
ya Tuhan,apa yang telah aku lakukan,bisa bisanya aku berharap pada laki laki yang sudah berkeluarga,aku benar benar bodoh,seharusnya aku caritau dulu identitasnya sebelum aku mencintainya,tunggu,ada banyak cara agar aku bisa memilikinya,mereka bisa bercerai,atau aku bisa menjadi yang ke dua,tidak,sadarlah Sonya,kamu cantik, kamu bisa mendapatkan laki-laki seperti apapun yang kamu mau, kamu juga wanita baik-baik, kamu tidak boleh merusak hubungan orang lain, apalagi menjadi nomor dua ,aku sendiri juga tidak akan mau jika di duakan,itu artinya aku harus berhenti mencintai nya lagi" ucap seorang atlet lari maraton yang menjadi pasien dokter Brian"
di hari itu,Sonya,seorang atlet lari maraton yang kakinya sering keram saat berjalan itupun sering datang ke rumah sakit untuk terapi lantaran ingin segera sembuh agar dapat mengikuti lomba.
baik dokter, terimakasih untuk daranya,karna dokter,kaki saya mulai membaik meski belum sembuh total, sebagai ucapan terimakasih,saya ingin mentraktir anda di kantin,emmm saya harap anda tidak menolak tawaran saya" ucap Sonya"
"emmm baiklah,tapi saya hanya punya waktu lima belas menit"
ahirnya dokter Brian dan Sonya makan siang di kantin sebagai ucapan terimakasih nya pada dokter Brian.
sementara di JK group,Jessy yang terus mengeluh kepalanya pusing namun dirinya terus memaksakan untuk bekerja,saat itu Luna memaksa Jessy untuk mengantarkannya ke rumah sakit untuk periksa,namun Jessy meminta Luna untuk membawanya ke rumah sakit dimana tidak tempat suaminya bekerja lantaran Jessy tidak ingin dokter Brian khawatir padanya.
selamat ya Bu atas kehamilan anda yang ke dua enam bi Minggu" ucap dokter memberikan selamat pada Jessy"
seketika Jessy tercengang mengetahui bahwa dirinya hamil dan sudah berusia empat bulan.
jessy tidak memberitahu hasil periksanya pada Luna karena dia ingin orang pertama yang dia beritahu adalah dokter Brian.
tibanya di rumah, Jessy menggeletakan hasil USG nya karena mendengar suara telepon rumah berbunyi.
dokumen apa ini" ucap Zee membawa hasil USG Jessy"
Zee membutuhkan amplop kertas coklat yang di gunakan sebagai tempat hasil USG , Zee tidak peduli dengan isinya karna yang dia butuhkan adalah bungkus amplop coklat itu dan menggeletakan isinya di ranjang kamarnya dan mengambil bungkusnya,dan setelah Jessy selesai mengangkat telepon rumah, Jessy lupa di mana dia meletakkan hasil USG miliknya.
hello mom,mommy sedang apa di situ" sap zea yang baru pulang les" ngapain sih mommy kayak orang kebingungan banget
itu mommy lagi nyari sesuatu,kamu ga bakal ngerti,udah sana kamu mandi ganti baju" Jawab Jessy sambil mencari usg nya"
kemudian saat zea masuk ke kamar,dia melihat sebuah lembar berwarna gelap di ranjangnya, setelah dilihatnya, tentu zea yang mempelajari biologi mengerti itu hasil apa, seketika zea langsung mendorong Zee yang enak enak duduk di sofa sambil mengetik,Zee pun terkejut ada apa dan kenapa zea mendorongnya.
