
di rumah.
"apa,jadi sekarang kamu dan anak itu sedang berencana untuk mengeluarkan Anya dari sekolah,wah kurasa banyak sekali hal yang aku lewatkan selama di karantina olimpiade, sepertinya sekarang kamu sudah mulai ikut campur dengan urusan orang lain ya,berbeda dengan Zee yang aku kenal sebelumnya,bahkan dulu sebutan kejam sangat cocok untuk mu,Zee yang tidak pernah peduli dengan semua orang,bahkan ada yang membutuhkan pertolongan pun kamu diam saja,tapi sekarang sudah ada kemajuan, bahkan kamu mau menolong anak itu siapa namanya,andin"
"diamlah,kamu berisik seperti radio rusak, lagipula tidak ada yang berubah ataupun kemajuan dalam diriku ,aku tetaplah sama dengan Zee sebelumnya,hanya saja untuk saat ini aku sudah terlanjur masuk ke urusan mereka,dan aku tidak mau setengah setengah ,aku akan membantu Andin,anak yang hidupnya susah itu ,dan setelah masalah itu selesai,aku tidak akan pernah lagi mencampuri urusan siapapun"
"darimana kamu tau kalo Andin itu hidupnya susah,memangnya kamu ini tukang sensus penduduk yang mencatat mana keluarga yang tidak mampu dan mana yang mampu"
"dari ceritanya,dia hanyalah anak dari pedagang bakso,hidupnya sulit karna ekonomi,di tambah masalah bullying di sekolah ,itu pasti sangat membuat nya tertekan"
"tunggu,apakah kamu kasian padanya,woahhh sejak kapan seorang Zee zaquin memiliki rasa iba"
"ahhhrrgg diamlah,tak ada gunanya cerita denganmu"
karna membicarakan tentang Andin ,Zee seketika teringat dengan ucapan Andin yang mengatakan bahwa Zee berani dengan semua orang karna Zee terlahir dari kalangan keluarga yang ber- uang,hal itu membuat zee menemui mommy nya untuk membuktikan bahwa dirinya memang pemberani ,bukan berani karna dia terlahir dari orang kaya.
namun saat Zee menghampiri Jessy di kamar ,Zee tidak sengaja melihat mommy and daddy nya sedang bermesraan ( tidak vulgar,melainkan hanya sebatas rayuan rayuan kecil layaknya suami istri),hal itu membuat Zee menutup pintunya kembali.
uppp sorry...." ucap Zee seketika menutup pintunya kembali"
honey,kita lupa mengunci pintunya" kemudian Jessy langsung bergegas keluar menghampiri Zee"
sayang,tadi kamu ke kamar mommy,ada apa" sapa Jessy yang menghampiri Zee di ruang tengah"
"tidak kok,tidak apa apa,maaf tadi Zee mengganggu mommy"
"bicara apa sih kamu ini,mommy and Daddy sedang tidak melakukan apa apa kok,ayo Katakan saja apa yang ingin kamu sampaikan"
"sungguh tidak melakukan apa apa,tapi sepertinya aku tadi melihat...."
"Zee cukup,tadi memang bukan apa apa,ahk sudahlah kalo tidak ada yang ingin kamu bicarakan ,mommy mau kembali ke kamar,emmm dan lupakan soal apa yang tadi kamu lihat,dan jikapun memang kamu sudah terlanjur melihatnya, anggaplah itu hal wajar,karna mommy and Daddy sudah menikah,jadi ingat,itu hanya di lakukan oleh dua orang yang sudah menikah,kamu tidak boleh mencobanya,kamu mengerti kan"
ya aku mengerti,aku tidak sebodoh itu mom,emmm tapi jika ada yang mengajakku untuk mencobanya bagaimana" tanya zea menggoda Jessy"
"jangan mau,jika ada yang mengajakmu ,langsung saja hajar dia,terserah mau kamu apakan,tampar,pukul,tendang,boleh boleh saja ,lakukan sesukamu,apakah ada pertanyaan lain"
kurasa tidak,mommy boleh kembali ke kamar dan melanjutkanya lagi , selamat bersenang-senang mom" ucap Zee langsung masuk kamarnya"
"hei Zee,apasih yang kamu katakan,bukan begitu,duhh anak itu benar benar ya"
hari berikutnya.
