Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 64


__ADS_3

beraninya kamu bersikap tidak sopan dengan masuk keruangan direktur tanpa mengetuk pintu" ucap Jessy"


Kenapa kamu memperkerjakan orang yang tidak memiliki pendidikan di bagian divisi,apa kamu sudah gila,bahkan dia tidak bisa menjaga cara bicara pada atasanya" ucap dara"


Nesya yang kamu maksud, dia memang tidak memiliki pendidikan untuk menjadi seorang pembisnis, tapi apa kamu tidak bisa melihat dirimu sekarang, kamu bisa bekerja di kantor karena siapa, karena waktu itu kamu mengikutiku dan aku yang mengajarimu bukan, lalu kenapa nesya tidak bisa bekerja di kantor kalo kamu bisa" jawab Jessy"


oke untuk soal itu,tapi bagaimana dengan ucapannya yang menyinggungku" ucap dara"


memangnya apa yang dia katakan sehingga berhasil menyinggung Anak tiri dari seorang pimpinan jk group" tanya Jessy"


berani-beraninya dia mengatakan" dara pun mengulang ucapan Nesya yang tadi dia ucapkan"


ahahhahah dia sungguh mengatakan itu, tapi kenapa kamu tersinggung, bukankah dia mengatakan sebuah fakta


kamu sama sekali tidak ada bedanya dengan dia, percuma saja aku melabrak mu" ucap dara pergi".


rumah sakit bakti Husada.


Kaka siapa, apakah kakak dokter di sini juga, kakak sangat cantik" ucap pasien dokter Brian yang berusia 10 tahun"


tidak, aku bukan dokter aku tidak bekerja di rumah sakit ini ,aku datang ke sini untuk menemuimu, bolehkah aku menghiburmu" ucap Jessy"


menghiburku" bingung" apakah kalian berdua ingin menghiburku karna tau aku akan mati" tanya anak itu"


hei,jangan bicara begitu,hidup atau mati itu adalah rahasia Tuhan, separah apapun penyakitmu, jika Tuhan masih menginginkan kamu hidup ,kamu tidak akan mati" ucap Jessy"


siapapun yang akan mendapatkan Jessie ,aku yakin dia adalah laki-laki terberuntung dalam hidupnya" ucap dokter Brian dalam hatinya"


kalau begitu ajak aku jalan-jalan ke tempat yang indah" ucap pasien kecil itu"


Jessy tidak bisa memutuskan dan hanya bisa menatap dokter brian sebagai dokter dari pasien tersebut,kemudian dokter Brian menganggukkan kepalanya,pasien itupun senang karna di izinkan.


ayo kita jalan jalan, Tapi sebelumnya perkenalkan ,namaku Jessy ,nama kamu siapa" tanya Jessy"


namaku ajeng" jawab pasien tersebut"


Jessy dan dokter Brian mengajak Ajeng ke taman bermain .

__ADS_1


dokter ,bolehkah aku memakan ice cream" ucap Ajeng"


Jika dengan memakan ice cream bisa membuat kamu senang, Kenapa tidak, ayo kita beli" jawab dokter Brian"


di taman bermain ,Jessy dan dokter brian berusaha menuruti keinginan Ajeng selagi itu aman untuk nya,dari naik permainan yang tidak extrem,memakan makanan yang ingin dia makan asal sehat.


apakah hari ini menyenangkan untukmu Ajeng" tanya Jessy"


sangat, terimakasih dokter dan Kaka cantik, dokter, bolehkah aku meminta sesuatu, jika aku nanti meninggal ,aku mohon makamkan aku di dekat ibuku" pinta Ajeng" aku rindu mereka,bibir ku rindu mengucapkan kata ibu dan ayah


Ajeng, kamu bisa memanggilku dengan sebutan ibu, aku akan menjadi ibu untuk mu mulai hari ini" ucap Jessy"


dan tentunya kamu bisa memanggilku dengan sebutan ayah, aku pun bersedia menjadi ayahmu hari ini" ucap dokter Brian"


dokter Brian dan Jessy memeluk Ajeng dengan penuh kasih sayang dan iba, dengan usianya yang masih sedini itu, yang seharusnya masih memiliki kehidupan yang panjang tapi dia sudah harus berjuang melawan penyakitnya.


setelah berjam-jam membuat ajeng tertawa,Jessy dan dokter Brian mengantarkannya kembali ke rumah sakit.


