
kebetulan kalo gitu,ajak aja zea buat ikut" ucap Inez"
dia ga akan mau Nez, secara dia itu kan sekarang mau jadi sok baik yang ga suka Tarohan tarohan gini,udah lah cari yang lain aja" jawab Zee"
aku mau ikut" seketika zea menjawab bahwa dirinya mau ikut"
"masih kurang satu lagi"
kemudian alvin datang dan menawarkan dirinya untuk gabung bermain basket.
apa,Lo yakin bisa main basket" tanya Inez"
engga engga engga, penampilanya aja kayak sarang burung begini ,di lihat darimanapun aku ga yakin dia bisa main bola" saut Zee"
udah kutebak Zee bakal ngomong gitu" fikir Alvin" benaran kok aku bisa,aku janji ga bakal buat tim kalian kalah
karna sudah genap masing masing tim empat orang,mereka pun bermain sesuai aturan permainan.
apa apaan ini,kalian memasukan cowo dekil kayak sampah ini ke tim,dasar gila" ucap fajar"
"siapapun yang bermain,inti dari pertandingan ini adalah untuk menang,jadi ayo kita buktikan"
permainan pun di mulai.
namun bel masuk pelajaran ke dua pun berbunyi sehingga mereka menghentikan permainan dengan nilai seri,sama sama saling memasukan bola ke ring dengan nilai 7: 7.
mereka pun berniat melanjutkan permainan setelah pulang sekolah.
sementara anak anaknya yang bertanding di sekolah,Jessy dan dokter Brian sibuk membeli semua perlengkapan bayinya.
"ahkkk aduh perutku sakit"
"sayang, kamu pasti kelelahan,duduk dulu saja disini,biar aku yang membayar dan mengantre di kasir,tunggu sebentar ya"
dengan keren dokter Brian membawa semua brang barang belanjaan dan mengantre di kasir karna antrian yang cukup panjang.
"woahhhh lihat laki laki itu,dia benar benar idaman"
"iya benar,pasti beruntung sekali istrinya "
komen orang orang yang melihat dokter Brian perhatian dengan Jessy.
permisi, sepertinya bawaan anda banyak sekali,apa perlu saya bantu " ucap salah satu wanita yang mendekati dokter Brian"
"ahk terimakasih,tapi tidak perlu"
"anda terlihat sudah dewasa,apakah tuan sudah memiliki kekasih"
"tidak,saya tidak memiliki kekasih"
"wah kebetulan sekali saya juga masih lajang, bagaimana kalo...."
"maaf nona,saya tidak memiliki kekasih karna saya sudah tidak berumur untuk pacaran,apakah anda lihat saya sedang berbelanja untuk perlengkapan bayi,dan cobalah lihat wanita hamil yang duduk disana,dia adalah istri saya,dia sangat cantik bukan,selain itu dia adalah istri yang sangat sempurna,dan saya sangat beruntung bisa memilikinya, permisi".
setelah berbelanja,dokter Brian mengajak Jessy untuk makan siang terlebih dahulu sebelum pulang.
"sayang,bagaimana denganmu"
"sudah tidak apa apa honey, sepertinya tadi dia sudah bisa menendang nendang sekarang"
selain mesra,harmonis,Jessy dan dokter Brian juga masuk dalam kategori pasangan ter lucu.
Jessy yang sedang hamil tentu ingin memesan makanan yang dia inginkan,namun makanan yang Jessy pesan itu ,tanpa dia ketahui dapat berdampak bagi kandungan.
"sayang,sushi itukan terbuat dari ikan mentah,ikan mentah itu mengandung merkuri yang jika di konsumsi dapat mempengaruhi syaraf dan otak anak"
"yaudah kalo gitu aku pesan sandwich"
"Jessy..... mayonaise dan salad dressing mengandung telur mentah yang berbahaya untuk janin"
__ADS_1
hampir semua yang Jessy inginkan di larang oleh dokter Brian,bukan tanpa alasan,dokter Brian bahkan menjelaskan dampak dampaknya, begitulah jika memiliki suami seorang dokter,semua jawabanya di sambungkan dengan ilmu ilmu kedokteran.