__ADS_1
seperti biasa,di hari Minggu mereka selalu melakukan aktivitas yang mengasikan karna di hari hari biasa mereka melakukan aktivitas nya masing masing seperti Jessy yang bekerja,zea dan Zee yang sekolah,dan dokter Brian yang sellau di rumah sakit,namun pekerjaan seorang dokter tidak mengenal hari ,dia tetap bekerja meski di hari libur karna pasien tidak bisa langsung sehat jika hari libur, dokter Brian tidak bisa bebas jalan jalan bersama keluarganya karena dirinya memiliki tanggung jawab pasienya yang bersangkutan dengan nyawa,jika di rumah sakit tidak ada hal darurat dokter Brian tetap bisa ikut refreshing bersama anak dan istrinya,namun jika di rumah sakit sangat membutuhkan dirinya,tidak peduli sedang apa dirinya saat itu,dia akan segera datang ke rumah sakit.
namun pagi pagi sekali,Zee menemui Jessy yang ada di dapur untuk memasak karna hari libur.
"loh Zee, tumben sekali kamu udah bangun jam segini di hari minggu"
"aku ingin mengatakan hal yang semalam tertunda karna aku tidak mau mengganggu mommy and Daddy"
Jessy penasaran dengan apa yang ingin Zee katakan karna Jessy tidak pernah melihat anaknya seserius ini sebelumnya.
tiba tiba Zee mengeluarkan beberapa kartu debit lalu zee menggeletakanya di meja dan berkata"aku ingin mengembalikan ini pada mommy,aku tidak ingin berlebihan menggunakan uang, untuk Sekarang beri aku uang jajan sewajarnya untuk setiap harinya"
"Zee,ada apa,kenapa tiba tiba kamu memberikan ini pada mommy"
aku hanya ingin membuktikan kalo keberanian ku bukan karena aku memiliki uang,tapi karna memang aku bukan penakut" fikir Zee" tidak ada apa apa mom,nanti jika aku butuh aku akan memintanya pada mommy"
tidak banyak bertanya,Jessy langsung mengiyakan keinginan Zee.
saat sarapan , keluarga ini pun membuat rencana untuk hari Minggu ini.
kalian ingin melakukan aktivitas apa hari ini" tanya dokter Brian"
boleh lah,biar Daddy juga punya otot,biar ga sapu lidi gitu" jawab Zee"
"ide bagus"
kemudian Jessy ,Zee dan zea mengajak dokter Brian ke tempat gim yang biasa mereka datangi.
disana mereka berolahraga dengan serius,termasuk Zee dan zea yang dalam proses pertumbuhan,namun baru mencoba beberapa alat olahraga,tiba tiba dokter Brian mendapat telepon dari rumah sakit yang mengharuskan dia untuk datang.
"Jessy,aku tidak bisa menemani kalian hingga Ahir aktivitas,maafkan aku"
"aku mengerti posisi mu honey,tidak apa,kamu punya tugas dan kewajiban yang besar, aku juga akan melakukan hal yang sama jika berada di posisi mu,pergilah dan selesai kan tugasmu dengan baik"
Daddy tunggu" saut zea" Daddy pasti mendapat tugas panggilan ya,Daddy hati hati di jalan,ingat ,ada orang lain yang harus Daddy tolong,semangat Daddy
Daddy jangan lupa makan, jangan sampai Daddy sakit, kalo Daddy sampai sakit nanti orang orang yang membutuhkan Daddy jadi bingung,udah sana pergi,daddy udah di tunggu di rumah sakit" ucap Zee"
iya, kalian juga semangat ya,Daddy duluan ya,bye" ucap dokter Brian mengecup kening Jessy lalu pergi"
"ih Daddy beraninya melakukan pelanggaran di depan kita"
__ADS_1
"sudah sudah,ayo kita lanjutkan nge gim nya,mommy akan membeli air mineral dulu ya"
biar aku saja mom" saut zea"
kemudian zea turun ke lantai satu untuk membeli botol minum.
