
Zee segera menuju ruangan Novi untuk melihat keadaannya,namun disana sudah ada dokter Sandy yang menangani Novi terlebih dahulu.
"dokter,apa yang terjadi, bagaimana keadaan Novi"
"sekarang dia sudah tidak apa apa,meski kondisinya belum stabil seperti biasanya, jika tidak segera di tangani mungkin akan terjadi komplikasi seperti kejang dan gagal ginjal"
"syukurlah , terimakasih dokter ,saya sudah berjanji padanya untuk mengobatinya sampai sembuh,saya akan mengontrol keadaanya lebih teliti lagi"
Sesaat kemudian suster yang menjaga pasien Zee datang dan memberi penjelasan .
maksudnya ada seseorang yang ingin mencelakai Novi,siapa,anak kecil seusia nya tidak mungkin ada yang membenci" tegas Zee"
saya juga tidak tau pasti dokter, tapi novi teriak teriak kepalanya pusing setelah ada orang yang keluar dari kamarnya dan berlari" jelas suster"
kurasa suster benar,karna saat saya masuk selang infus Novi terlepas" saut dokter Sandy"
saya akan melihat cctv" ucap Zee"
apa anda yakin mendapat izin untuk melihat cctv" ucap dokter Sandy" bagian cctv di lindungi suatu pihak di rumah sakit,jadi tidak sembarang orang mendapat izin untuk melihatnya"
saya akan mencobanya" ucap Zee lalu pergi".
dan ucapan dokter Sandy memang terbukti,bahwa Zee tidak di beri izin melihat rekaman cctv.
"kenapa dokter Zee belum kembali juga, jika tidak diberikan izin melihat CCTV sudah pasti seharusnya kembali, tunggu, dokter Zee itu beda dengan dokter lain ,jangan jangan...."
kemudian dokter Sandy langsung menyusul Zee ke ruangan cctv.
ada seseorang yang berusaha untuk mencelakai pasien saya dan saya ingin mengetahui siapa orangnya namun kalian tidak memberiku izin untuk melihat rekamannya, lalu apa gunanya ada CCTV di rumah sakit ini,saya bilang buka rekamannya atau saya sendiri yang akan membukanya" tegas Zee dengan lantang"
namun Zee tetap tidak di beri izin , kemudian dengan paksa Zee berusaha membuka rekaman cctvnya, namun beberapa orang menghalangi Zee,spontan Zee mendorong salahsatunya hingga terjatuh di lantai dan memelintir tangan yang lainya hingga kesakitan.
jangan ada yang mencoba untuk menghalangi ku, karena jika kalian menghalangiku, aku mungkin bisa saja mematahkan lengan orang ini" ucap Zee "
hey lepaskan dia,sebagai dokter tentu anda pasti tau dimana titik lemah seseorang,dia pasti kesakitan,dokter cepat lepaskan dia" pinta salah dari seorang bagian cctv"
beberapa saat kemudian dokter Sandy datang dan menghentikan sikap Zee yang tidak berperilaku layaknya seorang dokter.
tidak ada yang bisa menghalangiku untuk menghentikan tindakanku, sekalipun dia adalah putra dari presdir di rumah sakit" jawab Zee"
__ADS_1
dokter,ayolah lepaskan dia,anda ingat, bukankah Anda berjanji kepada Novi untuk mengobatinya sampai sembuh, anda sudah menerima kesempatan kedua dari presdir agar tidak dikeluarkan dari rumah sakit ,lalu Bagaimana jika Presdir mengetahui sikap anda yang seperti ini" ucap dokter Sandy"
dia benar, jika sampai aku mendapat surat pengeluaran dari rumah sakit untuk kedua kalinya aku tidak akan mengobati Novi sesuai dengan janjiku kepadanya" fikir Zee"
kemudian Zee melepaskan tangan seseorang yang tadi dia plintir itu dengan perlahan dan mengatakan" kali ini kalian beruntung karna aku tidak membuat masalah lebih besar lagi" ucapnya lalu pergi
kemudian dokter Sandy meminta semuanya yang melihat sikap Zee tadi untuk merahasiakanya.
pagi harinya.
Jessy yang turun untuk berangkat bekerja melihat Zee tertidur di ruang tengah dan masih belum mengganti pakainya yang semalam.
Zee,kamu bekerja keras nak,mommy tidak tau bagaimana usahamu sampai kamu bisa menjadi dokter, tapi sekarang mommy tahu kamu sudah dewasa ,kamu bukan lagi anak sekolah yang sering membuat masalah" fikir Jessy menatap Zee"
Jessy hanya tau bahwa sekarang Zee fokus bekerja ,tanpa dia ketahui bahwa sebenarnya Zee sering terlibat masalah,hanya saja sekarang tidak ada kepala sekolah atau guru bimbingan konseling yang memberitahu Jessy tentang perilaku putrinya.