"honey,lalu aku makan apa,kalau buat apa kita datang kemari kalo aku tidak boleh makan ini dan itu"
pffttttt" pelayan yang melayani mereka pun tertawa"
seketika Jessy dan dokter Brin melihat ke arah pelayan itu.
emmm maaf,saya tidak bermaksud tertawa" ucap pelayan itu"
sini biar aku yang pesankan" ucap dokter Brian mengambil buku menu"
"sebagai penutupnya aku ingin Chocolate mouse"
"no,minuman ini terdapat susu atau telur mentah di dalamnya,yang bisa mengakibatkan infeksi bakteri"
akkhhh " kezal" terserah pak dokter saja lah
dan setelah beberapa menit, pesanan mereka pun datang.
nah ini sehat ,ayo di makan" ucap dokter Brian"
namun Jessy hanya melihat makananya saja tanpa menyentuhnya,sementara dokter brian dengan lahapnya memakan spaghetti,steak,dan minum tiramisu.
honey,apa ini" ucap Jessy"
"sudahlah sayang makan saja,itu lebih baik untuk mu"
honey ,kau memesankan ku jagung rebus,telur rebus,tahu rebus,dan air mineral,sementara kamu memesan daging, spaghetti dan tiramisu, kamu fikir ini adil,sudahlah aku mau pulang saat" ucapnya langsung bangkit"
kemudian dokter Brian menahan Jessy untuk tetap duduk dulu dan mengatakan" sayang, untuk siang ini makanlah ini dulu,nanti malam kamu bisa memakan makanan yang kamu sebutkan tadi"
Jessy pun duduk kembali dan memakan makanan rebusan itu sambil melihat suaminya makan agar rasanya sama dengan apa yang suaminya makan.
sekolah merah putih.
"maaf bos, daripada kita kalah mending kita hentikan aja permainannya"
"kalian yang atur deh,bilang aja kalo gue lagi sibuk"
sepulang sekolah,fajar langsung pulang tanpa meneruskan permainan basketnya.
"sial,mereka batalin pertandingan gitu aja"
"yaudah lah,kita ga kalah aja udah untung"
oh iya siapa nama kamu,Al ya, thanks ya Lo udah bantuin kita main basket, permainan basket Lo lumayan juga" ucap Inez"
dari dekat wajahmu terlihat familiar" ucap Zee" tapi jangan fikirkan,ayo kita pulang
di rumah.
"kalian masih belum baikan"
udah kok mom,tadi siang kita udah main basket bareng" jawab zea"
wah menu makan malam ini terlihat seperti di luar" ucap Zee"
iya,malam ini Daddy yang memasak karna tadi siang mommy sudah menuruti daddy untuk makan siang dengan rebusan.
dokter Brian memasak makanan uang Jessy inginkan seperti sandwich tanpa mayonaise dan salat dressing,steak yang di masak dengan benar dan matang .
woahhhh sungguh laki laki laki yang serbaguna" ucap zea"
makanya nanti kalian jangan salah pilih laki laki ya,karna laki laki yang nantinya kalian pilih sebagai suami,dialah yang akan menentukan hidup kalian,jika benar,hidup kalian akan beruntung,tapi jika salah,sama saja kalian masuk dalam neraka" nasehat Jessy"
"memangnya bagaimana kita tahu kalo laki laki yang kita pilih itu benar atau salah"
soal itu nanti akan ada waktunya mommy ajari kalian,sudah ayo sekarang kita makan.
__ADS_1
oh iya mom,setelah makan nanti aku ingin pergi nonton dengan temanku" ucap zea"
selamat ya yang udah bisa dapetin temen,semuga awet dan ga salah pilih" ucap Zee"
kemudian setelah makan,Zee langsung ke kamar untuk melakukan aktivitas nya,dan zea bersiap siap untuk pergi.
kau mau ikut denganku" ucap zea sebelum pergi"
buat apa,untuk melihatmu tertawa dengan mereka dan membiarkanku sebagai kambing hitam,cih ga Sudi" jawab Zee ketus"
"sepertinya kamu tidak suka aku punya banyak teman"
"pergilah,suka atau tidak itu bukan urusanmu"
"baiklah,aku akan pergi,oh iya, kamu perlu tau kalo temanku itu baik, banyak teman itu menyenangkan"
itu kali pertama zea pergi tanpa Zee ,pertama kalinya zea pergi dengan teman temanya.
satu setengah bulan kemudian.
