
"non,kalo non pergi naik bus terus,saya bisa di pecat jadi supir pribadi karna saya sudah tidak di butuhkan lagi non,jadi tolong lah non, saya mohon non jangan naik bus lagi"
iya Zee,kasian pak Asep,dia udah nganterin kita kemana mana selama ini,dan setelah kita bisa pergi sendiri,masa kita biarin pak Asep di pecat" ucap zea"
terus kenapa,emang nyatanya aku udah ga butuh supir lagi kan,mungkin emang udah seharusnya pak Asep cari kerja lain" jawab zea"
"tapi non,sekarang mencari pekerjaan tidaklah mudah,nona Jessy akan memecat saya besok jika non Zee dan non zea pergi naik bus lagi"
"Zee,ayolah,kasian pak Asep"
kamu aja,aku ga butuh supir pribadi" ucapnya yang langsung masuk ke rumah ".
malam harinya,zea menyiapkan barang barang yang akan dia bawa ke hotel selama tiga hari masa olimpiade.
zea,besok kamu berangkat jam berapa" tanya Jessy"
seperti biasanya mom" padahal zea di minta datang lebih pagi dan langsung menuju ke tempat olimpiade"
"zea,Daddy tidak berharap kamu dapat memenangkan olimpiade nya,tapi Daddy berharap kamu pulang dengan membawa medali"
ih Daddy sama aja donk,oh iya mom,dad,tolong jangan pecat pak Asep,biarkan dia tetap bekerja sebagai supir pribadi di sini" pinta zea"
"zea,lalu buat apa pak Asep disini kalo kalian naik bus"
kalo pak Asep di pecat,lalu siapa yang akan mengantarkan zea ke tempat olimpiade besok,kita tidak naik bus setiap saat,kami juga masih membutuhkan pak Asep ketika kami akan pergi ke suatu tempat tertentu,jadi jangan pecat pak Asep" saut Zee "
hari berikutnya.
sebelum zea pergi untuk olimpiade,zea dan Zee bertatapan seolah tidak ingin berpisah .
kenapa harus ada masa karantina,seharusnya zea pergi saat olimpiadenya saja agar tidak pergi tiga hari" ucap Zee dalam hatinya"
aku ingin Zee ikut ,tapi itu tidak mungkin" ucap zea dalam hatinya"
apa maksud xpresi mu itu,cepat pergi sana,aku juga akan berangkat ke sekolah" ucap Zee yang langsung masuk mobil untuk di antar pak Asep"
apa hanya aku yang ingin dia ikut,tapi sepertinya Zee tidak ingin ikut,ah sudahlah" ucap zea"
zea langsung menuju hotel diantar oleh Jessy .
"zea,ada apa sayang,ayo masuk,apa perlu mommy temani sampai ruang karantina"
"ah tidak mom,aku akan masuk,mommy hati hatilah"
kemudian zea masuk dan sampainya di depan lift,zea bingung di lantai berapa kemarin guru menjelaskan ruangan karantina nya.
"apakah di lantai tiga,tidak, sepertinya di lantai empat,tunggu tunggu kemarin guru tidak memberitahuku di lantai berapa ruangan nya,duhhhh dasar menyusahkan saja Bu lily ini"
kemudian zea mengirim pesan kepada Zee untuk bertanya pada Bu Lily mengenai ruang karantina olimpiade nya.
"duhhh kenapa ga di baca baca sih"
permisi,kamu menghalangi orang yang ingin masuk ke pintu lift,tolong geser sedikit,saya sudah terlambat" ucap seseorang yang hendak masuk lift "
__ADS_1
sebelah sana kan juga ada lift,kenapa harus naik yang ini" ucap zea"
"aku sudah terlambat,aku tidak bisa nunggu liff yang sebelah terbuka,jadi aku naik yang ini,kamu sendiri kenapa tidak masuk,pintu lift nya sudah terbuka loh"
zea tidak menjawab laki laki itu dan langsung membuka ponselnya .
kenapa belum di balas ,Zee ayolah buka pesanku" ucapnya sedikit panik"
lima belas menit kemudian,Zee membalas pesan zea,kemudian zea langsung menuju lantai 4.
