
duh kamu ini kenapa sih dorong-dorong orang sembarangan
kamu yang sembarangan,itu sepatu siapa,dan kami mengambilnya begitu saja
ya kan minjem bentar
lepas dan lap sepatu itu sekarang juga selagi aku masih berbaik hati padamu,karna jika aku sudah marah,aku tidak akan membiarkanmu begitu saja
eh Jessy,kaki aku itu mulus,bersih tak ternoda,apanya yang mau di lap,sepatu kamu juga masih bersih kok
aku ga mau terkena virus karena memakai sepatu bekas kaki kamu itu,sekarang cepat lap
ga mau,lap aja sendiri
cepetan di lap
Jessy,kamu itu kaya,kamu punya banyak pelayan,apakah kamu ga bisa menyuruh pelayan untuk mengelapnya
jika kamu yang mengotorinya ,kenapa aku harus meminta orang lain untuk membersihkannya
tring tring tring tring tring tring tring tring tring
ya halo ,ah maaf dokter, baiklah aku akan keluar sekarang Tut* di matikan* dara aku tidak punya banyak waktu,aku tidak akan minta dirimu untuk mengelapnya,tapi aku memintamu untuk mencarikan sepatu yang sama persis dengan ini,mengerti
tidak sulit kok*jawab dara*.
setelah itu Jessy langsung keluar untuk menemui dokter Brian.
dokter maaf kan aku yang membuatmu menunggu
tidak apa apa Jessy,kalo begitu ayo kita berangkat
iya
Jessy memang selalu cantik setiap saat,dari dulu,dandan maupun tidak,dia tetap cantik*ucap dokter Brian dalam hatinya*
di resto tempat reuni di adakan.
karna Jessy yang bertengkar dengan dara membuat dirinya dan Brian terlambat hingga semua teman teman fakultas kedokteran itupun hanya menunggu mereka berdua.
lihat itu Brian dan Jessy, waaaah mereka cocok sekali ya
iya benar, mereka sudah benar-benar seperti pasangan saja
permisi
halo semua, Maaf kami terlambat
ah tidak apa apa,ayo duduk
apakah kalian ini pacaran*tanya salah satu temannya*
hah ,pacar *bingung* ah tidak, kami ini hanya teman, bukankah begitu dokter Brian*ucap Jessy*
__ADS_1
ya kita sungguh hanya teman *jawab Brian*
ngomong ngomong bagaimana dengan Rani dan Wira,kalian masih pacaran kan
emmmm kami....
hei jangan tanya begitu ,mereka sudah menjadi mantan
ah sudah sudah,karena ini sudah waktunya makan Bagaimana kalau kita makan terlebih dahulu ,setelah itu baru kita berbincang-bincang dan foto foto
iya ,lebih baik begitu
setelah selesai makan.
oh iya Jes, sekarang kamu bekerja di rumah sakit mana
ah aku....
emmm Jessy tidak menjadi dokter,tapi apakah kalian tahu pekerjaan jessy, sekarang dia itu seorang direktur di perusahaan jk group loh*saut Brian*
wah hebat
direktur ,wao keren
dari dulu sampai sekarang mereka berdua tidak pernah berubah ,selalu saja begitu, dan mereka hanya mengandalkan hubungan teman*ucap nya dalam hati* tapi apakah dokter Bryan dan Jessy itu sungguh hanya berteman, kalau iya berarti enggak apa-apa dong kalau aku mendekati dokter Brian,ahahhaha*ucap Yola*
wah dasar kamu ini ya
eh Jessy, bukankah kamu pandai bermain piano ,kalau begitu aku akan bernyanyi dan iringi alunan musik piano mu itu ya
tidak apa apa,ayo
dari makan makan bersama,menyanyi, berbincang bincang,berfoto foto,semua berjalan dengan lancar.
kalau begitu sampai ketemu lain waktu ya
aku duluan ya
jangan lupa kirim fotonya
em dokter Brian, tunggu sebentar ya aku mau ke toilet dulu
iya Jes.