Jessy yang usia kandunganya sudah genap sembilan bulan lebih enam hari,hari dimana Jessy sudah masuk masa melahirkan,namun Jessy masih tetap bekerja karna dirinya belum merasakan tanda tanda apapun,dokter Brian sebagai suami yang tidak bisa dua puluh empat jam terus menemaninya itupun tentu kwatir.
hingga hari yang di kwatirkanya itupun terjadi,saat itu Jessy yang sedang meeting tiba tiba merasakan rasa sakit pada perutnya,rasa sakit yang tidak bisa author tulis bagaimana rasa sakitnya karna belum merasakan sendiri.
saat merasakan perutnya yang sakit sama dengan rasa saat tanda tanda melahirkan anak pertamanya itu membuat Jessy menyudahi meeting nya,dan meminta Luna untuk mengantarkannya ke rumah sakit .
"nona,saya takut nona,kenapa tidak panggil ambulan saja,bagaimana kalo nanti bayinya keluar di mobil, apa yang akan saya lakukan"
"Luna,jangan banyak bicara ayo cepat ambil mobilmu dan turuti perintahku,mobil ambulan itu tidak higienis ahkkk sakit..."
"apa sebaiknya kita panggil saja dokter Brian untuk menjemput nona "
"itu akan membutuhkan banyak waktu Luna,bagaimana kalo aku melahirkan di kantor,Luna jangan ajak aku banyak bicara,sekarang cepat ambil mobilmu atau Akau akan memotong gajimu"
"eh... tidak ,ba baik lah nona,tu tunggu sebentar"
Luna bergegas menuju parkiran dan meminta karyawan lain untuk menjaga Jessy dulu,kemudian beberapa karyawan datang menemani Jessy dan ikut panik namun tak bisa berbuat apa apa.
nona,tunggu sebentar lagi nona" ucap salah satu karyawan"
awwhkkkkkkkkkk...... sakittttttttttt....." teriakan yang membuat perusahaan jk group bergetar".
aku belum merasakan rasa sakit yang di alami wanita hebat saat akan melahirkan,aku tidak tau betapa sakitnya itu,tapi sesakit apapun itu,aku ingin merasakannya,aku ingin tuhan meniupkan roh janin dalam rahimku, aku ingin merasakannya,aku juga ingin menjadi wanita hebat untuk suamiku" ucap Luna dengan rasa penuh ingin " ahkkk ini bukan waktu yang tepat untuk ku memikirkan itu,sekarang nona harus ke rumah sakit
sepanjang perjalanan Jessy terus mengeluh kesakitan tanpa henti,Luna yang menyetir pun ikut panik .
nona tahan sebentar lagi nona" ucap Luna"
tin.......
"siapa sih ,polisi,kenapa mengejar mobil ini"
karna panik Luna baru sadar bahwa dirinya melanggar aturan lalu lintas dengan menerobos lampu merah hingga membuatnya di kejar polisi.
"selamat sia...."
duh pak,maaf kalo saya menerobos lampu merah ,tapi ini benar-benar gawat darurat Pak, bos saya sudah ingin melahirkan,jadi saya terburu-buru untuk membawanya ke rumah sakit" jelas Luna"
"ahk sakit ini sakit sekali ,cepat Luna cepat,ini sudah mau keluar"
kemudian polisi tersebut meminta SIM milik luna dan menahannya.
karna terburu buru,Luna pun baru sadar bahwa dirinya tidak membawa SIM.
"loh itu pak Joko, sepertinya ada yang salah "
"tunggu, saya seperti mengenal mobil itu,coba berhenti sebentar"
namun saat itu hari yang beruntung karena detektif chris mengenali mobil kantor milik Jessie ,kemudian detective Chris bicara baik-baik dan menjamin bahwa temanya tidak akan kabur begitu saja setelah melanggar aturan lalu lintas hingga akhirnya polisi tersebut membiarkan Luna untuk segera dibawa ke rumah sakit.
__ADS_1