Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 57


__ADS_3

sambil menikmati makanan dan minuman yang telah disediakan, kita akan menyajikan sebuah permainan musik dari pengusaha muda direktur JK group,nona Jessy zaquin...." ucap MC"


apa Jessy" ucap dara bingung"


Jessi juga di undang kemari ? " ucap Bima "


kemudian Jessy masuk dan naik ke panggung .


halo,selamat siang semuanya" sapa Jessy"


wah dia pianis yang tampil di Amerika itu


dia sungguh cantik dan mempesona


selain cerdas dalam berbisnis,nona Jessie juga sangat cerdas dalam memainkan piano, Anda sungguh beruntung memiliki anak sepertinya Tuan Chen" ucap salah satu teman Chen".


dia,rupanya dia pandai juga bermain piano" ucap vino dalam hatinya"


setelah acara selesai tentu saja Jessy langsung pulang.


Jessy tunggu" ucap Chen"


namun Jessy tidak menghiraukan panggilan Chen dan terus berjalan.


Jessy,kamu terus menghindari papa,orang pasti akan berfikiran kalo kita sedang bermasalah" ucap Chen"


memang itu kenyataannya kok,berarti mereka cerdas" jawab Jessy"


kamu ingin semua orang tau kalo kita sedang bermasalah" ucap Chen"


tanpa aku memberitahu mereka bahwa kita sedang tidak baikan, mereka juga akan tahu, memangnya mana ada hubungan ayah dan anak yang sejauh ini bahkan di sebuah pertemuan saja mereka tidak berbicara ,tidak bertegur sapa,siapa orang yang tidak mengetahui hal itu" jawab jessy yang kemudian pergi"


malam harinya.


Chen dan Belinda meminta pemilik cave untuk segera mengosongkan tempat tersebut,awalnya Belinda menolak ,namun Chen berjanji akan membelikan Belinda mobil baru, hingga akhirnya Belinda pun setuju.


baiklah,saya akan mengosongkan tempat ini tapi tuan harus mengganti dua kali lipat dari uang yang seharusnya tuan kembalikan, bagaimana" ucap si pemilik cave"


baiklah" jawab Chen"


Chen langsung mengiyakan tanpa berfikir panjang, karena saat itu yang ada di pikiran chen hanyalah mengembalikan butik Raina.


mas,jangan,keenakan dia donk nantinya,udahlah daripada kita ganti dua kali lipat lebih baik kita tunggu aja masa kontraknya selesai"ucap Belinda yang tidak mau jika uangnya di berikan ke sembarang orang ( pelit)"


Chen pun menuruti Belinda untuk menunggu masa kontraknya habis,


kemudian tiba tiba saja Reina dan Jessy datang ke cave tersebut.


tidak bisa,Kenapa papa harus menuruti permintaan orang yang jelas-jelas tidak memiliki hak atas tempat ini" ucap Jessy" aku tidak mau tahu pokoknya papa harus mengganti uangnya dua kali lipat pada ibu ini

__ADS_1


ah jadi nona Jessy anak tuan Chen" ucap pemilik cafe dalam hatinya"


kalo papa tidak mau menggantinya,aku yang akan menggantinya,ibu tenang saja , aku yang akan membayar kerugian anda, tiga kali lipat, saya juga sudah membawa surat tanda tangan kontraknya ,jadi bisa langsung menandatangani" ucap Jessy"


hey Jessy, dia hanya meminta dua kali lipat, tapi kenapa kamu memberikannya tiga kali lipat" ucap Belinda"


karena aku sedang baik hati" jawab Jessy"


sudahlah sayang,toh Jessy sendiri yang akan membayarnya" ucap Chen"


siapa bilang aku yang akan membayarnya,aku menggunakan ini" menunjukan sebuah kartu debit"


itu milik perusahaan ,Bagaimana bisa kamu mendapatkannya Jessie" ucap Chen"


papa lupa,kalo anak papa ini serba bisa,bukan Jessy namanya kalo tidak bisa melakukan ini" jawab Jessy"


Belinda pun tidak terima jika Jessy menggunakan uang perusahaan untuk membayar nya,karna Belinda juga merasa bahwa uang perusahaan juga miliknya,hingga akhirnya Belinda merobek surat perjanjian tersebut.


hei ,kenapa kau kesal sekali, uang perusahaan itu uang Papa bukan uangmu" ucap Jessy"


kemudian Jessy mengeluarkan surat perjanjiannya lagi untuk di tandatangani karna tahu Belinda akan merobeknya,hingga ahirnya tempat cave tersebut kembali pada Reina .


hari berikutnya.


dara datang ke cave tersebut untuk menemui kekasihnya yaitu Gilang, namun di cave tersebut sudah mulai di persiapkan untuk butik.


