baru dari ahli syaraf,lancang sekali dia" fikirnya"


pukul 17 : 30.


Zee berniat untuk langsung ke tempat acara dimana teman temannya dan merayakan peresmian cave baru milik Suho.


namun tiba tiba dokter yang tadi berfikir buruk tentang Zee menghampirinya.


siapa kamu,lancang sekali masuk ke ruangan lain tanpa mengetuk pintu" ucap zee"


kau tanya siapa aku,apa kamu tidak bisa melihat jas putih yang aku kenakan ini " jawabnya"


"aku tidak bertanya kau dokter atau medis,yang aku pertanyakan adalah dokter mana tidak punya aturan mengetuk pintu saat masuk ke ruangan dokter lain"


"aku tidak perlu mengetuk pintu untuk masuk ke ruangan lain, kamu bilang aku tidak punya aturan,lalu kamu apa,dokter baru sudah berani mengancam para perawat akan memotong gajinya,kamu fikir kamu siapa"


"ohhhhh jadi karna itu kamu menemuiku,aku fikir ada hal penting, ternyata amat sangat tidak penting,maaf ,saya harus pergi"


"bahkan kamu bicara informal denganku yang sudah senior disini"

__ADS_1


"lalu kenapa,kamu ingin aku bicara formal padamu,kamu ingin aku menghargaimu,lagipula sepertinya kita seumuran,oh tidak,wajahmu terlihat lebih tua dariku,aku tau dengan siapa harus bicara firman dan informal "


Zee langsung pergi meninggalkan dokter tersebut di ruangannya.


"sialan,beraninya dia membuatku kesal di hari pertama bertemu" .


"si Zee lama banget deh,nih anak dari jaman sekolah ga berubah,masih aja suka Dateng telat"


hari ini hari pertama zee kerja beneran ,mungkin dia lagi sibuk sibuknya" jawab zea"


"woahhhh jadi tuh anak udah jadi dokter,sukses deh..."


"mau di lihat dari segi manapun,ga nayngka banget Zee yang terkenal super bandel itu sekarang jadi Dokter"


halo semua....ada yang ngomongin aku nih" saut Zee yang baru tiba "


"aduduh pala gue sakit banget,Zee coba periksa donk"


"gausah becanda deh,pengen di jitak ya kepalanya"


mereka bersenang senang untuk merayakan cave baru milik Suho yang akan dia buka besok sekaligus merayakan keberhasilan zee yang kini sudah menjadi dokter.


namun di tengah tengah acara mereka,ada segerombolan wartawan yang melihat Suho dan lagi lagi bertanya mengenai alasannya yang meninggalkan dunia intertaiment dan memilih untuk menjadi pengusaha.


Suho yang tidak pernah memberikan alasannya itu kini menjawab semua pertanyaan wartawan satu persatu.


"sial...kenapa malah ketemu wartawan sih"


"Suho,kalo kamu ga nyaman lebih baik kita pergi aja"


"gapapa,aku akan menjawab pertanyaan mereka"


Suho menjawab sesuai dengan apa alasannya meninggalkan dunia intertaiment.


"lalu apa yang terjadi dengan cave sebelumnya sehingga harus tutup dan pindah tempat"


"sebelumnya maaf,daya tidak ingin menjawab lebih pertanyaan kalian setelah tau apa alasan saya meninggalkan aktivitas saya sebelumnya,jadi saya minta kalian untuk pergi karna saya sedang ada acara dengan teman sekaligus rekan kerja saya"


namun para wartawan terus bertanya dan semakin banyak memberikan pertanyaan.


"apa benar anak dari pengusaha besar JK group bekerja di cave ,apa alasannya,kenapa tidak menjadi pengusaha saja"


"apa benar penyanyi di rumah coffe adalah anak dari seorang DJ yang terkenal di YouTube dan berbagai sosial media"


banyaknya karyawan yang memberikan pertanyaan pertanyaan tidak penting membuat inez merasa risih karena bertanya tanya tentang kehidupan pribadi.


gimana kalo kita berhentiin mereka aja" bisik Inez"


lakuin aja,aku juga enek sama para wartawan " jawab Zee"


Inez sengaja menyiram kuah yang berminyak ke lantai hingga membuat salah satu wartawan terpeleset,dan setelah itu para wartawan lain akan membantunya dan langsung pergi,itu fikir Inez dari rencananya ,namun yang terjadi tidak seperti apa yang Inez dan Zee fikirkan.


wartawan yang terpeleset itu terbentur meja makan di bagian kepala hingga mengeluarkan darah,Inez pun terkejut karna tidak berpikir separah itu.


wartawan lain pun ikut panik karena rekan kerjanya terluka namun juga ada yang masih tetap merekam kejadian tersebut.


bisa tolong kalian menyingkir sebentar,aku akan mengatasinya" ucap Zee"


"kamu siapa,apakah kamu mengerti tentang medis,apakah kamu sungguh bisa mengatasinya"

__ADS_1


bisa bisanya kalian masih sempat bertanya dan mencari berita di saat ada yang sedang terluka,tolong matikan semua camera dan berikan aku ruang untuk melihat keadaannya,kubilang matikan semua camera,jangan ada yang merekam satupun" tegas Zee"


Zee mengeluarkan tanda pengenalnya agar mereka percaya bahwa dirinya seorang dokter.


__ADS_2