Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 30


__ADS_3

saat itupun zova langsung mengajak citra untuk jalan dan makan di sebuah cave,zova bertanya ini dan itu untuk mengalihkan kecurigaanya,namun citra terlalu cerdas dan tidak bisa di remehkan .


aku harus hati hati denganya,Ahir ahir ini aku lihat dia dekat dengan sekelompok orang orang bodoh dari 10 A, aneh saja jika tiba tiba zova mengajaku jalan " fikir citra"


setelah zova mengajaknya bicara berbagai hal,kini zova mulai memancingnya dengan pertanyaan yang dapat menunjukan bahwa dia hanya memanfaatkan zea,namun dengan mudahnya citra menebak pertanyaan dari zova.


apakah ini jebakan,kau mengajakku jalan karna ingin tau sesuatu,daritadi kamu sibuk mengajaku bicara,dan beberapa saat kemudian kamu membuka ponsel mu,apakah kamu baru saja menyalakan perekam suara" ucap citra"


sial,aku tidak mengira daritadi dia mengawasiku" fikir zova"


"zova,aku memang menyukaimu dan mendekati mu,tapi aku tidak bodoh sampai kamu berusaha untuk menjebak ku"


citra pergi begitu saja meninggalkan zova ,kemudian saat citra menuju pintu keluar, citra melihat yuli yang bekerja paruh waktu di cave tersebut.


woahhhh semiskin itukah hidupmu sampai hari ini tidak masuk sekolah karna bekerja" sapa citra"


awalnya Yuli diam saja, namun tiba tiba Yuli berani menjawab citra karna ingat pesan Zee dan Inez untuk membalas lawanmu lebih dari apa yang dia lakukan padamu" aku miskin,karna itulah aku bekerja,itu lebih baik daripada memanfaatkan orang lain"


apa,sejak kapan kau berani seperti itu,apakah Inez yang mengajarkan itu padamu" jawab citra" awas saja kau beraninya kamu mempermalukan aku di depan zova"


jawaban Yuli yang sengaja dia keraskan itu pun di dengar oleh zova.


kemudian di sekolah ,citra membuat gosip tentang Yuli yang bekerja sebagai pelayan cave dengan menempel foto foto yuli saat bekerja di papan pengumuman sekolah saat jam istirahat pertama .


"Nez,gue gagal ,seolah citra itu bakal duga kalo aku akan melakukan itu"


"yaudah terus mau gimana lagi"


zova pun cerita pada yang lain bahwa Yuli bekerja paruh waktu.


"wah siapa ini,tumben sekali kamu datang ke kelas kita, apakah ada keperluan dengan saudaramu"


"tidak usah basa basi,jauhi zea dan berhenti memanfaatkanya"


"sepertinya aku harus berhati hati juga denganmu ,siapa tau kamu juga sedang menyalakan rekaman seperti apa yang di lakukan zova padaku"


"apa maksudmu,ini tidak ada sangkut pautnya dengan zova"


kau tidak tau " citra menjelaskan bahwa zova juga berusaha menjebaknya "


dia diam diam melakukan itu tanpa sepengetahuan ku" fikir Zee" tenang saja,aku sedang tidak membawa ponsel


beberapa saat kemudian zea datang ke kelas dan melihat Zee sedang di depan kelasnya bersama citra.


Zee,apa yang kau lakukan disini" tanya zea"


zee tidak menjawab zea,Zee justru mengambil permen karet yang ada di mulutnya kemudian menepuk pundak sekaligus menempelkan permen karet itu di bahu citra dengan mengatakan" camkan ucapanku tadi,karna jika tidak,aku bisa saja memberikan sisa permen karet yang lebih besar padamu"


seketika citra sadar bahwa di lengan baju nya ada sebuah bekas permen karet.


hey kau sangat menjijikan,kembali dan ambil permen karetnya,ihh dasar gila" teriak citra pada Zee yang sudah pergi "


aduh maafkan dia,aku akan mengambilnya" ucap zea"


saat istirahat ,di papan pengumuman sekolah pun ramai orang orang yang melihat foto foto Yui itu.

