Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 12


__ADS_3

tring tring tring tring tring tring tring tring tring


ya halo,iya benar,apa,oh baiklah,saya akan segera datang" ucap Jessy di telepon" kenapa dengan anak ini,selalu saja terlibat masalah saat di sekolah


setelah mendapat telepon dari sekolah,Jessy langsung bergegas meninggalkan JK group.


nona,nona mau kemana, sebentar lagi ada pak pura yang sedang menuju kemari,jika nona pergi siapa yang akan menemuinya" ucap Luna menahan Jessy"


"tapi Luna, ini penting,aku harus pergi, lagi pula apa gunanya kamu,kamu ini seperti baru ikut kerja denganku berapa hari saja,kita kan sudah lama bekerja sama"


"tapi nona tau sendiri kan pak pura itu hanya ingin nona yang menemuinya"


"itu artinya kamu punya tugas yang harus kamu selesaikan,sudah ya aku pergi dulu,selamat bertugas"


tidak hanya Jessy yang di panggil ke sekolah karna anaknya membuat masalah,namun ibu Anya juga ikut di panggil.


anak saya ini anak baik baik,tidak mungkin dia mengganggu temanya,secara anak saya ini kan anak dari kepala sekolah, dia pasti memberikan contoh yang baik pada anak anak lainya,sudah pasti anak dari ibu ini yang mencari masalah terlebih dahulu" ucap ibu Anya"


iya benar ma,aku tidak mungkin mengganggu temanku" ucap Anya"


Bu Jessy,apakah tidak ada yang ingin anda sampaikan,daritadi anda diam saja dan justru bermain ponsel" ucap guru BK"


"maaf bukanya saya tidak sopan bermain ponsel di depan seorang guru,hanya saja saya memiliki tugas lain yang tidak kalah penting ,tapi anda tenang saja Bu,saya memiliki IQ yang tinggi,jadi saya dapat bekerja dengan ponsel saya sekaligus dapat mendengarkan dan mencerna apa yang Bu guru dan ibu Anya sampaikan,dan saya diam bukan karna tidak ada kata atau tidak melakukan pembelaan,hanya saja saya tidak suka jika ada yang memotong ucapan saya,jadi saya memilih untuk diam terlebih dahulu, kemudian setelah lawan bicara saya selesai maka giliran saya yang akan bicara, apakah ada yang ingin anda sampaikan lagi ibu Anya"


belagu sekali wanita itu,mentang mentang cantik dan bisa bergaya langsung seenaknya" fikir ibu Anya" ya saya sudah selesai Bu Jessy yang terhormat


"wah terimakasih telah menghormati saya, sepertinya anda tau kalo saya memang orang yang terhormat ya,baiklah jadi begini Bu ,sebagai ibu tentu saya sangat tau bagaimana anak saya,zee,dia tidak mungkin mencari masalah jika tidak ada orang yang mengganggunya,anak saya ini cukup pendiam,bahkan dia tidak akan menyapa seseorang jika tidak di sapa terlebih dahulu,dia tidak akan berbicara jika tidak di ajak bicara terlebih dahulu,dia memilih sendiri dan menghindari temanya karna dia tidak mau terlibat urusan orang lain,jadi jika anak saya terlibat masalah,manamungkin saya percaya bahwa Zee yang membuat masalah tersebut,anda sebagai guru bimbingan konseling pasti tau lah kebiasaan murid anda saat di sekolah, bagaimana kebiasaan Zee bagaimana kebiasaan Anya,dari kebiasaan mereka menurut anda siapa yang akan mencari masalah duluan,Bu,tolong lah bagaimana logikanya,maaf saya harus pergi,ada klien yang harus saya temui,Zee ,mommy ada di pihakmu,jangan takut dengan siapapun selama kamu benar ,sampai jumpa"


Zee tersenyum karna Jessy percaya padanya.


mommy,aku berjanji tidak akan mengecewakanmu,aku akan menjaga kepercayaan mu ini mom" ucap Zee dalam hatinya".


baiklah Bu,anda boleh pulang, untuk anak Anya,ingat,kamu sudah mendapat dua peringatan karna membully temanmu,kamu masih memiliki satu kesempatan lagi yang menahanmu untuk tetap bersekolah disini" ucap guru BK"


saya tidak peduli,mau saya mendapat empat sampai lima peringatan pun,memangnya guru BK bisa apa untuk mengeluarkan saya,ibu harus ingat, jabatan ayah saya disini lebih tinggi,dia lebih berhak untuk mengeluarkan saya atau tidak jawab Anya lalu keluar dari ruangan guru BK".


