Putri Dari Konglomerat

Putri Dari Konglomerat
episode 68


__ADS_3

hari berikutnya.


beraninya kamu menggosngkan baju ku, kamu tahu gajimu satu bulan tidak akan cukup untuk menggantikan bajuku yang kamu rusak, mulai hari ini jangan pernah perlihatkan wajahmu disini lagi , cepat beresin barang-barang mu dan keluar dari rumah ini" ucap Belinda"


saya minta maaf nyonya,saya benar-benar tidak sengaja, saya mohon maaf, jangan pecat saya nyonya" ucap bi ijah"


cepat pergi pergi dari rumah ini" teriak Belinda mendorong Bu Ijah"


ya Tuhan,bi ijah," ucap jessy yang melihat bi Ijah" bi Ijah nggak papa" membantu bi Ijah berdiri" eh Belinda,kamu tuh ga bisa ngehormatin orang dikit ya


jangan ikut campur" jawab Belinda"


bagaimana bisa aku tidak ikut campur ketika kamu memutuskan hal yang tidak aku setujui ,kamu memecat bi Ijah seenaknya,kamu fikir kamu siapa" jawab Jessy"


Jessy,sial keuangan dan pengambilan keputusan berada di tangan ku,aku tidak butuh persetujuanmu,bi Ijah kenapa masih diam saja,cepat bereskan barang barang mu" tegas Belinda"


tidak bi,bi Ijah tenang saja,bi Ijah tidak akan pergi tanpa seizinku,dan kamu Belinda,mungkin kamu sudah berhasil mendapatkan urusan keuangan ,tapi tidak dengan pengambilan keputusan


sejak kamu memutuskan pergi dari rumah dan ke Amerika,semua keputusan berada di bawah persetujuan ku,dan kamu,kamu tidak berhak ikut campur keputusan yang sudah aku tetapkan


sudah non sudah ,mungkin ini sudah saatnya bibi pergi dari rumah ini" ucap bi Ijah"


engga bi,ga ada siapapun yang bisa memecat bibi ,ga akan ada, sekalian papa,aku tidak akan membiarkannya,bibi tenang saja ya


kemudian Jessy langsung menelpon papanya untuk pulang dan memberitahu bahwa Belinda mencoba memecat bi ijah,dan setelah Chen datang,Jessy langsung menjelaskan pada Chen apa masalahnya,dan Belinda hanya diam dengan senyuman seolah sudah tau bahwa Chen akan membelanya,dan itu memang benar karna Chen memang selalu membela Belinda,Jessy tidak terkejut ketika papanya tidak memihak padanya tapi Jessy sangat terkejut ketika melihat papanya membiarkan bi Ijah di pecat oleh Belinda .

__ADS_1


Jessy hentikan,hargai keputusan mama Belinda,kita sudah sepakat bahwa akan memecat pekerja yang melakukan kesalahan sekecil apapun,jadi tolong biarkan bi Ijah pergi" tegas Chen"


tidak,papa fikir aku akan diam saja ketika melihat bi Ijah di pecat seenaknya saja begitu,aku tidak akan membiarkan bi Ijah pergi tanpa rasa hormat, bi Ijah yang sudah bertahun-tahun bekerja pada kita,melayani kebutuhan kita ,apakah dia pantas di pecat hanya karna menggosongkan baju Belinda yang rombengan itu, bi Ijah dulu juga pernah melakukan kesalahan yang sama dan papa tidak mempermasalahkan soal itu karna mama bisa bersikap bijak,tapi kenapa dengan papaku sekarang,bisa bisanya papa menuruti permintaan dari wanita kejam ini" tegas Jessy"


kejam,mas Jessy bilang aku kejam,aku ga kejam mas" ucap Belinda"


sudah sayang ,jangan diambil hati omongan Jessie ,dia itu kan memang suka sembarangan" ucap Chen"


sudah non,non tidak perlu membela bibi,bibi sudah tidak muda lagi,tentu saja bibi akan banyak melakukan kesalahan ,Tidak apa-apa jika bibi harus berhenti bekerja non " ucap bi Ijah"


tuh kan Jessy,kamu dengar kan bi ujah bilang apa" ucap Chen"


tentu saja bi Ijah bilang begitu,jangan fikir bi Ijah akan mengeluh,memohon mohon untuk tidak di pecat,bahkan sampai harus sujud,itu karna bi Ijah adalah orang yang memiliki harga diri ,bukan kayak si itu tuh" ucap Jessy menatap Belinda"


