Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 24


__ADS_3

sampainya di rumah ,Zee dan zea terkejut mommynya sudah ada di rumah bersama bayinya,mereka pun berebut untuk menggendong.


"hey hey hey sayang,nanti adiknya jadi dua kalo di tarik tarik begitu,kan bisa gantian"


yaudah kalo gitu aku dulu" ucap Zee bersamaan dengan zea"


ga mau ngalah,katanya mau jadi baik,di sekolah aja jadi penurut masa di rumah sikapnya beda sih" ucap Zee"


kamu kenapa sih,suka banget ya cari masalah" jawab zea"


"apakah ucapanku salah,mommy Daddy tadi di sekolah zea baik banget,dia mau ngambilin aku uang di tas,terus mau di su..."


"Zee cukup,yaudah nih kamu duluan yang gendong"


nah gitu kan anak baik" ucap Zee tersenyum"


a apa ini,kenapa ada cairan hangat yang menempel di bajuku" ucap Zee"


"hah sini biar mom lihat"


zea pun menertawai Zee karna di ompoli oleh adiknya.


malam harinya.


semua teman teman Jessy dan dokter Brian datang beramai ramai ke rumahnya,begitupun dengan karyawan JK group yang juga datang dan membuat rumah Jessy seperti mengadakan pesta.


"aku fikir gosip tentang kamu melahirkan itu bohongan lagi"


"wah tampanya,benar benar seperti dokter Brian"


"siapa namanya"


dan bla bla bla banyak pertanyaan pertanyaan wajar yang Jessy dan dokter Brian jawab.


"lalu nantinya kalo sudah resmi pindah ke indonesia,kamu ingin sekolah dimana"


"aku di besarkan dan diperkenalkan di amerika,tapi tidak sedikit orang Indonesia yang juga mengenalku,tapi siapa lagi yang aku kenal dan menjadi temanku selain kamu,jadi aku akan sekolah di sekolah yang sama denganmu"


Hay bro" sapa Inez yang baru datang"eh alvin,sekolah dimana Lo sekarang,kenapa ga bareng kita kita sih,kalo Suho sih gue ga nanya deh,secara dia ini kan model,dia bisa sekolah di mana aja


aku..." jawab Alvin bingung" padahal kan aku satu sekolah dengan mereka" fikir Alvin" aku di SMA bhineka


berarti aku nanti juga sekolah di SMA bhineka" saut leo"


uhuk,****** aku kalo leo beneran daftar kesana" fikir Alvin"


"wah sayang banget , padahal berharap Lo bisa masuk ke SMA yang sama"


Inez,ikut aku sebentar" ucap zea menghampiri Inez"


Inez pun mengikuti Jessy.


"kenapa kamu cerita ke Zee soal di kelas "


"eum....karna jika aku ada di posisi zee,aku juga ga akan membiarkan itu terjadi,zea,kita berteman,aku juga teman mu,aku akrab dengan saudaramu,jadi manamungkin aku membiarkanmu seperti itu"


"kamu bisa bicara seperti itu karna kamu emang mudah bersosialisasi,kamu ga perlu merubah apapun agar di sukai orang,tapi apakah kamu tau selama masuk SMA ini aku merubah banyak hal agar aku juga bisa bersosialisasi dengan mereka,itu bukan hal yang mudah untuk aku lakukan,jadi aku mohon,jangan katakan apapun pada Zee "

__ADS_1


"baiklah,aku tidak akan mengatakan padanya,tapi sebagai temanmu aku tidak akan membiarkanmu seperti itu"


jangan ikut campur dengan urusanku juga"ucapnya lalu pergi"


Hay Nez,ngapain berdiri disini,ayo duduk " sapa Zee "


"ahk iya "


zea yang dulunya seperti itu ,sekarang jadi lebih mudah akrab dengan orang lain,Suho pun heran dengan sikap zea yang cepat sekali berubah itu.


apakah itu yang di maksud cewe mudah berubah, sepertinya waktu itu saat pertama kali aku bertemu dengannya di timenzon,dan saat itu dia benar benar kasar ,tapi sekarang ramah sekali hingga menyapa semua orang begini" fikir Suho".


