Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 8


__ADS_3

sudah aku duga,zea yang seperti itu pasti hidup di kalangan orang orang yang pandai berbicara juga, dan anak itu yang tadi menginjak kakiku ,dia pun juga memiliki sikap seperti zea" fikir pak sing"


tibanya di sebuah cave .


Jessy meminta teman teman zea itu untuk memesan yang ingin mereka pesan,sem nyata zea dia memesan tempat duduk sendiri dan tidak bergabung makan dengan yang lain.


tuan,tidak usah sungkan begitu,anggap saja kita semua ini teman" ucap Jessy"


iya baik nona" jawab pak sing" duh ini canggung sekali" fikirnya"


zea,ada apa dengan saudaramu itu,daritadi diam saja dan terus melihat ponselnya, apakah sungguh dia tidak ingin berteman dengan kita" ucap Vera"


kenapa tanya begitu,bukankah kamu melihatnya sama seperti kamu melihatku pertama kali" jawab zea"


itu benar,mereka kan bersaudara ,sudah pasti mereka memiliki sikap yang hampir sama juga" saut Arga"


"dia memang acuh seperti ku saat belum mengenal seseorang,tapi percayalah,dia tidak seburuk itu kok,dia suka menyendiri seperti itu karna saat menyendiri dia dapat menemukan ide untuk menulis, saat ini dia sedang membuat karangan cerita di sebuah aplikasi,dia sangat tertutup ,bahkan padaku saja dia merahasiakan di aplikasi apa dia menerbitkan ceritanya,tunggu sebentar,aku akan membujuknya untuk bergabung dengan kita"


oh iya,mumpung aku bertemu dengan ibunya zea,sekalian saja aku adukan sikap anaknya itu" fikir pak sing"nona,bisakah kita bicara sebentar


oh tentu saja tuan" jawab Jessy"


kemudian mereka berdua menyingkir dari anak anak olimpiade untuk membicarakan tentang sikap zea.


"tidak,aku tidak mau bergabung dengan mereka,aku tidak bisa berteman dengan siapapun,lagipula mereka temanmu bukan temanku"


"awalnya aku juga begitu,tapi kamu tidak tau kan bagaimana serunya memiliki teman,ayolah coba berteman dengan mereka Zee"


"aku sibuk,aku tidak memiliki waktu untuk mengakrabkan diri dengan orang baru"


zea yang seperti ,pasti mengira bahwa zea sangat tidak sopan,tapi sebenarnya Zee lebih tidak sopan lagi,Zee lebih acuh,lebih tertutup,lebih sombong,Zee lebih dari bagaimana sikap zea.


zea telah berusaha membujuk Zee untuk mencoba bergabung dengan teman satu timnya,namun itu tidak membuat Zee berpengaruh apapun, Zee tetap memilih sendiri.


"saya sebagai ibunya tentu lebih tau bagaimana sikap anak anak saya,saya akui mereka memiliki sikap yang susah di atur,sombong,pemberani,tapi saya tidak begitu mempermasalahkan sikap mereka karna mereka telah memenuhi kriteria apa yang saya inginkan,yaitu cerdas,mungkin itulah sebabnya kenapa ada pepatah yang mengatakan nakal boleh ,****** jangan,bapak sendiri pasti tau kan bahwa zea itu cerdas"


"iya, kecerdasannya memang tidak di ragukan lagi,emmm maaf jika pertanyaan saya lancang,tapi kenapa suami anda tidak ikut makan bersama"


"dia sedang ada operasi,jadi tidak bisa ikut"


hah,istri macam apa dia ini,suaminya sedang operasi tapi dia malah bersenang senang begini" fikir pak sing" kenapa anda tidak menemaninya,bukankah saat seperti itu dia sangat membutuhkan anda,bukankah kesanya anda tidak peduli dan tidak memiliki rasa kwatir padanya


"kenapa aku harus menemaninya ,aku tidak di perlukan di sana,aku juga tidak perlu menghawatirkanya,dia adalah laki laki yang hebat,dia pasti bisa menyelesaikan operasinya dengan baik"


"memangnya suami anda sakit apa"


hah, kenapa tiba tiba anda tanya itu,dia sehat kok,oh ya Tuhan,jangan jangan tuan mengira bahwa suami saya sakit dan sedang di operasi,ahk sepertinya saya salah menjelaskan" kemudian Jessy menjelaskan ulang"


kemudian setelah selesai makan,Jessy mengantar yang lainya ke hotel ,dan di hari berikutnya ,hari di mana olimpiade matematika di laksanakan.