__ADS_1


"ada apa di sana"


"apakah mungkin pengumuman penting"


"lebih jelasnya,kita lihat saja kesana"


Zee,Inez,Al , dan yuli yang saat itu menuju kantin pun ikut penasaran dengan keramaian di depan papan pengumuman sehingga mereka ikut melihatnya.


begitu melihat foto foto itu,Yuli segera melepasnya dari papan pengumuman dan langsung lari begitu saja karna malu.


"Yuli tunggu"


biar aku yang mengejarnya" ucap Alvin"


kau mau kemana Zee" ucap Inez"


kelas 10 C,mereka sellau saja mencari masalah dengan Yuli" jawab Zee"


"bukan kelas 10 C yang melakukannya,tapi citra"


"apa hubungannya,Yuli dan citra tidak ada masalah dan tidak ada hubungannya"


Inez menjelaskan pada zee sesuai dengan apa yang zova katakan pada Inez.


"apakah ini ada hubungannya dengan zova yang semalam mengajak citra jalan dan makan"


"kau sudah tau itu,siapa yang memberitahu mu,itu tidak penting,yang penting adalah apakah kamu barusaja cemburu"


apaan sih" jawabnya langsung menuju kelas 10 B"


"diamlah, sekarang aku berbeda dengan yang dulu,kini aku akan menunjukan diriku yang sebenarnya,aku akan membalas mereka yang menganggguku dan orang orang yang ada di sekitarku"


namun saat itu citra tidak ada di kelas dan berada di kantin.


Zee bertanya pada orang di kelas, saat itu juga ada zova yang juga di kelas dan melihat Zee yang tumben sekali datang ke kelasnya.


apakah kau kemari untuk mencariku karna aku tidak bisa ke kalasmu,hari ini aku sedang mengerjakan tugas karna semalam tidak sempat mengerjakan nya" ucap zova mendekati Zee"


dia sampai tidak sempat mengerjakan tugas pasti karna semalam jalan dengan citra untuk mendapatkan bukti " fikir Zee" gausah GR,ngapain juga nyariin kamu" jawabnya langsung menuju kantin


ada apa dengan nya,kenapa xpresinya begitu" tanya zova"


dia sedang kezal dan ingin memberi seseorang pelajaran" jawab Inez" sudahlah jangan banyak tanya


kemudian Inez menyusul Zee dan zova tidak bisa diam begitu saja melihat Zee yang sedang kezal.


sampainya di kantin Zee langsung menyiram citra dengan segelas minuman yang sedang citra minum .


"enaknya yang lagi menikmati makanan dan minuman di kantin tanpa memikirkan orang yang dia permalukan"


citra pun teriak karna terkejut , disana juga ada teman temanya dan juga zea.


"aaaaaaaaaaaaa kau lagi,hari ini ada apa denganmu sih,kenapa mencari masalah denganku terus,aku tidak ada urusan denganmu"


Zee,kamu keterlaluan" ucap zea"

__ADS_1


kita memang ga ada urusan,tapi dengan kami mencari masalah dengan temanku,itu sama halnya kamu mencari masalah denganku"tegas Zee" dan kamu" menunjuk zea" ini urusanku denganya jadi jangan ikut campur


semua yang melihat sikap Zee tentu sadar bahwa Zee yang awalnya benar benar acuh kini sekarang jadi benar benar tidak tinggal diam ketika ada yang mengusiknya atau temanya.


"rupanya sekarang kau jadi tempramen ya, kau menempatkan dirimu dalam masalah karna temanmu ,apakah kau baru merasakan memikii teman,kasian sekali"


kemudian citra berusaha membalas Zee menyiramnya dengan segelas minuman ,namun zova dan Inez datang ,dan lagi lagi zova selalu menggunakan kekerenanya dengan lari dan menyenggol gelas yang akan citra siramkan pada Zee hingga gelas itu pun jatuh .


woahh keren Lo bro" ucap Inez"


Zee kamu gapapa" ucap zova"


dia ini kenapa selalu Dateng di saat aku butuh sih" fikir Zee" gapapa" ucap ya lalu pergi


melihat zea pergi ,zea langsung mengejarnya.


eh Zee...oh iya kamu, citra jangan ganggu Zee ,kau tau aku sangat menyukainya,aku tidak akan membiarkan siapapun mengganggu nya" ucap zova"


"apa,kamu tau aku juga menyukaimu tapi kenapa kamu tidak menghargai perasaan ku " .