mas ,Jessy menatap aku begitu mas,itu ga sopan" ucap Belinda"


mas ,aku di katain maklampir mas" ucap Belinda"


sudah Jessy , cukup" teriak Chen"


tidak,papa yang seharusnya cukup,apakah papa sadar bahwa sikap papa ini mengajarkanku untuk memecat orang sembarangan juga,kalo pekerjaan bi Ijah yang hanya di rumah saja diberikan aturan seketat itu dan langsung di pecat ketika melakukan kesalahan ,kalo begitu aku juga akan menerapkan peraturan ini di JK group,dan besok aku juga akan memecat pak zilo ( salah satu karyawan penting di kantor) jika bliau terlambat satu detik saja" jelas Jessy"


ga bisa begitu donk Jessy,pak zilo itukan berperan penting terhadap perusahaan, kamu nggak bisa mecat dia sembarangan dong" jawab Chen"


kenapa tidak bisa, jika nyonya Belinda di beri kekuasaan memecat pegawai rumahnya, kenapa seorang direktur tidak bisa,direktur di berikan kekuasaan untuk memecat karyawannya yang melakukan kesalahan tanpa persetujuan direktur utama,dan mulai detik ini,aku akan menerapkannya,sampai disini papa sudah faham,coba papa fikir kembali,jika tidak ada bi Ijah ,masa papa akan datang ke kantor dengan pakaian yang lusuh karna tidak ada uang menyetrika baju papa, kecuali kalau Belinda mau menggantikan pekerjaan bi Ijah" ucap Jessy"

__ADS_1


tidak masalah ,besok aku akan menyetrika baju mas kok" jawab Belinda"


oh gitu,yaudah Belinda itu tolong bajuku enam lemari ,setrika semua ya, soalnya mau aku pilihin buat disumbangin" ucap Jessy"


ahirnya Chen pun membenarkan ucapan Jessy untuk tidak memecat bi Ijah,dan meminta Jessy untuk segera datang ke JK group.


JK group.


eh Jessy, nanti jam 2 kamu antar berkas ini ke perusahaan Loco" ucap dara yang datang ke ruangan Jessy"


namun Jessy diam saja dan terus bekerja tanpa memperhatikan dara.


hei,kamu tuli ya" ucap dara"


Jessy masih tidak merespon dan terus mengotak Atik pekerjaannya.


hello, kalo ga niat kerja pulang aja sana" ucap dara"


kemudian Jessy langsung mulai menghentikan pekerjaannya,mulai berhenti menata komputer nya dan mulai memperhatikan dara.


yang pertama, aku memang tidak niat datang ke kantor kalo bukan karena perintah, dari pada melihat nyokap kamu yang berxting itu ,kurasa kantor adalah tempat yang tepat untuk menghindar dari maklampir itu,yang ke dua,aku tidak tuli,hanya saja melihat dan mendengar mu bicara membuatku jadi ingin muntah,yang ke tiga, kamu sangat tidak sopan dengan menyuruhku untuk mengantarkan sebuah berkas yang telah kamu buat ke suatu perusahaan, ini bukan masalah nganggur atau tidaknya,tapi kamu sangat cukup lancang karna karyawan sepertimu menyuruh seorang direktur " jelas Jessy"


karyawan katamu, kamu terlalu bangga dengan posisi mu,tapi aku akan membiarkanmu karna posisimu tidak bertahan lama,dan sekali lagi,jangan sebut aku karyawan" ucap dara"


lalu apa kalo bukan karyawan,dara dengarkan aku,setinggi apapun jabatan mu kamu tetaplah karyawan,lebih tepatnya kamu mendapat jabatanmu bukan dari kinerjamu tapi karna berhasil mencuci otak dari pemilik JK group" jawab Jessy" lupakan soal jabatan dan kekuasaan,pergilah dari ruanganku sekarang juga

__ADS_1


aku kemari untuk meminta tolong padamu agar menyerahkan berkas ini pada perusahaan Loco,papa bilang kalo aku boleh menyuruhmu,jadi aku akan pergi kalo kamu sudah mengiyakan permintaan ku" ucap dara"


namun Jessy malah menelpon securiti untuk datang ke ruanganya.


__ADS_2