Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 118


__ADS_3

ini tas kak dara,kenapa bisa terjatuh di lantai" ucap Dira usai sekolah yang melihat tas dara tergeletak di lantai" bukankah tadi pagi Kak Dara sudah pergi bekerja, lalu kenapa tasnya bisa ada di sini, apakah tadi kak dara pulang


loh Dira sayang,kamu sudah pulang" ucap Belinda yang baru datang"


mama darimana" ucap Dira" di mana kak dara


Dira,kamu baru pulang Kenapa langsung tanya itu sih, sudah sana kamu makan dulu" ucap Belinda"


jawab aku ma,mama tidak membawa Kaka ke tempat penjualan diri kan" ucap Dira spontan"


plak" menampar Dira" diam, kamu tidak perlu tahu apa yang mama lakukan, fokus saja pada sekolahmu


sepertinya mama tidak perlu menjawab ku di mana Kak dara, karena dari tindakan Mama ini ,aku sudah tau apa yang mama lakukan" ucap Dira langsung pergi"


hei Dira mau kemana kamu....." teriak Belinda" dasar anak itu.


"hei.... berhentilah menangis,kau membuatku semakin tidak tega untuk menyentuhmu"


hiks... hik....


dara yang daritadi menangis membuat laki laki yang membayar Belinda itu merasa tidak tega,sehingga laki laki itu membiarkan dara menangis sepuasnya dulu dan tidak menyentuhnya sedikitpun.


dan leo yang sudah di parkiran untuk pergi meninggalkan tempat yang kotor itu juga ikut memikirkan tentang wanita yang di jual ibunya itu,sehingga Leo masih belum pergi dan malah berniat untuk membantu wanita yang di jual ibunya itu.


ahkkk sial ,kenapa aku jadi memikirkan wanita itu, Kira kira apa yang terjadi di dalam sana dengan wanita itu ya" ucap leo"


sementara Dira yang datang ke JK group dengan berlari dan menangis itu tidak sengaja menabrak Luna.


aduhh hei bukankah kamu adiknya Bima,ada apa ,kenapa kamu lari larian begitu" ucap Luna"


kak Bima,aku harus bertemu dengan kak Bima,aku mohon tolong panggilkan kak bima, hiksss" jawab dara terpatah patah karna menangis"


ahk baiklah ,kamu diam dulu disini dan ini minumlah" ucap Luna"


Luna langsung ke ruangan Bima untuk memberitahu bahwa adiknya datang ingin bertemu denganya.


loh Luna kamu kenapa gugup begitu" ucap Jessy"


anu nona itu...mencari tuan Bima" ucap Luna ikut bingung"

__ADS_1


anu itu apasih,yang jelas donk" ucap Jessy"


aduh nona Jangan tanya dulu saya jadi ikut bingung ini" langsung pergi ke ruangan Bima"


tidak biasanya dia tidak sopan begitu,ada apa sih" ucap Jessy "


karna penasaran Jessy memastikan sendiri ada apa ,di lobby ,Jessy melihat Dira yang menangis ,lalu Jessy menghampirinya dan bertanya padanya ,apa yang sebenarnya terjadi ,dira pun menjelaskan bahwa mamanya menjual dara ke seseorang.


apa....sial,Belinda sudah kelewatan" ucap Jessy" Dira kamu tenanglah dulu,aku akan meminta bantuan secepatnya


kemudian Jessy menghubungi detective Chris dan meminta tolong untuk melacak keberadaan dara ,dan juga menjelaskan situasi apa yang sedang terjadi .


sial, sekarang apa yang harus kita lakukan" ucap Bima panik"


aku sudah mendapatkan keberadaan dara sekarang,Bima,ayo cepat kita kesana, detective Chris juga sudah langsung mengambil tindakan" ucap Jessy"


syukurlah,kalo begitu ayo kita kesana" ucap Bima" Luna,aku titip adiku


tidak kak,aku ikut" ucap Dira"


Dira,tempat ini terllau kotor untuk anak seusiamu,jadi tetaplah disini oke...


Jessy dan Bima langsung melacak dan mengikutiku lokasi dara yang telah di kirimkan oleh detective Chris.