apa apaan sih kamu ini,Dateng Dateng ngajak ribut" ucap Zee kezal"
masih bisa bisanya nanya kenapa, punya otak ga sih kamu,udah ga punya rasa malu ya,mau malu maluin keluarga Alexander dan zaquin hah,ngejatuhin harga diri banget tau ga sih kamu" ucap zea spontan "
ngomong apa sih,ada masalah apa kamu sama aku hah,kalo ngomong sopan dikit donk sama yang lebih tua"ucap Zee yang tidak tau apapun itu semakin tidak mengerti dengan apa yang di maksud zea yang tiba tiba melontarkan ucapan kasar itu padanya"
masih pura pura ga ngerti ya,apa perlu aku omongin langsung hah,nih" melemparkan hasil USG itu pada Zee" itu apa ,masih mau ngeles dan pura pura ****, untuk soal seserius ini aku ga peduli mau ngomong sopan atau ga sama kamu karna cuma kamu yang lahir beberapa menit sebelum aku
apasih ini" ucap Zee mengambil hasil USG itu dan melihatnya" sumpah aku ga ngerti itu milik siapa
Zee pun mengerti kenapa tadi zea berkata seperti itu padanya .
"jangan boong , jelas jelas itu ada di ranjang saat aku pulang,lalu siaoa la..."
tok tok tok
Zee,zea,kalian sedang apa sih , suaranya terdengar dari luar, mommy masuk ya" ucap Jessy dari luar pintu"
mendengar mommy nya akan masuk,Zee dan zea segera menyembunyikan hasil USG itu.
__ADS_1
"kalian ngapain sih,jangan bertengkar donk"
engga kok mom, biasalah kita kalo lagi nge-game kan suka teriak teriak" jawab zea"
"kalian ngapain berdiri nya kaku gitu,apasih yang kalian sembunyikan di belakang itu"
"hah,engga ada apa apa kok"
karena penasaran,Jessy mendekati anaknya, untuk melihat apa yang mereka sembunyikan,namun beruntung karena tiba tiba saja dokter Brian datang.
"ada apa ini"
tidak ada apa apa honey,kamu pasti lelah,mau langsung makan atau mandi dulu" sapa Jessy yang kemudian mendekati dokter Brian dan melupakan soal anaknya"
ohhhhh syukurlah mommy tidak tau,Zee sekarang kamu jujur dengan siapa kamu melakukan ya sampai positif seperti ini" tegas zea"
sudah kubilang itu bukan milikku" Zee terus mengelak ucapan zea yang terus menuduhnya hingga membuat mereka bertengkar"
"zea cukup menuduh hal kotor itu padaku,sekarang aku baru ingat sesuatu"
Zee menceritakan pada zea darimana dia mendapatkan hasil USG itu .
sungguh,kamu tidak bohong,baiklah,aku percaya denganmu,lalu milik siapa itu sebenarnya" jawab zea"
seketika Zee dan zea saling menatap karna sepemikiran yaitu mengira bahwa itu milik mommynya.
"tidak mungkin,jika ini milik mommy,kenapa mom tidak cerita kalo sedang hamil"
duhhh... seharusnya aku bisa memberi kejutan untuk dokter brian dengan memberikan setidaknya tespek,di mana sih hasil USG nya itu,kenapa menghilang begitu saja,ga mungkin donk aku cuma ngasih tau aja kalo aku hamil,kan ga seru,ga kejutan donk,kan kurang greget" fikir Jessy yang terus memikirkan dimana USG miliknya yang akan dia gunakan untuk memberikan kejutan pada dokter brian "
hal itu pun membuat Jessy menunda untuk memberitahu dokter Brian bahwa dirinya sedang hamil sampai dirinya menemukan hasil USG nya.
"sayang,apakah ada yang sedang kamu fikirkan, sepertinya daritadi kamu bingung "
"tidak honey,aku hanya memikirkan pekerjaan".
kemudian hari itu,Jessy memutuskan tidak berangkat ke kantor Karna ingin mencari hasil USG nya yang entah dimana.
Jessy bertanya pada semua art di rumahnya,tukang kebun,tukang kolam penjaga pintu,namun mereka semua tidak tau,Jessy mencari ke seluruh sudut dan sisi rumah namun masih saja tidak dia temukan.
"Zee,lalu bagaimana dengan USG ini"
"entahlah,yang jelas jangan di letakan sembarang tempat,apalagi kalo sampai mommy and Daddy tau,mereka pasti akan mengira ini milik kita,jadi sembunyikan di tempat yang aman"
"daripada di sembunyikan kenapa tidak buang saja,jadi ga perlu deh repot repot bawa"
ahirnya hasil USG itu di buang di salah satu tong sampah sekolah.
saat Zee dan zea pulang,Jessy bertanya pada mereka mengenai hasil USG itu.
