
apa....kalian nyuruh aku buat pura-pura jadi OG di jk group,gila ya kalian berdua,profesi gue jadi dokter itu udah jadi suatu kebanggaan terus ngapain gue pura pura jadi OG"
bukan gitu Zee,ini demi perusahaan,jadi tuh gini" menjelaskan"
"apa, korupsi,kok bisa sih, gimana ceritanya coba"
"ya itu masalahnya, kalau kita tahu ini semua ga akan terjadi"
"dan anehnya dia itu pinter banget,ga ninggal jejak sama sekali ,dia menjalankan tugasnya bersih sebersih mungkin,seolah olah semuanya tertata rapi"
tapi kenapa harus aku yang jadi OG coba,apa ga ada yang lain ,kalian kan bisa bayar seseorang kan, iya kali anak yang punya perusahaan jadi OG" jawab Zee"
"kalo orang lain kita mesti jelasin dulu,kalo Lo kan udah ngerti harus ngapain
ogah" jawab Zee yang menolak permintaan Zea dan zeo"
namun zea dan zeo terus membujuk Zee agar mau hingga ahirnya Zee mengiyakanya.
memangnya hadiah apa yang akan aku dapatkan ketika aku mau membantu kalian" ucap Zee"
hadiah,yaelah pake hadiah segala , emang Lo mau apa bilang aja,apasih yang gue ga bisa kasih" jawab zea"
aku mau......mobil baru kamu yang dari Daddy buat aku" jawab Zee"
what,aku baru make mobil itu satu Minggu dan kamu udah mau minta ,gila kamu,ga ada yang lain apa" jawab Zee"
udah kak kasih aja,harga mobil Kaka ga seberapa di banding kerugian JK group yang tidak sedikit" pinta zeo"
"nah.....udah kasih aja zea"
"Zee,Lo tau ga gue dapetin mobil itu ga mudah,gue harus memohon nahan malu ke empat karyawan yang udah gue pecat terus gue tarik lag merekai dan sekarang dengan mudahnya Lo minta mobil gue"
"dengan mudah katamu, bagaimana bisa kamu bilang mudah,aku harus jadi OG di perusahaan nyokapku sendiri,aku harus nyusup ke ruangan nya diam diam lalu membuka komputernya untuk membuktikan apakah si dia itu benar pelaku nya atau bukan, menyelamatkan uang miliaran itu ,itu ga mudah zea ,semua sih tergantung kamu ya,kalo ga mau di bantu yaudah"
mau tidak mau zea pun memberikan mobil yang baru dia naiki satu Minggu itu daripada membayar orang lain dan harus mengajari nya.
"udah jam lima sore,aku ada jadwal tugas malam di rumah sakit, segera kabari aku ya kalau kamu sudah punya jawabannya, bye adiku yang cantik"
gila juga ya ,ada adik dan kakak yang begitu" fikir zeo heran".
rumah sakit bakti Husada.
Zee tiba di rumah sakit bertepatan dengan daddynya yang menuju pintu keluar untuk pulang,dokter Brian bertanya kenapa Zee menggunakan masker saat ke rumah sakit dua hari ini,namun Zee hanya menjawab agar tidak terkena debu.
__ADS_1
"baiklah, kamu hati-hati ya kerjanya, Daddy juga udah sering kok jaga malam, dan itu nggak mudah,jadi kamu yang kuat ya, jangan sampai sakit"
siap Daddy,anak Daddy ini kan kuat" jawab Zee dengan semangat"
setelah dokter Brian pulang,Zee langsung menuju ruanganya.
ayahnya Yose masih di rawat disini ga ya ,muga aja udah balik deh" fikir Zee"
namun saat ayahnya Yose berkeliling taman,dirinya melihat Zee yang berada di kamar sebelahnya sedang memeriksa pasien.kemudian ayahnya Yose bertanya pada dokter yang menanganinya .
dokter wanita yang merawat pasien di kamar sebelah,emmmmm...saya tidak begitu tau,tapi ada apa ya bapak tanya itu" ucap dokter Fery yang menangani ayahnya yose"
"bisakah dokter membawa nya kemari,saya ingin bertemu dengannya"
"emmmm saya tidak bisa menjamin ,tali akan saya usahakan"
setelah itu dokter Fery melihat data dokter yang merawat pasien di kamar 261.
"saya tidak mau, untuk apa saya ikut dengan anda untuk tujuan yang tidak jelas"
"dokter Zee,sebentar saja,tidak lama kok"
"tetap saja saya tidak mau,lagipula kalo saya mau,hadiah apa yang saya dapatkan"
hadiah, bisa bisanya seorang dokter mengharap hadiah hanya karna membantu dokter lain,baiklah kalo begitu saya akan mentraktir anda makan malam.
