Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 110


__ADS_3

oh iya,aduh Tante lupa kalo hari ini Tante janjian dengan seseorang yang anaknya mau nikah,dia pesan baju sama Tante, jadi Tante pergi dulu ya,Ara,Nesya kalian disini temani Bima ga papa kan" ucap Reina"


eh Tante tidak perlu,aku bisa sendiri kok" ucap Bima"


dengan sedikit keberatan ,Ara dan Nesya mengiyakan tawaran Reina.


emmm makasih ,padahal sebelumnya kita tidak akrab" ucap Bima"


udah deh Lo biasa aja sama kita" ucap ara"


iya Bima,kamu baik ke Jessy,sama halnya dengan kamu baik ke kita juga" ucap Nesya"


eh Lo mau buah ga,biar gue lupain mumpung lgi baik hati" ucap Ara"


jarang jarang nih kalian nawari hal yang langka,boleh deh kupasin jeruknya" jawab Bima"


okehhh...." jawab Ara"


tring tring tring tring tring tring tring tring tring


eh bentar,handpon gue bunyi,bentar ya gue angkat dulu" ucap Ara "


namun saat akann mengupas jeruk untuk Bima ara mendapat telepon dan mengharuskan dia untuk pergi saat itu juga.


eh nes Lo aja deh yang kupasin jeruknya,gue harus pergi nih, sorry ya gue duluan bye.." ucap Ara langsung pergi"


eh Ra tunggu....hey,nih anak ya" ucap Nesya"


yaudah sini biar aku kupas sendiri" ucap Bima"


emmm gapapa,biar aku aja" jawab Nesya" uhhhh si Ara bener bener kurang asem ya" ucap Nesya dalam hatinya"


emmm bagaimana hubunganmu dengan dokter Brian" tanya Bima"


hah,kenapa tiba tiba tanya itu,lagipula aku dan dokter Brian tidak ada hubungan apa apa kok" jawab Nesya"


"oh begitu ya,tapi kamu menyukainya kan"


"ahk tidak juga,jangan sembarang donk"


"kamu fikir aku tidak memperhatikanmu,kita sempat datang di acara makan malam beberapa kali beramai ramai,kamu terang-terangan bersikap mendekati dokter Bryan, tatapanmu juga mengungkapkan bahwa kamu tertarik padanya, kenapa kamu jadi gugup begitu"


a apasih kamu ini, aku tidak gugup kok, lagipula Kenapa kamu memperhatikan ku" ucap Nesya"


emm anu,a aku tidak bermaksud memperhatikanku,aku hanya tidak sengaja melihatmu kok" jawab Bima"

__ADS_1


JK group.


"saya ingin bertemu dengan nona Jessy"


langsung masuk saja ke ruangan nya ,temui saja nona jessy seperti biasanya tuan" ucap Luna"


baik , terimakasih" jawab dokter Brian"


seperti biasanya,dokter Brian langsung masuk ke ruangan Jessy tanpa harus izin dengan Jessy terlebih dahulu.


tok tok tok


siapa" saut Jessy dari dalam ruangannya"


emm ini aku Jessy ,dokter Brian" jawab dokter Brian"


apa,dokter Brian,aduh bagaimana ini, kenapa dia harus datang kemari,belum bertemu denganya saja hatiku sudah berdebar, bagaimana ini" ucap Jessy pelan"


Jessy,apa kamu baik baik saja,apa kamu mendengarku" ucap dokter Brian dari luar ruangan"


ah dokter,maaf,hari ini aku sedang sibuk,aku tidak bisa menemui anda,sekali lagi maaf" saut Jessy"


apa,bahkan dia tidak mau menemuiku di saat aku sudah jauh jauh datang kemari,sebesar apasih salahku kali ini sampai dia seperti ini" ucap dokter brian dalam hatinya"


karna banyak karyawan ,dokter Brian memilih untuk langsung pergi dari jk group daripada debat dengan Jessy di luar dan di dalam ruangan.


