
"halo dokter Zee, tayangan anda di televisi dapat membuat semua orang yang melihat kagum pada anda"
tayangan di televisi" bingung" emm maksud Presdir apa
"loh dokter Zee belum tau "
kemudian Presdir mengajak Zee melihat tv umum di rumah sakit dan menunjukan sebuah tayangan yang di sebarkan oleh salah satu wartawan pada saat Zee menolong seorang wartawan yang terjatuh di resto semalam.
sial, padahal aku sudah sangat berharap malam itu semua camera sudah di matikan" fikir Zee"
"tayangan ini membuat orang orang mempercayai rumah sakit ini dokter"
"saya rasa dokter manapun juga akan melakukan hal yang sama jika melihat kejadian yang sama,jadi Presdir tidak perlu memuji saya seperti itu"
cara bicaranya yang seperti itu benar benar membuatku tidak suka dengannya,sok sok an tidak mengharap pujian" fikir Katty" papa tidak perlu memujinya ,dia ini tidak butuh sanjungan dari siapapun" saut Katty"
apa,papa katanya" fikir Zee"
"katty,kamu tidak boleh bicara begitu,dokter Zee,maafkan dokter katty,dia..."
dokter katty benar,saya tidak tidak butuh sanjungan, permisi Presdir" ucapnya lalu pergi".
di hari pertama cave milik Suho di buka,banyak pelanggan berdatangan dan pergi,namun di hari pertamanya ada sedikit masalah di cave di karenakan ada rambut di salah satu menu masakan pelanggan,tentu hal itu menjadi keributan.
sekali lagi saya minta maaf atas sedikit kesalahan chef di cave saya mba, saya tidak akan membiarkan hal semacam ini terulang lagi" ucap Suho"
ada apa ini" sapa zea yang baru tiba di cave"
bukan urusanmu, lagipula siapa kamu ini ikut campur saja " jawab pelanggan"
"saya chef di cave ini,apapun masalah yang terjadi ,saya juga perlu tau,anda gausah ngegas donk ngomongnya"
zea pelankan nada bicaramu" tegur Suho" memang ada masalah sedikit,Alvin kurang teliti saat menyajikan makanan sehingga ada sehelai rambut di makanannya
oh iya,coba aku lihat" ucap zea"
seketika zea menatap pelanggan tersebut dan berkata" sepertinya anda tidak tau ya kalo chef yang memasak makanannya adalah seorang laki laki,lalu di makanan ini terdapat rambut sepanjang ini dan warnanya pun berbeda dengan warna rambut chefnya,itu sudah jelas menunjukan bahwa ini bukan rambut chefnya,itu point pertama,dan yang ke dua,Suho ,kamu perlu tau kalo Alvin sangat teliti saat memasak,matanya sangat jeli hingga dapat melihat hal aneh di menu makananya sebelum di sajikan ke pelanggan,dan poin ke tiganya,rambut ini terlihat mirip dengan rambut si pelanggan yang protes" jelas zea"
kemudian pelanggan tersebut mencoba untuk lari namun zea menarik tangannya.
mau kabur ya karna ketahuan salah,aku akan membiarkan mu pergi setelah kamu menjawab apa tujuanmu melakukan itu" ucap zea"
jadi benar kamu sengaja menaruh rambutmu sendiri ke makananya,tolong jelaskan kenapa" ucap Suho"
ada masalah apa sih di sana" fikir Inez yang hanya fokus dengan tugasnya sebagai pengisi musik"
ayo cepat katakan kenapa kamu melakukannya, apakah seseorang menyuruhmu" zea yang curiga terhadap Yose"
aku tidak punya uang untuk membayar makanan nya,jadi aku ingin makan gratis dengan mencari kesalahan dari cave ini" jawab pelanggan"
berbohong sekali tidak masalah,cepat katakan jawaban lainya" jawab zea"
"kau ini apa sih, paranormal atau apa,jawabanku tadi sudah jujur"
zea,kamu mau dia menjawab apalagi" saut Suho"
"aku harus membayar mu berapa agar kamu jujur,asal kamu tau cave ini baru di buka setelah kami membeli gedung baru,dan kamu berusaha membuat cave ini jadi jelek karna menerima perintah dari seseorang,aku akan membayar mu dua kali lipat jika kamu menjawab Jujur, bagaimana"
__ADS_1
"sungguh"
dugaan zea benar, bahwa orang tersebut di bayar oleh Yose untuk membuat cave milik Suho jelek.
