
kemudian Zee pulang dan bersiap siap menuju rumah sakit.
rumah sakit Bhakti Husada.
Bagaimana kerjamu di hari pertama ,apakah ada cerita yang menarik" ucap Zee"
tidak ada dokter, tidak ada orang yang mencurigakan" jawab Bodyguard"
aku lupa memberitahumu ,Apakah ada suster yang melihat kondisi Novi selain suster ini "menunjukkan sebuah foto"
" ada dokter ,seorang laki-laki menyuntikkan sebuah obat padanya" laki-laki itu juga mengenakan jas putih"
" laki-laki mengenakan jas putih ,kamu ingat bagaimana orang itu, apa kamu melihat nama yang ada di atas sakunya, bagaimana ciri-cirinya"
"terlalu banyak dokter yang saya lihat hari ini,jadi saya tidak ingat betul bagaimana ciri cirinya, tapi yang jelas dokter itu mengenakan kacamata, saya tidak melihat nama yang ada di sakunya "
andai saja aku dapat melihat rekaman CCTV, mungkin aku bisa tahu siapa dia" fikir Zee" baiklah ,awasi saja siapapun suster maupun dokter yang memeriksa Novi, Novi itu adalah pasienku, jadi tidak ada dokter maupun suster lain yang selain yang tadi fotonya aku tunjukan padamu, jika ada suster atau dokter lain yang memeriksanya segera kabari aku
" baik dokter"
aku tidak mungkin mengecek data para dokter yang memakai kacamata, bisa jadi juga ada seseorang yang menyamar menjadi dokter " fikir Zee sambil berjalan"
hai dokter Zee, sepertinya sudah lama ya kita tidak bicara begini, rasanya kurang seru kalau belum mendengar ucapan pedas dari dokter satu ini " sapa dokter Ketty"
Kenapa harus bertemu dengannya sih " fikir Zee tanpa menghiraukan dokter Ketty "
"eh tunggu dokter, bisakah kamu memberitahu siapa laki-laki yang waktu itu datang menemuimu ke rumah sakit "
"banyak laki-laki yang datang untuk menemuiku di rumah sakit ini dan aku tidak mengerti siapa laki-laki yang dokter katty maksud"
" itu... pasien dokter zee yang waktu itu menunggu dokter dari pagi sampai malam"
dasar bodoh, bisa-bisanya dia bertanya tentang laki-laki yang tanpa dia sadari laki-laki itu adalah kekasihku ,****** kok enggak ada obatnya, ya sudah jelas aku nggak akan memberi tahu siapa laki-laki itu" fikir Zee" tapi seorang dokter tidak akan memberikan identitas pasiennya kepada dokter lain tanpa izin yang bersangkutan
__ADS_1
uhkkkk dasar dia itu memang tidak bisa di ajak baik baik ya" fikir dokter katty"
beberapa saat kemudian,Raka menemui Zee di ruangannya untuk memberitahukan pada Zee bahwa Raka telah berhasil menemukan identitas Egi.
"apa, hacker, jadi si Egi ini lulusan yang mengambil jurusan hacker,terus ,terus soal dia yang katanya mengerti management itu gimana"
"disini tidak tertulis bahwa dia mempelajari management ,dia lulus sebagai jurusan hacker terbaik tiga tahun lalu"
"tapi gimana caranya kamu bisa tahu identitas Egi, bukankah kamu bilang bahwa identitasnya disembunyikan"
itu benar identitas disembunyikan , tapi aku juga mengambil jurusan hacker, aku juga tidak sebodoh itu ya sampai nggak ngerti gimana caranya ngelacak dan lagi nama aslinya bukan Egi, nama Egi adalah nama samaran karna mungkin saja dia sudah terbiasa menipu juga di tempat lain,jadi dia sering menggonta ganti identitasnya
kemungkinan semakin besar bahwa dia pelakunya" ucap Zee"
tapi kita nggak bisa dengan mudahnya mengambil kesimpulan bahwa dia yang melakukan hal tersebut, karna aku sendiri juga mengambil jurusan hacker, semua yang lulus sebagai hacker bukan berarti dia pencuri,tetapi dia mencuri untuk menangkap pencuri,tinggal bagaimana hacker tersebut menggunakan keahliannya" jelas Raka"
"tunggu, tadi kamu bilang... bahwa hacker itu mencuri untuk menangkap pencuri,itu berarti kamu bisa menangkap pencuri donk"
"aku akan sangat berterima kasih jika kamu tidak keberatan melakukan itu"
kemudian zee mengirimkan pesan pada Zea dan memberitahukan identitas Egi.
what... hacker,ya tuhan...gila ga sih,ini harus segera di hentikan" ucap zea"
kak,Kaka kalo baca ngotak donk, disitu kak Zee bilang apa coba, yang perlu kita lakukan saat ini adalah mencari bukti bahwa Egi adalah pelakunya" saut zeo"karna ga semua hacker pencuri
kalau memang benar dia pelakunya ,pantas aja kita kesulitan mencari tahu siapa pelaku yang melakukan korupsi di jk group,karena lawan kita bukan sembarang orang melainkan dia yang sudah ahli dalam bidangnya untuk menipu" ucap zea"
benar ,ini semua sudah direncanakan dari awal, dia menjalankan misinya dengan sangat rapi dan bersih kemudian menghilangkan semua jejak agar tidak ada orang yang mengetahuinya" jawab zeo"
saat makan malam bersama di Singapure.
