Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 29


__ADS_3

"kenapa sekarang kau seperti pembully"


"aku seperti pembully,terserah katamu saja lah,aku suka jadi pembully,oh iya satu lagi,biarkan aku melakukan semua yang aku suka,jangan menceramahi aku seolah kau ini paling benar" jawab Zee lalu pergi"


zea yang meminta agar Zee menghapus Vidio yang dia unggah,namun Zee tidak mau melakukannya.


saat pulang sekolah,salah satu teman fajar menghampiri Zee dengan expresi kezal.


"dari expresimu sepertinya kau ingin mencari masalah denganku,pergilah jika perkataan ku benar"


apakah benar kau yang mengunggah Vidio ini" ucapnya menunjukan Vidio"


"Zee tersenyum " ya aku yang mengunggahnya,apakah mereka temanmu,adikmu atau....ada masalah denganku


"dia pacarku,hapus Vidio itu sebelum aku menghapusnya dengan paksa dari ponselmu"


"aku mohon jangan,aku takut sekali denganmu,kau fikir aku akan begitu, pffttttt lakukan saja kalo kau bisa,tadi kau bilang apa,dia pacarmu,pantas saja ,sama sama psikopat"


seketika teman fajar itu langsung mendorong Zee dan mengambil tasnya untuk mengambil ponsel milik Zee agar bisa menghapus Vidio pacarnya yang di unggah.


"hey kembalikan tasku"


Zee berusaha merebut tasnya hingga membuat laki laki itu kesulitan mencari ponsel milik Zee,setelah berhasil menemukan ponselnya teman fajar itu menjatuhkan tas Zee dan mengambil ponselnya.


"sial,cepat beritahu aku apa password nya"


"jangan harap,cepat kembalikan ponselku,kembalikan"


Zee kesulitan mengambil ponselnya karna lawanya lebih tinggi dari dia ,namun saat itu lagi lagi dengan kerenya zova mengambil ponsel tersebut dan mendorong teman fajar.


bukankah kau teman fajar, siapapun kau aku peringatkan untuk tidak menggangu nya,sampai aku melihat ada yang mengganggunya ,aku akan....ya lihat saja nanti" ucap zova"


setelah itu teman fajar langsung pergi,dan Zee langsung meminta ponselnya di kembalikan,namun zova justru menaikan tanganya dengan kaki jinjit agar Zee tidak bisa mengambilnya.


beritahu dulu siapa namamu,maka aku akan mengembalikan ponsel ini padamu" pinta zova"


"bukankah kamu sudah tau namaku saat di kantin tadi,kenapa masih bertanya"


"aku belum puas jika kamu belum memberitahu langsung,aku ingin mendengarnya dari dirimu sendiri,anggap saja aku belum tahu namamu dan inilah usahaku "


Zee diam saja.


"oh tidak mau ya,yasudah kalo begitu aku akan membawa ponsel ini pulang"


"eh tunggu ,namaku Zee"


"hanya itu"


"Zee zaquin,sudah cukup sekarang cepat kembalikan ponselku"


baiklah,ini" mengembalikan ponselnya"


setelah mendapatkan ponselnya kembali,Zee langsung pergi begitu saja tanpa terimakasih.


hey kau belum terimakasih padaku" mengejar Zee" aku sudah membantumu mengambil ponsel dan kamu meninggalkan ku begitu saja


aku tidak minta bantuanmu untuk mengambilkannya" jawabnya sambil terus berjalan"


padahal terimakasih tidak Sulit,tapi dia tidak mau melakukannya" fikirnya yang kemudian berhenti mengejar Zee"


tunggu,aku boleh nakal,tapi aku harus menghargai orang lain" fikir Zee yang kemudian berhenti dan berbalik arah mendekati zova lalu mengucapkan terimakasih padanya,setelah itu Zee langsung pergi"


Dan zova yang tadinya sempat berhenti mengejar ,kini dia mengejar zee kembali.