__ADS_1
"apa....ja jadi USG itu milik mommy"
"iya,kalian tau, dimana USG itu sekarang, berikan pada mommy"
seketika Zee dan zea saling menatap karna harus menjawab bagaimana pada mommynya.
"emm ada kok,mommy jangan kwatir,kita akan segera mengembalikan USG itu pada mommy"
kemudian Zee dan zea kembali ke sekolah saat itu juga dan membuka tong sampah tempat tadi mereka membuangnya,namun tong sampah tersebut sudah kosong,mereka pun panik,dan ahirnya bertanya pada pengurus kebun yang juga mengurusi sampah sampah,namun tukang kebun itu menjawab bahwa sampahnya baru saja di bawa oleh truk angkutan sampah,mereka semakin panik ,kemudian mereka meminta pak asep untuk menuju tempat pembuangan sampah.
begitu tiba disana mereka bingung harus mencari bagaimana ,hingga ahirnya mereka berdua memiliki ide untuk membayar semua pengurus sampah tiga kali lipat dari bayaran mereka perharinya agar mau mencari hasil USG itu.
" ini ibarat mencari jarum di atas tumpukan jerami,hey,kau lihat sampah sebanyak ini,rasanya sulit sekali jika mereka bisa menemukannya"
"aku lapar"
"kamu fikir aku tidak hah, siapa juga yang punya ide untuk membuangnya"
"kenapa menyalahkanku, siapa juga yang mengiyakan ide ku"
mereka terus berdebat sambil mencari rumah makan terdekat ,namun saat di jalan, mereka melihat seorang anak laki laki yang di ganggu temannya,hal itu tidak berpengaruh pada Zee yang acuh dan memang tidak ingin ikut campur urusan mereka.
bukankah menjijikan jika kita seorang wanita menolong kaki laki" ucap Zee"
menjijikan apa,jelas jelas itu keren sekali , seperti di drama drama " jawab zea"
"terserah kalo kamu mau menolongnya,aku ogah,dan lagi cacing di perutku sudah memanggil manggil ku untuk ku beri makan"
Zee pergi mencari makan sementara zea bimbang harus menolongnya atau tidak.
sejak kapan aku bimbang,aku selalu mengikuti kata hati ku" ucap zea yang kemudian menghampiri sekelompok siswa yang mengganggu seorang laki laki "
"wah wah wah laki laki zaman sekarang beraninya keroyokan ya"
"siapa Lo, jangan ganggu urusan kita deh,pergi sana"
"kalian fikir siapa sih yang Sudi ikut campur urusan kalian ini,ga guna banget tau ga,kalian sebagai kaum cowo belajar individu donk, jangan beraninya bergerombol"
mba,ini mba,kami berhasil menemukan ugs nya" ucap salah satu pengurus sampah"
"ugs apasih,USG pak,apa.....ketemu,woahh syukurlah ahirnya ketemu,yes yes yes...,makasih ya pak"
"terus itu yang mba janjikan gimana ,jadi bayar tiga kali lipat"
"jadi lah pak,tunggu sebentar saya panggil supir saya dulu"
zea yang tadi meminta pak Asep untuk mengambil uang di kartu nya itupun memanggil pak Asep agar uangnya di bagikan pada bapak bapak sampah , setelah itu zea meminta pak Asep untuk menakut nakuti anak anak sekolah itu hingga mereka pergi .
kemudian zea bergegas pulang dan melupakan Zee yang tadi bersamanya.
__ADS_1
duhhh Alvin belum sempet ngucapin terima kasih ke dia,eh dianya udah pergi" ucap laki laki yang tadi di tolong zea"
laki laki culun berkacamata,rambut klimis, berseragam sekolah rapi,dan cara bicara yang lambat dan halus,well...dia adalah Alvin,anak pertama Nesya dan Bima.