sudah aku duga,pergilah dan ini uangmu" ucap zea memberikan uang pada orang tersebut"
"terimakasih,tapi kamu siapa,orang yang membayar ku itu adalah anak dari seorang miliader,tapi kamu membayar ku dua kali lipat darinya"
pergilah sebelum aku mengambil uangnya kembali" bentak zea"
kemudian semuanya kembali ke pekerjaan masing masing.
aku bangga punya pegawai seperti mu" ucap Suho"
apa kau bilang, pegawai,cih aku bukan pegawaimu" jawab zea yang langsung ke dapur menyusul Alvin".
rumah sakit bakti Husada.
"Daddy duluan ya,kamu berjagalah dengan baik"
"siap Daddy,Daddy hati hati di jalan"
saat hendak menuju toilet,Zee tidak sengaja menendang ember berisi air pel yang di gunakan seorang OB ,Zee berniat untuk pergi saja setelah menumpahlam air di dalam ember tersebut,namun setelah melihat bahwa yang membersihkan lantainya adalah seorang ibu ibu ,Zee jadi berubah fikiran dan memikih untuk bertanggung jawab atas kesalahannya dan membantu OG itu membersihkan lantai.
Zee mengambil pel dan melepas jas putihnya.
loh dokter,biar saya saja yang membersihkannya,ini sudah tugas saya" ucap OG tersebut"
gapapa Bu,ini salah saya, pekerjaan ibu yang seharusnya sudah selesai malah harus mengulang lagi,ibu istirahat lah" jawab Zee"
"ini siapa yang naro pel disini"
"ini juga kenapa ada banyak air sampai sini,apa ada yang bocor,ibu
kerjanya gimana sih, kalo ada yang terpeleset gimana ,kan bahaya,bersihin yang bener ya Bu"
"baik dokter"
kemudian Zee mendekati OG dan dokter tersebut,Zee langsung merebut pel yang di bawa si OG dan mengatakan" Bu,ibu pulanglah,buat aku yang membersihkan lantainya"
ibu ibu itu langsung pergi dan berterima kasih terhadap Zee.
"Apakah sikap seperti tadi itu patut di miliki seorang dokter ,berbicara tidak sopan terhadap orang tua,membentak ,kamu fikir gelar seorang dokter itu paling tinggi sampai sampai kamu bersikap seperti itu padanya"
"heyyy siapa kamu ini,anak kecil sepertimu berani menceramahiku,kamu siapa,OG baru ya,baru jadi OG sudah menceramahi seorang dokter"
Zee yang memiliki kebiasaan tidak peduli dengan siapa dia berhadapan itu pun langsung menendang ******** dokter laki laki yang menegurnya itu.
"hey apa yang kau lakukan,ini sakit sekali....."
"sakit ya,padahal aku menendangnya tidak menggunakan tenaga"
kemudian ada salah satu dokter yang melihat Zee dan dokter tersebut dan menghampiri nya.
"ada apa ini,dokter Fery,anda kenapa"
dokter Fery( dokter yang tadi Zee tendang) meminta bantuan dokter Sandy untuk membawa ke ruangannya.
__ADS_1
kemudian Zee melanjutkan membersihkan lantainya ,dan beberapa saat kemudian dokter Ketty melihat Zee yang sedang ngepel lalu menghampirinya.