"hey tunggu,kau ini benar benar dingin sekali,kau tau kamu ini gadis pertama yang membuatku lelah mengejarmu,yang lainnya seperti jalangkung datang tanpa di undang"

__ADS_1


syukurlah,dengan begitu aku tidak seperti jalangkung" jawab Zee" oh iya ,berhenti sampai disini saja ,kamu sudah tau namaku ,jadi jangan ganggu aku


"hey tunggu ,kau ini kenapa sellau pergi saat aku ingin bicara sih,susah sekali mengajakmu bicara, bukankah saat kita bicara pertama kali aku mengatakan kalo aku menyukaimu,setelah berhasil tau namamu ,aku rasa aku tidak akan berhenti sampai disini,justru aku akan semakin bersemangat untuk melakukan usaha berikut nya,aku akan terus mengganggumu sampai aku bisa dekat denganmu,hey tunggu"


terserah" jawab Zee dari jarak dua meter"


"ahk semakin dia menghindar,aku jadi semakin penasaran dan tertarik padanya, baiklah ayo zova mari kita buktikan usaha berikut nya".


di rumah.


sekarang aku merasa kalo sepertinya teman teman ku memanfaatkan aku,mereka menyuruhku mentraktir ,membelikan sesuatu yang mereka sukai , waalu harganya tidak seberapa tapi tetap saja itu namanya mereka memerasku,Zee benar,aku boleh berubah jadi lebih baik,tapi aku tidak boleh berubah jadi bodoh karna keinginanku yang memiliki banyak teman ,lalu apa yang harus aku lakukan" fikir zea"


kemudian Zee masuk ke kamar ,namun mereka berdua tidak saling menyapa dan Melakukan aktivitas masing masing.


sementara saat itu Suho yang mengirim pesan pada Alvin bahwa dirinya sudah resmi tinggal di Indonesia dan akan mendaftar sekolah di SMA bhineka yang Suho fikir agar sama dengan Diman alvin sekolah.


waduh,ini bisa jadi masalah nih kalo si Suho daftar di SMA bhineka beneran" ucap Alvin"


kemudian Alvin mengajak Suho untuk bertemu di suatu tempat ,disana alvin akan memberitahu suho bahwa sebenarnya dirinya sekolah di SMA merah putih dan berniat akan menjelaskan bahwa dirinya saat di sekolah seperti apa.


tentu saja saat tiba di tempat tujuan ,Suho tidak melihat Alvin karna Alvin berpenampilan culun sesuai saat dia di sekolah.


apa dia belum Dateng ya,katanya jam tujuh" ucap Suho"


aku disini" ucap Alvin"


"Al Alvin,kamu...."


"duduk aja nanti aku jelasin"


Alvin menjelaskan apa yang perlu dia jelaskan.


hari berikutnya.


kenapa hari ini Yuli ga masuk ya" fikir Zee" Yose,kamu tau kenapa Yuli ga masuk


apakah ada yang lucu, kenapa kau tersenyum" tanya zee"


aku senang karna kamu mulai peduli dengan orang lain" jawab Yose"


siapa yang peduli pada orang lain,aku hanya tanya Yuli kemana bukan berarti aku care sama dia" jawabnya lalu pergi"


tepat saat Zee berbalik arah untuk keluar kelas,di depanya sudah ada zova sehingga Zee menabraknya.


sejak kapan sih disini,bisa ga gausah gangguin orang" ucap Zee kezal"


siapa yang mau gangguin kamu,orang aku ada perlu sama seseorang kok,gausah GR deh kamu" jawab zova"


owwhhh" Zee pun malu karna sudah GR"


"dan orang yang mau aku gangguin itu kamu"


Zee tidak menghiraukan dan langsung keluar kelas.


eh zova,gue ga ngerti apa yang ada di otak Lo,udah jelas jelas Lo di tolak , masih aja ngejar terus,dasar ****" saut fajar yang melihat semuanya"


cuma cowo ga punya nyali yang langsung nyerah cuma karna di cueki cewe yang dia suka,gue kayak gini bukan karna **** tapi karna gue berusaha" jawab zova lalu pergi" eh kamu,engga ke kantin,biasanya jam istirahat ngumpul bareng kan" ucapnya melihat Alvin"


aku...emmm aku iya ini mau ke kantin" jawab Al"


cih ,sejak kapan juga Lo Deket sama cowo kayak tong sampah gini,Lo bener bener malu maluin gue sebagai saudara Lo" saut fajar"


