
bagaimana keadaan mu bima," tanya Reina"
aku sudah membaik tante" jawab Bima"
syukurlah, terimakasih karna sudah membantu Jessy,kamu sekarang jadi terluka karna terlibat rencananya" ucap Reina"
ah tidak apa apa Tante,membela kebenaran memang sudah seharusnya saya lakukan" jawab Bima"
dira,di mana papa " tanya Jessy"
tadi papa mendapat telepon dari kantor,jadi papa langsung pergi kak" jawab Dira"
eh Bim,sorry ya,gue sempet berpikiran buruk tentang Lo, gue kira Lo sama liciknya kayak nyokap Lo" ucap Ara"
ga bisa di pungkiri lah ya, dulu aku memang berpihak dengan rencananya,tapi semakin kesini,aku merasa bersalah karna membantu mama ku menutupi keburukannya" jawab Bima"
syukurlah kalo sekarang kamu sadar mana yang harus kamu pihak" ucap nesya"
uhhhh Nesya,dia dari dulu selalu membuat mataku silau karna kecantikannya" ucap Bima dalam hatinya" iya nes,makasih" jawab Bima"
tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg
ya halo Luna, ada apa" ucap Jessy lewat telepon"
"nona,cepat datang ke kantor sekarang nona,ini ada tamu yang ingin bertemu dengan nona,seharusnya tiga hari lalu jadwal kalian bertemu,tapi nona sellau meng-cancel nya,sekarang dia ini sangat marah,jadi cepat nona datang kemari"
"ahk baiklah,tunggu sebentar ya"
karna mendapat telepon dari kantor ,Jessy langsung datang ke JK group saat itu juga.
saat Jessy di parkiran mobil,disana Jessy berpapasan dengan dokter Brian yang juga hendak pergi karna mendapat tugas lain,dokter Brian menyapanya namun Jessy malah langsung masuk mobil dan segera pergi tanpa menghiraukan dokter Brian.
sebenarnya ada apa sih denganya,kenapa tiba tiba dia jadi dingin begitu padaku,apakah aku harus minta maaf padanya walau aku tidak tau apa salahku,apa ini yang katanya orang orang bahwa wanita itu sellau benar" ucap dokter Brian"
oh iya Dira,bukankah seharusnya kamu ke sekolah" ucap Reina"
iya Tante,tapi ga papa bolos satu hari,aku akan menemani kak bima disini" jawab Dira"
eh Dira jangan begitu,sejak kapan kamu bolos sekolah,sudah sana pulang,cepat ke sekolah dan belajar yang rajin" ucap Bima"
__ADS_1
wah Bima Lo udah kayak sang ayah aja deh cara ngomongnya" ucap Ara"
iya ya,dia lebih dewasa dari yang aku kira" ucap Nesya dalam hatinya"
iya Dira, pergilah ke sekolah,Tante yang akan menjaga kakamu di sini" ucap Reina"
baik Tante, terimakasih" jawab Dira"
JK group.
di mana kliennya" tanya Jessy yang baru tiba di kantor"
dia sudah menunggu nona ruang pertemuan" jawab Luna"
aku akan segera menemuinya" pergi".
"benar benar tidak kompeten, bagaimana bisa seorang direktur tidak bisa mengatur jadwal nya dengan benar sampai dia meng-cancel pertemuan ini sampai tiga kali,benar benar menyebalkan"
"sudahlah tuan, tenang dulu,mungkin sebentar lagi beliau akan datang"
"sudah berapa lama kita menunggu,sudah lebih dari tiga puluh menit,awas saja ya kalo nanti dia datang,akan aku marahi dia hingga tidak akan aku beri kesempatan untuk berbicara dan lalu kita akan pergi dan membatalkan semua kaitan kerja dengan perusahaan ini"
ada apa,kenapa dia menatapku seperti itu,apakah makeup ku berantakan karna tadi gugup" ucap Jessy dalam hatinya" halo tuan,apakah ada yang salah dengan saya" ucap Jessy"
ah tidak tidak, apakah Anda direkturnya,wah senang sekali bertemu dengan anda" ucap si klien"
bukankah tadi tuan ingin mema....." ucap asisten si klien itu yang berniat mengingatkan pada atasannya bahwa tadi bliau akan memarahi direktur JK group jika datang"
"ahk nona, kalo begitu mari kita mulai apa rencana pekerjaan kita selanjutnya"
iya tuan,jadi..." menjelaskan"
namun saat Jessy menjelaskan tentang pekerjaan,atasan dan bawahan dari klien ini malah berbisik bisik.