"wahhhh sepertinya kau terlihat lebih cocok jadi cleaning cervice daripada seorang dokter,kenapa tidak pindah provesi saja,biar aku bilang pada papaku"
ya tuhannnn.... apalagi sekarang,tadi dokter laki laki, Sekarang dokter perempuan,kenapa banyak sekali dokter menyebalkan di rumah sakit ini" fikir Zee" oh iya,aku baru tau kalo ternyata dokter katty dari spesialis THT ini putri dari Presdir rumah sakit,tapi kenapa sikapnya begitu menyebalkan seolah di besarkan dari keluarga yang tidak terdidik
"bukankah kebalik,kau seperti bicara dengan sikapmu sendiri,justru kau lah yang bersikap seperti di keluarga yang tidak terdidik,sikapmu sama sekali tidak mencerminkan seorang dokter"
mungkin diam memang yang terbaik " fikir Zee yang seketika ingat pesan dokter ahli dalam yang bekerja di rumah sakit tempat dirinya magang kedokteran"
Zee mendiamkan Katty dan melanjutkan membersihkan lantai yang terkena air.
setelah selesai,Zee kembali ke ruanganya untuk mengambil alat untuk memeriksa pasien pasien yang dia tangani untuk memastikan bahwa pasienya dalam keadaan normal.
"dokter Fery sebenarnya apa yang terjadi,anda tidak berhenti memegangi itu dari tadi"
"OG yang tadi disana itu ,dia menendang saya dokter,OG seperti itu pantas di pecat"
"wah , keterlaluan sekali ya jika seorang OG berani seperti itu dengan dokter".
rumah.
"mom,aku memilih jurusan tata boga karena aku suka memasak dan ingin menjadi seorang chef bukan pembisnis,aku tidak mau seperti mommy yang mengambil jurusan kedokteran tapi sekarang jadi pengusaha"
"zea,kamu ini selalu membahas kehidupan mommy saat bertengkar,apa itu senjata mu untuk membuat mommy diam,mom tidak meminta mu menjadi pembisnis,kamu boleh memilih ingin menjadi apapun yang kamu inginkan"
"lalu kenapa mommy menyuruhku menemani zeo untuk datang ke acara apalah itu namanya,hari ini kan sudah, kenapa besok lagi"
"zea,tidak setiap hari,tapi tolong bantu temani adikmu untuk menjalankan perusahaan,mommy juga kasian melihatnya kesana kemari sendiri"
"aku tidak mau,ahk sudahlah,aku mau tidur".
namun saat itu zea justru datang ke rumah sakit menemui Zee.
"apa,kau baru saja ngepel,kau ini jadi dokter atau cleaning cervice sih"
"diam kau,langsung saja ,mau apa kau datang kemari"
"mommy memintaku untuk menemani zeo lagi besok,aku jadi tidak enak dengan Suho dan Alvin,aku jadi berfikir untuk berhenti bekerja dengan Suho dan jadi pembisnis saja"
"kau gila, kenapa tiba-tiba kamu ingin menjadi pembisnis yang jelas-jelas itu sama sekali bukan keinginanmu"
"aku kasian dengan zeo,aku ingin membantu beban hidupnya"
beberapa saat kemudian alarm Zee berbunyi yang menandakan dirinya harus mengontrol para pasien.
"aku harus kembali bekerja,kau mau pulang atau menginap"
"pulang lah,kamar gue kayak hotel ngapain nginap di rumah sakit tempatnya orang penyakitan".
Zee kembali melakukan pekerjaannya dan zea pulang ke rumah.
setelah selesai mengecek para pasien,Zee menuju ruangan nya,namun saat itu Zee melihat seorang anak muda seusia nya menangis di sebuah kursi depan pintu laboratorium,Zee menyapa nya namun gadis tersebut tidak menghiraukan.
"aku tidak pernah memperdulikan orang lain,tapi saat ini aku menyapamu bukan karna aku care,tapi sebagai seorang dokter yang sedang belajar ramah, tapi sepertinya aku memang tidak berbakat berpura pura baik,aku permisi dulu"
aku ini penyakitan,jangan dekati aku" jawab gadis tersebut"
__ADS_1
seketika Zee teringat dengan Yuli teman SMA nya yang terkena HIV.