Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 40


__ADS_3

sepulang sekolah.


tidak biasanya kamu lupa membawa buku" ucap Alvin"


sebenarnya aku tidak lupa,aku yakin sekali semalam sudah memasukkan buku itu ke dalam tas ku" jawab Zee"


"jadi maksudmu ada yang sengaja mengambil buku mu,lalu siapa orangnya"


"entahlah,kalo aku tahu ,aku juga tidak akan tinggal diam,sudah pasti yang melakukannya adalah orang yang tidak suka denganku, tapi lupakan saja soal itu dan rahasia kan soal ini pada yang lain"


"baiklah"


hey, kalian kenapa lama sekali keluar kelasnya,aku sampai lumutan menunggu kalian" ucap Inez"


maaf,tadi di kelas kita ada tugas tambahan" jawab Alvin"


"yasudah lah ayo kita pulang"


"heyyyy Zee tunggu"


"fajar,ada apa dia memanggilmu, apakah kamu ada masalah dengan nya"


kurasa tidak" jawab Zee"


fajar ngos ngosan karna mengejar Zee dengan berlari.


ada apa,apakah kamu bosan karna Ahir Ahir ini kita tidak bertengkar" ucap Zee"


perbaiki otakmu ,sekali kali isilah dengan hal positif,aku ini sudah mau berubah sekarang,aku tidak mau hal yang di alami Yuli terjadi pada anak lainya" jawab fajar"


"baiklah,kalo begitu jangan basa basi dan langsung saja ada apa kamu memanggilku"


fajar memberikan buku bahasa Inggris milik Zee yang hilang itu, seketika Zee mendorong fajar .


"jadi kamu yang mengambilnya, kenapa kamu melakukan itu,apakah aku membuat kesalahan padamu,kenapa kamu mengambilnya hah"


fajar berusaha menjelaskan sesuai fakta, namun Zee tidak memberinya kesempatan untuk berbicara.


zea dan Inez pun bingung karena tidak mengerti apa apa dan Alvin mencoba membuat Zee tenang.


Zee, cobalah berpikir,jika fajar yang mengambil bukumu tidak mungkin dia mengembalikannya padamu" ucap Alvin"


cerdas juga Lo " ucap fajar" itulah yang ingin aku katakan, apa untungnya aku mengambil buku mu ,aku menemukan itu di tong sampah ketika aku meminta temanku untuk mencari rokok yang aku simpan di tong itu,saat aku membuka nya,ada namamu di buku itu,bukankah kamu bilang kalo bukumu tertinggal sehingga kamu di hukum guru,awalnya aku tidak ingin berbaik hati padamu dengan memberikan buku itu,tapi aku ingat kalo aku ingin berubah hingga naluri baik ku memintaku untuk memberikan itu padamu,tapi kurasa berbuat baik pun tidak ada gunanya, orang akan tetap menganggapku buruk,lalu buat aku berubah" jelas fajar"


eh tunggu" ucap Zee menahan fajar yang ingin pergi" terimakasih karena sudah memberikan buku ku,dan maaf karna sudah bersikap seperti tadi dan malah menuduh mu,jangan langsung berubah fikiran begitu,


mencoba berubah untuk lebih baik itu tidak mudah dan aku malah mematahkan niat baikmu itu ,jadi jangan mudah terpengaruh dengan ucapan ucapan dari orang seperti ku,aku yakin perubahan baikmu itu pasti akan di terima di sekitar mu


baiklah,aku akan tetap mencoba untuk berubah" jawab nya lalu pergi"


Inez dan zea bertanya tanya ada apa sebenarnya, namun zee dan Alvin merahasiakan soal masalah di kelasnya.

__ADS_1


Zee dan Alvin jadi semakin yakin bahwa memang ada yang tidak menyukai Zee.


tidak hanya di hari itu,namun di hari hari berikutnya jika ada kesempatan untuk mengerjai Zee,Yose mengambil kesempatan itu .


Zee dan Suho yang saat itu bertemu di depan gerbang sekolah ,hari itu Zee mengucapkan terimakasih karna kemarin telah membantunya saat jatuh,namun hal itu salah di artikan oleh Yose yang mengira bahwa Zee mendekati Suho.


"kau tau cara berterimakasih rupanya"


"apa maksudmu"


"katanya...saat SMP kamu tdak mengerti cara terimakasih,itu benar kan"


"iya kamu benar,jadi sepertinya aku juga akan menarik ucapan terimakasih ku tadi"


lagi lagi dia ini membuatku kesal,aku muak melihatnya" fikir Yose"


kemudian Yose menghampiri Zee dan Suho .


hai selamat pagi ,eh aduh...zee maaf aku ga sengaja " sapa yose yang pura pura tidak sengaja menginjak kaki Zee" ayo marah,marahi aku di depan Suho agar Suho membencimu" fikir Yose"


ahk tidak apa apa,tidak sakit kok soalnya sepatuku tebal" jawab Zee"


sial, kenapa dia tidak marah sih" fikir Yose"


kemudian Suho ke kelas terlebih dahulu meninggalkan Yose dan Zee.


di hari hari berikutnya mereka beraktivitas seperti biasanya dengan sikap dan karakter mereka masing masing,meski terkadang keributan sering terjadi pada zea yang masih di ganggu citra atau senior yang menyukai Excel,Suho yang jelas tidak menyukai sikap Zee dan zea yang kasar walau hanya melakukan serangan balik,Alvin yang masih berkarakter culun,Yose yang sering membuat masalah dengan Zee secara diam diam demi mendapatkan Suho, zova yang terus menempel dengan Zee seperti magnet,dan Inez yang masih sering Gonta ganti pacar.


