
"aku dan ayah sudah memutuskan untuk tetap membuka cavenya setelah nanti aku membeli bangunan baru,ayah mau membantuku tapi aku menolak bantuanya,ayahku sudah cukup membantu usahaku untuk menyewa gedung untuk cave yang pertama,jadi aku ingin usaha sendiri,mungkin aku tidak bisa membeli gedung sebesar sebelumnya,tapi aku tidak akan berhenti dan menutup cave yang telah kita ramaikan bersama,dan kalian boleh mengambil keputusan sendiri,aku tidak bisa memaksa kalian untuk tetap ikut denganku,dan lagi...."
apapun itu,kita akan tetep bersama membuat cave ini rame seperti biasanya,benar begitu kan" ucap Alvin"
"tentu saja"
tapi tidak denganku" saut Zee" aku tidak mau menjadi chef di cave kecil yang tidak seberapa,aku pandai membuat masakan dan camilan yang unik,sangat di sayangkan jika bakatku ini hanya berguna di tempat kecil
seketika semuanya menatap zea dengan bingung.
karna aku tidak mau bekerja di tempat kecil,maka aku akan membuat cave nya menjadi ramai dan besar" jawab Zee".
rumah.
"kau sendiri bagaimana dengan zova"
"entahlah,aku juga tidak tau, lupakan soal itu, menurut mu bagaimana dengan zeo, apakah belajar bisnis untuk seusianya tidak berlebihan"
"anak yang seharusnya bermain main,belajar ,kini di haruskan berbisnis, seharusnya mommy tidak melahirkan anak laki-laki"
"benar, andai saja zeo itu terlahir sebagai wanita,mungkin saja dia bisa menolak agar tidak sekolah bisnis"
ehemmmm....aku dengar ada yang memanggil namaku" saut zeo yang muncul dari belakang sambil membawa laptop"
telingamu saja yang pendengarannya kurang" jawab Zee" mau ngapain sih bawa bawa laptop segala
aku harus belajar tentang investasi saham" jawab zeo"
investasi saham tidak di urus oleh anak seusia mu,sudahlah kamu tidak perlu belajar giat, belajarlah seperlunya" saut zea"
"mommy akan marah jika aku bermain main saja"
"mommy memang suka marah marah, biarkan saja jangan dengarkan,kamu mau ke timenzon ga"
timenzon itu apa" jawabnya dengan polos"
"kamu ga ngerti timenzon,ya tuhannnn kasian banget sih hidup kamu,zeo denger ya,kalo ada orang yang denger kamu ga tau timenzon itu apa,semua orang pasti akan ngira kalo kamu itu norak banget, timenzon itu tempat bermain ,disana banyak banget permainan permainan yang bisa kamu coba"
"udah deh daripada jelasin pake materi mending langsung ajak aja anaknya"
kemudian zeo mencoba izin Jessy ,namun di larang oleh Zee dan zea dan mengajaknya langsung pergi .
"dimana sih anak anak,kok pada ga ada,ini laptop kenapa di luar coba"
Jessy mencoba menelpon ke tiga anaknya,namun ketiganya kompak tidak mau mengangkatnya.
"yakin banget sampai rumah pasti bakal kena Omelan nih kita"
__ADS_1
"biarin lah,kita kan udah gede,ga harus diatur ini itu terus donk,giliran yang masih kecil malah di suruh kerja sampai lupa main,kadang kadang bingung deh sama mommy ,orang kaya tapi malah ga ada waktu buat seneng,yang hidup biasa biasa aja bisa jalan jalan tiap Minggu"
woahhhh kak,aku pengen main ini,tapi harus berdua,temenin aku ya" pinta zeo"
Zee dan zea berusaha menyenangkan adiknya ,berusaha menuruti keinginanya karna tau zeo di tuntut belajar bisnis hingga tidak bisa merasakan keindahan dunia luar.
"wahhh ini mah seru banget kak,kenapa baru sekarang aku tau tempat seperti ini"
"kamu aja yang norak,tempat kayak gini mah udah ada sejak tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan....tapi boong"
permisi,maaf dik,boleh gantian sebentar,anak saya ingin bermain permainan ini" pinta seorang ibu yang membawa putri kecilnya"
tunggu sebentar lagi setelah kita selesai" jawan zea"
tidak kak,aku ingin mencoba permainan lain,silahkan Bu" jawab Zoe"
terlihat sekali ya orang yang di sekolah di tempat kusus dan di sekolah umum" fikir Zee "sudah hampir jam sepuluh,lebih baik kita pulang saja
sesaat sebelum ketiga bersaudara itu tiba di rumah,Zee dan zea sudah memberitahu zeo bahwa sebentar lagi mommy dan daddy-nya pasti akan ngomel ngomel.
"kita berdua udah biasa di omelin ,makanya kita kasih tau kamu dulu biar ga kaget"
"kalo Daddy sih jarang ngomelin kita kalo kita ga bener bener melakukan kesalahan"
yang mereka tebak itupun terjadi,Jessy meminta zeo masuk ke kamarnya dan hanya berbicara dengan Zee dan zea.
