
rumah.
aku benar benar melewati hari yang penuh masalah di hari ini,tapi aku puas karna melihat dia sudah tertangkap" ucap zea"
dia tertembak,oh iti hukuman untuk nya, lalu apa permintaan laki laki yang mobilnya kamu kendarai itu,apakah dia meminta ganti rugi berlipat" jawab Zee"
"tidak, dia sama sekali tidak membutuhkan uangku,dia malah meminta ku untuk menjadi pembantunya selama seminggu karna dia akan tinggal di apartemen yang dekat dengan pekerjaannya,aku tidak bisa menolak permintaannya ,karma aku sendiri yang sudah berjanji bahwa aku akan melakukan apapun jika dia mau membantuku, jadi mau tidak mau aku harus menepati ucapanku"
Zee menertawai zea habis habisan ,wajar saja, zee sangat tau zea seperti apa,jalankan menjadi pembantu,membereskan kamarnya sendiri saja tidak pernah, masih mending jika membereskan kamar, mengambil minum saja kadang masih meminta bantuan maid yang ada rumahnya.
berhentilah tertawa,kau fikir aku akan sungguh melakukan permintaannya,tentu saja tidak,aku sudah punya cara untuk mengatasi masalah itu,aku ini cerdas ,kalo aku bodoh ,aku memilih untuk mati saja, manusia tidak di lahirkan untuk di bodohi" jawab zea dengan santay karna sudah tau cara untuk mengatasi masalahnya"
"ya ya ya ,kau memang cerdas,karna kalo bodoh itu bukan adiku namanya"
"kau sendiri bagaimana,apakah harimu mudah"
"tidak,kita sama, aku juga menjalani hal yang tidak mudah, banyak sekali masalah yang belum bisa aku selesaikan,tapi aku tidak mau kalah darimu,aku juga punya cara sendiri untuk mengatasi masalahku"
enak ya punya saudara sejenis,bisa nyambung kalo di ajak ngobrol" saut zeo yang dari tadi berdiri di pintu mendengarkan pembicaraan Kaka kakanya" jujur aku iri dengan kalian,kalian tidak pernah menganggap aku ada,kalian tidak mengajaku bercerita seperti itu,aku juga ingin ada yang bertanya bagaimana hari ku ,apakah aku menjalani hal yang mudah atau sulit,padahal hariku jauh lebih buruk dari hari hari kalian,aku mengerti kenapa aku dan kalian berdua jarang sekali bercanda bermain,dan bercerita sama halnya apa yang kalian lakukan sekarang,itu karna aku laki laki kan,karna pembicaraan laki laki dan perempuan berbeda,tapi tidak apa,aku bisa memotivasi diriku sendiri agar aku mudah menjalani hari hariku yang suram,aku bangga dengan diriku,aku akan menyemangati diriku sendiri,kalian lanjutkan saja , aku akan keluar dari sini" ucap zeo lalu ke kamar"
seketika zea dan zee merasa tersentak dengan ucapan zeo,mereka kurang memperhatikan zeo.
"kita kurang memperhatikanya,mommy and Daddy sudah cukup sibuk ,jadi jangan sampai zeo juga merasa kurang karna kesibukan kita,mulai sekarang ayo bersikap denganya seperti aku bersikap denganku dan kamu bersikap denganku"
"iya,kita harus lebih memprioritaskan zeo dari apapun".
sejak ucapan zeo malam itu,zea dan Zee berusaha membuat hari hari zeo lebih berwarna dari sebelumnya.
Daddy,hari ini biarkan aku saja yang mengantar zeo ke sekolah" saut Zee"
tidak perlu,aku bisa meminta supir untuk mengantarkan ku" jawab zeo"
__ADS_1
"kalo aku bisa kenapa harus supir"
"kalo aku mau sama supir kenapa Kaka maksa"
"ya makanya jangan nolak biar aku ga maksa"
"duh Kaka ini kenapa sih,aku ga perlu dianter siapapun"
"duhhh kamu kenapa sih kalo aku pengen nganter ya gapapa donk"
dokter brian dan Jessy heran melihat anak anaknya yang sedang beradu mulut .
berhenti,kalian ini kenapa sih,biar Daddy saja yang antar zeo" ucap dokter Brian"
daripada pusing lebih baik aku aja yang nganter,ayo zeo" saut zea"
"duh kalian ini pada ngapain sih,lebih baik biar mommy saja yang antar"
kenapa aku jadi merasa sangat penting ya melihat mereka semua meributkan untuk mengantarku" fikir zeo".
