
"nanti malam ada waktu? ,jika iya aku ingin mengajakmu jalan"
"ngajak jalan,tau kan kalo aku punya rumah sebesar lapangan,terus ngapain ngajak jalan"
dasar ,itu kan kata kata sejak dua tahun lalu ,masih aja di pake,kamu ga cari alasan ,itu artinya kamu bisa,pokoknya nanti malam aku jemput di rumah,bye sampai ketemu nanti malam" ucapnya sambil jalan menuju pintu keluar"
"dasar anak itu, padahal belum di kasih jawaban".
Zee langsung menuju ruanganya dan segera melakukan tugasnya.
Zee melihat seorang wanita yang kemarin dia sapa sedang berbicara seorang dokter , bukan berbicara lebih tepatnya ,pasien tersebut memohon terhadap seorang dokter,Zee mencoba mendengarkan apa pembicaraanya dengan dokter tersebut,namun dokter Brian datang menghampiri Zee.
"ternyata anak Daddy sudah mulai ingin tahu urusan orang lain ya rupanya"
eh" sedikit kaget" Daddy,kenapa membuat ku terkejut sih
"Daddy cuma memberitahu kalo menguping itu tidak baik,itu termasuk pelanggan loh"
"aku tidak menguping,aku hanya...."
"sudahlah,ayo ikut dengan Daddy,kamu masih perlu banyak belajar ,bukan tentang ilmu kedokteran melainkan cara bersikap sebagai dokter,Daddy akan mengajarimu"
dokter brian mengajak Zee ke ruangan pasiennya,dari situ dokter Brian bisa mengajari Zee cara bicara dengan baik,sikap yang membuat pasien tenang dan banyak hal lagi yang bisa dokter Brian ajarkan pada Zee.
Daddy,kenapa bisa dia lembut sekali sedangkan aku seperti ini" fikir Zee" Daddy...ternyata pepatah yang mengatakan kalo buah jatuh tidak jauh dari pohonnya itu mitos ya
"hah itu fakta bukan mitos"
"nyatanya sikap kita ini apa,sangat berbeda bahkan tidak memiliki kesamaan secuil pun,sikap kita bertolak belakang seolah teman dan musuh"
"Zee,itu karna kamu lebih mirip dengan mommy ,bukan berarti kita tidak tidak memiliki kesamaan"
"apakah Daddy tau kalo sekarang zea menjadi bagian JK group karna meringankan beban zeo"
"wah lihat itu ,ayah dan anak yang sikapnya berbeda sekali"
"iya benar, kok bisa seperti itu"
lagi lagi setiap Zee berjalan berdua dengan dokter Brian,ada saja yang membicarakan mereka.
Zee senyumlah,sapa mereka" bisik Dokter Brian"
__ADS_1
"menyapa dan memberikan senyum, bagaimana aku bisa melakukan itu pada orang yang membicarakan kita"
"maka dari itu rubah sikapmu"
"tidak,aku lebih nyaman seperti ini"
wanita itu,dia kan OG yang kemarin menendang ku,awas saja,aku akan membuatmu kehilangan pekerjaan mu" fikir dokter Fery,dokter yang waktu itu sempat berdebat dengan Zee karna air pel yang tumpah"
dokter tersebut langsung mendatangi Zee yang bersama dengan dokter Brian dan menyemprot Zee dengan ucapan sinis dengan mengatai Zee sebagai OG.
kau buta ya,lebih baik periksakan dulu matamu ke spesialis dokter mata,kau tidak bisa lihat aku mengenakan jas putih" jawab Zee"
benar juga , kenapa dia memakai jas putih" fikir dokter Fery" kau tidak mungkin seorang dokter kan
oh iya,kita belum sempat berkenalan ya, perkenalkan,aku Zee zaquin dokter dari ahli syaraf" ucapnya menyodorkan tangan"
bagaimana bisa seseorang sekasar dirinya menjadi seorang dokter" fikirnya"
dari pembicaraan mereka sepertinya pertemuan pertama mereka tidak baik,sudah pasti Zee yang memulai masalah itu,tapi Zee tidak akan memulainya jika tidak di pancing" fikir dokter Brian" emmm bukankah tidak sopan jika seorang dokter mengabaikan seseorang yang ingin berjabat tangan
kemudian dokter Fery langsung menjabat tangan Zee,namun zee malah menggenggam tangan dokter feri dengan erat hingga dokter feri kesakitan, seketika Zee melepaskan tangannya.
cih lemah" ucap Zee pelan" Daddy,aku duluan ya" ucapnya lalu pergi"
pukul 18:15.
hampir setengah tujuh,pulang ah takutnya Raka udah nunggu di rumah" fikir Zee"
namun sampainya di pintu keluar Zee bertepatan dengan seseorang yang mengalami kecelakaan.