Jessie ,terima kasih untuk hari ini" ucap dokter Brian"


dokter, hubungi aku jika dokter brian membutuhkan bantuan ku ,aku akan berusaha melakukan yang terbaik" jawab Jessy"


Jessy, apakah benar kamu yang memasukkan Nesya ke bagian divisi" ucap Chen"


ya benar" jawab Jessy"


Jessy, Kenapa kamu tidak membicarakan dulu pada papa, ada salah satu bagian divisi yang melapor bahwa nesya sama sekali tidak mengerti mengenai perusahaan" ucap Chen"


kenapa aku harus berunding dulu dengan papa ,disini aku juga direktur, aku berhak memecat dan memasukkan karyawan baru ,Nesya tidak sebodoh apa yang dikatakan oleh salah satu tim di bagian divisi itu, Nesya adalah orang yang sangat cerdas, Mungkin dia belum mengerti pekerjaan di perusahaan ,tapi aku yakin dia akan bisa belajar dengan cepat, dia itu sama cerdasnya denganku,jadi kita tunggu saja hari di mana Nesya mengerti semuanya, aku yakin dia bisa" jawab Jessy"


Jessi, kamu benar, kamu juga direktur, kamu berhak memasukkan dan mengeluarkan karyawan, tapi setidaknya kamu harus mendapat izin dari Papa, papa adalah direktur utamanya ,papa lebih berhak atas kamu Jessy


Papa memang direktur utamanya , tapi percayalah, bahwa di luar sana aku lebih terkenal dibandingkan papa,tau kenapa, karena aku lebih sering turun tangan untuk perusahaan dibandingkan Papa yang bekerja di luar, bisakah papa keluar dari ruangan ku, aku mau mulai bekerja


aku selalu kalah saat bicara dengan Jessy" ucap Chen Dalma hatinya" satulagi , Dari mana kamu ,kenapa kamu keluar di saat jam kerja


aku hanya keluar sekali dan papa menanyaiku ke mana, selama ini papa hampir setiap hari keluar, tapi aku tidak pernah tanya ,aku tidak pernah ingin tahu apa urusqn papa jadi jangan mencoba untuk ingin tahu apa urusanku" ucap Jessy".

__ADS_1


sepulang dari kantor,dara dan Galang sudah punya rencana untuk dinner, namun saat itu tiba tiba saja Galang melihat Jessy mendorong dara, sehingga Galang pun kini percaya dengan perkataan dara yang menjelek jelekan Jessy.


permisi,saya sudah ada janji dengan dara,apakah dia ada di dalam" tanya Galang"


iya benar,silahkan masuk pak" jawab sekretaris"


baik, terimakasih


hebat ya kamu, hebat karena telah berhasil menghapus rekaman yang ada di handphone ku" ucap Jessy"


tentu saja aku hebat , aku akan melakukan apa pun yang bisa membuat hidupku tidak seperti sebelumnya" jawab dara"


rupanya kamu mempunyai penyakit,penyakit takut miskin,kamu fikir aku terlahir kaya tanpa beban sebelumnya,dan setelah aku mendapatkan semuanya tiba-tiba kamu datang dan merebut semuanya ,apakah menurutmu aku akan tinggal diam saja


itu Galang,dia udah Dateng" ucap dara dalam hatinya"


dara yang melihat Galang sudah datang untuk menjemputnya membuat dara mencari perhatian dengan berpura pura terjatuh seolah olah Jessy mendorongnya.


Jessi ,apa salahku, Kenapa kamu seperti ini kepadaku" ucap dara yang duduk di lantai seolah olah jatuh"


hei apa apa an kamu ini, apa yang kau lakukan" ucap Jessy bingung"


Galang yang melihat dara terjatuh itu pun langsung membantunya berdiri.


dara kamu ga papa" ucap Galang membantu dara berdiri" Jessie aku tahu kamu iri dengan dara, tapi jangan bermain kasar seperti ini dong


Jessy tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Galang karna sudah terpengaruh dengan ucapan dara.


oh ,jadi ini kenapa kamu pura pura terjatuh, ternyata kamu dan mamamu itu sepaket ya, sama-sama pintar berakting" ucap Jessy"


kemudian Galang membawa dara pergi untuk menghindari Jessy.


di rumah.


Dio keponakan Belinda sangat akrab dengan kedua adik Nesya dan terus mengajak mereka bermain.


hentikannnnnnnnnnnnnnnn" teriak Belinda" kalian ini bisanya berantakin terus, itu sofa buat tempat duduk bukan malah diinjak-injak dan kalian berdua, kalian itu siapa sih beraninya menginjak sofa ku yang empuk ini,turun semua turun

__ADS_1


ih Tante, jangan berisik deh,kita lagi main nih" jawab Dio" udah jangan dengerin omongan tanteku kita lanjut main yuk


sikap ketika anak kecil itu pun membuat Belinda seharian marah marah dan semakin membuatnya jengkel.


__ADS_2