Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 27


__ADS_3

beberapa saat kemudian Zee datang ke kelas ,fajar pun memberitau zova dengan menunjuk Zee bahwa wanita itulah yang kemarin memukulnya,kemudian zova melihat Zee dan mendekatinya.


kelihatannya menarik" fikir zova"


siapa dia,aku tidak pernah melihatnya,dia dari kelas mana,dan lagi kenapa dia melihatku seperti itu" fikir Zee"


"em....."


belum sempat mengatakan apa apa,namun guru sudah masuk ke kelas 10 A.


bapak tidak perlu menegurku,aku kan kembali ke kelas" ucap zova lalu pergi".


syukurlah sepertinya zova tidak seperti fajar" fikir guru"


setelah pulang sekolah Zee menepati janjinya untuk memberikan uang tiga juta kepada Yuli karna sudah menduduki kursinya hingga jatuh.


"ikutlah denganku ke ATM terdekat,aku akan memberimu sesuai janjiku"


"terimakasih"


"dasar bodoh,kau berterima kasih pada orang yang sudah membuatmu jatuh karna menduduki kursi ku,kenapa kamu mau melakukannya,kamu tau kan kalo kursi itu rusak karna ulah fajar yang berusaha membalas ku, kenapa kamu mempermalukan dirimu sendiri pada satu kelas,kau sangat sangat bodoh"


"kamu benar,aku memang bodoh"


"kamu bahkan mengatakan dirimu sendiri bodoh,sudahlah ,ayo pergi sekarang"


di depan kelas,Zee bertemu dengan Inez untuk mengajaknya pergi ke jalan,namun Zee menolaknya karna ada urusan tersebut.


kamu duluan aja,tunggu aku di gerbang depan" pinta Zee pada Yuli" sorry aku ada urusan,kalo besok aja gimana ke pasar malam,pas banget kan malem minggu


wah sayang banget,yaudah deh besok ke pasar malam,tapi masa gue malem mingguan sama Lo" jawab Inez"


gapapa lah,pacaran sama aku ga buruk kok" jawan Zee menggoda Inez"


"wihhh udah bisa becanda Lo sekarang"


"ahhahah kamu sih yang ngajarin,yaudah duluan ya"


"oke,hati hati Lo"


"hey kamu tunggu...."


zova memanggil Zee namun Zee tidak menoleh karna tidak di sebut namanya,kemudian zova mengejar Zee .


HOS HOS HOS " ngos ngosan" eh stop stop stop" menghentikan Zee" duh kamu susah banget di panggil,nama kamu siapa


Zee kembali berjalan tanpa menghiraukan zova.


"kenapa susah sekali bicara denganmu,aku hanya ingin mengenalmu"


namaku terllau mahal untuk ku beritahu ke orang yang tidak aku kenal" jawab Zee yang langsung pergi "


Zee terus mencoba menghindari yova ,namun zova tetap berusaha menghentikan Zee.


"kalo begitu kenalkan,aku zova dari kelas 10 B"


"kau mempeekenalkan dirimu tanpa kuminta,huh....memangnya apa yang akan kamu lakukan setelah tau namaku"


"emmm agar aku tau harus memanggil mu bagaimana,memangnya kamu mau kalo aku panggil sayang"


dasar tidak penting" ucapnya yang kembali berjalan"


"eh tunggu tunggu"


berhentilah menggangguku dan pergilah" tegas Zee"

__ADS_1


"oh baiklah,aku akan pergi setelah tau namamu,aku hanya ingin lebih mengenalmu,jujur saja aku menyukaimu"


kau benar benar gila" ucapnya lalu pergi" kemudian Zee menoleh ke belakang dan mengatakan" jangan mencoba menghentikan ku lagi"


dia sungguh dingin,bahkan untuk bicara denganya saja seperti mencoba bicara dengan putri seorang presiden,emm tapi ini sangat menarik,aku jadi penasaran denganya" fikir zofa"


sedang apa kau disini senyum senyum begitu" tegur fajar yang melihat zova"


Dia benar-benar gadis yang menarik" jawab zova"


siapa sih,kau gila ya" ucap fajar" sudahlah ,ayo tinggalkan dia" ucapnya mengajak ke tiga temanya"


Zee segera menemui Yuli di gerbang depan sekolah dan langsung mengajaknya ke ATM,namun di jalan Zee melihat zea sedang bersama dengan teman temanya pergi .


syukurlah kalo dia seneng,semoga aja semua temenya baik " fikir Zee".