"waduh mba tunggu sebentar ya,karyawan kami sedang mengambil Aqua dari pabrik,mungkin sebentar lagi sampai,tadi masih empat tapi sudah di ambil oleh mba ini semua"
oh begitu ya,hey,bolehkah ku beli satu botol Aqua mu" ucap seseorang wanita " aku beli dengan harga dua kali lipat
cih sombong sekali dia" fikir zea" tidak bisa
oke kalo begitu tiga kali lipat" ucapnya yang terus membujuk zea agar memberikan botol Aqua miliknya"
tidak juga,mau kamu membelinya sepuluh kali lipat pun,aku tidak tertarik" jawab zea"
"pelit banget sih,kamu kan punya empat,aku beli satu kan ga masalah"
"iya kamu benar,aku pelit, tapi aku tidak miskin sampai aku harus memberikan Aqua ini padamu dengan harga sepuluh kali lipat "
dasar pelit,sini bagi satu" mencoba merebut Aqua yang di bawa zea"
tentu saja zea mempertahankan Aqua miliknya hingga mereka berdua malah bertengkar.
hey ada apa,sayang ada apa sih" ucap kekasih dari wanita yang mencoba merebut Aqua "
ini sayang,dia tuh pelit banget,aquanya di borong dia semua"
duh manja banget jadi cewe, yaudah nih aku kasih satu,soalnya pacar kamu ganteng, nih kak ,aku kasih Kudus buat Kaka" ucap zea memberikan satu botol minum pada laki laki itu dengan sedikit menggodanya"
dan laki laki yang sudah memiliki kekasih itu menerima botol minuman dari zea dengan senyum dan sedikit tergoda.
cih dasar Playboy,punya cewe tuh di jaga jangan di mainin" ucap zea berbisik pada laki laki itu dan kembali merebut botol minumanya yang tadi ia berikan" eh mba cari cowo tuh yang bener,yang pastinya tetep milih pasangaya walau ada cewe yang ngegoda dia" ucapnya lalu pergi".
setelah selesai nge gim,mereka pergi ke rumah Chen dan Reina untuk berkunjung.
"apakah kalian tau, rumah ini memiliki banyak cerita yang tak akan terlupakan,tempat di mana mommy di besarkan,menjalani hidup yang penuh sejarah,saat mommy masih kecil, rumah ini sangat tenang,begitu mommy seusia kalian,rumah ini mulai membosankan,saat mommy menginjak SMA,mommy mulai tidak betah betah di rumah, kemudian saat mommy sudah kuliah,rumah ini benar benar sudah tidak tenang, kemudian setelah mommy bekerja di JK group dan meninggalkan kuliah kedokteran seperti Daddy yang berhasil menjadi dokter seperti sekarang rumah ini mulai seperti neraka,dan saat mommy sudah menjadi direktur JK group , rumah ini sudah benar benar seperti neraka karena adanya banyak orang baru yang opa masukan dalam sini,namun saat itu mommy sudah cerdas,mommy punya uang sendiri,mommy bisa melakukan apapun yang mommy inginkan hingga Ahirnya mommy meninggalkan rumah ini dan membeli apartemen,dan untungnya mommy memiliki kuasa atas JK hingga JK group berada di bawah kendali mommy,hal itu membuat opa masih mencari mommy,andai saat itu mommy tidak cerdas,sudah pasti hidup mommy akan terlantar,maka dari itu kalian harus jadi orang cerdas agar di butuhkan banyak orang,kalian mengerti"
"tentu,kita janji tidak akan mengecewakan mommy and Daddy"
di sana,zea melakukan aktivitas seperti biasanya,yaitu membuat cake ,dan Zee menulis karangan ceritanya.
__ADS_1