"duh giliran udah tau lantainya malah lifnya ga buka buka"
setelah pintu lift terbuka, zea langsung bergegas masuk lift tanpa memperhatikan orang yang juga ingin naik lift bersamanya.
tibanya di lantai empat,zea kembali di bingungkan dengan ruangan.
"duh,nomor berapa ya ruanganya ,oh my God,se dodol inikah aku sampai ga cerna penjelasan guru kemarin"
kemudian zea menenangkan diri dan berusaha mengingat apa yang kemarin di ucapkan guru padanya.
271 ,iya bener, nomor 271 "ucapnya sedikit panik"
zea kembali bergegas menuju ruangan 271 itu, karna gugup,zea langsung masuk ke ruangan itu tanpa mengetuk pintu,namun sialnya saat zea membuka pintu,ada seseorang dari dalam ruangan yang juga membuka pintu bertepatan dengan zea,sehingga membuat zea terjatuh di lantai,melihat hal itu seketika semua di ruangan itu langsung terdiam.
duhhh sial banget sih hari ini,aku jadi ga yakin bakal menang olimpiade,awalnya aja udah gini,sakit jatuhnya ga seberapa tapi malunya setengah hidup" fikir zea" eumm apakah benar ini ruangan olimpiade matematika" tanya nya"
dia, dia kan wanita yang tadi sepertinya kebingungan dan berdiri di depan lift " ucap salah satu peserta yang tadi bertemu dengan zea di lift"
dari pertanyaan mu sepertinya saya tidak perlu bertanya lagi kamu siapa,zea Alexander,salah satu peserta olimpiade yang datang terlambat di hari pertamanya,kira kira apa hukuman yang cocok untuk kamu" ucap panitia"
masing masing tim olimpiade matematika terdiri dari empat orang peserta,walau per tim namun nilainya tetap individu,di tim ini,ada dua laki laki dan dua perempuan,mereka yang laki laki tidak begitu peduli dengan zea yang terlambat,namun yang perempuan sangat terlihat tidak menyukai zea.
di keluarkan dari peserta olimpiade,mungkin itu hukumannya" saut zea"
seketika semua tercengang dengan jawaban zea .
apa kamu tidak niat ikut olimpiade ini,sampai dengan mudahnya kamu ingin keluar" tegas panitia"
tidak" jawab zea dengan tegas pula" keikutsertaan saya di olimpiade bukan karna niat, hanya saja saya memang menyukai matematika dan kebetulan saya dipilih untuk mewakili sekolah dan di ikutkan untuk olimpiade ini,jadi saya tidak peduli mau di keluarkan atau tidak
cih sombong banget dia" ucap peserta perempuan yang berbisik pada peserta lain"
lalu ,apakah kamu tidak tertarik dengan hadiah kemenangan olimpiade ini" tanya panitia"
"tidak,saya bisa mendapatkan hadiahnya jika saya mau, jika pun saya tertarik saya tidak perlu susah payah untuk mendapatkannya sampai harus menginap di hotel tiga hari ,berkumpul dengan orang baru yang tidak saya kenal,dan harus berfikir untuk belajar di olimpiade"
saya disini sebagai panitia, jadi saya tidak tahu bagaimana kehidupanmu,tapi mari kita lupakan awal yang tidak mengenakan ini ,dan perkenalkan dirimu ,lalu bergabunglah dengan tim mu" pinta panitia"
bukanlah tadi bapak sudah tau nama saya,lalu kenapa saya harus memperkenalkan diri " ucap zea"
ya Tuhan,anak siapa dia ini sebenarnya,tidak sopan sekali" fikir panitia " saya tahu nama kamu itu karena saya yang mencatat data-data pesertanya, tapi yang lainnya kan belum tahu kamu siapa
"mereka tidak tuli, saya rasa tadi mereka sudah dengar saat Bapak menyebutkan siapa nama saya, jadi saya tidak perlu memperkenalkan lagi"
__ADS_1
kemudian zea langsung duduk dan bergabung dengan tim nya.
