
kamu pikir kamu bisa mengadukan aku disaat Papa sudah mempercayai aku bahwa aku sudah berubah, tentu saja Papa tidak akan mempercayai mu tanpa bukti Belinda, seharusnya tadi kamu menyalakan perekam suara untuk merekam ucapkan ini agar Papa bisa percaya bahwa aku hanya pura-pura baik, tapi ternyata kamu tidak sepintar yang aku kira ya,ahaha" ucap Jessy sembari menepuk pundak Belinda laku pergi"
beraninya anak itu bermain main denganku,lihat saja pembalasanku" ucap Belinda dalam hatinya"
hari berikutnya.
ruang makan.
mama harus coba daging lada hitam ini ,pasti enak,tadi aku yang bantuin Bi ita masak" ucap Jessy"
ah iya sayang,rasanya sangat enak" ucap Belinda"
aku juga mau coba donk" ucap dara mengambil sepotong dating"
ada apa ini,kenapa semuanya jadi berxting begini,aku tidak tau lagi apa yang akan terjadi setelah ini" ucap Bima dalam hatinya"
belakangan ini mereka terlihat sangat akrab, apakah ini sungguhan atau hanya sekedar pemanis,mereka benar benar tidak bisa di tebak" ucap Dira dalam hatinya"
Bima,dara dan Dira,jangan lupa siapkan barang-barang kalian untuk liburan ya ,karna lusa kita akan berangkat ke pulau Jeju" ucap Jessy"
seketika Bima tersedak karna kaget mereka akan liburan.
liburan, apakah di pulau Jeju sungguh akan liburan atau malah akan terjadi peperangan" ucap Bima dalam hatinya"
semoga saja mereka sunggu sudah mulai akur ,Kak Jesy yang bisa menerima Mama di keluarganya dan mama yang tidak memikirkan harta papa lagi" ucap Dira dalam hatinya"
emmmm apakah Tante Reina akan ikut" tanya dara"
ya tentu saja, dia masih mamaku, karena tidak ada yang namanya mantan mama ,dia juga masih menjadi istri sah papa, itu artinya dia masih menjadi keluarga kita, tentu saja dia akan ikut, tapi jika kalian keberatan, ku rasa tidak apa-apa jika mama tidak dibolehkan untuk ikut" ucap Jessy"
ah tidak tidak, tidak ada yang keberatan sayang , tentu saja Raina boleh ikut dan diharuskan untuk ikut, Jika ada yang keberatan kalian bisa protes padaku" ucap Chen"
jawaban yang tepat papa,Belinda pasti sangat kezal mendengarnya" ucap Jessy dalam hatinya"
__ADS_1
*siang harinya di JK group*
nona,siang ini anda harus ke perusahaan Loco untuk membahas....
ya aku sudah tau Luna,aku akan kesana sekarang, bagaimana kalo kamu ikut" ucap Jessy"
tentu saja, karna di saat datang di sebuah perusahaan tepat disaat jam makan siang sudah pasti kita akan ditraktir makan siang, jadi saya harus ikut" ucap Luna"
ahahha kamu masih tidak berubah ya,baiklah ayo kita berang.....hah " terkejut"
ada apa nona, Kenapa tiba-tiba non kaget begitu" tanya Luna"
laki laki itu, ya Tuhan Bagaimana bisa dia datang kemari" ucap Jessy dalam hatinya"
tiba tiba Jessy mengajak Luna bersembunyi di balik tembok agar tidak ketahuan oleh laki laki yang saat itu kancingnya Jessy potong di sebuah moll.
Ada apa sih Nona ,kita harus segera berangkat sekarang, kenapa malah sembunyi-sembunyi begini" tanya Luna"
Luna, sekarang kamu keluar dan temui laki-laki itu ,jika dia mencari ku katakan padanya bahwa aku tidak ada di kantor,kamu mengerti" ucap Jessy"
beraninya kamu mengatur waktuku, cepat lakukan perintahku Luna" ucap Jessy"
tapi nona,bagaimana traktiran makan siang ku" ucap Luna"
disaat atasanmu memerintahkanmu beraninya kamu masih memikirkan traktiran makan siang, cepat lakukan dulu perintah ku maka aku akan mentraktirmu makan siang selama satu minggu kedepan,cepat Luna
baik nona.