"sayang....."
hussstttt..... honey pelan pelan,Zee lagi tidur" ucap Jessy pelan".
kemudian dokter Brian dan Jessy pergi bekerja tanpa membangunkan Zee.
woy,bangun Lo,molor terus,inget kan Lo masih punya tugas buat nyelidiki si egi" ucap zea membangunkan Zee"
kak zee nyari bodyguard buat apa,biar terlihat keren" saut zeo"
bukan buat gue,tapi....ya ada lah pokoknya" jawab Zee"
sebelum datang ke jk grup,Zee mampir ke kantor polisi terlebih dahulu untuk menyelesaikan masalahnya yang semalam.
kantor polisi Jakarta pusat.
Zee menunjukan kartu id miliknya agar polisi percaya bahwa Zee adalah seorang dokter.
pak,lain kali kalo mau nyari kesalahan saya itu mbok ya pas jangan saya lagi buru buru gitu loh,saya ga papa kok di tilang asalkan pas lagi nyantai,bapak ga tepat sih" ucap Zee"
mbaknya ini ngomong apa tho,ya mana saya tau mbak e itu nyantai atau buru buru,ya kalo gitu mbak e bikin masalahnya pas lagi nyantai aja" jawab polisi"
ini justru terdengar seperti pembicaraan antara tukang sayur yang dagangannya sedang di tawar oleh pelanggan" fikir salah satu polisi yang tempat kerjanya di sebelah bapak polisi yang berbicara dengan Zee.
__ADS_1
"karna masalah sudah selesai,mbaknya boleh pulang "
ya saya juga mau pergi kok,ngapain lama lama di tempat yang penuh dengan orang orang bermasalah,permisi" ucapnya lalu pergi"
JK group.
Hay OG cantik, sepertinya sekarang aku sering melihatmu yang membersihkan ruangan ku,atau ada hal lain yang ingin kamu ketahui dariku,ohhhhh apa kamu menyukaiku" ucapnya sembari mencolek pipi Zee"
spontan Zee langsung menamparnya.
"aaaahhhkkkk kau baru saja menamparku"
"kenapa ,apa mau aku ulang,jangan lancang menyolek ku ya"
kemudian Zee mencoba langsung keluar dari ruangan Egi ,namun seketika Zee berhenti karna mendengar ucapan Egi.
"dokter Zee zaquin ,ahli syaraf dari rumah sakit bakti husada"
apalagi ini,setelah kemarin dia berbicara seolah sudah di persiapkan,lalu sekarang dia mengetahui identitas ku,darimana dia tau itu,padahal tidak sembarang orang dapat mengetahui nya" fikir Zee"
Kenapa kamu berpura-pura menjadi seorang OG di jk group,apa sebenarnya tujuanmu" ucap Egi"
aku tidak menduga dia secerdas ini,soal bermain, biasanya akulah pemenangnya,tapi kali ini lawanku lebih cerdas dariku" fikir Zee"
emmmm....aku tidak berpura pura,hanya saja aku mencari pekerjaan sampingan , dan kebetulan sekali aku mendapat pekerjaan di perusahaan ini" jawab Zee"
"seorang dokter spesialis yang tentunya mendapat penghasilan tinggi masih mencari pekerjaan sampingan ,alasan yang tidak masuk akal, sepertinya kamu perlu belajar berbohong agar pintar"
seperti apa yang sekarang anda ketahui, aku memang seorang dokter, aku orang yang sangat sibuk maka dari itu aku tidak ada waktu untuk bicara denganmu, permisi" ucapnya lalu pergi"
Egi,dirinya adalah mahasiswa lulusan hacker,dia memanfaatkan keahliannya untuk mendapatkan uang dari cara mencuri yang sangat rapi dan bersih hingga tidak ada satupun yang mencurigainya bahwa dirinya adalah penipu.
setelah mengetahui bahwa zee adalah seorang dokter ,kini egi mencari tahu apa hubungan Zee dengan jk group.
Egi pun tidak bertanya dengan orang penting di jk group karna dia tau identitas Zee pasti akan di rahasiakan, kemudian Egi bertanya dengan salah satu bawahan JK group yang kemungkinan akan menjawabnya dengan jujur.
namun dugaan Egi salah,karna JK group tidak kalah cerdas denganya.
seorang office boy menjawab pertanyaan Egi dan memberitahunya bahwa zee memang hanya sebatas OG dan tidak memiliki hubungan penting apapun dengan jk grup.
__ADS_1
namun mencaritahu identitas seseorang tentu tidaklah perkara yang sulit bagi seorang hacker.
kenapa dia mencaritau identitas kak Zee,apa pentingnya bagi dia,apakah dia merasa terganggu,atau jangan jangan dia tau kalo kak Zee sedang memata matainya" fikir zeo"