Jessy bukanlah karyawan yang di beri libur oleh perusahaan selama tiga bulan setelah melahirkan, melainkan Jessy bisa kembali bekerja kapan saja ketika dirinya sudah merasa mampu,Jessy mulia bekerja setelah satu bualn libur dan fokus untuk merawat anaknya,Jessy mulai mengambil suster untuk anaknya ketika berusia satu bulan,selama dua Minggu Jessy mengajari suster untuk zeo ,kini Jessy dengan berat hati menigagalkan putranya dengan suster dan para bibi bibi di rumah.


"sus,saya tinggal dulu ya,saya mohon dengan rasa hormat,tolong jaga dan rawat anak saya dengan baik"


"baik nona"


sekolah merah putih.


"hei ,Lo budek ya,tadi gue bilang apa,beliin chatime hazelnut milk tea, ini Lo beliin apa hah dasar *****"


fajar yang memarahi salah satu teman sekelasnya yang dia suruh untuk membelikan sebuah minuman namun tidak sesuai dengan pesanan fajar,hal itu membuatnya kesal dan menjambak rambut temanya,melihat hal itu tentu sekelas menjadi geram dan ingin menghentikan fajar ,namun mereka bisa apa, sementara guru saja tidak memberinya hukuman.


duhh untung saja bukan aku yang di suruh beli,Kasian banget Yuli" fikir Yose"


kenapa kelas ini di penuhi orang orang penakut dan bodoh sih,padahal kan dia bisa aja ngelawan ,bisanya cuma nangis aja" fikir Zee yang tidak mau ikut campur dengan sekitarnya dan acuh saja"


ini bener bener ga bisa di biarin,tuah anak udah kelewatan" fikir Alvin" hentikan" ucapnya" a...anu, fajar apa ini ga berlebihan,kamu bisa saja menyuruhnya untuk memberikan minuman sesuai apa yang kamu inginkan, kamu tidak perlu menyakitinya seperti itu apalagi dia ini seorang wanita


duhhh si Al ngapain ikut ikutan sih" fikir Yose"


boleh juga tuh cowo sarang burung, cowok culun yang jago main basket, berani belain temenya " fikir Zee"


"bukannya aku mau jadi pahlawan tapi kan...."


eh kalian bertiga urusin dia" ucap fajar meminta ketiga temannya untuk membuat Al diam"


ketiga temannya itupun memegangi kedua tangan al dan mencoret-coret muka al dengan spidol, namun al berontak dan mendorong ketiganya.


cih beneran nantang nih orang" ucap fajar mendekati Al"


kemudian fajar memukul Al hingga terjatuh dan meminta ketiga temanya untuk mencoret coret mukanya kembali.


tuh kan ,emang diam yang lebih baik" fikir Yose"


brak" seketika Zee menggeprak mejanya dan berdiri " hentikan kelakuan bodohmu itu


"apa apa an sih cewe ini,eh kalo mau aman diem aja deh"


Zee,udah biarin aja jangan ikut campur,daripa..." ucap Yose berusaha menasehati Zee"


"daripada apa ,daripada aku terkena masalah, denger ya kalian semua yang ada di kelas ini, orang bodoh mana yang diem aja melihat situasi dalam kelas seperti ini,dan kamu ,kamu kamu kamu,udah cukup bersikap semena mena"


terus Lo mau apa kalo kita ga mau berhenti,lapor guru,kepsek,silahkan, jangan fikir kalau mereka akan hukum gue" jawab fajar"


"aku tidak akan melakukan itu, itu percuma saja, emangnya orang sepertiku bisa berbuat apa sih dengan anak dari seseorang yang memiliki jabatan tinggi sehingga para guru dan kepsek pun tidak berani untuk menghukum mu"

__ADS_1


"ya baguslah kalau kamu tahu itu"


"kemudian Zee semakin mendekati fajar"


duh Zee,tuh anak biasanya diem aja kenapa sekarang gegabah gitu" fikir Yose"


