Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 7


__ADS_3

teman teman satu tim zea ,pak sing,pak ganjar,bahkan panitia,semuanya mengakui bahwa zea memang pandai dalam berbicara.


"baiklah , untuk masalah itu sudah selesai,ada masalah satu lagi,tentang jawaban kalian yang sama persis saat menyelesaikan soal olimpiade"


seketika mereka ber empat menjawab jawaban yang berbeda dalam waktu yang sama.


kan katanya satu tim harus kompak pak" jawab Arga"


makanya jawaban kita ikut kompak" jawab Yuda"


karna kita menggunakan ilmu kebatinan" jawab Vera"


bukankah itu hal yang tidak wajar,empat orang menjawab soal dengan jawaban yang sama,tanpa salah sedikitpun, kekompakan macam apa ini,apakah kalian memiliki semacam ilmu gaib,ahahhah ini lucu,sudah pasti kalian bekerja sama kan,ayo mengakulah" ucap panitia"


biar aku lagi yang menjawabnya" saut zea"


ah tidak tidak tidak, cukup,kamu tidak perlu lagi menjawabnya,itu sama halnya dengan menyalakan radio ,jawabanmu sungguh detail dan membuat lawan bicaramu skakmat,kalian boleh istirahat sekarang" ucap panitia".


kemudian mereka keluar dari ruangan sesuai perintah panitia.


dan di hari berikutnya.


"halo semua, selamat pagi"


tim empat pun senang ketika pak sing menjadi guru pembimbing mereka kembali.


"jangan senang dulu,besok adalah hari yang menegangkan untuk kalian,kalian boleh bodoh untuk hari ini,tapi saya minta pintar lah untuk hari esok,oke sekarang kita akan mulai ,karna saya rasa ada satu peserta yang tidak suka basa basi di sini,wajahnya yang suram itu membuat saya harus memulai pembelajaran sebelum dia berubah seperti radio yang pak panitia katakan kemarin"


ppfffff....


"ketiga teman zea itu tersenyum pelan mendengar sindiran pak sing untuk zea"


tidak,hari ini aku tidak akan seperti radio ,hari ini pun aku juga tidak akan suram,dan hari ini aku juga tidak ingin marah marah pada siapapun,jika aku melakukan itu , tolong jangan biarkan aku melakukannya" saut zea dengan senyum" aku bisa senyum kan


saya rasa dia cukup memiliki karakter yang ceria,hanya saja tertutup oleh sikapnya yang acuh itu hingga tidak ada orang tau bahwa anak itu sebenarnya tidak buruk" fikir pak sing"


hari ke tiga di hotel ini mereka sangat semangat belajar ,mereka sangat kompak dan siap untuk hari berikutnya,yaitu pelaksanaan olimpiade antar sekolah .


malam harinya,Jessy dan Zee datang ke hotel diam diam tanpa memberitahu zea .


"Zee ,ayo turun,kamu tidak bisa menunggu di mobil dan menyalakan AC nya terus menerus,itu tidak sehat untuk dirimu sayang"


"tapi untuk apa juga aku harus turun mom,aku tidak ada kepentingan disini,mommy yang ingin bertemu dengan zea ya mom saja yang turun,dan lagi jika menyalakan AC di mobil tidak baik untuk kesehatan,buat apa mommy membeli mobil,kenapa mommy tidak beli bus,becak,atau andong saja,ayah ku dokter,Daddy pasti akan melakukan apapun untuk ku jika aku kenapa Napa karna tidak sehatnya AC ini"


"Zee , ayahmu bukan Tuhan ,ayahmu hanya perantara dari Tuhan untuk menolong orang orang yang membutuhkan pertolongan,sudahlah ayo turun"


"ahhhh baiklah,mommy duluan ,aku akan menyusul"


ahirnya Jessy masuk terlebih dahulu ,dan Zee akan menyusul setelah nya .