"bagaimana semuanya,apakah kalian sudah siap"


siap" tim empat kompak menjawabnya"


"bagaimana jika kalian tidak berhasil membawa medali emas untuk pulang"


belum beruntung" jawab Vera"

__ADS_1


itu tidak akan terjadi, karna aku sangat yakin akan menang" jawab Yuda"


w


mungkin ada yang lebih membutuhkan medali emas tersebut daripada saya" jawab Arga"


aku akan membeli medali emas sendiri" jawab zea"


sementara Zee yang di sekolah sangat kesepian karna tidak memiliki teman ,hal yang bisa dia lakukan adalah menulis rancangan novelnya.


"biar dia tau rasa ,salah siapa berani sama gue,emang enak di kunciin di kamar mandi"


"saat ini dia pasti nangis ketakutan di kamar mandi yang gelap gulita ahaha"


"udah yuk kita masuk kelas,bentar lagi bel bunyi"


dasar anak anak itu,ga ada habis habisnya ngerjain orang,tapi siapa yang sedang di kunci di kamar mandi,ahk itu bukan urusanku,lebih baik aku ke kelas sekarang" ucap Zee yang mendengar ucapan Anya dan teman temanya" tunggu,tidak ada yang mengajari ku jahat,aku tau ada yang membutuhkan bantuan,kenapa aku tidak membantunya,tapi sejak kapan juga aku peduli dengan orang lain,tidak,aku tidak jahat,aku hanya sedikit acuh dan tidak peduli pada orang lain,iya,aku tidak jahat


kemudian Zee langsung menuju kamar mandi tepat bel masuk berbunyi.


"hiks.... siapapun tolong bukakan pintunya,aku takut gelap hiks...."


"tunggu,aku akan segera membuka pintunya,sial di mana dia meletakan kuncinya"


Zee mencari sekeliling kamar mandi untuk menemukan kuncinya.


"uhhh sialan,dia fikir dia siapa sampai membuatku mengorek seluruh kamar mandi begini,awas aja ,aku akan membalasnya lebih dari apa yang dia perbuat"


kemudian Zee menuju kelas dan terang terangan menanyakan kuncinya.


Zee,darimana kamu" tanya guru" sudahlah,sekarang duduk dan ibu akan memulai pelajaran nya


"anya ,apakah itu benar"


"Bu,ibu tidak perlu membuang waktu untuk bertanya apakah itu benar atau tidak,karna sudah pasti dia akan menjawab tidak,hei cepat katakan dimana kuncinya"


aku tidak tau apa yang kamu katakan,aku tidak melakukannya" jawab Anya"


"ohhhh begitu ya,baiklah,jangan mengira bahwa aku akan terus membujukmu "


kemudian Zee membuka ponselnya dan meminta Jessy untuk menghubungi tukang kunci untuk datang ke sekolahnya.


setelah berhasil membuka pintu kamar mandi dengan memanggil tukang kunci,anak yang terkunci itu di tanya oleh guru apakah benar Anya yang melakukannya,namun anak itu menjawab tidak tau.


karna korban menjawab tidak tau,guru tidak bisa menunjuk Anya sebagai pelakunya,dan masalah itu dianggap selesai.


kamu dengar sendiri kan apa yang dia katakan,bukan tentu aku pelakunya" ucap Anya lalu pergi"


Zee tidak bisa berbuat apa apa ketika korban saja bilang tidak tau pelakunya.


dasar bodoh,bagaimana bisa kamu tidak tau siapa yang menguncimu,kenapa kamu tidak mengatakan yang sebenarnya,kau benar benar bodoh,aku menyesal menolongmu,inilah sebabnya aku acuh terhadap sekitar" ucap Zee lalu meninggalkannya di kamar mandi"


sementara para guru yang akan menyeleksi hasil olimpiade yang akan di umumkan besok.