andai saja dulu aku lulusan hacker ,mungkin aku bisa mengatasi masalah yang ada di JK grup" ucap zea"
__ADS_1
sudahlah jangan insecure, banggakan saja ijazah yang kakak miliki, apalagi kakak sudah pernah menjadi gelar chef" saut zeo"
sepertinya mereka sudah mulai mengetahui sedikit demi sedikit tentangku,itu berarti aku harus segera menyelesaikan misi ku di jk group" fikir Egi".
malam itu di rumah sakit bakti Husada,Zee telah memutuskan untuk melakukan operasi terhadap tumor yang Novi derita, meski kecil kemungkinannya untuk berhasil,Zee masuk dalam sebuah gereja baptis terdekat dari rumah sakit ,berdoa dan memohon pada Tuhan untuk melancarkan operasi yang akan dilakukan.
"ini bukan kali pertama aku melakukan operasi terhadap seseorang, tapi ini adalah operasi pertamaku ketika aku tahu operasi tidak akan berguna bagi penyakitnya tapi masih tetap aku lakukan, disaat aku tak bisa berusaha lebih dan hanya mengandalkan rencana Tuhan, yang dapat aku lakukan hanya pasrah, aku berharap pada tuhan untuk memberi kesempatan agar aku bisa mengobati salah satu makhluk nya,lima belas menit lagi aku akan masuk ke ruangan yang sangat menegangkan, tetaplah di dekatku Tuhan,bantu aku untuk melancarkan semuanya"
kemudian Zee kembali ke rumah sakit dan menemui Novi,memberinya nasehat dan kata kata yang membuat Novi yakin bahwa operasinya akan berjalan lancar.
Apakah setelah operasi nanti dokter berhasil menyembuhkan ku" ucap Novi"
yakin, dokter sangat yakin bahwa dokter bisa menepati janji dokter untuk menyembuhkan Novi,jadi Novi juga harus yakin kalau Novi bisa sembuh,oke" jawab Zee" Novi, sebentar lagi kita akan pergi ke ruangan operasi, Jangan lupa berdoa ya ,minta pada Tuhan semoga Tuhan melancarkan semuanya
sesaat sebelum zee melakukan operasi terhadap Novi,zee meminta Daddy dan mommy nya untuk datang ke rumah sakit menemaninya karna tubuh yang gemetar.
sayang,ada apa, badanmu dingin tapi kamu berkeringat, kamu baik-baik saja kan" ucap Jessy"
bagiku apa situasi saat ini sudah menjadi hal yang biasa, tapi bagi Zee, aku yakin hal pertama semacam ini pasti sangat menakutkan untuknya" fikir dokter Brian" zee kamu tahu betul kan saat di ruangan operasi kamu harus fokus,kamu ga boleh gerogi, kesalahan sedikit saja yang kamu lakukan akan berakibat fatal di dalam sana,jadi tenanglah" saran dokter Brian"
mommy Daddy, temani aku di luar sini saja ,jujur aku takut, malu untuk mengatakan ini sebenarnya ,Tapi harus aku akui ini sangat menakutkan, kecil kemungkinannya untuk berhasil melakukan operasi ini sementara dampak negatifnya adalah kematian, jika aku gagal pasien yang ada di dalam akan meninggal ,ini benar-benar menakutkan ketika seseorang mati di tanganku" ucap Zee"
Jessy meminta Zee untuk dokter lain saja yang melakukan operasinya, sementara dokter Brian memberikan saran dan masukan untuk Zee agar tidak takut.
tidak bisa mom, aku sudah berjanji untuk menyembuhkannya ,aku tidak mungkin menggantikan tugas ini kepada dokter lain" jawab Zee" waktuku habis, aku harus masuk dan segera memulai operasinya,mommy Daddy bantu aku dengan doa ya
"pasti, ayo semangat sayang"
tentu di dalam sana Zee tidak sendirian,banyak dokter ahli lainya yang ikut membantunya,meski begitu Zee sebagai dokter yang menjalankan operasi tersebut tidak lepas dari rasa takut akan kegagalan.
saat itu Zee mengajak semua para dokter dan tenaga medis yang ikut serta untuk menjalankan operasi berdoa bersama.
"Tuhan Yesus bapa yang ada di surga ,saya serahkan jalannya operasi saudara saya hanya di dalam nama-mu Tuhan, kiranya engkau turut senantiasa membantu kesembuhan saudara saya,saya berdoa juga untuk tim dokter yang hendak mengoperasi ,hanya engkau yang dapat kami melalui tangan-tangan dokter yang bertugas ya Tuhan"
__ADS_1