Dokter Brian datang ke JK group untuk bertemu dengan Jessy karna ada hal yang ingin dia sampaikan,namun Luna memberitahu bahwa Jessy Tidak ada di kantor.


lalu kemana dia pergi" tanya dokter Brian"


kak Jessy dan kak Bima pergi untuk menolong kak dara" jawab Dira"


apa maksud mu menolong" ucap dokter Brian"


dira menjelaskan pada dokter Brian .


apa,jadi Jessy pergi ke tempat seperti itu,ahkkk apakah dia ini gila,kenapa dia harus ikut kesana,apa kalian tau dimana lokasi tempat itu" ucap dokter Brian"


Luna dan Dira tidak tau dimana lokasinya,hingga ahirnya dokter Brian menelpon Jessy langsung.


hey Jessy,dimana kamu sekarang ,kenapa kamu harus datang ke sana sih,apakah kamu tidak tau itu bahaya, dan bla bla bla " bicara panjang kali lebar"

__ADS_1


ahkkkk dokter Brian kwatir padaku" ucap Jessy dalam hatinya"


hey Jessy kemana arah selanjutnya, kenapa kau malah senyum senyum sendiri hah" ucap Bima" Jessy


ahk iya apa Bima" kaget"


"ini ke kanan atau kiri,kau lihat yang benar donk lokasinya "


ah iya iya maaf,dokter aku akan memberitahumu di mana lokasinya, nanti aku kirim ya" ucap Jessy" Tut " di matikan" kita lurus saja" tempatnya masih dua puluh menit lagi.


lokasi ini,tunggu,leo ,Leo ada disana,iya benar Leo ada di sana" ucap dokter Brian"


satu jam yang lalu leo memposting fotonya di Instagram dan menandai lokasinya dengan caption" tempat menjijikan yang di datangi para kaum bernafsu" dokter Brian dan leo berteman di Instagram sehingga dokter Brin bisa melihat apapun yang leo posting,mengingat bahwa Leo ada di sana ,dokter Brian langsung menelpon Leo dan meminta tolong padanya untuk mencari dara yang di jual ibunya.


apa,baiklah dokter,aku akan coba mencarinya" jawab leo di telepon" Tut" di matikan" ini benar benar gila,ibu macam apa dia ini,pantas saja sikapnya pada Jessy seperti itu,pada anaknya sendiri saja dia tega" ucap Leo turun dari mobilnya" eh tunggu" seketika Leo teringat bahwa wanita yang di bayar temanya itu adalah seorang wanita malang yang di jual ibunya" apakah jangan jangan wanita itu....dara,ahk tidak tidak tidak


kemudian leo segera masuk kembali ke tempat itu dan bertanya pada orang yang mengurus tempat tempat itu.


"maaf ,tapi kami tidak bisa memberitahu anda "


kemudian leo berusaha membayarnya agar mau memberitahu dimana kamar temanya itu,namun ternyata pengurus kamar tidak bisa di bayar.


" hey,aku sudah menunggumu berhenti menangis dari Setengah jam yang lalu, tapi kenapa kamu tidak berhenti juga, aku bosan seperti ini terus,ayolah kita mulai saja untuk bersenang senang"


hiks..jangan,aku mohon jangan" ucap dara"


"kau memberi ku waktu berapa menit lagi untuk menyentuhmu hah"


lima menit saja,aku akan berhenti menangis setelah lima menit" ucap dara"


"baiklah ,lima menit lagi"


lima menit kemudian.


"waktumu sudah habis,jadi berhentilah menangis" dan mari kita mulai sekarang


saat itu dara sangat takut dan hanya bisa pasrah karna sudah tidak ada yang bisa ia mintai tolong dan tidak ada cara lain.


tring tring tring tring tring tring tring tring tring

__ADS_1


"hei...kenapa kau menelpon ku di saat begini hah,bukankah kau tau saat ini aku sedang bersenang senang" ucapnya lewat telepon" hah kenapa kau tanya aku ada di kamar no berapa,ahkk aku tau,kau pasti mau ikut bersenang senang kan,oh baiklah datang saja ke kamar 63,hah kenapa,apa maksudmu aku tidak boleh menyentuhnya dulu,hei ,dasar anak ini ,malah di matikan,terserahlah,ayo kita lanjutkan ,cepat buka bajumu"


hiks....saat seperti ini,yang ada di fikiranku hanya tuhan, berharap Tuhan mendatangkan seseorang untuk menolongku, kebanyakan orang memang begini,dia akan ingat dengan Tuhannya ketika ada di masa masa yang sulit" ucap dara dalam hatinya"


__ADS_2