delapan bulan kemudian.


saat itu semua siswa mendengarkan kepala sekolah yang sedang pidato,namun di tengah tengah acara tersebut semua satu sekolah di buat geger dengan Vidio yang di tayangkan di layar lebar sekolah tentang Vidio Vidio penindasan yang di lakukan citra dan Dila,tentu orang orang yang di sekitar Dila dan citra langsung menyorot ke arah mereka.


tidak,apa apaan itu,siapa yang melakukannya" fikir citra"


hentikan,stop Vidio itu" teriak Dila yang langsung bangkit dari tempat duduknya"


setelah itu Dila dan citra di minta ke ruangan kepsek dan langsung di keluarkan dari sekolah.


"sialan, siapa yang melakukan ini"


kemudian zea mendatangi mereka berdua dengan tersenyum dan expresi yang sangat memuaskan.


melihat expresinya, sepertinya tidak perlu di tanyakan lagi siapa yang melakukannya" jawan Dila"


kenapa kalian berdua menatapku seolah aku ini....gadis tercantik di sekolah" ucap zea dengan tersenyum"


"sejak kapan kamu melakukannya"


"sejak.....aku tau kalo kalian memanfaatkan aku,bukankah ini balasan tanpa menyakitkan"


jadi benar kau yang melakukannya,dasar sialan" ucap citra mendorong zea"

__ADS_1


"kau ini sudah di keluarkan masih sempat sempatnya menindasku ya,tapi tidak apa,aku sudah cukup puas melihat kalian di keluarkan dari sekolah"


"wah ada yang bertengkar di sana"


"siapa"


"ayo ayo kita lihat kesana"


siapa yang bertengkar" ucap Inez yang mendengar orang orang itu menuju ke arah citra,Dila dan zea"


entahlah, sekolah ini selalu membuat keramaian,aku tidak peduli siapa yang bertengkar " jawab Zee"


kemudian Alvin dan Suho datang memberitahu Zee bahwa zea bertengkar dengan citra lagi, kemudian Zee segera menyusulnya.


aku tidak bisa berfikir lagi,hampir semua masalah yang terjadi di sekolah ini di sebabkan oleh zea dan saudaranya itu" ucap Suho"


Alvin tidak bisa menjawab Suho karna bingung harus membela Zee dan zea bagaimana lagi.


kantin sekolah.


"itu benar,tapi ini adalah pertengkaran terakhir,karna setelah ini tidak akan ada lagi yang namanya penindasan,oh iya tadi pagi katanya kalian di minta ke lapangan sama senior yang killer itu siapa namanya,kak Araf ya,ada apaan emang "


itu....kak Araf meminta kita untuk masuk ke klub basket dan olahraga lainya " jawab Inez"


oh itu pasti karna kak Araf melihat permainan basket kalian yang waktu itu, lalu apa jawaban kalian" tanya zea"


"kita belum memberikan jawaban"


pagi hari itu sebelum acara kelulusan kelas 12.


aku akan sangat senang jika kalian masuk ke klub basket,apalagi kalo kalian sampai mau ikut mengajari junior junior yang akan di tahun ajaran baru,kurasa kau cocok" pinta Kak Araf"


banyak siswa lainnya yang berbakat dan ingin masuk ke klub basket, tapi kenapa kakak malah meminta kami yang jelas-jelas tidak minat untuk masuk ke klub itu " jawab Inez"


kebanyakan yang mengikuti basket itu hanya untuk memperlihatkan kehebatannya dan untuk bergaya-gaya, padahal bukan itu tujuan basket di sekolah ini ,melainkan untuk mengharumkan nama sekolah ketika ada pertandingan" jawab kak Araf"


kak Araf memilih Zee untuk melatih para junior nantinya karna kak araf merasa bahwa Zee memiliki sikap yang cocok untuk membuat junior nya takut.


"aku tidak memikirkan soal basket,ayo kita pulang saja"


kau mau langsung pulang setelah acara kelulusan,kau tidak ingin pergi dulu" ucap Inez"


memangnya ada tempat yang menarik untuk kunjungi,kurasa Jakarta sangat membosankan" jawab Zee"


"ahkkkk bagaimana kalo kita pantai di sore hari nanti melihat matahari terbenam"


"kalau hanya untuk melihat matahari terbenam dari atap rumahku saja bisa buat apa jauh-jauh datang ke pantai"


yasudah kalo begitu bagaimana kalo kita ke...." Inez yang bingung memikirkan tempat menarik karna hampir semua idenya di tolak Zee" ah gue tau,gimana kalo Lo ikut gue buat jadi obat nyamuk lagi


ga Sudi,udah cukup waktu itu aja aku jadi pertama dan terahir kalinya" jawab Zee"

__ADS_1


empat bulan lalu,Zee menepati janjinya untuk menjadi obat nyamuk ketika Inez berhasil menjadi pacar dari salah satu YouTubers yang waktu itu Inez sukai,Zee mengikuti kemanapun Inez dan pacarnya itu pergi,dari jalan berdua bergandengan tangan, makan di cave,suap suapan ice cream,nonton bioskop, hampir semua aktivitas yang di lakukan orang pacaran Zee melihatnya.


ya Tuhan,masih berapa jam lagi mereka selesai pacaran,apakah semua orang yang pacaran seperti itu, melihatnya saja sudah membosankan" fikir Zee"


__ADS_2