Ada apa ini" tanya dara"


Tante Reina,apa yang sebenarnya terjadi" tanya dara"


aku membayar si pemilik cafe tiga kali lipat agar dia mengosongkan tempat ini" jawab Jessy yang tiba tiba datang "


kemudian dara menghubungi Gilang dan mengajaknya bertemu.


aku tidak tahu bahwa pemilik kafe itu dulunya adalah ibunya Jessy, dan sekarang ibuku menerima konsekuensinya untuk mengosongkan tempat tersebut karena pemiliknya tidak menyewakannya, sudahlah dara ,ibuku bisa menyewa tempat lain untuk cave nya" ucap Gilang"


tapi kita jadi jauh" jawab dara"


jangan kuatir, sejauh apapun jaraknya tidak akan membuat kita untuk saling melupakan kok" ucap Gilang" kamu memang orang baik, terima kasih ya untuk usahamu.


Jessy ahirnya menyetujui keinginan Mamanya untuk kembali ke rumah Chen agar Belinda tidak merasa menang.


lalu bagaimana dengan Mama" tanya Jessy"


butik mama sudah akan mulai, Mama akan disibukkan untuk bolak-balik ke butik ,kamu tidak perlu kuatir kan mama, lakukanlah tugasmu dengan baik jessy" jawab Reina"


di rumah.


nona Jessy,wah senang melihat nona datang kembali ke rumah ini" sapa pak nan"

__ADS_1


iya pak" jawab Jessy"


tibanya Jessy di rumah, jessy menyapa para pekerjanya dengan sangat ramah dengan membawa kan aneka cemilan .


selamat datang kembali ke rumah nona


terima kasih ya non cemilannya


senang sekali bertemu dengan nona lagi


iya bibi bibi yang cantik, semangat ya kerjanya" ucap Jessy" ya udah bi kalau gitu aku naik dulu ya


setelah Jessy naik ke kamarnya, para pekerja itupun berbisik bisik tentangnya dengan Belinda.


nona jessy kembali ke sini, kayaknya bakal terjadi perang dunia lagi nih


jangan begitu, semoga semuanya akan baik-baik saja


nyonya Belinda dan nona Jessi tidak akur, sudah pasti rumah ini akan menjadi ribut lagi


keributan yang terjadi di rumah ini bukan karna nona jessy , tapi karena nyonya Belinda


tapi kalau nona jessy tidak melawan nyonya belinda tidak akan membuat keributan


Hem Hem,sedang apa kalian,apakah kalian tidak memiliki kerjaan lain, siapa yang menyuruh kalian merumpi" ucap Belinda yang melihat para pekerjanya berkerumun"


para pekerja itupun bubar dan langsung melakukan pekerjaannya masing masing.


apa apaan ini,siapa yang beraninya menurunkan foto ku " ucap Belinda" bi Ijah......,bi bibi....." teriak Belinda"


iya nyah ada apa nyah" jawab bi Ijah"


siapa yang menurunkan foto saya" tanya Belinda"


saya nggak tahu nyonya,saya di belakang lagi nyetrika, Jadi saya nggak tahu apa yang terjadi di sini" jawab bi Ijah"


kemudian Belinda memanggil bi Sur dan bertanya hal yang sama,namun jawaban bi Sur juga tidak tau.


kalian itu kerjanya ngapain aja sih,bisa-bisanya tidak ada yang tahu siapa yang menurunkan figura di sini, kalau ada maling masuk bagaimana, apakah Kalian juga akan menjawab tidak tahu" teriak Belinda"


aku yang menurunkannya


Jessy, apa yang kamu lakukan di sini ,Kenapa kau datang lagi" tanya Belinda"


aku adalah anak dari orang yang memiliki rumah ini dan kamu bertanya padanya pppffttt " Jessy tersenyum" tentu saja aku akan kembali bertanya ,memangnya siapa kamu ,apa yang kamu lakukan di sini" ucap Jessy"


kau benar-benar merusak hariku ,pergi dari rumah ini sekarang juga" ucap Belinda"


orang bodoh mana yang mengusir anak dari orang yang memiliki rumah ini ,bukankah seharusnya aku yang mengusir mu" jawab Jessy"

__ADS_1


di hari pertama ini pun keributan mulai terjadi, bukan hari pertama lebih tepatnya baru saja datang ke rumahnya sendiri ,Jessy dan Belinda sudah memulai pertengkaran nya.


__ADS_2