"eh Zee nanti pulang sekolah kita renang yuk di Waterboom yupi "


masuk sana kan mahal,lagian ngapain kita berenang di luar kalo di rumah kita ada kolam renang sendiri yang tentunya lebih higienis dan tidak tersentuh orang banyak seperti di luar sana" jawab Zee"


so what, kamu makan apa hari ini,apakah aku salah dengar" jawab zea heran"


"tidak,apakah ada yang aneh dengan jawabanku"


"tentu saja sangat aneh,wah sepertinya boleh juga mencoba berenang di luar,jika perlu kita bisa memboking kolam renang itu untuk kita pakai selama satu jam,itu seharusnya jawaban mu Zee, tapi tadi kamu menjawab jawaban yang bertentangan dengan kebiasaan mu,Zee yang biasa menyombongkan dirinya,tapi tiba tiba saja kamu menjawab seolah kamu ingin menghemat dan ingin hidup seadanya"


"bukan begitu,tapi aku tidak punya uang untuk masuk ke kolam renang sana"


Zee menjelaskan pada zea bahwa semua kartu miliknya dia kembalikan pada Jessy.

__ADS_1


kenapa juga kamu mengembalikan kartu mu pada mommy,kamu benar benar aneh, sepertinya kamu sedang sakit,ayo ikut aku sekarang" ucap zea yang menarik tangan Zee untuk ikut Dengannya"


dan begitu tiba di tempat tujuan,Zee heran,kenapa zea mengajaknya ke rumah sakit tempat Daddy nya bekerja.


"jangan banyak tanya,sudah ayo ikut aku"


"mau ngapain sih kesini,kan ga ada yang sakit,kalo mau facial cari tempat yang kusus facial aja,jangan di rumah sakit"


"siapa yang mau facial sih,aku tuh mau periksain ka...."


klontang... klontang...klontang...


karna menarik tangan Zee dan tidak memperhatikan jalan,zea bertabrakan bahu dengan salah satu dokter wanita yang membawa sebuah tempat berbahan aluminium berisikan lulur itu jatuh hingga suaranya membuat yang di sekitar terkejut.


"uppsssss...."


waduhhhh.....kalian membuat masker ku jatuh, cepat ambil sekarang dan minta maaf padaku" ucap dokter tersebut"


itu milikmu, kenapa tidak Tante saja yang mengambilnya" jawab zea"


"beraninya kamu menyuruh yang lebih tua,ayo cepat ambil,aku harus segera kembali bekerja"


"tidak mau,disini kita bertabrakan,bukan aku yang menabrakmu,jadi kenapa harus aku yang mengambilnya,bukankan seharusnya kita mengambil bersama"


"duhhhh anak ini tidak di ajarkan sopan santun ya,begini saja, cepat ambil maskerku maka aku berikan kalian facial gratis, bagaimana"


Tante fikir semiskin itu kah kami sampai harus menerima facial gratis,kalo untuk facial kami masih sanggup kok membayarnya" saut Zee"


Zee dan zea bukan anak yang nakal, melainkan memang kurang sedikit bisa menghargai orang lain karena mereka menganggap semua orang sama dengan diri mereka.


Daddy....