Zee,apa yang akan dia lakukan" fikir Alvin"


selama ini aku diem aja melihat kamu dan teman-temanmu bersikap seenaknya ke teman sekelas, senior dan ke anak-anak lainnya ,itu karena aku tidak ingin ikut campur, aku tidak peduli dengan semua orang, tapi semakin lama aku melihat ,kalian tambah seenaknya bahkan sekarang sudah bermain kasar, menjambak dan memukul teman sekelas, semuanya tahu kamu melakukan kesalahan, tapi tidak ada yang berani menegur dan menghukummu karena mungkin saja orang tuamu sudah membayar mahal untuk mereka"tegas Zee"


wahhh tebakanmu benar sekali" jawab fajar"


setelah aku pikir-pikir kembali semakin dibiarkan sikap kalian semakin tidak benar, aku tidak akan meminta guru ataupun siapapun untuk menghentikanmu karena aku sendiri yang akan melakukannya,jika anak yang mengandalkan jabatan orang tuanya bisa seenaknya memukul seseorang ,kalau begitu jangan salahkan aku jika aku juga bisa memukulmu dengan mengandalkan jabatan orang tuaku plak" Zee pun langsung memukul fajar " uppss maaf aku sengaja, itu kan kata-kata yang sering kamu ucapkan setelah menyakiti temanmu ,aku juga bisa melakukannya


"ahkk dasar cewe gila...."


ketiga teman fajar itupun tercengang ketika ada murid lain yang berani memukul bosnya, begitupun dengan satu kelas, mereka pun tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan zee karena sikapnya dapat membuat dirinya dikeluarkan dari sekolah.


Zee, Dia benar-benar kehilangan kendali, apa sih yang ada di pikirannya sampai berani memukul fajar"fikir Yose".


berbeda dengan Alvin yang sudah tahu karakter Zee .


anak itu, sudah aku duga, hal seperti ini pasti akan terjadi" fikir Alvin"


kemudian setelah itu saat istirahat,Zee di panggil ke ruangan kepala sekolah .


aku biasa di panggil oleh guru ke ruanganya,tapi kali ini kenapa aku deg degan ya,apakah karna aku memukul anak dari seorang pengusaha" fikir Zee"


hey Zee,gue denger Lo di panggil kepsek karna mukul fajar" sapa Inez menghampiri Zee di kelasnya"


Zee menganggukan kepalanya.


udah lah santai aja ga usah gerogi,gue yakin Lo pasti bisa jawab pak kepsek" ucap Inez"


zee" zea pun juga datang ke kelas 10 A setelah mendengar hal tersebut" apa bener yang mereka katakan


bukan urusanmu,urusi saja dirimu" jawab Zee yang langsung keluar kelas"


namun zea menahan zee dan mengatakan" zee,kamu ga bisa begini terus


apakah aku perlu menjadi sepertimu yang merubah banyak hal,tapi aku lebih nyaman menjadi diriku sendiri


ruangan kepsek.


ketika Zee masuk ke ruangan kepsek,di dalam sudah ada fajar,ayahnya dan guru BK,dengan santay Zee masuk langsung duduk tanpa ada yang menyuruhnya dan bertanya kenapa pak kepsek memanggilnya.


aku tidak perlu takut dengan orang orang itu,mereka hanyalah orang yang di bayar untuk sikap yang tidak adil" fikir Zee"


siapa yang menyuruhmu duduk " ucap guru BK"


karna semuanya duduk,jadi saya rasa tidak sopan jika saya berdiri ,ahk kata kata itu terllau baik untuk ku,bukan itu alasan saya duduk,melainkan karna saya lelah jadi sepertinya kursi ini cocok untuk beristirahat" jawab Zee"


Zee,sopanlah pada direktur tio" tegur kepala sekolah" setidaknya sapa dia


wah apakah ini ayah dari anak yang tadi aku pukul,yang katanya seorang pengusaha besar sekaligus petinggi dari salah satu universitas di Indonesia,maaf sekali saya tidak mengenal bapak ,tapi apakah saya harus menyapanya,saya rasa bapak yang memiliki jabatan tinggi tidak membutuhkan sapaan dari murid kalangan biasa saja seperti saya" jawab Zee"


ruangan yang tadinya sudah panas atas direktur tio yang marah karna anaknya di pukul ,kini ruangan pak kepsek pun semakin memanas.

__ADS_1


__ADS_2