"saudara,sejak kapan kita jadi saudara,bukanya Lo yang bilang ga mau punya saudara tiri,yang ada gue yang malu kalo punya saudara kayak Lo,bisa bisanya di pukul cewe ahahah"


sialan tuh si zova,awas aja Lo nanti" fikir fajar"

__ADS_1


Al dan zova ke kantin bersama,hal itu membuat Inez bertanya tanya sejak kapan mereka akrab.


sejak aku tau kalo dia berteman dengan Zee,teman Zee teman ku juga kan,iya ga bro" jawab zova"


iya,oh iya itu terus gimana si Yuli" tanya Alvin"


"ga ada jawaban"


dan beberapa saat kemudian Yuli membalas pesan di group bahwa dirinya sedang pergi ke rumah sakit untuk periksa,teman temannya pun kwatir pada Yuli.


sementara di kelas 10 B ,zea yang merasa bahwa dirinya di rugikan oleh teman temannya itu pun berusaha meluruskan semuanya.


"apa maksud dan tujuan kalian berteman dengan ku"


"zea,kenapa tiba tiba kamu tanya itu,tentu saja karena kamu menyenangkan,kamu berbeda dengan saudaramu itu"


"iya zea,kita ga ada maksud lain kok"


"kamipun aku miskin, apakah kalian tetap mau berteman dengan ku"


"tentu saja, manamungkin kita meninggalkan mu saat kamu kesulitan"


dasar bodoh,kalo Lo miskin ya kita kita ga bakal temenan sama Lo" fikir salah satu dari mereka".


syukurlah,itu berarti dugaan Zee salah tentang temanku" fikir zea"


saat jam istirahat ke dua ,saat itu Inez tidak sengaja mendengar pembicara teman sekelasnya yang akrab dengan zea.


"apa jangan jangan zea udah mulai curiga ya kalo kita cuma morotin dia"


"itu berarti kita harus lebih hati hati supaya zea ga curiga,dasar gadis bodoh itu"


plok plok plok" Inez menghampiri mereka sambil tepuk tangan" kalian harus lebih berhati hati karna aku sudah mendengar nya,sungguh luar biasa,pasti sangat menguntungkan ya bisa berteman dengan anak orang kaya


"memangnya kenapa kalo kamu mendengarnya,kamu dan zea itukan tidak berhubungan baik, apakah menurutmu dia akan percaya padamu daripada kita teman yang selalu bersama dia"


mereka pun keluar dari toilet namun Inez menjambak rambutnya dari belakang dan mengatakan "kalo begitu aku akan membuat mu untuk mengatakannya di depan zea"


Inez menarik salah satu dari mereka ke kelas dan mendorongnya di depan zea.


"hey lepaskan ,apasih yang kau lakukan ini"


"cepat katakan apa yang tadi aku dengar"


inez ,apa yang kamu lakukan,kamu ini kasar sekali" ucap zea"


"zea,dia memintaku untuk menjauhimu,dia jahat sekali,tadi menjambak ku dan mendorongku"


tentu saja zea kezal dan marah pada Inez.


Nez , ada apaan sih" tanya zova yang kini akrab dengan Inez karna Inez berteman dengan Zee"


Inez menjelaskan sesuai apa yang dia dengar.


"waduh...cewe itu ngeri ngeri ya, beruntung lah gue terlahir jadi cowo,jadi ribet ribet aman hidup gue"


kemudian Inez dan zova saling memikirkan cara bagaimana agar zea tau kalo dia hanya di manfaatkan.


aha.... kenapa ga Lo aja yang coba pancing dia" ucap Inez menemukan ide cemerlang"


maksud Lo" bingung"


"Lo tau kan kalo si citra itu berusaha deketin Lo,Lo pura pura aja ajak dia jalan terus ya gimana lah cara Lo supaya kita bisa ngasih tau zea tentang kelakuan mereka,Lo rekam atau apa gitu "


"ogah"

__ADS_1


"bentar deh,Lo suka sama Zee kan,nah....ini bisa jadi peluang buat Lo,zea itukan saudara nya Zee,dengan Lo bantu saudaranya,siapa tau aja Zee jadi fast respon sama Lo"


seketika zova merasa bahwa Inez ada benarnya,kemudian zova melakukan saran yang Inez berikan.


__ADS_2