
lagi lagi saat menjelang tidur ,Jessy dan dokter Brian salah tingkah apa yang harus mereka lakukan untuk memulai hubungan suami istri.
sekarang hatiku sudah tidak terlalu gugup dan gemetar, sepertinya aku siap untuk melakukanya malam ini" ucap Jessy dalam hatinya"
sepertinya Jessy masih tidak mau melakukanya,kenapa dia harus tidur membelakangi ku sih" ucap dokter Brian dalam hatinya"
beberapa menit kemudian.
kenapa dokter Brian tidak mau menyentuhku, apakah karna penampilanku tidak menarik ya, seharusnya aku menuruti kata Mama untuk memaki baju tidur" ucap Jessy dalam hatinya"
sementara dokter Brian tidak mengerti harus memulainya bagaimana,dan mengingat ucapan Chen kemarin tentang Jessy yang tanganya di sentuh laki laki kemudian mandi bunga tujuh hari tujuh malam itu membuat dokter Brian jadi berfikir dua kali.
dan lagi keduanya saling salah faham hingga malam itu tidak terjadi apapun.
kemudian malam berikutnya.
Jessy yang biasanya tidur menggunakan kaos dan hanya celana panjang owor owor itu,tapi malam ini Jessy menggunakan baju tidur yang tipis .
apakah malam ini kita saya tidur bersama lagi, sekarang kita sudah menjadi suami istri tapi kenapa kamu tidak menyentuhku" ucap Jessy yang memulai pembicaraan"
dokter Brian pun langsung peka terhadap kode yang Jessy berikan dan mengatakan bahwa dirinya menunggu kode dari jessy untuk melakukan itu,namun saat Jessy dan dokter Brian sudah sama sama siap untuk melakukanya ,kini Reina lupa memberitahu orang rumah untuk tidak mengganggu Jessy.
hingga ada bi Ijah yang mengetuk pintu kamar Jessy untuk bertanya sesuatu.
kemudian ada Bima yang mengetuk pintu kamar Jessy untuk meminjam sebuah data.
kemudian ada telepon dari klien Jessy dan banyak gangguan gangguan lainya .
emmm rumahmu terllau banyak orang ya" ucap Dokter Brian"
ah iya,maaf,mereka semua tidak ada yang peka" jawab Jessy" tapi semoga mereka tidak ada yang mengetuk pintu lagi
iya
__ADS_1
beberapa saat kemudian
tring tring tring tring tring tring tring tring tring
tunggu sebentar,aku angkat telepon dulu" ucap dokter Brian" halo,iya benar,apa baiklah saya akan segera kesana
tiba tiba ada korban kecelakaan yang harus dokter Brin tangani .
Jessy ,aku sungguh minta maaf" ucap dokter Brian"
tidak masalah,aku mengerti posisi mu,emm kalo begitu aku ikut,aku akan ganti baju sebentar" ucap Jessy"
"ini sudah malam, kamu harus segera tidur karna besok harus kerja kan"
.kalo malam ini aku harus tidur karna besok harus kerja ,lalu bagaimana denganku, bukankah besok kamu juga kerja,pekerjaanmu tidak kenal waktu, sementara pekerjaanmu hanya beberapa jam saja,jadi biarkan aku ikut menemani suamiku bekerja"
rumah sakit bakti Husada.
disana Jessy menunggu di ruangan dokter Brian, sementara dokter Brian di ruang operasi.
dokter Brian kembali ke ruangannya dan melihat jessy telah tertidur, karena tidak ingin membangunkannya akhirnya dokter brian membopong Jessi menuju mobil dan membawanya pulang.
malam berikutnya.
sayang,kamu ingin punya anak berapa " tanya Jessy"
aku ingin punya anak yang jumlahnya dengan yang kamu inginkan" jawab dokter Brian"
"aku ingin punya empat anak"
"hah, empat,kau yakin"
Jessy menganggukan kepalanya dan mengatakan" dan aku juga ingin melahirkan anak kembar"
__ADS_1
anak kembar,wahhh sepertinya memang menyenangkan jika punya anak kembar ya, bagaimana kalo sekarang kita mencoba membuat anak kembar" ucap dokter Brian"
sepertinya boleh juga " jawab Jessy" eh tunggu sebentar,apakah dokter sudah memastikan bahwa malam ini tidak ada pasien
tenang saja,malam ini sudah ada para dokter senior yang berjaga malam" jawab dokter Brian"
oh baiklah...
tok tok tok
oh tidak, kamu sudah memastikan keadaan rumah sakit yang baik-baik saja, namun aku belum memastikan keadaan rumah yang akan tenang tenang saja" jawab Jessy " aku akan membuka pintunya dulu.
dara,ada apa,kenapa malam malam begini menggangguku" ucap Jessy"
aku tidak bisa tidur malam ini,bisakah temani aku untuk ngeteh" ucap dara"
"kau gila,aku ini sekarang sudah bersuami, Mana mungkin aku meninggalkan suamiku di kamar sendirian dan aku ngeteh denganmu, dasar gila,sudahlah sana pergi pergi,jangan ganggu aku"
"ahk dasar mentang-mentang sudah menikah tidak mau diganggu"
eh dara tunggu " ucap Jessy" aku minta tolong padamu untuk memastikan malam ini tidak akan ada yang mengetuk pintu kamarku
maksudmu aku harus terus mengawasi kamarmu ,begitu, kau lebih gila dari aku,aku tidak mau" jawab dara"
ahk tolonglah, sebenarnya malam-malam sebelumnya aku dan dokter brian tidak melakukan apapun dan malam ini aku ingin melakukannya bersama dia ,jadi aku sungguh minta tolong padamu" pinta Jessy"
"ahk dasar kau ,yasudah lah, aku akan mengawasi kamarmu malam ini,sana kau bersenang senanglah"
ahhkk baiknya, selain cantik kamu itu juga sangat baik ya, terimakasih dara" ucap Jessy langsung menutup pintunya"
satu tahun kemudian.
Jessy dan dokter Brian pun di beri kepercayaan oleh Tuhan yaitu seorang anak kembar seperti apa yang telah mereka berdua idamkan,bahkan kini mereka berdua tidak lagi tinggal di rumah Chen ,mereka membangun sebuah rumah sendiri untuk keluarga kecil mereka dan hidup bahagia sesuai rancangan autor nya.
__ADS_1
SELESAI...