
siapa laki laki ini, kenapa kamu pergi berdua saja denganya, wahhhh rupanya kamu ini playgirl ya,kemarin sama si A sekarang sama si B,luar biasa,pake pelet ya,atau pake susuk,ajarin donk caranya gimana biar bisa jalan sana sini" ucap Anya"
hal buruk apa ini,kenapa aku harus bertemu dengannya saat bersama zova" fikir Zee"
Zee,kamu kenal dengannya" tanya zova"
dia temanku saat smp,oh tidak, aku tidak punya teman seperti dia" jawab Zee" sudahlah,ayo kita masuk saja
hey ,kamu siapanya Zee" ucap Anya"
"aku...."
zova tentu akan menjawab bahwa dia kekasih Zee,namun Zee memotong ucapan zova .
dia temanku" saut Zee" lagipula kenapa kamu ingin tau siapa dia,terserah aku donk mau pergi dengan siapa pun,cewe cantik mah bebas
"percaya diri sekali kamu mengatakan itu,Angga pasti tidak tau kalo kamu pergi dengan laki laki lain,aku akan memberitahunya agar hubunganmu dengan Angga tidak berjalan dengan baik"
"silahkan,lakukan saja apa yang ingin kau lakukan"
kemudian Zee mengajak zova untuk segera masuk kedalam cave.
Zee,apa maksud wanita itu,siapa Angga" ucap zova"
"bukan siapa siapa,kamu percaya dengan ucapan dia,kamu ini mudah sekali percaya dengan orang,padahal kamu tidak mengenalnya"
bukan begitu tapi....kenapa kamu mengatakan bahwa aku temanmu,kamu malu mengakui kalo aku pasanganmu, ahk sudahlah,lupakan saja,aku tidak percaya dengan dia kok,aku percaya kalo tidak ada yang kamu sembunyikan" ucap zova yang mencoba mempercayai Zee"oh iya,aku akan di Jakarta tiga hari,apakah besok aku boleh mengunjungimu di rumah sakit
tentu saja,kau bisa ke rumahku terlebih dulu pukul setengah dua belas,setelah itu kita bisa berangkat bersama" jawab Zee".
hari berikutnya.
apartemen.
laki laki pemilik apartemen yang zea bersihkan itu mulai curiga pada zea , kalo yang membersihkan apartemennya tidak hanya satu orang.
dia yang saat itu aku kenal berbeda sekali dengan yang sekarang, Dia seolah membersihkan apartemenku dengan santai,senang hati dan sukarela, ini sedikit aneh" fikir laki laki itu "
akhirnya laki-laki itu memutuskan untuk tidak pergi meninggalkan apartemen untuk memastikan bahwa zea sendiri yang membersihkan apartemennya.
namun saat laki-laki itu kembali ke apartemen ,dia melihat dua orang asing (dua pembantu zea) itu sedang bersih-bersih sementara zea duduk di kursi dan melihat laptopnya untuk memantau pekerjaan.
zea dan kedua pembantunya langsung terkejut ketika ada seseorang yang datang.
"siapa kalian berdua,zea, siapa dia"
__ADS_1
emmmmm mereka anu itu..." jawab zea bingung"
"apa kamu membayar orang untuk menggantikan tugasmu"
iya itu benar, mereka berdua pembantu di rumahku yang sengaja kuminta untuk membersihkan apartemen mu selama lima hari ini, memangnya kenapa,ini bukan pelanggaran donk tentunya,karna kamu hanya butuh orang untuk menjadi pembantumu kan" jawab zea"
"tapi aku ingin kamu yang melakukanya,bukan orang lain,kamu janji akan melakukan apapun jika aku yang membantumu,tapi kenapa kamu melemparkan tugasmu ke orang lain,kamu tidak memiliki rasa tanggung jawab,orang seperti mu tidak pantas menjadi manager"
"kenapa kau membawa bawa tanggung jawab dan jabatanku di kantor untuk hal sesepele ini,yang perlu kamu tau apartemen mu kan jadi bersih ,itu saja ,selebihnya menjadi urusanku"
"kalian berdua pergi,pergi dari apartemen ku sekarang juga"
maaf tuan,kami hanya menerima perintah dadi nona zea" jawab salah satu bibi "
"tidak papa,bibi boleh pergi, terimakasih,oh tunggu bentar,ini bonus kalian hari ini"
kedua bibi itu pergi meninggalkan apartemen setelah Zea menyuruhnya dan memberikan bonus atas pekerjaannya.