ada apa ya, kenapa seperti nya para medis terlihat panik" fikir Zee"
kemudian Zee menghampiri tim medis dan bertanya apa keluhan yang terjadi sampai muncul kepanikan, beberapa tim medis menjawab bahwa dokter dari bedah umum yang berjaga malam ini sedang keluar makan malam, sementara pasien harus segera di tangani.
aku dokter dari ahli syaraf,biarkan aku mencoba melihat keadaannya sembari menunggu dokternya datang" jawab Zee"
namun ternyata korban memerlukan penanganan kusus yang harus segera di tindak lanjuti.
siapa dokter yang berjaga malam ini,apakah dia masih belum datang" ucap Zee"
belum dokter,tapi pihak rumah sakit sudah menelfon dokter fery" jawab salah satu tim medis"
__ADS_1
"tidak ada waktu,siapkan ruangan operasi sekarang juga"
"tapi dokter ,dokter Fery sudah menuju rumah sakit"
"apa kau tuli,kubilang cepat siapkan ruang operasi sekarang juga,kau hanya medis,dan aku dokternya"
setelah selesai menyiapkan ruang operasi,Zee langsung menindak lanjuti pasien tanpa menunggu dokter yang bertanggung jawab datang.
"bagaimana ini,dokter Fery pasti akan sangat marah jika posisinya di gantikan tanpa seizinnya"
"entahlah kita lihat saja nanti"
beberapa saat kemudian dokter Fery tiba ,namun salah satu perawat memberitahu nya bahwa sudah ada dokter lain yang melakukan operasi nya.
"siapa yang melakukan operasinya"
"salah satu doktor dari ahli syaraf"
kemudian dokter Fery berpesan kepada salah satu perawat untuk memberitahu dokter yang mengambil alih posisinya itu untuk menemuinya datang ke ruangan nya setelah selesai operasi.
kenapa dia memintaku untuk menemuinya,oh mungkin saja dia ingin mengucapkan terimakasih karna aku sudah membantu melakukan tugasnya" fikir Zee"
tanpa Zee sadari dokter Fery yang bertugas malam ini adalah laki laki yang tidak dia sukai di rumah sakit tersebut karna menganggapnya sebagai OG.
Zee lupa bahwa dirinya sedang berada di rumah sakit dan tidak membiasakan diri untuk mengetuk pintu ketika masuk ruangan dan masuk begitu saja.
kamu,apakah kamu dokter yang menjalankan operasi untuk menggantikan dokter yang berjaga malam " ucap dokter Fery"
"ya...itu aku,tidak kusangka dokter Fery itu anda,dimana tanggung jawab anda sebagai dokter yang bertugas malam "
"kalo ingin membicarakan tanggung jawab ,berkacalah terhadap dirimu sendiri,dari caramu yang langsung masuk tanpa mengetuk pintu ,apakah menurutmu itu benar"
oh iya lagi lagi aku lupa menjaga sikap ku" fikir Zee" bukankah aku sudah mengatakan kalau bersikap tidak sopan adalah keahlianku, jadi anda tidak perlu heran ketika melihat saya berlaku tidak sopan, lagipula sopan santun dan tanggung jawab adalah dua hal yang berbeda, jadi anda tidak perlu membandingkan sikap tidak tanggung jawab anda dengan sikap tidak sopan saya, ini sudah malam, saya tidak punya banyak waktu langsung saja ke intinya apa maksud anda meminta saya untuk datang kemari
"saya tidak suka dengan caramu yang mengambil alih posisi ku begitu saja,aku meminta untuk menungguku tiba,tapi dengan lancangnya kamu mengoperasi korban tanpa izinku"
"saya ini juga dokter bukan nelayan,provesi kita sama,hanya kita memiliki sedikit keahlian yang berbeda,Kalo saya bisa mengatasi masalahnya kenapa saya harus menunggu orang lain untuk menyelesaikannya, untuk apa saya harus menunggu anda,menunggu korban berhenti bernafas,melihat cara bicara anda sepertinya anda belum melihat hasil diagnosis dari CTscan yang saya lakukan pada pasien, korban mengalami gegar otak yang cukup parah ,telat sedikit saja dibawa ke rumah sakit akibatnya akan fatal, lalu bagaimana bisa saya harus menunggu seorang dokter yang menanganinya datang,yang ada kedatangan anda hanya menyaksikan pasien yang sudah tidak bernyawa, padahal awalnya saya berpikir kedatangan saya akan mendengar sebuah ucapan terimakasih karena sudah membantu melakukan operasi yang seharusnya anda lakukan"
"mengucapkan terimakasih untuk orang yang membuat ku selalu kezal,baiklah, terimakasih dokter Zee karna sudah menggantikan tugasku malam ini"
"hanya terimakasih,aku tidak mengharap itu ,aku berharap dokter Fery tidak mengulangi kesalahan semacam ini"
__ADS_1
belagu sekali dia ini, seolah tidak melakukan kesalahan saja,tapi iyakan saja lah" fikirnya"