Queen For The King

Queen For The King
56. Rencana Buruk?


__ADS_3

Mau tak mau King hanya bisa mengikuti keinginan Queen dan bisa ditebak saat ini Queen sedang asik mengambil gambar hasil foto yang ada ditangannya. King menggunakan kacamata hitam berbingkai pink dan ada pula dimana King menggunakan topi pink atas paksaan Queen.


Sambil menggelengkan kepala karena sikap Queen, King akhirnya meletakkan kartu pada sebuah kotak berwarna hitam lalu bola basket yang ada di keranjang langsung berhamburan di hadapan King. Melihat waktu yang di berikan hanya sebentar King langsung mengambil bola basket dan memasukan beberapa bola dengan tepat sasaran. Sebisa mungkin King fokus pada ring basket yang lama kelamaan bergerak kerah kanan lalu kiri menambah tingkat kesulitan untuk memasukkan basket. Namun bukan King namanya jika dia tidak bisa mengatasi hal itu, tidak ada yang sulit bagi King jika berurusan dengan basket. "Wow!" pekik Queen saat melihat beberapa kertas tiket muncul dari dalam mesin saat permainan King selesai. Tiket pertama yang mereka dapatkan cukup banyak, lalu Queen berjalan kearah tempat bola kecil di dalamnya yang akan terjatuh dan masuk pada lubang bertuliskan poin-poin tiket yang akan di dapatkan.

__ADS_1


"Ayo kau dulu," ucap King dengan semangat. Queen menekan tombol berwarna kuning dan bola pun masuk pada lubang yang bertuliskan 20 poin, tak lama tiket pun keluar dan Queen dengan begitu antusias mengambilnya. Kini bagian King yang mencobanya dan hanya mendapatkan 10 tiket. "Aku masih penasaran, bagaimana jika kita mencobanya sekali lagi?" tanya King yang langsung diangguki dengan semangat oleh Queen.


Mereka kembali mencoba dan entah sudah ke berapa kali saat Queen menekan tombol bola dan memasuki lubang jackpot. "WOW!" pekik mereka berdua bersamaan, tiket keluar dari dalam mesin begitu banyak dan panjang, membuat keduanya langsung bertepuk tangan dengan gembira.

__ADS_1


__


Sebelah tangan Ben mengepal dengan erat, dia tidak bisa hanya diam saja menyaksikan kebahagiaan dua orang ini. Harus ada cara untuk membuat mereka berpisah!

__ADS_1


Ketika Ben membenarkan posisi kacamata seketika rencana melintas di pikiran, bukankah dia memiliki satu lagi alat untuk membuat King hancur? Seketika senyum Ben mengembang, dia hanya perlu menentukan waktu yang tepat untuk menyebarkan video taruhan antara King dan Ace yang sempat dia rekam waktu itu. "Sekali-kali kau harus merasakan sakit hati King, rasa dipermalukan di depan umum kini harus kau rasakan juga," gumam Ben pelan. Dia mungkin tidak akan menyebarkan saat ini, masih terlalu awal untuk King merasakan sakit hati ditinggalkan oleh Queen, dia masih ingin melihat beberapa momen manis yang akan menambah memori kebahagiaan terlebih dahulu.


Ben melirik ke arah kalender yang berada di atas meja belajarnya, sepertinya dia sudah mendapatkan waktu yang tepat untuk melancarkan rencananya. Rasanya sungguh tidak sabar ingin cepat melompat ke tanggal yang sudah dirasa cocok untuk membuat King hancur. "Tunggu saja tanggal mainnya King," kekeh Ben pelan.

__ADS_1


__ADS_2