Zee dan dokter Fery menuju ruangan ayahnya yose.
"emmm dokter tunggu,ruangan berapa pasien anda itu"
"262"
seketika Zee mencoba lari saja daripada bertemu ayahnya Yose,namun dokter Fery menahannya.
"sebenarnya ada apa sih,apakah dokter Zee memiliki masalah dengan pasien itu,atau anda mengenalnya"
"saya tidak mengenalnya hanya saja tiba-tiba saya ingat kalau saya punya pasien yang harus segera saya lihat keadaannya,jadi tolong lepaskan tangan saya"
"kalau tidak ada apa-apa coba buktikan untuk ikut dengan saya"
"sudah kubilang ,aku harus ke kamar pasienku"
"oh baiklah,saya tidak bisa memaksa anda kalo begitu,tapi setelah tugas anda seelsai anda bisa ikut saya"
__ADS_1
dokter Fery terus mengikuti Zee sampai tugasnya selesai.
duhhh nih orang ga ada kerjaan lain apa,kenapa ngikutin aku terus sih,terus aku mesti gimana sekarang,aku harus ke kamar pasien siapa sekarang " ucap Zee bingung"
"ada apa,kenapa dokter Zee terlihat bingung,apakah tadi cuma alasan"
"menyebalkan ,baiklah ayo bertemu dengan pasien anda,toh setelah itu Anda akan mendaftar saya makan malam kan"
kemudian dengan percaya diri zee menemui ayahnya Yose.
selamat malam pak, Bagaimana keadaan anda , semoga dengan bertemu dengan saya hipertensi anda tidak kambuh lagi " sapa Zee"
ayahnya Yose hanya tersenyum .
dari sikapnya sepertinya mereka sudah saling mengenal" fikir dokter Fery"
dokter yang seharusnya membuat nyaman, bersikap baik,sopan,tapi tidak denganmu ,kamu justru membuat orang tua seperti ku darah tinggi" ucap ayah Yose"
hah, dokter zee membuat bapak ini darah tinggi" ucap dokter Fery dengan spontan"
syukurlah kalo bapak masih hidup karna hipertensi, setidaknya Tuhan masih memberikan bapak kesempatan untuk mengambil nafas panjang,oh iya syukurlah kalo bapak sadar sudah tua,jadi wajar saja kalo mudah terkena darah tinggi atau hipertensi ,jadi jangan menyalahkan orang lain atas penyakit bapak" jawab Zee"
apa apaan wanita ini,bisa bisanya dia bicara begitu" fikir dokter Fery"
"saya tidak mengerti di besarkan di keluarga seperti apa anda ini,sungguh tidak memiliki tata Krama"
"emmm saya hidup di keluarga yang.....emmmm gimana ya jelasinya ,jujur aja ibu saya seorang direktur di perusahaan besar di Indonesia,anda tentu pernah mendengar JK group,ya itulah perusahaan milik ibu saya,kalo ayah saya,emmmmm mungkin dokter Fery bisa menjelaskan bagaimana ayah saya"
hah emmmm anu....ayahnya dokter Zee ini juga seorang dokter di rumah sakit ini, beliau adalah dokter hebat ahli bedah saraf" jawab dokter Fery"
nah, sekarang bapak tahu kan saya di dibesarkan oleh keluarga seperti apa" ucap Zee" sepertinya sudah tidak ada lagi yang harus dibicarakan jadi saya permisi, cepat kembali pulih ya pak, semoga saja Tuhan memberikan bapak umur yang panjang agar tetap bisa menyewakan gedung ke orang-orang yang membutuhkan" ucap Zee sambil tersenyum" Oh ya dokter Ferry , jangan lupa traktirannya ya, saya tunggu anda di kantin rumah sakit
kantin rumah sakit.
dokter Zee, saya benar-benar tidak habis fikir Dengan ucapan Anda tadi, Bagaimana bisa seorang dokter berbicara seperti itu kepada pasiennya" ucap dokter Fery"
berhentilah membahas soal tadi , saya sudah mencatat pesanan saya " ucap Zee memberikan catatan makanan"
ini tidak salah,anda memesan makanan sebanyak ini" heran"
Kenapa memangnya, gaji dokter Ferry lebih dari cukup kan untuk membayar semua makanan ini" jawab Zee"
"bukan begitu tapi...."
__ADS_1
"sudahlah pesan saja aku sudah lapar"
3 tahun aku bekerja dan mengenal banyak dokter dari berbagai rumah sakit , tapi baru kali ini aku menangis seorang dokter yang sikapnya entah bagaimana tidak bisa ku jelaskan" fikir dokter Fery".