ATM.


ini untukmu" menyodorkan uang pada Yuli" tunggu " menarik uangnya kembali" kenapa kamu memberiku coklat ini tadi pagi,dan apa maksud dari kertas ini" tanya Zee"


anu itu... bisakah aku berteman denganmu" jawab Yuli"


"kenapa ingin berteman denganku ,bukankah kamu tau aku kasar,pendiam,acuh, oh aku tahu, kamu pasti ingin berteman denganku karna kamu fikir aku akan melindungi mu jika ada yang membully mu,jika itu alasanmu, jauhi aku,dan jangan berteman denganku"


"bukan itu alasan ku,tapi aku ingin belajar berani seperti mu,aku tidak ingin menjadi penakut,aku tidak mau jadi bahan bully,itulah sebabnya aku ingin berteman denganku"


"Zee tersenyum" baiklah, mulai hari ini kita teman" berikan kontak mu,akan aku masukan ke grup ku,emmm bukan grup yang rame sih,hanya ada dua temanku di group itu jadi totalnya tiga penghuni,jika kamu masuk totalnya akan menjadi empat penghuni,mungkin terkesan sedikit,tapi mereka berarti bagiku,kau pasti sudah mengenal mereka,dia adalah Inez dari kelas 10 B dan Al .


di sebuah cave.


fajar, apa kau punya rekaman saat wajahmu di pukul oleh gadis itu" tanya zova"


bicara apa sih kau ini,diamlah dan lupakan soal hal itu,ada apa sih sebenarnya denganmu,tiba tiba pindah sekolah,kemudian tanya siapa wanita yang memukulku, lalu bilang ada wanita yang menarik bagimu,dan kamu bertanya tentang wanita yang memukulku itu,dasar tidak jelas"jawab fajar"


"namanya...."


"tidak tidak tidak, jangan beritahu aku siapa namanya,aku akan mencaritahu namanya sendiri dengan usahaku".


Zee,Inez dan Al,semenjak mereka mulai akrab,mereka membuat sebuah group chat yang di beri nama "tanpa nama"


group chat.


wah siapa nih ,ada kontak baru" Inez"


bukanya ini yuli ? satu kelas sama aku dan Zee" Al"


Hay semuanya,aku Yuli dari kelas 10 A, sekarang aku bergabung di grup chat tanpa nama ini,salam kenal ya,semoga kita bisa berteman"Yuli"


Hay guys,Yuli ini pengen jadi temen kita,kayaknya dia bosan jadi penakut dan jadi penurut tiap hari,dia ingin belajar dari kita bagaimana kita bisa berani melawan kesalahan" Zee"


oke oke,semoga betah deh di group yang sepi ini,secara penghuninya Zee yang cuek dan diem banget,terus Al yang jarang online,kalo bukan karna gue yang ngidupin dan brisikin ini group,mungkin bakal kayak kuburan,semoga betah deh" Inez"


selamat bergabung Yuli" Al"


malam Minggu itu pun Zee dan Inez menepati janji mereka untuk datang ke pasar malam ,Yuli dan Al pun juga ikut .


males banget sih pergi ke pasar malam dengan penampilan kayak gini , padahal perginya sama tiga cewe cantik , udah cowok sendiri penampilannya paling culun lagi,tapi nggak mungkin dong aku pergi dengan penampilannya si Alvin" ucap Alvin "


Alvin sebagai anak baik-baik itu pun selalu izin setiap dirinya akan pergi kemanapun tujuannya dan dengan siapa dia pergi.


kan enggak ke sekolah,kok kamu perginya pakai penampilan gitu" ucap Nesya"


"iya ma soalnya perginya sama teman-teman sekolah ,Tapi nggak papa lah ,Mama kan tahu sendiri kalau anak mama ini ganteng, jadi takutnya kalau keluar rumah dandan keren nanti Alvin di culik sama tante-tante lagi ahahahah"


"ya udah kamu pergi sana ,hati-hati ya".

__ADS_1


berbeda dengan Inez yang tidak pernah izin saat dia pergi dan harus kembali pada pukul sembilan malam, detektif chriis dan Ara mempercayai Inez bahwa putrinya melakukan hal yang positif di luar ,Inez yang di beri kepercayaan kebebasan itu dia manfaatkan dengan baik ,karna jika dia menyalahgunakan kepercayaan orang tuanya,Inez akan mendapatkan hukum dengan tidak boleh keluar rumah selama dua Minggu.


