Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
mepisode 15


__ADS_3

malam harinya.


jessy....Jessy....turun kmu sekarang...


mas Chen,kenapa teriak teriak mas,mas kan baru Dateng ,tenang dulu*ucap Belinda*


engga bisa sayang,mas harus bicara dengan jessy sekarang juga*ucap Chen* Jessy....


mas mas... tapi Jessy nya sedang tidak ada di rumah


tidak di rumah, lalu ke mana dia


aku juga tidak tau mas,di pergi membawa banyak barang barang dengan mamanya dan mengajak para pelayan untuk ikut dengannya juga mas


apa... kemana dia pergi, bi......


iya tuan


bibi tahu tidak kemana Jessy pergi


tidak tahu Tuan


kemana anak ini pergi,pak Jang


iya tuan


kau mengantar Jessy pergi kemana


saya tidak mengantar nona Jessy tuan,nona Jessy pergi dengan membawa mobil pribadinya sendiri


kemudian Chen langsung menelfon Jessy.


Papa telfon, Papa pasti udah di rumah dan pastinya akan bertanya di mana aku ,kenapa pergi ,kenapa membawa pelayan ,udah bisa ditebak*ucap Jessy* halo Pa..


percakapan antara Jessy dengan Chen lewat telepon.


Jes.....


stop ,aku udah tahu apa yang mau Papa tanyain, jadi papa nggak perlu susah-susah ngomong, karena aku akan jawab semua pertanyaan papa, yang pertama, kenapa aku pergi dari rumah ,karena saat ini aku sedang terfokus dengan kesehatan Mama, sementara di rumah bukanlah tempat yang baik untuk mama, mama butuh tempat yang nyaman, tenang dan jauh dari keributan, karena rumah kita yang dulunya tenang kini sudah seperti neraka ,aku sebagai anak mana mungkin tega membiarkan mamaku tinggal di neraka, dan aku tidak membawa para karyawan di rumah, karena mereka sendiri yang ingin ikut denganku, well karyawan-karyawan papa itu memang pintar, mereka tahu harus bekerja dengan siapa, jadi bukan aku yang meminta mereka untuk ikut denganku*jelas Jessie lewat telepon*


tapi Jessie, lalu bagaimana dengan pekerjaan kamu

__ADS_1


bahkan papa lebih mementingkan Bagaimana pekerjaan di kantor dibandingkan menanyakan di mana tempat tinggalku, ya Tuhan dimanakah aku yang dulu*ucap Jessy dalam hatinya* Papa tenang saja ,aku pergi dari rumah bukan berarti aku pergi dari kantor, jadi papa tidak perlu kuatir kehilangan aset berharga Papa ini*jawab Jessy*


a aset berharga apa maksud kamu Jessie


karena papa tahu saat ini perusahaan berada di bawah kendali ku, jadi papa takut jika aku keluar dari perusahaan karna jika aku keluar, tidak ada yang mengontrol perusahaan, begitu kan, itulah sebabnya Kenapa papa menghentikanku untuk belajar tentang kedokteran, Papa juga menyuruhku berhenti untuk mengambil jurusan kedokteran ,apalagi kalau bukan untuk menjadikan aset perusahaan


Jessie ,Papa tidak seperti apa yang kamu kira nak, Papa menyuruhmu belajar bisnis karena Papa ingin kehidupanmu kedepannya sukses, bukan karena Papa menjadikanmu sebagai aset perusahaan


lalu papa pikir menjadi dokter tidak bisa sukses ,ah sudahlah, ini sudah malam, aku mau istirahat


tunggu sebentar Jessie, lalu Kenapa kamu tadi tidak menghadiri acara bersama perusahaan lexicert


aku sibuk membereskan barang-barangku di apartemen.


Maaf dokter telah membuat Anda menunggu


tidak apa-apa Jessy, bicaralah yang biasa saja, tidak usah memanggilku dengan sebutan dokter saat di di luar rumah sakit, kita ini kan teman


aku tidak enak saja jika memanggilmu lancang dengan sebutan Brian, sekarang kamu kan sudah memiliki gelar dokter


ahahha memangnya kalau memanggil nama seseorang harus memanggil nama gelarnya, kalau begitu aku memanggilmu dengan sebutan direktur Jessie dong


hah


eh Rena hai...