lalu sekarang apa mau mu,kau mau marah padaku karna aku tidak menjalankan tugas,atau mengahiri sisa dua harinya" ucap zea"
"bersihkan apartemen ku sekarang, aku ingin kamu sendiri yang melakukanya,bukan orang lain"
bagaimana pun juga dia sudah membantuku menangkap Egi" fikir zea" hufffff baiklah
duh kenapa dia malah ga pergi,ini gimana caranya bersih bersih,ihhh debu ,aduhhh ini pelnya harus di peres pake tangan ya,ih jijik" fikir zea "
laki laki itu ingin tertawa melihat tingkah zea yang tidak bisa bersih bersih.
kau bahkan tidak tau bagaimana caranya memegang pel saat mengepel,sudah kuduga,wanita seperti mu mana mungkin membersihkan apartemen ku" ucap laki laki tersebut"
"wajar kalo aku tidak bisa bersih bersih,karna di rumahku ada sepuluh pembantu,wajar kalo aku tidak bisa ngepel,karna ini bukan tugasku,jalankan ngepel,di rumah ku aja aku ga pernah lihat barang barang semacam ini,kalo begitu ajari aku caranya ngepel,ayo tunjukan padaku agar aku bisa mengepel dengan benar"
kemudian laki laki itu merebut tongkat pel yang zea bawa dan menunjukan pada zea cara ngepel yang benar.
dasar bodoh,bisa bisanya gue kerjain,pel aja terus sampai selesai" fikir zea senyum senyum"
seketika laki laki itu sadar kalo zea mengerjainya.
oh jadi kamu ngerjain aku,pinter.....dasar curang,nih pel sampai Ahir sana" ucapnya memberikan tongkat pel pada zea"
"yesssss ahirnya dia pergi juga,tapi tetep aja aku mesti ngepel sendiri,uhhhhh menyebalkan,sabar zea sabar,kurang dua hari lagi, setelah itu kamu akan hidup bebas kembali"
Ting......." bunyi bel apartemen"
"yaelah nih orang ngapain balik lagi sih"
__ADS_1
zea langsung membuka pintu " ngapain balik la....gi,emmm siapa ya"
tentu zea bingung karna yang datang bukan pemilik apartemen melainkan laki laki lain .
"apa maksudnya, seharusnya aku yang tanya kamu siapa,ini benar apartemen ayahku kok"
ayahmu,kamu anaknya dia" heran"
sebenarnya kamu siapa sih,kenapa kamu ada disini,apakah kakakku memasukan mu ke apartemen,atau bagaimana,ini sulit sekali di mengerti" laki laki itu juga sama bingungnya"
kemudian laki laki yang baru datang itu menelpon kakanya untuk segera datang ke apartemen.
aku tidak mau tau Kaka harus ke apartemen sekarang,bisa bisanya Kaka memasukan wanita ke apartemen,Kaka sudah gila" ucapnya di telepon"
zea dan dua laki laki itu berbicara di apartemen untuk menyelesaikan kesalahpahaman.
"jelaskan apa maksud dari ini semua,kalo ayah tau Kaka memasukan wanita,ayah pasti akan sangat marah"
"hey dengarkan aku dulu,dia hanya pembantu,dia tidak menginap di sini kok"
"dia benar,aku tidak menginap disini kok,oh iya,tadi dia ini bilang kalo apartemen ini milik ayahnya,itu berarti kamu sudah punya anak sebesar dia,gila, padahal kau terlihat masih muda "
"Jangan sembarangan ya dia ini adikku"
"wanita ini,aku pernah bertemu dimana ya" berfikir" ahk dia kan wanita yang saat itu di gereja,wanita kasar yang tidak mau memberi seorang pengemis dan pergi begitu saja,iya benar"
adik dari pemilik apartemen itu ingat bahwa dia pernah bertemu dengan Zea sebelumnya di gereja saat ada pengemis yang meminta uang namun zea tidak memberinya.
pukul 12: 30.
zova datang ke rumah Zee karna memang sudah janjian untuk menemani Zee di rumah sakit .
kau pasti sudah tau kalo di rumah sakit itu sangat membosankan,kamu yakin ingin menemaniku" ucap Zee"
sangat yakin,meski aku sedikit trauma dengan rumah sakit karena pernah di rawat saat kecelakaan waktu itu,aku sudah siap kok,ayo kita pergi sekarang" jawab zova"
"baiklah"
namun saat tiba di rumah sakit,tiba tiba saja Zee melarang zova untuk turun dan langsung pergi saja.
loh kenapa, bukankah tadi kamu bilang kalau nggak masalah, lalu kenapa kamu memintaku untuk pergi, ow atau jangan jangan ada banyak dokter yang menyukaimu ya" ucap zova"
bukan begitu zova,tapi ..." bingung" aku ga bisa jelasin ke kamu" fikir Zee"
Zee takut kalo Katty dan zova bertemu ,karna Zee tau bahwa Katty menyukai zova,namun Zee tidak mungkin menjelaskan hal itu pada zova bahwa Zee sendiri yang memberikan nomor telponnya pada wanita lain.
__ADS_1