Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 115


__ADS_3

kalian tidak bisa melarangku, aku sudah memberikan kalian cek ,Kalian juga harus menepati janji kalian untuk membiarkan kami pergi" ucap Jessy"


"dasar wanita bodoh,bisa bisanya kamu percaya pada kami hah"


oh jadi kalian mempermainkan ku,baiklah" ucap Jessy dengan santay dan mengambil ponselnya dari kantong yang berniat untuk menelpon detective Chris,namun ponsel Jessy di rebut oleh laki laki itu"


tidak masalah,toh kalian juga sudah ketahuan" ucap Jessy"


Jessy yang sedang dalam bahaya itu bersikap santai santai saja karna....


beberapa saat ketika dara di bawa oleh kedua laki laki itu di jalan.


dasar teledor,padahal dia ada tugas untuk besok ,tapi malah lupa mengambil laptopnya" ucap Jessy sambil menyetir mobil"


Jessy yang saat itu berniat ke rumah Belinda untuk mengantarkan laptop miliknya yang akan di gunakan Dira untuk mengerjakan tugasnya,namun karna Dira lupa mengambil laptopnya di rumah Jessy,Jessy lah yang mengantarkan laptopnya ke rumah Belinda,namun saat di depan gang menuju rumah Belinda,Jessy melihat dara yang paksa ikut oleh dua orang itu.


"dara,aku harus membantunya,eh tunggu,jika aku turun dan langsung membantu dara,itu namanya aku cari mati,lebih baik aku minta bantuan pada dokter Brian ,eh kok dokter Brian,dia kan dokter ,dia tidak mengerti cara menangani hal seperti ini"


kemudian Jessy terfikir bahwa detective Chris adalah solusinya,kemudian Jessy langsung menelpon detective chris dan memintanya untuk datang di jalan *#*# .


ini masih belum pasti,tolong telfonan nya jangan di matikan dulu, detective harus mengikuti ku dan terus melacak keberadaan ku ya" ucap Jessy lewat telepon".


jangan bergerak......


detektif chris datang bersama para polisi untuk menangkap para sampah sampah itu.


eh tunggu sebentar" ucap Jessy" maaf ya pak,aku minta lagi cek nya" mengambil cek yang tadi jessy berikan" ahk detective terimakasih,aku sempat takut anda tidak datang tepat waktu


sama sama,kalian baik baik saja kan" ucap detective"


maaf karna tadi sempat mencurigaimu" ucap dara" terimakasih untuk kalian juga


sudahlah ,ayo pergi,mau pulang tidak" ucap Jessy"


tidak" jawab dara"


hah ,kau gila,apa kamu mau di ganggu orang orang seperti itu lagi,tolong jangan gila seperti ibumu" ucap Jessy"


kalian pergilah,aku sungguh tidak ingin pulang" ucap dara"


emmm detective maaf telah merepotkanmu,anda boleh pergi,kami juga akan pulang" ucap Jessy"

__ADS_1


baik ,kalian berhati hati lah" pergi"


Sekarang terserah kamu mau pulang atau tidak ,aku akan pergi ,dan kamu akan sendirian disini" ucap Jessy pergi"


sesaat Jessy melihat ke arah belakang ,Jessy melihat dara masih duduk di tempatnya.


dia benar benar tidak bergerak dari tempat duduknya, kenapa dia malah menangis" ucap Jessy dalam hatinya"


kemudian Jessy berbalik arah mendekati dara kembali dan mengatakan.


hubungan kita tidak baik,kita tidak begitu akrab,bahkan kita lebih sering menjadi musuh,tapi aku akan mendengarkan apa masalahmu jika kamu ingin cerita agar lega" ucap Jessy yang berdiri di dekat dara"


namun dara tetap diam dan hanya menangis.