__ADS_1


"bruk" eh,duh maaf mba, saya tidak sengaja" ucap Jessy yang bertabrakan dengan seorang wanita" mba gapapa ,mari saya bantu


tidak perlu,lain kali kalo jalan yang bener donk" jawabnya"dari gayanya sepertinya orang kaya,kayaknya boleh juga nih" ucapnya dalam hati" aww aduhh duh sakit banget pinggang ku,aduh ini pasti tukang punggung ku ada yang retak,aku ga mau tau,pokoknya kamu harus ganti biaya berobatnya


kayaknya tadi aku cuma nabrak pelan dan jatuhnya juga ga seberapa,aneh,ohhhh aku tau ,dia pasti mau coba ngambil keuntungan" fikir Jessy" baiklah ,saya akan bertanggung jawab ,kebetulan suami saya seorang dokter,mba bisa ikut saya ke rumah sakit ,ayo mba


"saya bisa ke rumah sakit sendiri,mba ngasih uangnya aja,nanti saya ke rumah sakit buat periksa,aw aduh ini sakit sekali,ini pasti butuh biaya mahal"


"kenapa harus nunggu nanti jika bisa berangkat sekarang,bukankah rasanya sudah sakit sekali,lebih baik mari saya antar"


"mba ini cuma pura pura mau bawa saya ke rumah sakit kan,kalo emang niat mau tanggung jawab langsung aja kasih uangnya"


"cih memalukan sekali,aku baru tau ternyata banyak sekali cara untuk mengemis,mba,saya ini tidak bodoh, mba fikir mba bisa menipu saya dengan pura pura terjatuh ,lalu kesakitan dan minta ganti rugi,hufffttt ini benar benar membuang buang waktu, apakah mba tau,satu menit waktu saya yang terbuang ,itu sama dengan membuang hal yang bermakna untuk saya lakukan,maka dari itu saya lebih suka membuang uang daripada membuang waktu,jadi berapa uang yang mba inginkan" tegas Jessy"


wanita itu diam saja.


kenapa mba jadi heran begitu,mba tenang saja ,walau saya tau anda menipu,saya tetap akan memberi uang ganti rugi pada mba,hal itu membuat saya bersedekah kepada yang membutuhkan,segini cukup" memberikan uang pada orang tersebut " tidak tidak tidak,uang segitu pasti kurang untuk orang yang punggungnya retak" ucap nya menambahkan beberapa uang " saya rasa segitu cukup,lain kali jika mba mau menipu ,carilah ide yang tidak bisa di tebak,karna pada dasarnya penipu harus lebih pintar dari orang yang akan dia tipu,bukan sebaliknya" ucapnya langsung pergi"


woahhhh wanita yang benar benar menarik" fikir pak sing Hendrawan,guru pembimbing tim empat" tunggu,wanita itu membuat ku teringat dengan muridku dari tim empat,siapa ya,emmm zea,benar ,zea Alexander,cerdas,pandai bicara, sedikit sombong,iya benar,sikapnya mirip sekali


pak sing yang saat itu menuju resto hotel dan tidak sengaja melihat kejadian Jessy itu membuatnya berhenti dan menyaksikannya.


"eh maaf,kamu tidak apa apa,saya sungguh minta maaf"


tidak apa apa,saya memaklumi bahwa anda sudah tua,jadi mungkin jalanya agak kurang tegak" jawab Zee"


"apa ,tua,hello,kamu tidak rabun kan,jika yang seperti saya tua,lalu yang sudah tua kamu sebut apa"


"ahhkkk ,bocah itu,apa semua anak zaman sekarang seperti itu sih,tidak sopan,sial sekali,kenapa hari ini aku bertemu dengan wanita wanita yang tidak punya sopan santun sih".


dan zea yang terkejut dan senang bertemu Jessy setelah tidak bertemu tiga hari dua malam.


