
kemudian Zee langsung meninggalkan rumah sakit tanpa berfikir bahwa dia ada jadwal tugas malam.
pak,ini jelas tindak kejahatan,kenapa bapak tidak percaya sih,yaudah kalo gitu saya minta tolong lacak keberadaan adik saya ini,seterusnya saya yang akan mencarinya" tegas Zee"
polisi tidak menanggapi laporan Zee yang hanya sebatas perbedaan tulisan zea,hal itu membuat polisi tidak menyelidiki lebih lanjut dan hanya menuruti Zee yang meminta untuk melacak keberadaan zea saja.
setelah polisi memberitahu dimana keberadaan zea,Zee langsung mencari ke tempat tersebut.
dia ini nekat sekali,apa dia tidak takut kalo hal buruk terjadi padanya" fikir salah satu polisi yang tempat kerjanya duduk di sebelah polisi yang di hadapi Zee"
di dekat cave giggle box,itu artinya ga jauh dari sini" ucap Zee yang mencari zea"
Zee mencoba menelpon ponsel zea berharap seseorang mengangkat panggilan teleponnya.
"Hay dokter Zee zaquin,anda pasti mengenal suara ini"
"kau,berikan ponselnya pada zea,cepat berikan,jangan berani Berani kamu menyentuh nya, jika sampai ada sedikit saja luka padanya,aku pastikan kau tidak akan bisa menghirup udara segar lagi"
"tenang saja dokter,dia akan baik baik saja jika dokter menghapus rekaman suara itu"
"aku akan menghapusnya di depanmu,jadi berikan aku lokasi mu"
spontan Zee mengirimkan sebuah pesan pada Raka lalu menuju tempat yang telah Egi kirimkan.
apa...,Egy membawa zea pergi ,Zee...gila ya nih orang,malah kesana duluan baru ngabari aku" ucap Raka yang kemudian panik dan langsung menyusul Zee".
lihat ini baik baik,aku menghapus rekamannya,jadi cepat katakan di mana zea.
nona,ponsel seorang dokter sekaligus putri dari pemilik perusahaan besar di Indonesia tentunya tidak semudah itu menghapus sebuah file,meski rekamannya sudah di hapus dari perekam suara,tentu masih ada rekaman lain di data yang lainya, berikan ponselnya padaku Dan aku yang akan menghapusnya sendiri" ucap Egy"
tidak ada pilihan,hapus saja suara mu yang ada di ponselku,itu tidak penting" ucap Zee memberikan ponselnya pada Egy"
namun sesaat sebelum Egy mengambil ponselnya dari tangan Zee,ponsel Zee berdering karna zeo menelponnya,kemudian Zee menarik kembali ponselnya karna mengangkat panggilan tersebut.
"Zee,kamu jangan turutin permintaan Egy,aku baik baik aja di rumah,ka..."
namun ternyata zea yang menelfon zee menggunakan ponsel zeo ,belum selesai zea berbicara,Egy langsung merebut ponsel tersebut dan mendorong Zee.
"kembalikan ponselku,dasar penipu"
Zee berusaha merebut ponselnya,kemudian Zee berdiri dan spontan memukul Egy hingga ponselnya terjatuh lalu Zee berhasil merebut ponselnya kembali,namun tangan Zee yang berusaha mengambil ponselnya itu tiba tiba di injak oleh Egy.
__ADS_1
ada apa sih kak, apanya yang gawat ,kak zee kenapa" ucap zeo"
ceritanya nanti aja, aku harus pergi sekarang, tapi kamu jangan bilang ke mommy and Daddy ya,kalo ditanya aku sama Zee lagi jalan sama temen gitu ya" ucap zea"
"oke deh,Kaka hati hati"
"mau ke mana"
Zea mencoba merahasiakan masalah nya ke orang tua, namun tiba-tiba saja dokter Brian tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka dan langsung menghampirinya.
****** gue, sejak kapan Daddy ada di sana, tajam banget sih pendengarannya, gue mezti jawab apa nih Sekarang"fikir zea"
sementara zeo hanya menepuk jidatnya.