Luna langsung segera menghampiri laki laki itu sesuai perintah Jessy.
permisi tuan, apakah ada yang bisa saya bantu" sapa Luna"
ah iya saya mencari seseorang, saya tidak tahu betul siapa namanya , tapi sepertinya dia karyawan di sini karena kemarin saya bertemu dengannya sedang membawakan belanjaan bos nya" ucap laki laki itu"
__ADS_1
orang ini bilang mencari karyawan ,itu berarti bukan nona Jessy,nona Jessy kan bosnya, laki-laki ini juga bilang yang membawakan barang-barang bosnya, sudah pasti itu bukan nona Jessie, biasanya barang-barang nona yang dibawakan seseorang, ini mah kebalik, jadi sudah pasti laki-laki ini tidak mencari nona Jessy, ternyata nona jessy kepedean ya,katanya laki laki ini mencarinya" ucap Luna dalam hatinya" tapi maaf tuan, bagaimana saya bisa membantu tuan kalo tuan tidak tau namanya" jawab Luna"
kemudian beberapa saat kemudian dara melihat laki laki yang kemarin bertemu di Moll dan langsung menghampirinya.
hai tuan,saya tau kalo tuan pasti akan datang, bagaimana kalo kita bicara dulu sambil minum kopi" ucap dara"
Anda fikir saya orang pengangguran sampai bisa bisanya anda mengajak saya mengobrol dan minum kopi,tujuan saya kemari untuk bertemu orang yang kemarin memotong kancing saya,jadi cepat katakan dimana dia" tegas nya"
ah anda ini tidak bisa becanda ya, baiklah...Luna , kebetulan sekali kamu di sini, di mana Jessy, kamu pasti tahu di mana dia" tanya dara"
tapi laki-laki ini tidak mencari Nona jessy , yang dia cari seorang karyawan disini ,dan tuan ini mencari seseorang yang kemarin membawakan barang-barang seseorang, Jadi itu tidak mungkin nona Jessy" jawab Luna"
Tuan ini mencari Jessie, dia kemarin membawakan barang-barang ku" tegas dara"
tidak nona,bukan nona Jessy yang dia cari" jawab Luna"
Luna dan dara malah meributkan soal laki laki yang mencari Jessy atau tidak.
dasar mereka berdua itu ya, bisa-bisanya mereka berdebat seperti itu,duh kakiku kesemutan,capek juga jongkok terus" ucap Jessy"
Jessy,apa yang sedang kamu lakukan,kenapa kamu jongkok di situ" sapa Bima dari belakang yang melihat Jessy jongkok"
husssssttt" memberikan kode untuk diam" sana pergi, jangan ganggu aku,cepetan pergi" ucap Jessy pelan pelan"
ngomong apa sih kamu, nggak dengar ,kalau ngomong yang kenceng dikit dong, yang tegas Bagaimana layaknya seorang direktur, biasanya kamu juga tegas ,apalagi kalau marah" ucap Bima"
duh nih orang ***** banget sih,pergi Bima pergi, jangan ganggu aku,aku lagi ngumpet" ucap Jessy"
apaan sih ga jelas deh" jawab Bima"
dara yang berdebat dengan Luna ditambah jessy yang berdebat dengan Bima.
hentikan,kalian ini malah membuat kepala saya pecah" ucap laki laki tersebut" permisi, saya akan segera pergi.
__ADS_1
Jessy berdiri,kamu ngapain sih sebenarnya jongkok di situ, kalau ada karyawan lain yang lihat gimana, kamu malu-maluin aja deh jadi direktur" ucap Bima"
karna semakin kesal dengan Bima,spontan Jessy langsung berdiri dan memarahi Bima dengan nada tinggi hingga laki laki yang tadi berencana untuk pergi tiba tiba menoleh kebelakang karna mendengar suara Jessy,tentu saja laki laki itu tau bahwa orang yang sudah memotong kencingnya ada di depan mata,dan Jessy pun langsung masuk ke ruangannya , laki-laki yang mencarinya itu mencoba untuk mengejar Jessie namun tiba-tiba saja teleponnya berdering bahwa ada kabar mengenai suatu pekerjaan yang harus diselesaikan,sehingga laki laki itu pun kembali ke kantornya.