"iya mom,mommy kok sendiri ,Daddy dan zea mana"


"Daddy masih di rumah sakit,hari ini Daddy bertugas malam,jadi tidak bisa pulang,dan zea,dia..."


aku disini" saut zea"


tapi ma,kami yamg ikut olimpiade tidak boleh keluar oleh panitia" ucap zea"


jangan khawatir,soal itu serahkan pada mommy,kamu lupa kalo mommy itu serba bisa" jawab Zee"


"hah,kalo panitia sudah tidak mengizinkan lalu apa yang bisa mama lakukan Zee,kamu jangan ngarang deh"


"bukankah mommy terbiasa mengandalkan uang untuk semua hal,lalu kenapa mommy tidak mencoba membayar panitia,atau bagaimana gitu"


ngawur kamu,kamu fikir panitia itu tukang sayur" jawab Jessy"


lalu,setelah kita sampai disini apakah kita akan langsung pulang tanpa melakukan apa apa, mommy benar benar membuang waktuku,padahal jika aku di rumah aku bisa menyelesaikan satu episode untuk novelku,tapi mommy malah mengajaku kesini,uhhh menyebalkan" kezal"

__ADS_1


haduh baiklah,mommy akan bicara pada panitia,kalian tunggulah dulu" jawab Jessy"


sambil nunggu mommy ,sini masuk dulu,aku kenalin sama temen temen aku" ucap zea menarik tangan Zee"


"ih apaan sih narik narik,aku ga aku kenalan sama temen kamu"


jawaban Zee yang keras itu membuat ke tiga teman zea dengar .


apa salah kita sampai dia tidak mau kenalan dengan kita" ucap Vera berbisik"


gadis yang hidup Dalam kalangan sultan mana mungkin mau berkenalan dengan kita" jawab Yuda dengan keras" gadis yang membayar sebuah kursi duduk di bus untuk seorang nenek,tapi entah itu baik atau justru sombong


hei ,manamungkin anak sultan naik bus" ucap Arga pelan"


mendengar ucapan yuda membuat Zee mengingat kejadian di bus waktu itu,dan kemudian Zee baru ingat dengan laki laki yang sebelum turun mengatakan " jika tidak niat membantu tidak usah mengatai"


jadi dia laki laki itu" fikir Zee"


hallo semua" sapa Jessy" ayo kita keluar,kalian sudah mendapat izin


woahhh bagaimana bisa Tante" tanya Vera"


apasih yang tidak bisa di lakukan oleh orang dari kalangan sultan" saut Yuda"


ahk bukan begitu,hanya saja" Jessy yang berusaha membenarkan ucapan yuda karna merasa tidak enak"


sudahlah mom,tidak perlu membuang waktu dengan berbicara pada mereka" saut Zee"


setelah mendapat izin keluar ,mereka pun langsung bergegas meninggalkan hotel dan kembali pada waktu yang telah di sesuaikan panitia.


saat di lobby,mereka bertemu dengan pak sing yang selesai breakfast dan kembali untuk menuju kamarnya.


eh pak sing, selamat malam pak" sapa Vera"


pak sing sedikit terkejut melihat Jessy dan Zee,wanita yang tadi dia fikir memiliki sikap yang sama dengan zea itu berjalan bersama dengan murid tim empat.


loh wanita itu,mereka berdua kan.....siapa mereka ,kenapa mereka berdua bersama tim empat" fikirnya heran" oh iya malam juga, kalian mau kemana


perkenalkan pak,ini mommy dan dia suadara kembar saya" ucap zea" jadi, ibu saya ingin mengajak saya dan tim untuk makan bersama di luar,bagaiman kalo bapak ikut kami sekalian,rasanya kurang lengkap jika guru pembimbing kami tidak ikut


oh jadi dia ini guru pembimbing,sial, sepertinya aku kan mendapat masalah" ucap zea dalam hatinya"


benar pak ,saya akan senang jika anda ikut bergabung bersama kami,ya anggap saja ini sebagai ucapan terimakasih saya karna bapak telah menjadi guru zea,saya tau bahwa Anda pasti menghabiskan banyak tenaga untuk menyikapi Anak saya" jawab Jessy yang tau sikap zea yang susah di atur"


"tidak perlu nona,saya baru saja selesai breakfast,oh iya,tapi bagaimana kalian mendapatkan izin panitia untuk keluar hotel"


semuanya kompak menunjuk ke Jessy.


bagaimana caranya wanita ini izin ya,dia kan hanya orang tua peserta,ahkkk tidak bisa di pungkiri,wanita ini memng pandai bicara" fikir pak sing"

__ADS_1


sudahlah jangan banyak berfikir ,ayo ikut" ucap Arga menarik tangan pak sing untuk ikut dengannya"


__ADS_2