Kenapa harus dirahasiakan, Kenapa Daddy nggak boleh tahu,ayo jawab ada apa zea, Kenapa kamu meminta adikmu untuk berbohong" ucap dokter Brian"
emmmm...anu... itu...duhhh susah Daddy ceritanya,nanti aja deh, sekarang aku harus pergi" jawab zea"
kalau gitu kamu nggak boleh pergi sebelum cerita" ucap dokter Brian"
"kalo cerita dulu kelamaan Daddy ,nanti keburu zee kenapa-napa gimana"
"zeo Daddy kemana sih, dari tadi mommy nyariin kok nggak ada ya"
giliran aku nih sekarang yang harus nyari jawaban untuk bohong" fikir zeo" itu mom Daddy sama kak zea lagi ke Indomaret beli sesuatu" jawabnya".
awww ini sakit,singkirkan kakimu" ucap Zee "
dokter,seharusnya kamu tidak melakukan ini padaku,kau harus ingat pasienmu yang harus kau obati,jadi jangan sampai dirimu terluka dan ahirnya kamu yang di obati" jawab Egy" berikan ponsel itu padaku dengan suka rela,maka aku akan menyingkirkan kakiku dan pergi
Zee tidak menjawab apapun ,dan egy terus menginjak tangan Zee hingga terlihat merah dan memar.
rupanya kau gadis yang kuat ya,kau bertahan meski itu sakit" ucap Egy yang tidak menyingkirkan kakinya yang menginjak zee dan justru menginjaknya lebih keras"
"aduhhh aw...."
kemudian Zee menggigit kaki Egy ,namun semakin zee berontak, Egy justru semakin menginjak tangan Zee dengan keras,namun tiba tiba saja polisi yang tadi duduk di sebelah polisi yang memberitahu Zee dimana posisi zea itu datang .
perkelahian pun terjadi .
awwww duhhh tanganku panas sekali,hah layar kaca handphone ku pecah,uhhh dia harus mengganti rugi kacanya" ucap Zee"eh tunggu, bukankah dia polisi yang tadi aku lihat" fikir Zee" iya benar,tapi bagaimana dia bisa ada disini
__ADS_1
Zee justru memperdulikan kaca handponya yang pecah di banding tanganya yang terluka .
entah bagaimana tiba tiba Zee melihat polisi tersebut tergeletak di lantai karna Egy menikamnya dengan pisau.
dengan panik Zee langsung melakukan pertolongan pertama pada polisi itu ,dan beberapa saat kemudian raka datang dan Zee langsung memintanya untuk membawa polisi tersebut ke rumah sakit.
aw,Raka aku tidak kuat membawanya,apa kamu bisa membawanya sendiri " ucap Zee sambil membalut tanganya dengan kain agar tidak kotor"
Zee,tanganmu" ucap Raka yang melihat tangan Zee" maaf,aku datang terlambat
ini bukan salahmu,kita tidak punya banyak waktu, kita harus segera membawanya ke rumah sakit" ucap Zee"
saat Zee dan Raka membawa polisi itu ke mobil,zea dan dokter Brian tiba di tempat yang sama.
Zee,kamu baik baik saja,kau tidak apa apa kan" ucap zea"
"aku tidak apa apa,ceritanya nanti saja,aku harus membawanya ke rumah sakit"
rumah sakit bakti Husada .
"tanganmu terluka,biar Daddy saja yang menanganinya"
kalo begitu aku akan membantu Daddy" jawab Zee".
setelah dokter Brian dan Zee menolong polisi itu dan membiarkanya di ruang ICU untuk mendapatkan perawatan kusus .
jadi sebenarnya ada apa sih ,kenapa bisa terjadi hal semacam ini" tegas dokter Brian"
tidak ada yang menjawab pertanyaan itu dan justru saling menatap yang lainya.
"Zee,zea, jawab Daddy"
aku hanya membantu JK group,seterusnya biarkan zea yang menjelaskan" jawab Zee"
zea menjelaskan tentang penyelidikannya terhadap Egy sedetail mungkin.
"lalu kenapa bisa sampai seperti ini,kenapa harus membahayakan orang lain "
jadi tadi itu di kantor handphone ku hilang gitu aja tiba-tiba nggak ada, dan ternyata Egi yang mengambil handphone-ku untuk menelepon zee dan menipunya bahwa aku sedang bersama Egi agar zee mau datang ke tempat yang diminta Egi untuk menghapus rekaman yang ada di ponsel Zee,setelah itu aku ga tau lagi karna tiba tiba handphone Zee mati" jawab zea"
aku datang ke tempat itu karna mengira bahwa zea benar benar ada di sana setelah datang ke kantor polisi untuk melacak keberadaan zea,dan sepertinya polisi melacak zea menggunakan ponselnya,dan ponselnya ada pada Egy, dan tiba-tiba saja polisi itu datang membantu ku,kurasa dia mengikuti ku setelah keluar dari kantor polisi" jawab Zee" namun Egy menikamnya dengan pisau hingga terjadilah semuanya seperti ini
__ADS_1