"Luna,Kenapa kamu tidak memberitahuku terlebih dahulu kalau dokter brian datang kemari ,kenapa kamu langsung menyuruhnya untuk datang ke ruanganku "


"bukankah Nona sendiri yang bilang jika dokter brian datang langsung saja untuk menemui anda di ruangan"


"itu kan dulu, sekarang jangan begitu lagi"


"baik nona"


rumah sakit bakti Husada.


lalu sekarang apa yang akan kamu lakukan,apakah kamu akan tetap bersama Belinda,orang yang telah membuatmu seperti ini" ucap Nesya"


aku masih belum berfikir sampai kesana" jawab Bima" oh iya,kamu hari ini ga kerja,bukankah kamu menjadi pelayan di sebuah cave


benar,tapi aku mendapat izin karna kemarin aku berencana untuk datang ke pemakaman om Chen,tapi ternyata itu semua cuma drama yang kalian buat" jawab Nesya"


beberapa saat kemudian dokter Brian masuk ruangan Bima untuk mengecek keadaan nya.


kamu bisa pulang besok,luka nya sudah tertutup rapat dan hanya menunggu kering saja,apakah kamu bisa mengoleskan obat ini sendiri ke perutmu" tanya dokter Brian"

__ADS_1


biar ku coba,ahkk aw aw ini sakit sekali,akh tidak membungkuk,kenapa tidak anda saja yang mengoleskannya padaku" ucap Bima"


kau bisa memanggil perawat atau meminta bantuan pada keluarga dekat mu" jawab dokter brian" emmm Nesya,bisa kita bicara sebentar


ah tentu saja" senang hati"


apa yang mereka ingin bicarakan,kenapa tidak bicara di sini saja" ucap Bima dalam hatinya"


kurasa kamu cukup dekat dengan Jessy,apakah kamu tau ada apa dengan dia" ucap dokter Brian"


maksud dokter dengan sikap Jessy yang seperti tadi pagi" ucap Nesya" aku juga tidak mengerti dengan sikapnya itu,tapi kurasa dia hanya salah minum obat saja


"begitu ya,baiklah,kalo begitu bisakah aku meminta bantuanmu untuk membuat Jessy agar mau berbicara denganku,tadi aku datang ke kantor nya ,tapi dia tidak mau menemuiku"


kenapa hatiku sakit mendengarnya,aku bisa kezal dengan Jessy karna hal bodoh ini,dia tidak tau apa apa,aku tidak boleh marah padanya," ucap Nesya dalam hatinya" aku tidak mengerti apakah dokter Brian ini orang yang bisa berfikir panjang atau tidak,dokter tau aku menyukai dokter ,tapi dokter malah memintaku agar aku mempertemukan dokter Brian dengan Jessy,apakah Anda sengaja melakukanya ,apa dokter tidak memikirkan perasaan ku ,jika dokter tidak bisa membalas perasaan ku,setidaknya dokter jangan melukai perasaan ku" langsung pergi"


eh Nesya tunggu,aku....." ucap dokter Brian yang merasa tidak enak pada Nesya" duh sepertinya aku salah bicara, seharusnya aku tidak bersikap seperti ini padanya,aku harus meminta maaf padanya


aku rasa dokter Brian ini pandai mengobati pasien ,tapi ternyata anda juga pandai melukai hati orang lain ya,jika tadi saya ada di posisi Nesya,mungkin saya akan melakukan hal yang sama" ucap dokter Veve yang mendekati dokter brian"


dokter Veve,sejak kapan anda.....


daritadi,permisi" pergi"


ruangan Bima.


kau menangis,apakah ini karna dokter Brian tadi" tanya Bima"


Nesya tidak menjawab.


beberapa saat kemudian Ara datang.


Lo kenapa nes,mata Lo berkaca kaca deh,Lo di Spain sama Bima" ucap Ara"


kok aku,aku ga ngapa ngapain kok" saut Bima"


aku pergi dulu,kamu aja yang jagain bima" ucap Nesya lalu pergi"


eh nes... Kenapa sih itu anak, eh Bima, dia Kenapa sih" tanya Ara"


Bima menjelaskan pada ara bahwa tadi nesya menangis setelah berbicara dengan dokter Brian.


apartemen.


Reina,aku benar benar minta maaf padamu, aku mengaku bersalah ,maafkan aku yang tidak mempercayaimu dan Jessy, kamu benar,aku ini bodoh,aku benar benar bodoh" ucap chen yang penuh penyesalan"

__ADS_1


aku sudah memaafkan mu,aku bukan orang yang pendendam sampai harus mengungkit ungkit keburukan seseorang,toh semuanya juga sudah selesai,aku sudah berterimakasih pada Tuhan karna telah membantu menyadarkanmu , tapi maaf,untuk permintaan mu yang ingin kita bersama lagi,aku tidak bisa, perasaan ku padamu sudah berbeda" jawab Reina"


__ADS_2