"tuan, bukankah tadi anda ingin memarahinya, tapi kenapa tiba-tiba anda jadi bersikap baik begitu"
"sudahlah lupakan saja soal tadi,aku memang ingin dia meminta maaf padaku,tapi aku tidak menyangka direkturnya akan semuda dan secantik ini"
"berarti anda lah orang yang lebih tidak kompeten "
__ADS_1
Jessy mendengar apa yang mereka bisik bisikan,hingga ahirnya Jessy meminta maaf kembali dan tidak masalah jika klienya itu akan memarahi dirinya karna telah meng-cancel jadwal terus menerus.
nona ,saya tidak berniat memarahi anda kok,sungguh" ucapnya si klien"
terimakasih karna sudah berbaik hati dengan saya,sekali lagi saya minta maaf karna sudah membuat kalian menunggu dan meng cancel jadwal pertemuan ini selama 3 hari" ucap Jessy"
setelah pertemuan ini selesai,Jessy langsung ke ruangan ayahnya,namun Chen tidak ada di ruangan.
Luna,dimana papa" tanya Jessy"
daritadi pagi tuan belum datang ke kantor nona" jawab Luna"
belum datang,dira bilang kalo papa mendapat telepon dari kantor kan" fikir Jessy"
Jessy mencoba menelfon Chen , namun tidak ada jawaban,kemudian Jessy menelpon rumah.
iya non,tuan ada di rumah,tuang sedang berdebat lagi dengan nyonya Belinda,mereka belum pergi non, sepertinya nyonya tidak mau pergi" ucap bi Ita di telepon"
Jessy langsung menyusul ayahnya ke rumah .
Belinda, aku memintamu pergi tidak dengan tangan kosong,ambil ini" memberikan sebuah cek" ambil dan tulis saja berapa nominal yang kamu inginkan
mas,aku tidak butuh uang mas ,aku tidak butuh harta mas ,yang aku butuhkan hanyalah mas Chen, aku mencintaimu dengan tulus, percayalah denganku mas" ucap Belinda"
aku tidak akan mungkin mempeecayai orang yang berusaha membunuhku" ucap Chen"
papa, aku mengaku salah,kita juga sudah minta maaf,jadi tolong beri kami kesempatan pa" pinta dara"
bukankah waktu itu kalian sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi, tapi apa yang kalian buktikan, kalian mengulanginya lagi ,Kalian juga sudah pernah meminta kesempatan ,aku memberikan kesempatan kedua pada kalian, kesempatan kedua mungkin bisa didapat oleh semua orang, tapi kesempatan ketiga, jarang orang yang akan mendapatkannya" ucap Chen"
rupanya kalian masih belum pergi ya.... kalian itu sudah seharusnya bersyukur karena kami tidak melaporkan kalian pada polisi,setakut apasih kalian dengan kemiskinan,sampai merendahkan diri kalian seperti ini" saut Jessy yang tiba tiba datang"
kamu orang yang tidak pernah merasakan hidup susah, tidak akan tahu betapa beratnya kehidupan kami, jadi diamlah" ucap Belinda"
tentu saja aku tidak merasakan hidup susah, karena aku mau bekerja keras, Kalian juga tidak tahu betapa beratnya aku saat menghadapi kalian dan papa berada di pihak kalian, mungkin itu sama beratnya" jawab Jessy" tapi tenang saja, kalian tidak perlu kuatir karena aku dan papa sudah sepakat untuk memberikan kalian rumah, agar kalian memiliki tempat tinggal ,bukankah kami sudah sangat baik kepada kalian, jadi setelah ini tolong jangan ganggu kehidupan kami
papa dan kak Jessy sudah cukup baik pada kami ma,ayo kita pergi,kita tidak boleh mengusik mereka lagi" saut dira yang pulang sekolah"
dasar anak tidak tau diri.................
__ADS_1
Belinda langsung mengajak dara pergi dengan membawa cek yang tadi Chen berikan dan menulis nominal sesukanya.