aku sudah berbaik hati padamu dengan menolongmu dan menjadi pendengar masalahmu,apa kamu tau bahwa sekarang aku sangat lelah karna telah seharian bekerja,kau benar benar membuatku kezal,sekarang aku akan benar benar meninggalkan mu disini sendirian,sekarang terserah kamu saja" ucap Jessy langsung pergi"


tunggu hiks...." ucap dara menghentikan Jessy" jangan tinggalkan aku, aku tidak mau pulang ke rumah, aku sedang bertengkar dengan Mama, akhir-akhir ini mama minta aku untuk bekerja sebagai wanita malam, karena aku wanita normal aku menolaknya dan lebih memilih menjadi seorang SPG, tapi mama terus meminta aku untuk menuruti keinginannya itu, kami jadi sering bertengkar karena hal itu, jadi aku pergi dari rumah" jelas dara"


apa...,huh benar benar gila,bahkan dia memintaku untuk menjadi wanita malam,ibu macam apa dia itu ,pada anaknya sendiri saja seperti itu,lalu bagaimana dengan orang lain" ucap Jessy" terimakasih


terimakasih, untuk apa" ucap dara"


hiks.... Hua....


loh ada apa,hey kenapa malah tambah keras tangisanmu" ucap Jessy"


"kenapa kamu masih baik padaku ,padahal aku sudah mengganggumu ,aku licik ,aku menghancurkan keluargamu,tapi kenapa kamu bersikap baik pada ku, kenapa...."


semua orang pasti memiliki masa lalu yang buruk dan akan memperbaikinya di masa depan, apakah kau lupa bahwa aku ini sama liciknya denganmu, kamu sendiri yang mengatakannya, kalau kita ini sama-sama licik kan" ucap Jessy" sudah jangan menangis, ayo ke rumah Papa, apartemenku memang besar tapi aku merasa sempit jika untuk bertiga


dara pun ikut dengan Jessy ke rumah Chen,namun di tengah tengah perjalanan tiba tiba Jessy mendengar suara perut dara yang keroncongan.


kau kelaparan,oh ya tuhannn aku tidak tau sesusah apa hidupmu sampai makan saja kau tidak bisa" ucap Jessy"


kita sudah berbaikan,tapi mulutnya tetap saja tajam ya,kau sellau mengataiku orang susah" ucap dara"


kenapa ,bukankah kau sudah tau kalo daridulu mulutku ini sudah tajam,jadi biasa saja saat aku menghinamu" ucap Jessy" aku ini kan memang licik


ya kau memang licik" ucap dara"


kemudian Jessy berhenti di sebuah restoran karna tidak tega dengan dara yang menahan lapar.

__ADS_1


tidak perlu berhenti di restoran,rumah makan sederhana tidak masalah kok" ucap dara"


udah deh gausah sok baik,dulu aja mintanya di tempat yang mewah kan, lagian hidup kamu kan udah susah, jadi aku pengen ngajak kamu ke restoran biar hidup kamu ga susah susah amat " jawab Jessy"


jessyyy plis lah gausah di ungkit ungkit lagi" ucap dara"


"ahhhaha oke oke,ayo turun"


dara memakan dengan lahap makanan yang Jessy pesan.


kamu ga makan,kok cuma pesan satu piring saja" ucap dara"


tidak,aku sudah kenyang,kau makanlah,dan pesan lagi saja jika masih lapar" ucap Jessy"


"iya"


"kok yang makan cuma satu orang "


"tauk,yang satunya mungkin ga punya uang"


ahkkk lagi lagi aku mendengar seseorang yang membicarakan ku" ucap Jessy" benar benar menyebalkan


apakah kamu akan melakukan hal yang sama dengan waktu itu" ucap dara"


apa, kapan" ucap Jessy"


"waktu itu di restoran virgo ,kamu memboking resto itu karna di kira ga punya uang"


ah iya aku ingat,sekarang tentu tidak tapi aku akan....


kemudian Jessy memanggil salah satu pelayan di restoran tersebut dan mengatakan" aku ingin memesan semua makanan yang ada di sini satu persatu"


se semua" terkejut"


iya semua,tanpa terkecuali" jawab Jessy"


"ba baiklah,tunggu sebentar"


kau gila,lalu siapa yang akan memakan makanannya" ucap dara" kau sama gilanya dengan mamaku untuk menunjukan kalau kau orang yang punya uang


biarin,aku memang kaya kok,anak sultan kan bebas" jawab Jessy"

__ADS_1


__ADS_2