"dokter Fery,kudengar polisi yang tertikam pisau itu sudah boleh pulang ya hari ini"
"iya, dia pulih lebih cepat dari perkiraan,kabarnya dokter Zee yang membawa polisi itu ke rumah sakit ya,apakah dokter Zee mengenalnya"
"aku tidak mengenalnya tapi aku sering bertemu dengannya di kantor polisi,yasudah kalo begitu saya permisi dokter"
dokter Fery dibuat bingung oleh ucapan Zee yang sering bertemu dengan polisi itu di kantor polisi karna memang Zee dan zea sering sekali di panggil ke kantor polisi karna berbagai masalah .
Zee menemui polisi itu untuk mengucapkan terimakasih sebelum polisi itu pulang dan berharap tidak ada kekasihnya di dalam.
Hay nona,aku tidak mengira kalo gadis yang sering sekali berkunjung ke kantor polisi itu ternyata adalah seorang dokter,aku masih tidak percaya hal ini" ucapnya sembari senyum"
__ADS_1
apakah ini lucu sampai bisa membuat anda tersenyum,ini bukan lelucon,memangnya dokter tidak boleh membuat masalah,dokter itu juga manusia dimana dia tidak luput dari kesalahan" jawab Zee kezal"
"oh baiklah,tapi harus aku akui anda sangat berani,selain itu anda juga sangat ceroboh,anda tau siapa orang yang akan anda temui malam itu,tapi dengan bodohnya anda datang tanpa mengajak siapapun"
"berani,ceroboh,bodoh lalu apalagi yang ingin Anda sampaikan,aku paling benci jika ada yang mengataiku bodoh,aku mati Matian agar menjadi cerdas ,aku tidak kuliah namun mencoba belajar provesi yang tidak aku kuasai,dan masih ada orang yang mengataiku bodoh,Anda memang polisi yang menyebalkan"
Zee yang tadinya menemui polisi itu untuk berterima kasih malah pergi begitu saja karena kesal sebelum mengatakan tujuannya.
dokter tunggu, sepertinya dokter melupakan tujuan dokter datang kemari" ucap polisi itu"
oh iya,aku kan Dateng buat mengucapkan terimakasih" fikir Zee yang seketika sadar apa maksud dan tujuannya" tuan, terima kasih karena malam itu anda sudah menolong saya" ucapan terimakasih yang singkat"
"hanya itu, padahal saya berharap lebih"
"apa maksud anda"
beberapa saat kemudian, keluarga dari polisi itu datang untuk menjemputnya pulang.
"Angga,mama senang sekali ahirnya kamu bisa pulang"
ternyata keluarga nya sudah datang untuk menjemputnya,lebih baik aku pergi,toh aku sudah mengatakan terimakasih" fikir Zee yang perlahan keluar ruangan"
dokter tunggu" ucap polisi itu " ma ,pa, dia ini dokter Zee,dia adalah wanita pilihan angga,Angga sangat mencintainya ma,jadi tolong jangan jodohkan Angga dengan wanita pilihan mama,Angga punya pilihan sendiri
seketika Zee melongo dan syok dengan ucapan polisi yang tidak terduga itu.
dia sudah gila,apa yang dia katakan pada keluarganya" fikir Zee"
Zee ingin menjelaskan ucapan polisi itu namun mulutnya kaku karna syok.
Angga,kenapa kamu tidak bilang dari awal,kalo kamu bilang mama tidak akan memaksamu dengan wanita pilihan mama,wah dokter,kamu sangat cantik sekali,berapa usiamu nak,kau terlihat masih sangat muda,anaku memang sangat pintar mencari wanita" ucap ibunya yang mendekati Zee"
__ADS_1
ah anu emmm..." ucap Zee bingung sambil menatap polisi itu"
polisi itu memberi Zee kode untuk mengiyakanya saja.