Zee,zea, kalian ajak kemana zeo,kalian ini bukanya ngajarin yang bener malah main main,itukan yang akan mommy katakan ,sudah bisa di tebak" ucap zea"
belajar juga ada waktunya mom,tiap saat dan waktu harus belajar,aku kalo di posisi zeo pasti juga akan bosan,anak seusia zeo itu perlu main,mommy ingin hidup zeo seperti mommy,di tuntut untuk memimpin perusahaan,kalo mommy tau hidup mommy ga enak jangan di ulang ke anak mommy donk" tegas Zee"
ya tuhannn,aku lupa bagaimana dulu aku hidup, sampai aku membuat anakku hidup seperti ku" fikir Zee"
"usia tiga tahun sudah jauh dari orang tua untuk sekolah bisnis di Australi,setelah pulang dia harus belajar lagi mempelajari cara kerja di perusahaan mommynya,dan setelah jam kerja sekali ,di rumah pun dia masih harus belajar tentang investasi saham,zeo juga...."
Jessy merasa sangat bersalah telah menuruti permintaan Chen tentang zeo,mendengar ucapan Zee dan zea yang membuat Jessy tidak ingin mendengar putri putrinya itu memilih langsung masuk kamar.
"apa kita tidak berlebihan bicara begitu pada mommy"
"tentu tidak,mommy seperti itu karena opa,opa yang memaksa mommy agar zeo belajar bisnis, seperti dulu,opa juga meminta kita untuk memimpin jk group, namun saat itu Mommy membela kita"
"lalu kenapa mommy tidak membela zeo seperti kita dulu"
"Karena zeo laki laki, laki laki di keluarga JK group hanyalah zeo,itu sebabnya mommy tidak punya alasan untuk membela zeo"
Zee,zea,ada apa,mommy masuk kamar sambil menangis,Daddy bingung ada apa" sapa dokter Brian"
"karna Daddy tidak bisa tegas dengan mommy,sebagai ayah,Daddy punya keputusan penuh atas zeo bagaimana dia akan menjalani hidupnya,mommy itu hanya menuruti opa,Daddy seharusnya bilang donk ke opa untuk tidak ikut campur urusan keluarga kita secara berlebihan"
__ADS_1
Zee,jaga ucapanmu, bagaimanapun juga dia opamu, kamu tidak boleh bicara begitu" jawab dokter Brian"
"kalo begitu Daddy yang bicara dengan opa "
kemudian dokter brian mengajak Jessy berbicara tentang masalah yang ada di keluarganya.
hari berikutnya.
saat waktu sarapan, mereka merasa canggung hingga semuanya diam tanpa suara karena tidak ada yang memulai pembicaraan.
aku pergi dulu,hari ini aku ada......intinya aku duluan, permisi" ucap Zee"
Zee tidak pergi ke rumah sakit tempat dia magang,melainkan ke rumah sakit bakti Husada .
kemarin saat Zee menerima amplop coklat dari dokter Yogi.
saat itu juga,Zee langsung membuka amplop tersebut di depan dokter Yogi,Zee merasa sangat bangga ketika membaca amplop tersebut yang menyatakan bahwa dirinya telah lulus magang untuk menjadi dokter spesialis syaraf yang akan di tempatkan di rumah sakit bakti Husada.
"aku resmi menjadi dokter spesialis,yeahhhhhhhh..... dok ini sungguhan,aku sudah lulus ujian"
"apakah hal semacam itu bisa di buat lelucon"
jadi ini serius" ucapnya sambil tersenyum" eh tapi kenapa di rumah sakit bakti Husada
"itu kan rumah sakit tempat ayahmu Bekerja,jadi saya sengaja mengirimi kesana"
"dokter tau kalo ayahku bekerja di sana"
"sebelum aku membimbingku ,tentu aku mencari tau tentang identitas mu , ternyata kau anak dokter Brian,dokter ahli bedah syaraf, sekarang aku mengerti kenapa kamu juga mengambil spesialis syaraf"
"tapi aku tidak ingin di pindahkan ke rumah sakit manapun,selama dua tahun lebih aku belajar disini,tapi kenapa aku di pekerjaan di rumah sakit lain"
"Zee, tujuan mu menjadi dokter sudah terwujud, bekerja di rumah sakit manapun itu tidak lah masalah,di rumah sakit ini tidak lagi membutuhkan dokter spesialis syaraf, rumah sakit bakti Husada adalah rumah sakit besar, seharusnya kamu bersyukur bisa bekerja di sana, bergabung dengan para dokter handal,bekerjalah dengan baik"
"baiklah, dokter, terimakasih sudah ma mengajari ku ,memungut orang sepertiku yang tidak lulus universitas kini aku bisa menjadi dokter ,aku berhutang padaku,jika aku tidak bertemu denganmu,aku masih tidak tau mau jadi apa saat ini,aku berjanji tidak akan mengecewakan mu"
"aku menganggapmu seperti anak ku sendiri,meski kita sudah tidak akan bertemu lagi di rumah sakit ini,tapi sering sering lah datang menemuiku".
dan hari ini,adalah hari pertama Zee memulai pekerjaan tetap ya di rumah sakit yang sama dengan ayahnya.
oke,mulai hari ini,aku akan memulai pekerjaan ku ,aku berjanji pada mu dokter Yogi,tidak akan mengecewakan mu" fikir Zee yang masih berdiri di depan rumah sakit bakti Husada"
"bukankah itu anak dokter brian,sedang apa dia berdiri di sana"
"entahlah,mungkin ada kepentingan dengan ayahnya"
"sudahlah jangan pedulikan dia,ayo kita masuk saja"
__ADS_1
mereka yang mengenal Zee sebagai anak dokter Brian itu tentu berfikir buruk karna perilaku zee yang sudah terkenal tidak baik.
aku Zee zaquin,kini aku sudah tidak lagi sebagai anak kecil ,aku sudah tumbuh menjadi dewasa,huffttt" mengambil nafas panjang" ayo kita masuk