Zee keluar rumah bertepatan dengan zea yang baru pulang .


mau kemana" sapa zea"


kemanapun aku pergi itu bukan urusanmu,tadi siang kamu pergi sama temen aja aku ga nanya" jawab Zee"


"kenapa kita jadi seperti ini"


"tidak ada waktu untuk bicara,aku harus pergi"


group tanpa nama itupun janjian untuk bertemu di pasar malam.


aku tidak pernah membayangkan bahwa ternyata memiliki teman itu memang menyenangkan,aku tidak bisa menyalahkan zea yang merubah dirinya agar bisa bersosialisasi,tapi sayang sekali ,dia harus menyembunyikan sikap aslinya dan berpura pura baik agar di sukai banyak orang,aku merasa beruntung memiliki teman seperti mereka,yang tahu keburukan ku tapi tidak meninggalkan ku" fikir Zee"


hey kenapa kau kaku sekali,kauybmwu mau naik apa hah" ucap Inez"


hah aku...emmmm terserah saja mana yang menyenangkan" jawab Zee"


"kau belum pernah ke pasar malam,oh ya Tuhan ,aku tidak tau selama lima belas tahun ini kau gunakan hidupmu untuk apa"


jujur saja kalo aku tidak bisa naik wahana permainan nya,semuanya membuat kepala pusing,jadi aku akan menunggu kalian di bawah" jawab Yuli"


"bagaimana denganmu al ,jangan bilang kalo tidak mau naik juga"


tentu tidak,aku suka hal yang menantang" jawab Al"


kemudian mereka sepakat untuk menaiki wahana permainan yang tidak terlalu ekstrim agar Yuli bisa ikut naik .


saat di pasar malam tentu tidak lupa untuk membeli aromanis ,baik anak anak , remaja maupun dewasa mereka menyukainya.


sambil menunggu aromanisnya ,aku ke toilet sebentar ya" ucap Yuli"


"oke"


Inez, sepertinya aku pernah melihat laki laki itu di ponselmu,emm bukankah dia pacarmu ya" ucap Zee menunjuk ke arah sebelah dengan ragu"


kemudian Inez melihat arah yang Zee tunjuk dan mengatakan " iya benar,dia pacarku"


dengan santay nya kamu tersenyum dan mengatakan benar,dia pacarku, kau sudah gila,kamu melihat pacarmu jalan dengan wanita dan kau tak bereaksi apa apa" ucap Zee heran"


"lalu apakah aku harus mengatakan oh tidak...dia pacarku kembalilah padaku sambil menangis,aku akan lebih gila lagi jika melakukanya,kau tau saat kau di sakiti,kau harus tetap terlihat kuat di depan orang yang menyakiti,tunggu disini sebentar,aku akan menghampiri nya dan menendang pantatnya"


eh tunggu" ucap Alvin mencegah Inez" ada baiknya kamu telepon dia ,jika dia menjawabmu dengan jujur , mungkin saja dia keponakan ,atau adiknya


"ide bagus"


Inez melakukan ide yang di berikan Alvin,namun pacarnya itu berbohong dengan mengatakan sedang di rumah bermain game, seketika Inez langsung menghampirinya dan tanpa basi basi Inez langsung menjitak kepala pacarnya.


wah asiknya main game ,ko ga ngajak ngajak sih,tau ga, padahal tadi rencananya gue mau nendang pantat Lo,tapi di fikir fikir lagi mending gue jitak aja deh,oh siapa nih, cantik banget" ucap Inez"


pacar nya Inez itupun kebingungan dan tidak bisa berkata kata,dan wanita yang bersama pacarnya itupun memperkenalkan dirinya pada Inez.


Hay juga,aku pacarnya Yuko " jawabnya dengan ramah"


oh pacarnya, pacar yang ke berapa, soalnya aku juga pacarnya loh,terus wanita yang disana " menunjuk Zee" itu juga pacarnya,yang disana juga pacarnya


"apa...."


wanita yang pergi bersama pacar inez itupun ikut mendorong Yuko dan langsung meninggalkanya.


Inez tersenyum dan mengatakan" kau tidak bakat berbohong,seharusnya jika ingin membohongiku belajarlah yang benar,dasar bodoh" ucapnya lalu pergi"


kemudian Zee dan Alvin baru sadar kenapa Yuli belum kembali dari toilet,kemudian Inez dan Zee menyusul Yuli ke toilet dan Alvin menunggu di tempat pembelian aromanis.

__ADS_1


__ADS_2