aku senang bisa mengenal kalian,aku harap setelah ini kita masih kontekan dan tidak hanya sebatas kenal di olimpiade saja" ucap Vera"


aku harap juga begitu" jawab Arga"

__ADS_1


aku tidak tau bahwa punya teman itu rasanya menyenangkan, terimakasih sudah mau jadi temanku" ucap zea"


cih,menggelikan,kamu tidak cocok bersikap seolah seperti orang yang kalem,kamu lebih cocok bersikap acuh seperti biasanya" saut Yuda"


terserah lah,aku sudah di jemput ,sampai jumpa besok,dan jangan lupa save nomorku" ucap zea sambil lari"


mereka berpisah saat olimpiade selesai.


"Hay, kamu peserta olimpiade dari tim empat ya,perkenalkan aku Niko dari tim satu,bolehkah aku meminta nomormu"


"nomor telepon ku terlalu mahal untuk aku beritahu ke orang lain"


"eh tunggu,kalo begitu bolehkah aku mengantarmu pulang"


"menyingkirlah dan Jangan halangi jalanku,wajahmu yang buruk itu menghalangi pandangan ku"


"maaf jika aku jelek, tapi jujur kamu adalah wanita pertama yang mengatakan aku buruk,jika wajahku yang seperti ini buruk, lalu bagaimana orang yang memiliki wajah buruk,ayolah biarkan aku mengantarmu"


sorry aku terbiasa menggunakan mobil " jawab zea kemudian pergi menghampiri pak Asep".


sampainya di rumah,zea langsung mengajak Zee untuk bermain ke Timezone karna sudah empat tiga hari tidak main bareng.


"gimana di sekolah tanpa aku "


"sama saja,tidak ada yang istimewa,ada atau tidak kamu ,kegiatanku tetap menulis "


ayolah jangan berbohong,bilang saja kamu kesepian kan,ayo ngaku" ucap zea menyenggol Zee hingga Zee tidak sengaja menabrak seseorang sampai ponselnya terjatuh"


oooopppssss" terkejut"


ambil,kamu menjatuhkan ponselku" ucap Zee"


"aku hanya menyenggol pelan,kamu nya yang letoy"


"zea,kubilang ambil ponselku"


ini milikmu" ucap seseorang yang tadi tersenggol oleh Zee dan mengambilkan ponselnya" wow kamu sedang menulis novel" ucapnya yang tidak sengaja melihat sebuah rancangan cerita di ponsel Zee"


jangan lancang membaca isi ponselku" ucap Zee merebut ponselnya lalu pergi"


hey tunggu" menahan Zee pergi" kamu belum mengucapkan terimakasih padaku


"terimakasih, untuk apa"


"aku mengambilkan ponselmu ,tapi kamu pergi tanpa mengatakan apapun"


"aku tidak memintamu untuk mengambilnya,kamu sendiri yang mengambil ponselku,lalu kenapa aku harus mengucapkan terimakasih padamu"


"justru karna aku sudah mengambilkan ponselmu tanpa kau minta, seharusnya kamu mengatakan sesuatu ,memangnya apa sih sisanya mengatakan terimakasih,kata kata itu tidak akan membuatmu hina kan"


kenapa kamu menahan ku hingga seperti ini hanya sebuah ucapan terimakasih,aku tau,kamu pasti menginginkan hal lain kan,uang" ucap Zee mengambil sejumlah uang dan memberikan pada seseorang yang dia tabrak itu"


"ya Tuhan,aku tidak tau sekaya apa dirimu sampai kamu memberiku uang hanya untuk sebuah ucapan ,bukankah ucapan terimakasih lebih ringan dari ini"


"tolong ambil uang ini dan biarkan aku pergi"


cukuppppp" teriak Zea" ini kan hanya hal sepele kenapa jadi serius begini,lebih baik replay saja

__ADS_1


kemudian zea menjatuhkan kembali ponsel Zee dan dia pun yang mengambilnya.


nih ponselmu yang tadi aku jatuhkan, masalah selesai,sudah ayo kita pergi" ucap zea menarik Zee menuju ke Timezone"


__ADS_2