aku tidak menyangka mereka semua yang mengambil jurusan kedokteran bisa berhasil menjadi seorang dokter walau ada juga yang menjadi hanya sebatas perawat ,tapi setidaknya mereka sudah berusaha itu adalah hal yang sangat menyenangkan*fikir Jessy* aku tidak boleh terlalu lama membuat dokter brian menunggu ku lagi ,tadi waktu berangkat aku sudah membuatnya menunggu, aku harus keluar sekarang*keluar* eh Adli kamu mengagetkanku, apa yang sedang kamu lakukan di sini, ini kan arah menuju toilet wanita toilet laki-laki ada di sebelah sana
aku tidak mau ke toilet, aku hanya ingin menemuimu*ucap Adli, teman yang dulunya satu fakultas dengan Jessy*
me menemuiku, Ada perlu apa ya
aku menyukaimu Jessy*membelai rambut Jessy*
eh Adli jangan begini, apakah kamu sedang mabuk*menyingkirkan tangan Adli*
__ADS_1
tidak Jessie, aku benar-benar sungguh menyukaimu, temani aku disini sebentar saja
Adli yang terus berusaha mendekati Jessy dan dengan beraninya dia memeluk nya,Jessy pun langsung menamparnya.
apa-apaan sih kamu ini tolong jaga sikapmu*tegas Jessy*
Jessy berusaha untuk segera pergi darinya namun adli menahan nya dan terus mendekati nya.
apa yang kamu lakukan ,hey lepaskan aku, Adli lepaskan...
jeesi Kenapa lama sekali, apakah dia memiliki kebiasaan membuat orang menunggu*pikir dokter Brian*
itu Jessy,apa yang Adli lakukan padanya*ucap Yola yang melihat Jessy dan Adli*
Yola yang saat itu menuju toilet namun dia lebih memilih keluar kembali.
dokter Brian pasti sedang menunggu Jessie ya, tadi aku bertemu dengannya di toilet dia mengatakan bahwa tunggu sebentar lagi karena dia sedang buang air besar*ucap Yola*
oh begitu ya, baiklah terima kasih*jawab dokter Brian* kamu belum pulang
iya sebentar lagi *jawab Yola*
lima belas menit kemudian.
kenapa sampai sekarang Jessy belum kembali juga ,perasaanku jadi tidak tenang*ucap dokter Brian dalam hatinya*
o iya selain dokter umum, dokter Brian juga mengambil beberapa spesialis ya sepertinya
Yola mencoba mengajak dokter Brian untuk berbicara terus, namun dokter Bryan tidak menghiraukan Yola dan malah menyusul Jessy ke toilet.
eh dokter tunggu, mau ke mana
Yola, perasaan ku tidak enak,aku harus menyusul Jessy dulu
namun setelah dokter Brian ke toilet wanita, tidak ada siapapun disana, bahkan Jessi pun juga tidak terlihat,hingga brian mengecek satu-persatu toilet wanita namun semuanya kosong ,brian juga memanggil-manggil nama Jessie namun tidak ada jawaban ,kemudian brian pergi dan mencari Jessie di luar.
dokter Brian ada apa, kenapa dokter sangat panik *tanya Yola*
Jessy tidak ada di toilet
apa,tidak ada di toilet,oh apakah mungkin Adli membawa Jessy pergi ke tempat lain*ucap Yola dalam hatinya*
Brian pun berkali kali menelpon Jessy,namun tidak ada satu panggilan pun yang dijawab.
di mobil.
siapa,kenapa kamu tidak mengangkatnya
aku tidak mau dia mendengar suaraku yang sedang menangis ,aku tidak mau membuatnya kuatir, Jadi biarkan saja begitu * jawab Jessy * detektif Chris , terimakasih , aku benar-benar sangat mengucapkan banyak terima kasih kepada anda, jika anda tidak datang tadi aku tidak tahu aku harus membawa hidupku ke mana hiks , terimakasih detektif hiks....
sudah jangan menangis lagi, kamu sudah terlalu banyak mengeluarkan air mata, aku sangat senang bisa membantumu nona *jawab detektif Chris*
aku mohon jangan beritahu siapapun tentang ini, dan aku akan sangat berterima kasih jika anda bisa menangkapnya
__ADS_1
baiklah,kami para detektif akan melacaknya dan membawanya ke kantor polisi,sekarang aku akan mengantarmu pulang,jadi tenangkan dirimu dan jangan menangis lagi
baik detektif