Rena adalah teman satu jurusan Jesi dan juga brian yang kini dirinya juga menjadi seorang dokter, karena sudah lama tidak bertemu mereka pun banyak ngobrol-ngobrol dan saling bertanya-tanya.


oh ya jessi ,sekarang kamu menjadi dokter di mana*tanya Rena*


mendengar pertanyaan rena itu, seketika Jessie menciut dan menunduk.


pertanyaan rena ini pasti membuat Jessie jadi sedih *ucap Brian dalam hatinya*


ahhh Jessie maafkan pertanyaanku tadi ,aku lupa kamu kan tidak jadi dokter ,waktu itu kamu tidak meneruskan kuliah mu juga tidak ikut tes kedokteran, Maaf ya tadi aku salah bertanya*ucap Rena*


iya tidak apa-apa...*jawab Jessy*


oh iya Rena ,tapi asal kamu tahu saja, jessy memang gagal menjadi seorang dokter, namun dirinya kini menjadi seorang direktur loh*ucap Brian*


apa... direktur ,ahh brian kamu jangan bercanda, mana mungkin Jessy menjadi direktur di usianya yang sekarang

__ADS_1


kamu tidak percaya, Jessie kamu pasti membawa kartu namamu kan, boleh aku minta satu


kemudian jessi langsung mengeluarkan kartu namanya kepada Brian ,Brian pun langsung menunjukkan ke pada rena.


apa... perusahaan jk group,itu kan perusahaan besar ,bagaimana mungkin Jessy bisa menjadi direktur di perusahaan sebesar itu*ucap Rena dalam hatinya* Jessy selamat ya kalau begitu ,oh iya tapi ngomong-ngomong bagaimana kamu bisa menjadi direktur di usiamu yang sekarang ,di perusahaan sebesar ini pula


itulah sebabnya Kenapa aku tidak melanjutkan pendidikanku di bidang kedokteran ,karena ayah ku meminta ku untuk fokus pada bisnis*jawab Jessy*


ja jadi JK group itu milik ayahmu,wahhh hebat ya....


hari berikutnya.


mama,aku kerja dulu ya,nanti siang di waktu istirahat aku akan pulang ,karna jarak dari kantor ke apartemen hanya 10 menit


iya sayang...hati hati ya


bi aku tinggal dulu ya,oh iya ma nanti sore mama ada terapi,jadi aku akan pulang cepat untuk mengantar mama.


karna jarak yang hanya 10 menit,Jessy merasa sayang dengan mobilnya untuk di keluar kan dari garasi,hingga ahirnya jessy pergi ke kantor berjalan kaki.


ternyata jalan kaki itu enak ya,tubuh juga jadi terasa ringan,ngomong ngomong ini pertama kalinya aku berjalan kaki ,padahal biasanya keluar berjarak lima menit saja di antar supir pribadi,kemana mana diantar jemput,dari kecil sampai sekarang aku baru merasakan yang namanya jalan kaki yang begitu nikmat,huahhhh senang nya... aw aahhkkkk siapa sih yang melempar botol sembarangan*tolah toleh* hei berhenti...uukkkhhh


hei berhenti ,sepertinya botol yang kau buang tadi mengenai seseorang


ah benarkah...


shitttt....


Maaf apakah tadi kamu terkena botol yang dibuang oleh temanku


kalau sudah tahu kenapa bertanya, bruk*Jessy kembali melemparkan botol yang tadi dibuang orang tersebut di jalan* lohh mereka berdua ini kan orang orang dari perusahaan mandiri jaya yang kemarin aku temui *ucap Jessy Dalma hatinya*


biasakanlah untuk membuang sampah pada tempatnya*ucap Jessy*


kamu kan asisten pribadinya Tuan Chen kan, oke baiklah aku minta maaf aku tidak sengaja tadi, lagi pula kau tidak apa-apa kan


aku memang tidak apa-apa, tapi hal yang kau lakukan tadi itu membuat lelah seseorang


membuat seseorang lelah,apa maksudmu, memangnya aku menyusahkanmu


dengan kamu membuang sampah sembarangan itu membuat orang-orang yang bekerja menjadi tukang sapu jalanan kelelahan , pekerjaan yang yang seharusnya ringan jadi berat oleh mu

__ADS_1


kamu ini ribet sekali sih, jadi asisten saja belagu apalagi kau menjadi bos


ah sudah sudah ,mbak maafkan teman saya ini ya ,teman saya memang begitu orangnya, jadi sekali lagi mohon dimaafkan, saya janji saya tidak akan membiarkan teman saya melakukan hal sedemikian rupa ,permisi...


__ADS_2