Queen For The King

Queen For The King
25. Mengganggu


__ADS_3

King dan Queen sudah berada di taman belakang Kampus, mereka mencari seorang wanita yang baru saja mereka hubungi. "Di sana." King menunjuk ke samping patung yang menjulang tinggi sebagai dekorasi taman, benar saja di sana seorang wanita dengan Hoodie biru langit sedang duduk santai di bangku taman.


Queen berjalan terlebih dahulu menghampiri wanita itu, dia menyapa dengan senyuman ragu. "Hai, apa kau yang menemukan ponsel ku?" tanya Queen ramah. Wanita itu langsung berdiri dan memberikan ponsel milik Queen dengan terburu-buru.


"Rupanya ini ponsel milik mu Queen," ucapnya dengan senyum lebar.


"Kau mengenal ku?" tanya Queen ragu. "Oh, maaf, tapi aku sangat berterima kasih karena kau sudah menemukan ponsel ku, siapa nama mu?"


Dia tertawa kecil, tipe seseorang yang begitu santai. "Aku Rose dan menurut ku bukan hanya aku yang mengenal mu, tetapi seluruh mahasiswa di sini mengenal mu Queen," ucapnya membuat Queen kini mengembangkan senyum yang begitu tulus. Dia terlalu berlebihan menilai Queen. "Kalau begitu aku harus pulang, supir ku sudah menunggu di depan."

__ADS_1


"Ya, terima kasih sekali lagi, mungkin lain kali aku bisa mentraktir mu makan siang?" tawar Queen yang langsung di jawab gelengan kepala oleh Rose.


"Jangan terlalu sungkan Queen, aku hanya menemukan ponsel mu, bukan membelikan mu ponsel baru," kekehnya pelan lalu menoleh ke arah King. "Aku duluan King."


Setelah Rose pergi, Queen menoleh ke arah King. "Dia mengenal mu juga?" tanya Queen cukup terkejut.


Sedangkan King hanya bisa menghela nafasnya pelan, dia berdecak samar sambil menundukkan kepalanya. "Bagaimana aku harus menjelaskannya ya," gumam King pelan.


King kembali mengangkat wajahnya dan menatap gemas ke arah Queen. Di taman ini cukup banyak orang yang berlalu lalang, jika King melakukan hal di luar akal sehatnya untuk mencubit pipi Queen rasanya terlalu aneh. King terbatuk pelan, lalu tersenyum datar. "Menjelaskan pada mu jika Rose mengenal kita karena foto kita di tempel sebagai mahasiswa terpopuler tahun ini Queen."

__ADS_1


"Oh." Hanya itu yang keluar dari mulut Queen, dia memasukkan ponselnya ke dalam tas. "Aku merasa terlalu berlebihan dengan adanya voting terpopuler itu."


"Menurut ku tidak Queen, itu bagus, karena dengan begitu semua wanita aku melihat ke arah ku dengan tatapan 'Oh King aku mencintai mu' begitu," ucap King dengan ekspresi yang cukup menyebalkan bagi Queen.


"Astaga, kau harus ingat Zack, tidak semua wanita," ejek Queen sambil memutar kepalanya pada tiga orang yang tengah berjalan ke arahnya. "Sepertinya aku harus kembali ke kantin, Fiona pasti sedang menunggu ku untuk memesan makan siang."


Saat Queen baru saja pergi satu langkah, King menahan tangannya. "Tunggu dulu, kau belum berterima kasih pada ku," ucap King.


"King!" panggil Selena cukup keras saat melihat tangan King yang terlebih dahulu menahan Queen, matanya seakan menunjukkan jika ada api cemburu di dalam diri Selena.

__ADS_1


Queen dengan cepat menepis tangan King. "Terima kasih! Tapi jangan membawa ku ke dalam masalah asmara mu bersama Selena, aku sedang tidak ingin bermasalah dengan siapa pun Zack," ucap Queen.


Selena menahan tangan King yang ingin pergi mengejar Queen. "Kalian sudah menjadi teman yang sangat akrab rupanya," sindir Selena membuat King langsung membalikkan tubuhnya dan menatap Selena risih.


__ADS_2