"loh Zee,zea,ada apa , apa yang membuat kalian datang kemari"


entahlah,aku juga tidak tau tiba tiba zea membawaku kemari " jawab Zee"


Daddy,Daddy harus memeriksa Zee,kurasa dua sedang sakit,dia benar benar aneh hari ini,sikap dan ucapanya berubah dengan seketika,aku takut dia keracunan makanan, Daddy harus segera memeriksa nya" ucap Zee"


"keracunan makanan tidak berpengaruh pada cara berbicara dan sikap sayang, memangnya aneh bagaimana dengan Zee "


"tidak Daddy,aku baik baik saja kok"


"baiklah, tapi berhubung kalian sudah sampai di sini bagaimana kalo Daddy cek kesehatan kalian"


Zee dan zea pun menuruti daddy nya untuk cek kesehatan .


bagaimana dok,apakah ada yang bermasalah dengan kesehatan saya" ucap zea becanda dengan daddynya"


tidak ada yang perlu di khawatirkan,semuanya normal nona,silakan anda selesaikan administrasi nya " jawab Dokter Brian"

__ADS_1


tok tok tok tok


ya masuk" jawab dokter Brian"


maaf mengganggu,apakah dokter sedang ada janji dengan pasien,jika iya,bliau sudah datang dan berada di ruang tunggu" ucap salah satu suster"


ah iya sus benar,baiklah,saya akan menemuinya sebentar lagi" jawab dokter Brian"


"Zee zea Daddy....."


Daddy ,kita tidak tuli,kita bisa mendengar apa yang suster tadi sampaikan,jadi Daddy tidak perlu mengulang ucapan suster tadi " jawab Zee"


"persilahkan saja pasien Daddy itu untuk masuk,kami tidak akan mengganggu kok,janji,kami hanya akan duduk saja di sini tanpa mengajak Daddy bicara sepatah kata pun"


"oh baiklah,Daddy tidak bisa meminta anak anak Daddy untuk pergi,kalo begitu Daddy akan mengirimkan pesan pada pasien Daddy ini agar dia langsung kemari"


wait wait wait,mengirim pesan,pasien Daddy itu kan tentunya tidak sedikit,tapi Daddy bisa punya nomor pasien Daddy,bukankah itu luar biasa,apakah itu artinya di ponsel Daddy ada ratusan kontak pasien " tanya zea"


pertanyaan mu masuk akal juga zea" jawab Zee"


"tentu tidak begi..."


tok tok tok


"nah itu pasien Daddy sudah datang, kalian diam di situ sesuai janji kalian ya"


kemudian dokter Brian mempersilahkan pasien nya untuk masuk,seketika Zee dan zea melihat sosok wanita cantik yang masuk ke ruangan Daddy nya sehingga membuat Zee dan zea berbisik-bisik.


"Daebak...kamu yakin dia pasien Daddy "


"entahlah,tapi bisa jadi juga dia sungguh seorang pasien "


"pantas saja Daddy betah di rumah sakit ,orang pasienya kayak begitu"


"sudah diamlah, Daddy bisa mendengar suara kita jika bicara terus"


dokter Brian yang ramah itu tentu mudah akrab dengan semua pasienya tidak terkecuali dari yang anak anak hingga tua,mereka pun cukup akrab sebagai dokter dan pasien.


"iya nona,saya rasa sudah ada kemajuan dengan kaki anda,jadi tetap rutin terapi sampai sembuh total ya"


"dokter,kira kira apakah kaki saya bisa sembuh dalam hatinya waktu dekat,karna tiga Minggu lagi saya akan mengikuti lomba lari maraton,saya sangat berharap dokter bisa menyembuhkan saya agar saya bisa mengikuti lomba tersebut"


"saya tidak tau bisa sembuh dalam waktu dekat atau tidak, tapi yang jelas akan saya usahakan dan pastinya terbaik untuk nona"


"terimakasih dokter,oh iya dok,kalo boleh tau siapa mereka,apakah mereka dokter magang"


"owww ,mereka adalah anak kembar saya,mereka sangat cantik bukan "


"apa....a anak,oh saya sedikit terkejut ternyata dokter sudah memiliki anak,anda terlihat masih muda , siapapun pasti tidak akan menyangka bahwa dokter adalah seorang ayah,siapa pun wanita yang berhasil memiliki anda,dia pasti sangat wanita yang sangat beruntung"

__ADS_1


"terimakasih nona,tapi bukan dia yang beruntung mendapatkan saya,tapi saya yang beruntung mendapatkan dia"


kemudian wanita itu keluar dari ruangan dokter Brian dan seketika Zee dan zea menatap daddy-nya dengan sinis .


__ADS_2