baik anak anak,saya akan langsung memberikan materi yang harus kalian pelajari,dan setelah itu akan ada guru pembimbing yang mengajari kalian dan bersedia menjawab pertanyaan kalian jika ada yang tidak kalian mengerti" ucap panitia"
"baik pak"
hai,ga nyangka ya ternyata kita satu tim,andai aja tadi aku ajak kamu naik bareng,pasti kamu ga akan telat" sapa laki laki yang tadi bertemu zea di lift"
zea diam saja dan tidak menghiraukanya.
kamu ga inget aku ya,tadi kita ketemu loh di depan lift" bertanya kembali"
memangnya siapa kamu sampai aku harus mengingat " jawab zea ketus"
ppfffff ,udah deh ga ,ga ada gunanya nanya sama cewe belagu kayak gini" ucap peserta perempuan"
kenapa sih di tim kita harus ada cewe,buat ga mood belajar aja" saut peserta cowo satunya"
"mana ada cewe bikin mood menurun,yang ada itu bikin jadi semangat belajar tau"
cewe ga pernah berfikir mengunakan logika,dia gampang merubah mood nya ,dia terlalu menggunakan perasaannya untuk semua hal,itu sebabnya aku ga suka cewe di tim ini" ucap yuda"
enak aja ,kita cewe juga bisa gunain logika tau,eh kamu" nunjuk zea" ,jangan diem aja donk denger kita kaum cewe di bilang ga pake logika,ayo kita buktiin ke dia kalo kita juga bisa ikut olimpiade ini" tegas Vera"
awalnya zea diam saja ,namun seketika zea menyaut" kamu benar,ayo kita buktikan kalo cewe ga selalu menggunakan perasaannya"
"oke,kenalin aku vera,dan cowo yang bilang kalo cewe ga bisa pake logika ini namanya Yuda,dan cowo yang sok akrab sama kamu ini namanya Arga, sekarang kita satu tim,ayo buktikan kalo kita pantas berada di olimpiade ini"
sesaat kemudian,guru pembimbing masuk ke ruangan .
"halo semuanya, perkenalkan ,saya sing Hendrawan,guru pembimbing yang akan menemani kalian belajar ,apakah kalian sudah siap untuk hari ini"
"tentu siap"
kalo kami tidak siap,kami tidak mungkin berada disini sekarang,ayolah pak,langsung saja mulai pembelajarannya" saut zea"
emm maaf pak,teman kami ini rada sedikit kurang minum" jawab Arga agar zea tidak kena marah"
jadi dia yang di bilang pak zafran tentang peserta yang kurang sopan itu" fikir guru" oke baiklah,satu jam dimulai dari sekarang
satu jam kemudian.
setelah waktu habis,para peserta mengumpulkan soal soal yang telah mereka isi.
"baiklah,kalian istirahat saja ,ada waktu istirahat satu jam,setelah itu berkumpul kembali untuk pembelajaran berikutnya ya,emmm kalian sudah tau kamar masing masing kan"
semuanya menjawab sudah ,namun hanya zea yang menjawab belum tau.
bagaimana bisa kamu belum tahu jika teman sekamar mu saja sudah menjawab tau,oh apakah tadi kamu datang terlambat,baiklah sekarang saya mengerti, kamu....
pak ,kami di beri waktu istirahat satu jam,jika bapak terus memberikan saya penjelasan tidak penting mengenai kamar itu hanya akan membuang waktu kami untuk beristirahat,jadi lebih baik,bapak selesaikan tugas bapak dan kami akan menuju kamar untuk beristirahat" saut zea"
dia benar benar lancang" fikiranya" oh baiklah,selamat beristirahat, kalian yang kompak ya" pergi"
__ADS_1
kemudian peserta menuju kamar hotel mereka masing masing,zea bersama Vera dan Arga dengan Yuda.