Zee tunggu" menarik tangan Zee"


apasih,kamu mau bilang supaya aku ga ganggu temen kamu,menurutmu apakah aku akan menggangu mereka jika mereka tidak menggangu ku dulu, kamu lebih tau aku seperti apa,cobalah berfikir apakah kamu berteman dengan orang yang salah atau benar,jangan bicara denganku jika kamu belum mengerti" pergi"


zova datang ke kelas di saat Zee sedang kezal,hal itu memebuat zova mendapat semprotan dari Zee.


"kamu lagi,bisa ga sih jangan ganggu aku,udah sana pergi"


duhh sepertinya aku datang di waktu yang salah" fikir zova" zova pun keluar dari kelas 10 A


kasian juga cowo yang berjuang buat Zee,pasti kesulitan menghadapi sikapnya,tapi aku salud sama zova yang masih bertahan sampai sini" fikir Alvin"


kemudian Alvin ikut keluar kelas dan mencoba menyemangati zova.


"kamu mengatakan seolah aku tidak boleh berhenti sampai sini untuk mendekati Zee, apakah itu artinya kamu mendukungku"


"begitu lah"


"terimakasih,tapi tenang saja ,aku tidak berhenti gitu aja kok,aku ini cowo yang ga bisa melakukan hal setengah setengah, oh iya,Lo sendiri gimana bisa temenan sama Zee,kayaknya ga mungkin banget gitu orang seperti Zee berteman dengan kamu emmm bukan gimana gimana sih cuma...."


"iya aku faham,aku dan Zee awalnya juga tidak berteman,aku dan Yuli juga baru akrab dengan Zee saat dia menolong kami dari sikap fajar yang seenaknya,Zee bukan orang yang mudah bersosialisasi,dia tidak punya teman,sellau menyendiri cuek,acuh ,diam saja, tapi sejak dia memiliki teman,dia jadi berubah seperti sekarang ini,seolah dia tidak akan membiarkan temanya di ganggu"


"fajar,anak itu terllau di manja oleh ayah,emmm tapi mendengar ceritamu aku jadi semangat mendekati Zee dan semakin tertarik padanya"


"ayah,maksudmu..."


zova menceritakan bahwa dirinya dan fajar adalah saudara tiri ,hubungan mereka pun tidak berjalan baik.


sepulang sekolah citra sengaja menunggu Yuli untuk membalasnya karna merasa tidak mampu membalas Zee,citra pun melampiaskan rasa kesalnya pada Yuli,namun saat itu citra justru melihat anak anak dari kelas 10 C sudah menindas Yuli , mengetahui hal itu citra mengajak orang orang dari kelas 10 C untuk bekerja sama.


"jika urusanmu bukan dengan yuli lalu dengan siapa"


sebenarnya aku ingin membalas Inez dan Zee ,namun kalian tau sendiri kalo mereka berdua sangat kompak ,pasti akan sulit untuk menjatuhkan salah satunya,jadi aku membalasnya pada yuli yang tidak bisa apa apa itu" jelas citra"


tujuan kita sama,urusanku juga pada Yuki dan Inez,mereka sudah mengunggah Vidio penindasan ku ke media,gara gara itu aku dan ke dua temanku hampir saja di keluarkan dari sekolah" jawab Dila"

__ADS_1


citra dari kelas 10 B dan Dila dari kelas 10 C ,sama sama ingin menjatuhkan Zee dan Inez,namun mereka ingin menjatuhkan Yuli terlebih dahulu karna paling lemah dinatara yang lain.


__ADS_2